Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education (BCSECTE) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Guru Paud dengan ruang lingkup sebagai berikut: Anak Usia dini (5-6 tahun), Bahasa Ekspresif, Bercerita, Berpikir logis dan strategi, Bola Bowling Rainbow, Cooking class, Diklat mahir, Disiplin, Gambar berseri, Gerak, Kelompok Bermain, Kemandirian, Kepala Sekolah, Kepercayaan Diri Anak, Kompetensi Guru PAUD dan TK, Pedagogik, Konstruksi Origami, Lagu, Loncat Jejak Kaki, makanan sehat, Media Barang Bekas, Motorik Kasar, Otot Kaki Anak, Membaca, menulis, berhitung, Pembelajaran Paud, penanaman adab, Pendidikan Karakter, Pengasuhan orang tua, Pengelolaan Kelas, Pengembangan Kreativitas, pengenalan dan hafalan Al-Quran, Perkembangan anak, Permainan, Senam. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"25-32"
:
1 Documents
clear
Minat Belajar Matematika pada Anak Usia Dini Ketika Menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia
Vania Hasna Lutfiyah;
Masnipal;
Fitroh Hayati
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 25-32
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcsecte.v5i1.18097
Abstract. Beginning math is a basic learning concept of mathematics that is introduced to early childhood. There are still many early childhood educators who do not understand the methods of teaching early math. One of the learning methods that can introduce early math to children is the Indonesian Light Funcalistung Method. The purpose of this study is to analyze the interest in learning mathematics in early childhood when using the Cahaya Indonesia Funcalistung Method. This research is a descriptive qualitative research. This research involved teachers as informants. Data were collected through observation, interviews and documentation. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the results of the study, it was found that; (1) children showed high interest in recognizing the concept of numbers and numbers when using the Cahaya Indonesia Funcalistung Method, this can be seen from the children's enthusiasm for learning and feeling comfortable during the teaching and learning process; (2) children show a well-developed understanding of basic number concepts when using the Cahaya Indonesia Funcalistung Method, this can be seen from their high enthusiasm in sorting numbers correctly; and (3) children show a high interest in learning the concept of adding when using the Cahaya Indonesia Funcalistung Method, this can be seen from the children's high activeness and enthusiasm to ask questions and carry out instructions with enthusiasm. This research implements one of the teacher's strategies in developing learning for early childhood. Abstrak. Matematika permulaan merupakan konsep pembelajaran dasar matematika yang diperkenalkan pada anak usia dini. Masih banyak pendidik anak usia dini yang belum memahami metode mengajar matematika permulaan. Salah satu metode pembelajaran yang dapat mengenalkan matematika permulaan pada anak adalah Metode Funcalistung Cahaya Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis minat belajar matematika pada anak usia dini ketika menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan guru sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) anak menunjukkan minat yang tinggi dalam mengenal konsep angka dan bilangan ketika menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia, hal ini dapat dilihat dari antusiasme anak untuk belajar dan merasa nyaman selama proses belajar mengajar; (2) anak menunjukkan pemahaman konsep dasar angka yang sudah berkembang dengan baik ketika menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia, hal ini dapat dilihat dari semangat tinggi mereka dalam mengurutkan angka dengan benar; dan (3) anak menunjukkan minat yang tinggi dalam belajar konsep menjumlah ketika menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia, hal ini dapat dilihat dari keaktifan dan antusiasme anak yang tinggi untuk bertanya dan melaksanakan instruksi dengan semangat. Penelitian ini berimplementasi menjadi salah satu strategi guru dalam mengembangkan pembelajaran bagi anak usia dini.