cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsecte@unisba.ac.id
Phone
+6285861147523
Journal Mail Official
bcsecte@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
ISSN : -     EISSN : 28282507     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsecte.v2i2
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education (BCSECTE) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Guru Paud dengan ruang lingkup sebagai berikut: Anak Usia dini (5-6 tahun), Bahasa Ekspresif, Bercerita, Berpikir logis dan strategi, Bola Bowling Rainbow, Cooking class, Diklat mahir, Disiplin, Gambar berseri, Gerak, Kelompok Bermain, Kemandirian, Kepala Sekolah, Kepercayaan Diri Anak, Kompetensi Guru PAUD dan TK, Pedagogik, Konstruksi Origami, Lagu, Loncat Jejak Kaki, makanan sehat, Media Barang Bekas, Motorik Kasar, Otot Kaki Anak, Membaca, menulis, berhitung, Pembelajaran Paud, penanaman adab, Pendidikan Karakter, Pengasuhan orang tua, Pengelolaan Kelas, Pengembangan Kreativitas, pengenalan dan hafalan Al-Quran, Perkembangan anak, Permainan, Senam. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "193-200" : 1 Documents clear
Implementasi Gerakan Membaca 10 Menit (GEMES) di PAUD Karsa Mandiri Anggi Isfy Isnaeniyah; Arif Hakim; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 193-200
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v6i2.25416

Abstract

Abstract. This study aims to describe the implementation of the 10-Minute Reading Movement (GEMES) program at Karsa Mandiri Early Childhood Education Center as an effort to foster reading interest and accustom students to interacting with reading materials from an early age. This study employs a qualitative approach using descriptive methods. The research subjects included the principal, teachers, students, and parents. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with data validity tested using source and technique triangulation. The results show that the program has been carried out routinely before learning activities begin, supported by good communication between the principal, teachers, and parents, as well as the availability of media and reading materials appropriate for young children. Nevertheless, several challenges remain, such as limited supporting facilities, varying levels of reading interest among children, and a lack of involvement from some parents in fostering reading habits at home. It can be concluded that the program has proceeded quite well and has had a positive impact on fostering reading habits among young children, so it needs to be continuously developed to strengthen a culture of literacy from an early age. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Gerakan Membaca 10 Menit (GEMES) di PAUD Karsa Mandiri sebagai salah satu upaya menumbuhkan minat baca dan membiasakan peserta didik berinteraksi dengan bahan bacaan sejak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah dilaksanakan secara rutin sebelum kegiatan pembelajaran dimulai, didukung oleh komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, dan orang tua, serta tersedianya media dan bahan bacaan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Meski demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sarana pendukung, perbedaan minat baca anak, dan kurangnya keterlibatan sebagian orang tua dalam membiasakan membaca di rumah. Program ini dapat disimpulkan telah berjalan cukup baik dan memberikan dampak positif terhadap pembiasaan membaca anak usia dini, sehingga perlu terus dikembangkan untuk memperkuat budaya literasi sejak dini.

Page 1 of 1 | Total Record : 1