Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education (BCSECTE) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Guru Paud dengan ruang lingkup sebagai berikut: Anak Usia dini (5-6 tahun), Bahasa Ekspresif, Bercerita, Berpikir logis dan strategi, Bola Bowling Rainbow, Cooking class, Diklat mahir, Disiplin, Gambar berseri, Gerak, Kelompok Bermain, Kemandirian, Kepala Sekolah, Kepercayaan Diri Anak, Kompetensi Guru PAUD dan TK, Pedagogik, Konstruksi Origami, Lagu, Loncat Jejak Kaki, makanan sehat, Media Barang Bekas, Motorik Kasar, Otot Kaki Anak, Membaca, menulis, berhitung, Pembelajaran Paud, penanaman adab, Pendidikan Karakter, Pengasuhan orang tua, Pengelolaan Kelas, Pengembangan Kreativitas, pengenalan dan hafalan Al-Quran, Perkembangan anak, Permainan, Senam. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"195-202"
:
1 Documents
clear
Konten Kekerasan Fisik dalam Film Kartun SpongeBob SquarePants serta Peran Preventif dan Kuratif Orang Tua terhadap Perilaku Moral Anak Usia Dini
Sani Nur Najmi;
Erhamwilda;
Arif Hakim
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 195-202
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcsecte.v5i2.21554
Abstract. This study aims to identify the forms of physical violence present in SpongeBob SquarePants cartoons and analyze the role of parents in managing the effects of such content on the moral behavior of early childhood children. Using a qualitative approach with content analysis and interviews, the study involved ten parents of children aged 4–6 years with varying viewing frequencies. The results show that physical violence such as hitting, kicking, and slamming often appears in several watched episodes. Children who watched without supervision tended to imitate those scenes and displayed more aggressive behavior. On the other hand, children who were accompanied and guided by their parents were better at self- regulation and distinguishing right from wrong. Parents play a vital role both in preventive efforts (such as setting limits and offering understanding) and curative actions (such as advising or correcting when children imitate negative behaviors). Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kekerasan fisik yang muncul dalam kartun SpongeBob SquarePants dan menganalisis bagaimana peran orang tua dalam menghadapi dampak tayangan tersebut terhadap perilaku moral anak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi dan wawancara, penelitian ini melibatkan sepuluh orang tua anak usia 4–6 tahun dengan frekuensi menonton yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan fisik seperti memukul, menendang, dan membanting sering muncul dalam beberapa episode kartun yang ditonton. Anak-anak yang menonton tanpa pendampingan cenderung meniru adegan tersebut dan menunjukkan perilaku agresif dalam interaksi sosialnya. Sebaliknya, anak-anak yang didampingi secara aktif oleh orang tua cenderung memiliki kontrol diri yang lebih baik dan mampu membedakan perilaku baik dan buruk. Peran orang tua sangat penting baik dalam aspek preventif (membatasi durasi dan memberi pemahaman) maupun kuratif (memberi nasihat atau koreksi saat anak mulai meniru perilaku negatif).