cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsecte@unisba.ac.id
Phone
+6285861147523
Journal Mail Official
bcsecte@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
ISSN : -     EISSN : 28282507     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsecte.v2i2
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education (BCSECTE) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Guru Paud dengan ruang lingkup sebagai berikut: Anak Usia dini (5-6 tahun), Bahasa Ekspresif, Bercerita, Berpikir logis dan strategi, Bola Bowling Rainbow, Cooking class, Diklat mahir, Disiplin, Gambar berseri, Gerak, Kelompok Bermain, Kemandirian, Kepala Sekolah, Kepercayaan Diri Anak, Kompetensi Guru PAUD dan TK, Pedagogik, Konstruksi Origami, Lagu, Loncat Jejak Kaki, makanan sehat, Media Barang Bekas, Motorik Kasar, Otot Kaki Anak, Membaca, menulis, berhitung, Pembelajaran Paud, penanaman adab, Pendidikan Karakter, Pengasuhan orang tua, Pengelolaan Kelas, Pengembangan Kreativitas, pengenalan dan hafalan Al-Quran, Perkembangan anak, Permainan, Senam. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "61-70" : 1 Documents clear
Aktivitas Bermain Balance Bike dan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun di Kampung Manoko, Lembang, Kabupaten Bandung Barat Annisa Mustika; Ayi Sobarna; Dedih Surana
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 61-70
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v6i2.24060

Abstract

Abstract. This study describes daily balance bike play and gross motor development in children aged 4-5 years in Kampung Manoko, Lembang, West Bandung Regency. Balance bike play in this rural setting occurs naturally as free play, differing from prior studies that mostly examined structured, controlled balance bike programs. A qualitative descriptive approach was used, involving three children aged 4-5 years selected through purposive sampling and their parents as interview sources. Data were collected through observation, in-depth parent interviews, and documentation, then analyzed using thematic analysis with technique triangulation. The results show that: (1) balance bike play occurred naturally, almost daily for 20 minutes to one hour on varied terrain, providing diverse movement experiences; (2) before regularly playing, children showed varied initial conditions, including limited physical activity, unstable balance, and developing coordination; and (3) after regularly playing, children maintained balance, coordinated body movements, moved more agilely, and showed age-appropriate muscle strength, although individual variation remained. These findings indicate that balance bike play in a village environment provides diverse movement experiences and supports gross motor development in early childhood, affirming that natural rural play environments offer rich opportunities for children to develop their abilities. Abstrak. Penelitian ini mendeskripsikan aktivitas bermain balance bike dan kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun di Kampung Manoko, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Aktivitas ini berlangsung alami sebagai free play, berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengkaji program balance bike dalam setting terkontrol. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tiga anak usia 4-5 tahun yang dipilih melalui purposive sampling dan orang tua mereka sebagai sumber wawancara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas bermain balance bike berlangsung alami, hampir setiap hari selama 20 menit hingga satu jam pada medan bervariasi sehingga memberikan pengalaman gerak beragam; (2) sebelum rutin bermain, anak-anak menunjukkan kondisi awal beragam berupa keterbatasan aktivitas fisik, keseimbangan belum stabil, dan koordinasi gerak yang masih berkembang; dan (3) setelah rutin bermain, anak-anak mampu menjaga keseimbangan, mengoordinasikan gerakan tubuh, bergerak lebih lincah, serta memiliki kekuatan otot sesuai usianya, meski tetap ada variasi individual. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain balance bike di lingkungan kampung memberikan pengalaman gerak beragam dan berpotensi mendukung perkembangan motorik kasar anak usia dini, sekaligus menegaskan bahwa lingkungan bermain alami di pedesaan menjadi ruang kaya kesempatan bagi anak mengembangkan kemampuannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 1