cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsecte@unisba.ac.id
Phone
+6285861147523
Journal Mail Official
bcsecte@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
ISSN : -     EISSN : 28282507     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsecte.v2i2
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education (BCSECTE) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Guru Paud dengan ruang lingkup sebagai berikut: Anak Usia dini (5-6 tahun), Bahasa Ekspresif, Bercerita, Berpikir logis dan strategi, Bola Bowling Rainbow, Cooking class, Diklat mahir, Disiplin, Gambar berseri, Gerak, Kelompok Bermain, Kemandirian, Kepala Sekolah, Kepercayaan Diri Anak, Kompetensi Guru PAUD dan TK, Pedagogik, Konstruksi Origami, Lagu, Loncat Jejak Kaki, makanan sehat, Media Barang Bekas, Motorik Kasar, Otot Kaki Anak, Membaca, menulis, berhitung, Pembelajaran Paud, penanaman adab, Pendidikan Karakter, Pengasuhan orang tua, Pengelolaan Kelas, Pengembangan Kreativitas, pengenalan dan hafalan Al-Quran, Perkembangan anak, Permainan, Senam. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "159-166" : 1 Documents clear
Analisis Strategi Guru dalam Penggunaan Ice Breaking untuk Meningkatkan Konsentrasi Anak Usia 5-6 Tahun Siti Ammirahmaini; Ayi Sobarna; Dedih Surana
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 159-166
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v5i2.21436

Abstract

Abstract. At the age of 5 to 6 years, concentration skills are a crucial factor influencing a child's success in learning. In reality, many young children, especially those aged 5 to 6, still have difficulty maintaining concentration during learning activities. This study aims to determine teachers' strategies for improving the concentration of children aged 5 to 6 through ice-breaking activities. This study used qualitative research with descriptive analytical methods. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The subjects were class B teachers, the principal, and 10 students aged 5 to 6. The results showed that teachers at RA At-Thoharoh used various types of ice-breaking activities, such as rhythmic clapping, movements and songs, and simple games to improve the concentration of children aged 5 to 6. The implementation procedure was carried out in stages, including observing the child's condition, selecting appropriate activities, providing examples, actively involving the child, and evaluating the child's responses. Ice-breaking has been proven effective in improving focus, learning readiness, and engagement in learning. However, not all children respond optimally. Some children still require a personalized approach, especially when facing environmental distractions or having special needs. Teachers address these challenges through flexible strategies and support from the school. Abstrak. Pada usia 5 sampai 6 tahun, kemampuan konsentrasi menjadi salah satu aspek krusial yang memengaruhi keberhasilan anak dalam mengikuti proses pembelajaran. Kenyataannya masih banyak anak usia dini terkhususnya usia 5 sampai 6 tahun yang mengalami kesulitan mempertahankan konsentrasinya selama kegiatan belajar berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan konsentrasi anak usia 5 sampai 6 tahun melalui kegiatan ice breaking. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas kelompok B, kepala sekolah, dan 10 orang anak didik usia 5 sampai 6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di RA At-Thoharoh menggunakan berbagai jenis ice breaking seperti tepuk ritmis, gerak dan lagu, serta permainan sederhana untuk meningkatkan konsentrasi anak usia 5 sampai 6 tahun. Prosedur pelaksanaan dilakukan secara bertahap, meliputi pengamatan kondisi anak, pemilihan kegiatan yang sesuai, pemberian contoh, pelibatan aktif anak, hingga evaluasi berdasarkan respons. Ice breaking terbukti efektif dalam meningkatkan fokus, kesiapan belajar, dan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Namun, tidak semua anak merespons secara optimal. Beberapa anak masih membutuhkan pendekatan personal, terutama saat menghadapi gangguan lingkungan atau memiliki kebutuhan khusus. Guru mengatasi tantangan tersebut melalui strategi yang fleksibel dan dukungan dari sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 1