Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Pengembangan Pada Padepokan Ciliwung Condet Ananda, Arsya Tri; Nugraha, Rizki Nurul; Januarty, Dena Fitria; Irsyad, Kevin Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 25 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10437049

Abstract

Padepokan Ciliwung Condet is located on Jl. H. Mursali, RT. 008/001, Balekambang, Kramat Jati, East Jakarta. Which is one of the Betawi Culture preservation villages where you can carry out various activities such as activities regarding the preservation of Betawi culture, river rafting along the Ciliwung river, painting, batik, and farming. The research method used is descriptive qualitative through interviews and observations with informants as well as research from previous journals to obtain the data and information needed to compile this research. This study aims to determine the condition and development of the tourism potential of the Ciliwung Condet Padepokan, with the holding of tourism development it will have an impact on the increasing number of people who will get a positive impact. The Ciliwung Condet Padepokan is also a Community Based Tourism (CBT) because it involves the local community to preserve Betawi culture and increase the effectiveness of river management, with an emphasis on planning and development in the management of the Condet Ciliwung hermitage.
Implementasi Kebijakan Manajemen Kampung Wisata Etnik Pulo Geulis Kota Bogor Saat Pandemi Dan Pasca Pandemi Saputra, Vironika Agustin; Nursalam, Cikal; Nugraha, Rizki Nurul; Hutahaean, Jhon Irvan F
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 25 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10437452

Abstract

Desa Wisata Kampung Pulo Geulis Kota Bogor adalah destinasi wisata terkenal di Indonesia yang juga terdampak signifikan oleh pandemi COVID-19. Implementasi kebijakan menjadi penting dalam memulihkan sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dengan melibatkan pemangku kepentingan yang terlibat dalam implementasi kebijakan, seperti pengelola tempat wisata dan komunitas lokal, peran aktif dan kerjasama antara pemangku kepentingan menjadi kunci sukses dalam implementasi kebijakan ini. Penelitian ini mencakup periode selama pandemi COVID-19 dan pasca pandemi. Analisis dilakukan untuk memahami perubahan kebijakan manajemen yang diterapkan pada dua fase tersebut, termasuk perubahan dalam protokol kesehatan, aturan kunjungan, dan kegiatan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan yang terjadi setelah masa pandemi COVID-19 dan bagaimana dampak kebijakannya. Metode penelitian adalah kualitatif, dengan menggunakan data primer dan sekunder. Metode yang diterapkan mencakup pengumpulan data melalui wawancara terstruktur dan dokumentasi hasil observasi. Penelitian ini juga menggunakan metode analisis SWOC (Strength, Weakness, Opportinity, Challenge). Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya sejumlah perubahan yang signifikan terkait kebijakan manajemen Kampung Wisata Pulo Geulis di masa pandemi menuju pasca pandemi diantaranya yaitu adanya kebebasan berwisata dimasa pasca pandemi.
Kawasan Pecinan Glodok sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner Andini, Davi Ayu; Nugraha, Rizki Nurul
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.61464

Abstract

Kuliner saat ini menjadi daya tarik sendiri yang memikat hati wisatawan, penelitian ini menggunakan metode Kualitatif deskriptif dan Metode SWOC, Oleh sebab itu adapun tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui 1) Keragaman kuliner yang berada di wilayah pecinaan glodok, 2) Strategi promosi daya tarik wisata kuliner di wilayah pecinaan glodok, 3) Implementasi strategi promosi di wilayah Pecinaan Glodok. melalui wisata kuliner Pecinaan Glodok dengan rumusan masalah, keanekaragaman, faktor, dan bagaimana strategi promosi yang cocok melalui pendekatan wisata kuliner Pecinaan Glodok dengan tujuan penelitian mengetahui sejauh peningkatan strategi destinasi dengan wisata kuliner dan untuk mengetahui bagaimana Pecinaan Glodok menjadi destinasi wisata kuliner yang bisa membuat wisatawan menarik untuk berkunjung. Adapun hasil yang didapatkan adalah implementasi strategi yang cocok digunakan Pecinaan Glodok melalui wisata Kuliner adalah strategi yang agresif atau promosi dengan gencar. Promosi yang terus menerus juga dapat dilakukan dengan metode mulut ke mulut, promosi adapun dengan media sosial atau menjadikan Pecinaan Glodok sebagai bahan pembicaraan sehingga menarik  wisatawan lain untuk berkunjung ke Pecinaan Glodok.
Keunikan Alam Curug Cilember Megamendung sebagai Destinasi Andalan Nurmanto, Vanny Chang; Nugraha, Rizki Nurul; Safitri, Dela; Akwila, Tevila
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.66152

Abstract

Penelitian ini membahas tentang keunikan destinasi wisata di Curug Cilember sebagai destinasi andalan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara dengan masyarakat setempat, dan analisis dokumen. Dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, yaittu teknik pengambilan sampel dari anggota populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. dari berbagai kelompok usia untuk memilih responden dari populasi terkait destinasi wisata Curug Cilember, kami mempertimbangkan 2 responden sebagai jumlah yang cukup untuk penelitian kualitatif ini dengan kriteria inklusi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk memahami keindahan alam Curug Cilember secara utuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keunikan dan potensi lain dari Curug Cilember Megamendung meliputi keanekaragaman hayati, lingkungan sekitar, dan daya tarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Curug Cilember mampu menjadikan destinasi andalan karena memiliki tujuh objek air terjun yang unik, aktivitas keluarga, mitos yang dipercayai oleh wisatawan serta area camping yang indah. Kemudian, dapat disempurnakan kembali dengan adanya sebuah paket wisata serta mengatasi tantangan yang mungkin terjadi dalam mengelola pola perjalanan untuk memaksimalkan peluang demi kenyamanan wisatawan, menjadikan Curug Cilember sebagai destinasi andalan yang wajib untuk dikunjungi.
Resiliensi Destinasi Wisata Telaga Warna Puncak Setelah Pandemi Covid-19 Safitri, Dela; Akwila, Tevila; Nugraha, Rizki Nurul; Nurmanto, Vanny Chang
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.66158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat resiliensi destinasi wisata Telaga Warna Puncak pascapandemi Covid-19 dan menganalisis hasil upaya pemulihan yang dilakukan. Telaga Warna merupakan sebuah destinasi wisata alam yang terletak di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan terkait industri pariwisata, termasuk pemilik dan pengelola tempat wisata dan masyarakat lokal. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengidentifikasi tema dan pola baru yang muncul. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana destinasi wisata dapat mengatasi dan pulih dari krisis seperti pandemi covid-19. Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi destinasi wisata lainnya dalam mengembangkan strategi resiliensi mereka dalam menghadapi krisis serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa destinasi wisata Telaga Warna Puncak telah berhasil mengembangkan berbagai strategiuntuk meningkatkan resiliensinya setelah pandemi Covid-19. Namun kini destinasi wisata Telaga Warna sedang berfokus menghadapi dan bertahan dari persaingan langsung dengan destinasi Telaga Saat.
The Kedung Gede Tourism Village Recovery Plan (Post Pandemi Covid-19) Nugraha, Rizki Nurul
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 11 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i11.331

Abstract

This research is motivated by the covid-19 pandemic which has a major impact on the tourism sector and recovery efforts are needed to increase the number of tourist visits after the covid-19 pandemic. This research aims to analyze the tourism potential and development of kedung gede tourist village as covid-19 in the post-pandemic and the benefits felt by the surrounding community from the development of kedung gede tourist village itself. This research uses a descriptive qualitative approach to get a complete picture of Kedung Gede Tourism Village with the analysis method used is SWOC analysis. Primary and secondary data obtained came from observations, interviews, documentation and literature studies, such as journals, books, reports. The results of research conducted using SWOC provide several strategies such as: 1) Reviving local traditions periodically to create an attractive tourism attraction. 2) Increase the number of homestays and improve their quality standards in order to become an attractive and quality tourist attraction. 3) Building a unique tourism identity by developing a distinctive icon of Kedung Gede Tourism Village that is different from other tourism villages, 4) Building a network of cooperation with government and private agencies to get support in procuring and improving tourism support facilities and improving road accessibility to the tourism village.
The Unique Nature of Cilember Curug Megamendung as a Main Destination Mularsari, Ardi; Nugraha, Rizki Nurul
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 12 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i12.424

Abstract

This research discusses the uniqueness of the tourist destination at Curug Cilember as a mainstay destination. Cilember Waterfall is located in Megamendung, Cilember Village, Cisarua District, Bogor Regency. Officially operating since 2000, Curug Cilember Megamendung has an attraction in the form of seven beautiful and natural waterfalls, with the height of the waterfall, the width of the water flow, the beauty of the surrounding scenery, various recreational activities that can be done with the family, ease of transportation and travel routes. to be accessed by private vehicles and public transportation, so it can be indicated as a mainstay destination. The research methods used include direct observation, interviews with local people, and document analysis. A qualitative descriptive approach was used to fully understand the natural beauty of Curug Cilember. The aim of this research is to identify the uniqueness and other potential of Curug Cilember Megamendung including biodiversity, surrounding environment and attractiveness. The research results show that all the beauty of Curug Cilember is able to make it a mainstay destination and can be perfected again with a tour package and overcoming challenges that may occur in managing travel patterns to maximize opportunities for tourist comfort, making Curug Cilember a mainstay destination that must be visited.
Ciliwung Ecoriparian Tourism Destination Concept for Increasing Local Community Income Setyawati, Irma; Nugraha, Rizki Nurul
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 12 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i12.425

Abstract

In an effort to restore environmental sustainability and the socio- economic needs of the community, as a natural ecology, the riverbank area is a natural area that must be protected, with the benefit of being a tourist destination, which can attract visitors, to realize the preservation of the natural environment, and increase the per capita income of the community Around the riverside area (ecoriparia ), it is necessary to plan appropriate natural tourism destinations. To make this plan, of course, requires high intellectuals but still maintains the relationship between humans and their gods, so that the development and development of the area is carried out without reducing the meaning of environmental interests, where the interests of nature conservation become commercial areas. For this reason, an in-depth analysis is needed to make the "Tourism Ecoriparian Concept- Ciliwung ", which can be used as a mainstay natural tourist destination to improve the economy of the people in the Ciliwung Ecoriparian area. in order to maintain local wisdom on the one hand, improve the economy on the other.
Management Policy During Pandemic and Post Pandemic, Kampung Labirin Tourism Village Central Bogor Achyarsyah, Padri; Nugraha, Rizki Nurul; Awaloedin, Dipa Teruna
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 12 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i12.426

Abstract

The Tourism Village sector is still a mainstay in encouraging the revival of the village economy after the pandemic. The importance of holding village-based tourism activities aims to improve the socio-economic conditions of the relevant village communities. During the Pandemic, Tourism activities were temporarily stopped but the participation of all parties was needed, including the community in the local area by helping to maintain cleanliness and environmental sustainability in tourist villages. Apart from being built by Astra's CSR, Labirin Village is also collaborating with the Rain Terminal Foundation to develop the 3 hectare village into a tourist village. This research aims to analyze the management policies implemented during the COVID-19 pandemic and post-pandemic in the Kampung Labirin Tourism Village. This village is a tourist destination famous for its jungle maze, which attracted many tourists before the pandemic. However, the COVID-19 pandemic caused a significant decline in tourist visits and had a negative impact on the local economy. The results of this research show that the Kampung Labirin Tourism Village has implemented various management policies during the COVID-19 pandemic to mitigate its impacts. These policies include reducing visiting capacity, implementing strict health protocols, developing digital tourism products, and collaborating with related parties to promote safety and cleanliness.
Ciliwung Care Community Management Policy (Mat Peci) in Sekolah Sungai Ciliwung Program, Srengseng Sawah, Jagakarsa Awaloedin, Dipa Teruna; Nugraha, Rizki Nurul; Achyarsyah, Padri
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 12 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i12.427

Abstract

The Ciliwung River crosses various forms of human activity, from agriculture, fisheries, residential areas, plantations, and transportation to tourism industry activities. The Ciliwung River spans from upstream to downstream which has a lot of tourism potential, one of which is the Ciliwung River School (SSC) which is managed by the Ciliwung Concerned Community and the Environment (Mat Peci). Amid the changes that have hit Indonesia from Covid-19 to post-Covid-19, many policy changes have occurred in the tourism industry. In this study, the author tries to see how the Ciliwung River school area applies policies during a pandemic and after a pandemic. The method used in this study uses primary data taken directly from the Ciliwung River School while using a descriptive qualitative analysis approach, with data sources in the form of secondary data obtained from previous research and related agencies. The results of the study show that there is a Ciliwung River School program that has handling and management of policies that are well-owned during a pandemic and also after a pandemic, this is implemented to be able to continue in managing existing ecotourism along the Ciliwung river flow. can increase awareness and concern for teenagers, surrounding youth organizations also help protect the environment and learn how to manage it.
Co-Authors Achmad Salam Adilla, Rosa Adinda Yuliani Aditya Erlangga Ahmad Naisaburi Bintang Dhia Aisyah Zhafirah Ajeng Aspuan Akbar Tegar Pratama Akwila, Tevila Alamsyah, Agung Aldi Alisya Nur Insani Amirzain, Mauhammad Rofiq Ananda Fadila Putri Ananda, Arsya Tri Ananda, Aulia Ananda, Tiara Martha Andini, Davi Ayu Anisa Purwati Anisa Sesar Yuni Purwati Apri Ramdani Ardani, Putri Aulia Ardi Mularsari Ardira, Maya Ayu Ardissa Dwi Eranti Arnold Yudi Nahlony Arsya Ananda Arsya Tri Ananda As-syifa, Muhammad Azfa Asep Kurniawan Aulia, Almaura Nur Auliah Nurlizah Auliah Nurlizah Awaloedin, Dipa Awaloedin, Dipa Teruna Azzahra, Febry Fatimah Bagus Syarifuddin Latif Bani Saad Bule, Yohana Gaius Cahya Gilang Ananda Kresna Putra Cecilia, Vita Choerunisa, Siti Cici Maria Sihombing Claudia Simponi Nehemia Simorangkir Dafrosa Dafrosa Dafrosa, Dafrosa Dela Safitri Delila Rambe Delila Rambe, Delila Dena Fitria Januarty Devitha Sondang Dewi, Dyah Handayani Dhia, Ahmad Naisaburi Bintang Diah Renno Sulistyo P Dina Fitriani Dipa Awaloedin Dipa Teruna Awaloedin Dipa Teruna Awaloedin Dipa Teruna Awaloedin Djandri, Mudhi’ah Zuhdiyyah Donald Benjamin Dwita Chika Wardani Dwita Chika Wardani Dyah Handayani Dyah Handayani Dewi Dyah Handayani, Dyah Eka Syah Putra Eka Syah Putra Erlangga, Aditya Eviana Tarigan Fadillah, Akbar Farrah Puspita F Fatimah, Dinda Putri Fauzi Achmad Riyadi Febry Fatimah Azzahra Fikri Virgiawan Firman Riza Dermawan Fitrani, Dina Fitria, Putri Maulida Fitriani, Dina Franika Br Manjorang Gustian Al Kahfi Gustian Alkahfi Gustian Hardika, Prama Hutahaean, Jhon Irvan F Hutahaean, Jhon Irvan Fadli I Gusti Kade Heryadi Angligan Indriani, Putri Irma Setyawati Irma Setyawati Irsyad, Kevin Muhammad Ismail, Vivaldy Januarty, Dena Fitria Jerubun, Emanuel Jhanufa, Adam Bina Isyba Joko Edwin Saputra Joko Edwin Saputra Joy Hendrick Wittsdy As Kahfi, Gustian Al Kahla, Hanifa Fahri Fadhilla Kevin Muhammad Irsyad Kevin Muhammad Irsyad Khaeriyah Khaeriyah, Khaeriyah Kresna Putra, Cahya Gilang Ananda Latif, Bagus Syarifuddin Liliana Dewi Liliana Dewi Liliana Dewi Lisa Sarinah Lisa Sarinah M. Liga Suryadana M. Surya Saleh M. Surya Saleh Madeline Ivanka Magdalena Leda Mawo Marina Erviani Mauhammad Rofiq Amirzain Maya Amelia Maya Ayu Ardira Methania, Ribka Muhammad Azfa As-syifa Muhammad Ramli Muhammad Ramli Muhammad Sholah Yazid Muhammad Surya Saleh Muhammad Surya Saleh Mularsari, Ardi Mulya, Muhammad Hafiz Nada Widya Candra Nurani Nehemia, Claudia Simponi Nurlizah, Auliah Nurmanto, Vanny Chang Nursalam, Cikal Nurul Hidayah NURUL HIDAYAH Olivia Yolanda Padri Achyarsyah Padri Achyarsyah Padri Achyarsyah Padri Achyarsyah Padri Achyarsyah Parera Yumnarizq Susilo Prama Hardika Prama Hardika Suyono Pratama, Akbar Tegar Pratiwi, Rahmadiani Prili Diana Rosa Prili Diana Rosa Putra, Eka Syah Putra, Suadi Sapta Putri Adinda Trisia Putri Indriani Putri Maulida Fitria Putri, Naifa Ananda R, Amanda M F Rachmad Rizky Trianto Raden Ajeng Dhea Ayu Salsabila Raden Ajeng Dhea Ayu Salsabila Raditia, Widha Ragil Ryadi Rahmadiani Pratiwi Rai Riya Rai Riya Ramadhani, Fahira Ramadhannu, Syaldisa Ramadhanti, Suci Ramdani, Apri Ramli, Nasrullah Reza Ardian Putra Rifky Setiawan Rigy Dyantika Rivaldo Lucas Waworundeng Rivaldo Lucas Waworundeng Riya, Rai Riyadi, Fauzi Achmad Rizal, Arsyeaf Rosa Adilla Ryadi, Ragil Saad, Bani Safira V, Anisa Yuni Safitri, Dela Sahrian Samsi Saleh, M. Surya Saleh, Muhammad Surya Salim Zuhdi, Muhammad Salsabila Shafa Salsabila, Raden Ajeng Dhea Ayu Sannindra, Akristi Eni Saputra, Vironika Agustin Saraswati, Fannisa Rahayu Sari Butar-butar Sari Meilina Butar-Butar SARINAH, LISA Selvy Remilenita Sesar Yuni Purwati, Anisa Setiawan, Rifky Shafa, Salsabila Shendy, Muhammad Ilham Sheva Aulia Sidik Ihsannudin Sifa Sukowati Simorangkir, Claudia Simponi Nehemia Siti Choerunisa Soraya, Zahra Suadi Sapta Putra Subur Karyatun Suci Ramadhanti Sukesi, Ajeng Aspuan Sukma, Nilam Sukowati, Sifa Suryadana, M. Liga Susilo, Parera Yumnarizq Suyono, Prama Hardika Syah Putra, Eka Talitha Daffa Azzahra Tarabunga Angelyca Tarigan, Eviana Tevila Akwila Tevila Akwila Tiara Martha Ananda Tine Yuliantini Titi Kusmayanti Tomas Jorgi Tria Husnul Chotimah Trisia, Putri Adinda Ulfi Maranisya Utami, Dinda Novanda Vanny Chang Nurmanto Vanny Chang Nurmanto Venda Irlani Vickrham Achmad Vickrham ShahJehan Achmad Vironika Agustin Saputra Vita Cecilia Vivaldy Ismail Wikey Damai Yanti Wittsdy AS, Joy H endrikh Wulan, Wulan Yohana Gaius Bule Yohana Yohana Yohana Yohana Yolanda, Olivia Yudian, Rais A Yuliani, Adinda Yuni Purwati, Anisa Sesar Yuni Trisnawati Zahra Soraya Zaqi, Muhammad Zumratul Meini Zumratul Meini