Claim Missing Document
Check
Articles

Ungkapan Penerimaan dan Penolakan dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Panciro Kabupaten Gowa Wahyu MS; Andi Agussalim AJ; Hajrah Hajrah
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 2, No 2 (2022): INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.471 KB)

Abstract

Abstract.This study aims to describe the form of the expression of acceptance and rejetion in buying and selling transactions in the Panciro market, Gowa Regency. Type and the design of this research is descriptive qualitative. Data in this study is an expression or conversation between a seller and a buyer in the form of sentences at the time of buying and selling transactions at the Panciro market, Gowa Regency. Technique used are data collection techniques, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The object of this research is the expression between the seller and buyers when making buying and selling transactions at the Panciro market, Gowa Regency. The result of this study found that there were five forms of acceptance expressions, namely: interested pragmatic effect, happy pragmatic effect, sympathetic pragmatic effect, effect pragmatics persuades, pragmatic effect convinces. and there are five forms expressions of rejection, namely rejection with direct words, rejection with reasons, refusal by using conditions, refusal by interjection, and refusal with an apology. Then analyzed based on pragmatic theory.Keywords: Expression, acceptance, rejection, seller, buyer, transaction
Mitos dalam Novel Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan : Kajian Semiotika Rolland Barthes Nur Fitri Awalia; Anshari Anshari; Andi Agussalim Aj
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 1, No 2 (2021): INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.498 KB)

Abstract

Abstract. This study aims to describe the meaning of phrases, sentences, or paragraphs that contain denotative and connotative meanings and myths contained in the analyzed novels. This research is descriptive qualitative. The data of this research are in the form of phrases, senteces, and paragraphs that contain the meaning of denotation, connotation, and myth in the novel. The data source for this research is the novel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu by Mahfud Ikhwan published by Marjin Kiri in 2017. The approach used is the semiotic study of Rolland Barthes. The results of this study indicate that there are six myths in the novel Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu by Mahfud Ikhwan, namely: Disgraceful love and praiseworthy love, physical form is a measure of harmony in relationship, Good parents will give birth to good children, Obedient people religion has good ethics, Physical beauty is an advantage, and Ugly is a curse. The emergence of the myth is the resultof the meaning of denotation as the  fisrt level and the meaning of connotation as the second level.  Keywords: Semiotics, Denotation, Connotation, Myth.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Jejak Andi Maruddani Karaengta Bonto-Bonto Nur Maulindah Umar; Andi Agussalim; Aswati Asri
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 2, No 2 (2022): INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.213 KB)

Abstract

Abstract.  This study aims to describe the values of character education in the saga "Jejak Andi Maruddani Karaengta Bonto-Bonto". This type of research is descriptive qualitative research. This research was conducted by reading and taking notes with the research instrument which became the key instrument was the researcher himself, the values of character education in the saga "Traces of Andi Maruddani Karaengta Bonto-Bonto" This research was obtained from a book adapted by Samsu Alam Nyonri and H. M. Talibau B. With the title "Traces of Andi Maruddani Karaengta Bonto-Bonto". The results of this study found twelve character education values contained in the saga "Jejak Andi Maruddani Karaengta Bonto-Bonto" namely: (1) religious, (2) tolerance, (3) hard work, (4) creative, (5) democracy, (6) curiosity (7) national spirit, (8) love of the motherland, (9) communicative (10) appreciating achievement, (11) caring for sausages, (12) responsibility. based on the research that has been done it can be concluded that in In the saga of Andi Maruddani Karaengta Bonto-Bonto's footsteps, there is a value for character education.Keywords: the value of character education, Traces of Andi Maruddani Karaengta Bonto-Bonto.
Citra Perempuan dalam Novel Merry Riana Mimpi Sejuta Dollar Karya Alberthiene Endah: Tinjauan Kritik Sastra Feminisme Liberal Nur Iyam; Juanda Juanda; Andi Agussalim Aj
Indonesian Journal of Pedagogical and Social Sciences Vol 1, No 1 (2021): Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies
Publisher : Indonesian Journal of Pedagogical and Social Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.926 KB) | DOI: 10.26858/.v1i1.25496

Abstract

Dialog Sosial dalam Naskah Drama Kulawarga Karya Rostan Yuniardi (Tinjauan Dialogisme Bakhtin) Sulistiawati Sulistiawati; Muhammad Rapi Tang; Andi Agussalim Aj.
Indonesian Journal of Pedagogical and Social Sciences Vol 1, No 1 (2021): Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies
Publisher : Indonesian Journal of Pedagogical and Social Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.905 KB) | DOI: 10.26858/.v1i1.25098

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dialog-dialog sosial yang hadir dalam naskah drama Kulawarga menggunakan perspektif dialogis Bakhtin. Penelitian ini menggunakan desain analisis data kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif. Data diperoleh melalui metode studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah: 1) karnivalisasi dan komposisi; 2) tokoh dan posisi pengarang; dan 3) representasi gagasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara perspektif terhadap relasi dengan komponen Naskah drama Kulawarga, tidak menjamin dirinya bahwa sepenuhnya polifonik dan dialogis, tetapi melihat secara keseluruhan dari bagian-bagian tertentu menggunakan dialogis Bakhtin, bahwa dialog sosial yang terjadi adalah adanya pengaruh lingkungan pengarang berupa tempat tinggalnya dan latar belakang pengetahuannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, agar menerapkan dan mengembangkan kajian teori Dialogisme Mikhail Bakhtin. Bagi pembaca, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan bacaan untuk memperoleh pengetahuan dalam memperluas wawasan terlebih kepada karya sastra naskah drama, sehingga bisa melakukan pengembangan penelitian dalam bidang yang sama.Kata kunci: Dialogis, Polifonik, Karnival  
Ideologi Kekuasaan Belanda dalam Novel Tambora ketika Bumi Meledak 1815 Karya Agus Sumbogo (Suatu Tinjauan Hegemoni Antonio Gramsci) Risda Darmayanti; Andi Agussalim AJ
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.888 KB)

Abstract

– Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ideologi kaum Belanda dan cara penyerapan ideologi, yaitu folklor, common sense, dan bahasa berdasarkan teori hegemoni Antonio Gramsci dalam novel Tambora Ketika Bumi Meledak 1815 Karya Agus Sumbogo. Penelitian ini bersifat deskriptifkualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat dan paragraf yang terdapat dalam novel Tambora Ketika Bumi Meledak 1815 Karya Agus Sumbogo yang menguraikan ideologi kaum Belanda dan cara penyerapan ideologi. Berdasarkantemuanmakadapatdisimpulkantentang; 1)Ideologi berhasil ditanamkan oleh kelas berkuasa dengan menyusun taktik adu domba. Dalam hegemoni kelompok subordinat yang dikuasai menerima dan memberi persetujuan atas ide-ide dan kepentingan-kepentingan politik dari kelompok yang menguasai mereka. Dengan demikian, menghegemoni dengan menanamkan ideologi terhadap kaum subordinat merupakan strategi yang digunakan untuk memperoleh kekuasaan; 2) penyerapan ideologi meliputi tiga poin penting, yakni folklor, common sense, dan bahasa. Proses cara penyerapan ideologi melalui folklor dapat dilihat melalui hasutan-hasutan yang meliputi sistem kepercayaan menyeluruh yang dilakukan kelas borjuis terhadap kelas proletar atau kelas subordinat seperti meninggalkan tradisi lama menuju tradisi baru. Common sense atau biasa orang sebut pemikiran awam merupakan tempat dibangunnya ideologi, kelas penguasa memanfaatkan kaum awam demi melancarkan rencananya. Kaum borjuis juga memperdayai kaum subordinat dengan cara membawa berita sehingga dapat dikatakan bahwa kaum borjuis juga melakukan penyerapan ideologi melalui media bahasa..
Alih Kode dan Campur Kode dalam Flywheel Marketing pada Penjualan Produk Kesehatan Tiens di Kabupaten Maros Andi Agussalim Aj; Asia Asia; Nur Hikmah
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 3, No 1 (2023): Human: South Asean Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v3i1.49136

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud alih kode dan campur kode serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam Flywheel Marketing pada Penjualan Produk Kesehatan Tiens di Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu data lisan berupa kata, klausa, frasa dan kalimat yang mengandung alih kode dan campur kode bahasa Indonesia dan bahasa Bugis yang bersumber dari narasumber yaitu penjual dan pembeli dalam Flywheel Marketing pada Penjualan Produk Kesehatan Tiens di Kabupaten Maros yang diambil saat proses percakapan sedang berlangsung antara penjual dan pembeli. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik rekam, simak, catat dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alih kode dalam Flywheel Marketing pada Penjualan Produk Kesehatan Tiens di Kabupaten Maros ada tiga yaitu alih kode antarkalimat, intrakalimat dan tag. Wujud alih kode ada dua yaitu penyisipan berupa unsur berwujud kata dan frasa. Faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode yaitu faktor tutur, lingkungan, sikap penutur, latar belakang, kebahasaan.Kata Kunci: Alih Kode, Campur kode, Flywheel Marketing, Tiens, Bahasa Bugis, Bahasa Indonesia
Kemampuan Menulis Puisi Baru dalam Bahasa Makassar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Takalar Nur Annisa Maulina Natsir; Kemong Daeng; Hajrah Hajrah; Andi Agussalim; Aswati Asri
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 3, No 1 (2023): Human: South Asean Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v3i1.49120

Abstract

Abstract.This study aims to describe the ability to write new poetry in Makassar language through audiovisual media for class VIII students of SMPN 1 Takalar. The population in this study were all 256 grade VIII students of SMPN 1 Takalar, Takalar Regency, spread across 8 classes. The sample was determined as many as 33 students of SMPN 1 Takalar, Takalar Regency. The type of sampling used is cluster random sampling. This research was conducted twice with research subjects namely class VIII-A students, totaling 33 people, carried out in an odd semester, on March 13 and March 20 2023 to be precise using data collection techniques in the form of performance tests (writing poetry, while analysis techniques the data used is descriptive statistics. The results of the research on the ability to write new poetry in Makassar have reached the criterion of 75%. which shows that the sample that got a score of 75-100 totaled 26 students (78.8%) and the sample that got a score of 0-74 totaled 7 students (21.2%) This shows that the ability to write new poetry in Makassar class VIII students of SMP Negeri 1 Takalar Takalar Regency were declared capable.Keywords: New Poetry, Writing Skill, Makassar Language, Local Language
Kesantunan Berbahasa Pekerja di Gudang Sango-Sango (Rumput Laut) Ballo 1 Kabupaten Takalar Isramia Dewi Putri M; Andi Agussalim Aj; Nurhusna Nurhusna
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 3, No 2 (2023): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v3i2.51808

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to describe the politeness principles and politeness violations in Makassar language in worker interactions at the Sango-Sango (Seaweed) Warehouse Ballo 1, Takalar Regency. This type of research is qualitative descriptive research. The method used is the collection of research data is recording, see fleely involved competent, and recording. Data analysis in this study begins with describing the data in the form of recorded conversation data in the field, the next process is indentifying the data, and recuding words. The validity of the data was obtained from the triangulation process using the technique of triangulation of data sources, observers and theories. The results of this study indicate that (1) the politeness principle consists of the maxim of wisdom and agreement, the maxim of generosity, the maxim of humility, the maxim of praise, the maxim of agreement and the maxim of sympathy. (2) violation of politeness maxims in the form of (a) violation of two maxims, namely the maxim of wisdom and maxim of agreement (b) violation of three maxims, namely the maxim of wisdom, the maxim of sympathy, and the maxim of agreement. Keywords: Politeness in Language, Politeness Principles, Violation of Maxims, Workers.
Pesan Moral dalam Film Tarung Sarung Nurhidayat Nurhidayat; Syamsudduha Syamsudduha; Andi Agussalim Aj
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 3, No 2 (2023): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v3i2.51809

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan moral yang terdapat dalam film Tarung Sarung. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu data lisan berupa objek film Tarung Sarung. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori Charles Sanders Pierce yaitu dengan melihat tanda representamen (ikon, indeks, simbol), object dan interpretant. Ikon, indeks, dan simbol adalah trilogi tanda dalam teori ini. Dan tanda-tanda tersebut bekerja untuk menghasilkan makna. Hasil penelitian ini menemukan bahwa di dalam adegan film Tarung Sarung mengandung beberapa makna dan pesan yakni: pesan moral bagaimana akhlak terhadap orang lain dan kepercayaan terhadap Tuhan semesta alam. Kemudian bagaimana makna pesan moral yang membahas bagaimana cara berbakti kepada orang tua, tolong-menolong, saling menghargai, dan tanggung jawab. Kata Kunci: Film Tarung Sarung, semiotika Charles S.Pierce pesan moral.
Co-Authors Abdul Azis Abdul Azis Abiatar, Abiatar Adriani Safitri Akib Afandi, Iswan Agus Syam Akmal Hamsa Akmal Hamsa Alfiansyah Sachran Ambo Dalle Amildayani Andi Fatimah Junus Andi Fatimah Junus, Andi Fatimah Andi Fatimah Yunus Andi Fatimah Yunus Andi Mutmainnah Milasari Daud Annisa Nurul Izmi Anshari Anshari Arjuna, Muhammad Gusri Arsan, Wiwik Arsi Putri Rahmatullah Arun Sanjaya Asia Asia Asia M Asia M. Aswati Asri Aswati Asri, Aswati Azis Azis Azis Azis Azis Bahkrani A. Rauf BAKHRANI RAUF Djumingin, Sulastri Fadel Muh Tamrin Fajari, Muhammad Nurul Fajeri, Ince Nurul Febrianty, Ine Fikran Fikran Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah Hasriani Hasriani Henny Alfiana Idawati Garim Idawati Garim Idawati Idawati Irma Satriani, Irma Isramia Dewi Putri M Jabal Rahman NR. Johar Amir Juanda Juanda Juanda, Juanda Juliana, Ela Kembong Daeng Kemong Daeng Kurnia Kurnia Magfirah Magfirah Mahmudah Mahmudah Mahmudah Marlina Marlina Marwah Sari M. Mayong Maman Muhammad Adam Rifandi Muhammad Rapi Tang Mutia Alkhaerat Mutia Alkhaerat Muzakkar, Muzakkar Nensilianti Nensilianti Nisa, Khusnul Nur Aisyah S. Nur Annisa Maulina Natsir Nur Fadilah Nur Fitri Awalia Nur Hikmah Nur Iyam Nur Maulindah Umar Nurachmy Sahnir Nurfadillah Nurfadillah Nurhidayat Nurhidayat Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurlyana Muhtar Pali, Arnovlin Evelin Purwanti, Nita Putri Ayu Lestari Ramadhan, Zul Fitrah Ramly, Ramly Reni Safitri Ria Ayunita Risda Darmayanti Rismawati Rismawati Rosfi, Suci Mardatillah Rudini, Peggi Melati Saltari Saltari Saltari, Saltari Saskia Anggi Dwi Maharani Sitti Aisya St. Fatimah St. Nurhadijah Akhmad Suarni Syam Saguni Suarni Syam Saguni, Suarni Syam Sulistiawati Sulistiawati Sultan Sultan Sultan Sultan Swagajma, Andi Tenri Olivia Syamsuddha Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha, Syamsudduha Syamsul Sunusi Syuhada, Ummu Nurul Tasri Ponta Usman Usman Veithzal Rivai Zainal Wahyu MS Yuditha Yuditha Yuditha, Yuditha Zul Fitrah Ramadhan