Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Law, Development and Justice Review

Perspektif Hukum Pidana Terhadap Tindak Pidana Penipuan Oleh Oknum TNI Berdasarkan Keadilan Restoratif Ndruru, Donius; Esther, July
Law, Development and Justice Review Vol 7, No 2 (2024): Law, Development & Justice Review
Publisher : Faculty of Law, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ldjr.7.2024.158-174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif hukum pidana terkait tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta pendekatan keadilan restoratif dalam konteks tersebut. Sistem peradilan pidana di Indonesia mengedepankan keadilan dan supremasi hukum, namun terdapat tantangan dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran yang melibatkan aparat negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan hukum normatif, dengan fokus pada analisis dokumen dan sumber-sumber perpustakaan. Data dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup bahan hukum primer, seperti teks hukum dan peraturan perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder dari berbagai referensi, termasuk buku, jurnal, dan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan untuk memahami keterkaitan antara kebijakan hukum pidana, tindakan penipuan oleh oknum TNI, dan penerapan keadilan restoratif yang diatur dalam peraturan terbaru. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas kebijakan hukum pidana dalam menghadapi tindak pidana yang melibatkan pelanggaran oleh aparat, serta kontribusi keadilan restoratif dalam memperbaiki hubungan antara korban, pelaku, dan masyarakat.
Analisis Yuridis Penggunaan Somasi dalam Penuntutan Hak Jawab pada Kasus Pemberitaan Keliru di Media Gea, Jevon Noitolo; Esther, July
Law, Development and Justice Review Vol 7, No 3 (2024): Law, Development & Justice Review
Publisher : Faculty of Law, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ldjr.7.2024.270-283

Abstract

Kebebasan pers merupakan pilar demokrasi yang penting, diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Meskipun kebebasan ini dijamin, terdapat tantangan dalam praktik pemberitaan yang sering kali mengandung ketidakakuratan, yang dapat merugikan individu atau organisasi. Hak jawab muncul sebagai instrumen hukum yang memberikan kesempatan bagi pihak yang dirugikan untuk mengoreksi informasi yang salah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan somasi sebagai mekanisme untuk menuntut hak jawab dalam kasus pemberitaan keliru. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan fokus pada aturan hukum dan prinsip terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hak jawab diatur secara jelas, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk penolakan media dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang prosedur somasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan mekanisme hukum yang lebih efektif untuk melindungi hak individu terhadap pemberitaan yang tidak akurat dan memperkuat peran pers dalam masyarakat demokratis.
Co-Authors Adirman Adirman andreas simanjuntak Angelina Kristin Laoly, Grace Arismani Aritonang, May Pranita August Silaen Aventif Harapan Hulu Batubara, Falan Berutu, Alex Denischael Besty Habeahan Besty Habeahan Bintang Christine Bintang ME Naibaho Br.Ginting, Vini Keysa Florentina Br.Ginting Butar-butar, Benny Nuovandi Chandra Habeahan Debora Debora Debora Debora Debora Debora, Debora Eka Kristina Sinaga Elsita Lumban Gaol erfandi sinurat Erni Juniria Harefa Erwin Hamonangan Pane Fajar sitorus Gea, Jevon Noitolo Gebi Vani Habeahan Geby Sabita Panjaitan Gelora Butar-butar Girsang, Fitri Santa Habeahan, Gebi Vani Herlina Manullang Herlinq Manullang Hertati Gultom, Meli Hisar Siregar imelda hutapea Iona Febrina Simanjuntak Ira Sarawaty Sirait Ismayani Ismayani ISMAYANI ISMAYANI Jeffenri Lumban Batu Jinner Sidauruk Jinner Sidauruk johan silalahi Johan Silalahi Jusnizar Juznizar Sinaga Karolus Kanefo Lafau Kartina Pakpahan Leonard, Tommy Lesson Sihotang Lumbanbatu, Indri Rovelia Manurung, Gydeon Irmawan marco teddy sitio Mare, Chandra P Simare Martono Anggusti Mayca, Ofelica Ruth Misdawati, Misdawati Nababan, Roida Naibaho, Naomi Christine Nainggolan , Ojak Nainggolan, Jesella Nainggolan, Jesella Ramayanti Nainggolan, Ojak Nainggolan, Yolanda Nanang Natasia Sitompul Ndruru, Donius Nelly Kapitarani Panggabean Nikolas F Sagala Nola Putra E. C Simanungkalit Ofelica Ruth Mayca Ojak Nainggolan Padang, Melisa Junita Pasaribu, Roy Ronaldo M. Pondang Hasibuan Putri Melani Tampubolon Raja Luhut Gandamana Ria Juliana Siregar Rico Yonanda Situmeang Risky Sukoy Sitindaon Robiyanti, Dewi Roida Nababan Sagala, Sudarsono Sahat Benny Risman Girsang Samah, Eri Samuel Sianipar Sembiring, Dhiana Resta Aprilia Sembiring, Putra Ferbi Satria Siagian, Petra Siahaan, Andronius Basado Siahaan, Eko Siahaan, Yanti Siahaan, Yanti Tiara Br Sibarani, Andrew Sidauruk, Jinner Sihotang, Lesson Silalahi, Joel Silitonga, Hartati Simare Mare, Chandra P Sinaga, Jusnizar Siregar, Imanuddin Siregar, Nyesti Sitindaon, Risky Sukoy Sitompul, Natasia Stevi Inria Sagal, Febritisia Sumangat Salomo Sidauruk Syabri Syabri Tamba, Devi Christina Octaviani Tamba, Handika Syahputra Teja Rinanda togu oktavianus simbolon Tommi Remana Tarigan Tommy Leonard Trie Tirta Nadya Marbun Willy Tanjaya Yulkarnaini Siregar Yusuf Hanafi Pasaribu