Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Program BPNT Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Sindangsari Kecamatan Cigedug Syaripudin, Enceng Iip; Fikarudin, Wildan; Munir, Ridwan
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/jhesy.v1i1.167

Abstract

Abstrak Program Bantuan Non Tunai ialah upaya mereformasi progam subsidi rastra yang dilaksanakan berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran. Program ini ialah salah satustrategipemerintahmengatasi permasalahan kemiskinan yang mana diharapkan memberi dampak bagi peningkatan kesejahteraan dan kemampuan ekonomi penerima manfaat. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif regresi linear sederhana, data yang digunakan dalam studiini adalah data primer yaitu data hasil kuisioner dan wawancara. Riset ini menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik serta hipotesis dengan menggunakan Program Statistic Product and Service Solution (SPSS) versi 25.0. Berdasarkan pengujian, diketahui nilai Fhitung sebesar 98,656 pada sig 0,000, hal ini menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan, Harga dan Kualitas Produkberpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat yaitu Kepuasaan Masyarakat. Hipotesisini menjelaskan bawah mempunyai pengaruh secara simultan terhadap Kepuasaan Masyarakat diterima. Berdasarkan hasil analisis, riset ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak manajeman Advance Desa Sindangsari apabila ingin meningkatkan kepuasaan masyarakat. Kata kunci: BPNT, Kesejahteraan, Desa Sindangsari
Pendidikan Karakter Di Sekolah Dalam Al-Qur’an Kajian Atas Tafsir Al-Ibriz Dan Al-Misbah Sunarsa, Sasa; Iip Syaripudin, Enceng
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.6807

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa saat ini terjadi dekadensi moral, oleh karena itu pemerintah mencanangkan program pendidikan karakter untuk mengantisipasi krisis moral yang lebih serius. Pada pendidikan Islam, karakter merupakan salah satu bagian yang sangat diperhatikan dalam al-Qur'an. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan karakter yang sesuai dengan al-Qur'an mutlak dilakukan dalam kehidupan khususnya dalam bidang pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendidikan karakter di sekolah dalam al-qur’an kajian atas tafsir al-ibriz dan al-misbah. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan pendidikan karakter menurut Tafsir Al-Ibriz tetap relevan dengan pembinaan karakter generasi muda saat ini. Era modern yang dipenuhi dengan tantangan moral dan budaya membutuhkan landasan kuat berupa nilai-nilai etika dan kebajikan yang diajarkan oleh Tafsir Al-Ibriz. Adapun dalam kajian tafsir al-misbah bahwa nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 21 meliputi: siddiq merupakan sebuah Kenyataan yang benar yang tercermin dalam perkataan, perbuatan atau tindakan, dan keadaan yang ada pada diri Rasul, amanah adalah sebuah kepercayaan yang harus diemban dalam mewujudkan sesuatu yang dilakukan dengan penah komitmen, kompeten, kerja keras, dan konsisten, fathanah adalah sebuah kecerdasan, kemahiran, atau penguasaan bidang tertentu yang mencakup kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, serta tabligh adalah sebuah upaya merealisasikan pesan atau misi tertentu yang dilakukan dengan pendekatan atau metode tertentu. Dari keempat nilai pendidikan karakter ini dapat memberikan kontribusi terhadap meningkatkan mutu lembaga pendidikan Islam.
Implementasi Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Yuliasari, Yustina; Iip Syaripudin, Enceng
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.7144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program moderasi beragama STAI Musaddadiyah Garut Indonesia melalui pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam). Lalu, tujuan lainnya adalah untuk mengetahui nilai-nilai moderasi beragama yang ada di STAI Musaddadiyah Garut Indonesia. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Lalu dalam penelitian ini menggunakan tahapan pendekatan studi deskriptif, dengan mengakses beberapa sumber data yang bersifat sekunder yang memuat literatur-literatur, buku, jurnal, karya tulis Ilmiah terkait data moderasi beragama di STAI Musaddadiyah Garut. Adapun hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa konsep moderasi beragama di STAI Al-Musaddadiyah Garut ini dapat disalurkan melalui proses penyampaian pembelajaran PAI. Upaya STAI al-Musaddadiyah dalam mengimplementasi program moderasi beragama dengan memperkaya literasi-literasi moderasi beragama, media sosial atau website, merealisasikan keaktifan mahasiswa dalam memperkaya produk literasi itu sendiri melalui karya tulis ilmiah seperti jurnal, skripsi, hingga tesis. Rasionalisasi implementasi moderasi beragama di STAI al-Musaddadiyah karena adanya faktor tantangan yang muncul dari pihak eksternal seperti kemajemukan masyarakat Indonesia. Adapun nilai moderasi beragama yang ditanamkan diantaranya sikap perdamaian, derajat persamaan Islam, tidak melakukan hal yang zalim, kepedulian, cinta dan kasih sayang terhadap seluruh makhluk.
Tinjauan Hukum Islam Pemanfaatan Tanah PT. KAI oleh Masyarakat Perspektif Maqashid Syariah dan Kesejahteraan Ekonomi Syaripudin, Enceng Iip; Mubarokah, Ismi Latifah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/jhesy.v4i2.1200

Abstract

The utilization of land owned by PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) that is not being used as intended is still commonly found in various regions. This situation gives rise to numerous issues, both in terms of positive law and from the perspective of Islamic law. The aim of this research is to examine the mechanisms by which the community utilizes such land and to analyze it through the lens of maqashid shariah, economic welfare aspects, and the fundamental principles of Islamic law.The method used in this study is a qualitative approach with a literature review methodology. Data sources were obtained from various references, including national academic journals, undergraduate theses, books, and online articles accessed via Google Scholar.The findings reveal that the process of utilizing PT KAI land by the community involves several administrative steps, including the submission of a formal request letter, asset data verification, field surveys, lease contract signing, as well as payment and handover of the leased property.From the perspective of maqashid shariah, this utilization aligns with the five primary objectives of Islamic law: protection of religion, life, intellect, lineage, and property. Meanwhile, the analysis of economic welfare includes variables such as population, education, income, household consumption, employment, and housing and environmental conditions. In the view of Islamic law, this practice is analyzed based on principles such as tawhid (oneness of God), justice, consultation (shura), mutual assistance, equality, tolerance, and enjoining good while forbidding evil (amar ma’ruf nahi munkar). Therefore, the community’s use of PT KAI’s land assets should be comprehensively understood in order to achieve social justice, collective benefit (maslahah), and legal certainty. Keywords: Land utilization, maqashid shariah, economic welfare, Islamic law