Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Farmakovigilans Efek Samping Obat Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Ulin Banjarmasin: Pharmacovigilance Study of Hypertension Drug Side Effects in Outpatients at Ulin General Hospital Banjarmasin Viviana, Viviana; Kurniawati, Darini; Agustina, Ani; Yuwindry, Iwan
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.11951

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi medis yang tidak menular, namun menjadi pemicu utama penyakit jantung dan stroke. Efek samping penggunaan obat hipertensi dipengaruhi oleh durasi pemakaian jangka panjang serta peningkatan dosis obat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengkajian terkait efek samping obat hipertensi menggunakan Algoritma Naranjo.Tujuan Penelitian mengetahui kejadian efek samping yang terjadi pada pengobatan hipertensi dan mengidentifikasi ketegori efek samping dengan Naranjo.Metode Observasional Analitik pendekatan Cross Sectional dan kuisioner Algoritma Naranjo untuk mengetahui kategori efek samping obat. Didapatkan hasil efek samping yang dirasakan 36 responden yaitu batuk kering 13 responden (36,11%), kaki bengkak11 responden (30,55%), pusing 8 responden (22,22%), sakit kepala dan kadang sulit tidur 2 responden (5,55%), sakit kepala 1 responden (2,77%) dan batuk kering disertai sakit kepala 1 responden (2,77%). Berdasarkan kuesioner Naranjo diperoleh 14 responden (38,88%) Possible, dan 22 responden (61,11%) Probable. Obat yang menimbulkan kejadian efek samping yaitu Captopril, Amlodipine, Candesartan, Bisoprolol, dan Propanolol. Dapat disimpulkan bahwa 36 responden mengalami efek samping dari obat hipertensi yaitu batuk kering, kaki bengkak, pusing, sakit kepala dan kadang sulit tidur, sakit kepala, dan batuk kering disertai sakit kepala. Berdasarkan Algoritma Naranjo 14 responden (Possible), dan 22 responden (Probable).
Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan terhadap Tindakan Pembuangan Limbah Obat Rumah Tangga di Kelurahan Loktabat Utara Oktavia, Regina; Melviani, Melviani; Mustaqimah, Mustaqimah; Yuwindry, Iwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6255

Abstract

Penyimpanan dan pembuangan produk farmasi yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan serta berisiko terhadap kesehatan masyarakat. Limbah obat rumah tangga yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari air, tanah, dan ekosistem, serta dapat menyebabkan resistensi obat dan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan perilaku pembuangan limbah obat yang benar, yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan pendidikan masyarakat. Pendidikan merupakan faktor penting dalam membentuk sikap dan perilaku individu melalui proses pembelajaran. Tingkat pendidikan diyakini dapat memengaruhi pola pikir dan tindakan dalam menghadapi permasalahan, termasuk pengelolaan limbah obat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan tingkat pendidikan terhadap tindakan pembuangan limbah obat rumah tangga di Kelurahan Loktabat Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berpendidikan SMA sebesar 55%. Sebagian besar masyarakat memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik terkait tindakan pembuangan limbah obat rumah tangga. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pembuangan limbah obat rumah tangga dengan nilai p sebesar 0,009 (p < 0,05). Sementara itu, tingkat pendidikan tidak memiliki hubungan signifikan terhadap tindakan pembuangan limbah obat rumah tangga dengan nilai p sebesar 0,780 (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan berperan penting dalam membentuk perilaku pembuangan limbah obat rumah tangga, sedangkan tingkat pendidikan formal tidak berpengaruh langsung.
Hubungan Posisi Meneran Terhadap Lama Kala II di PMB U Martapura Anami, Khairul; Istiqamah; Yuwindry, Iwan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1013

Abstract

Pendahuluan: Kala II persalinan dikenal sebagai kala pengeluaran dimana ketika kepala bayi meregangkan jaringan vagina. Proses fisiologi kala II persalinan diartikan serangkaian peristiwa yang terjadi sepanjang periode tersebut dan di akhiri dengan lahirnya bayi secara normal. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan posisi meneran terhadap Lama kala II di PMB U Martapura. Metode: metode penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu bersalin kala II di PMB U martapura sebanyak 35 orang. Dari penelitian ini didapatkan Hasil Uji Chi-square yaitu 0,005 (<0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan posisi meneran dengan Lama kala II. Hasil hasil menunjukkan bahwa posisi meneran lateral lebih efektif untuk persalinan kala II. Adanya hubungan posisi meneran dengan Lama kala II. Simpulan: hasil menunjukkan bahwa posisi meneran lateral lebih efektif untuk persalinan kala II dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhi percepatan persalinan diantaranya faktor Passage, Power, Passanger dan posisi persalinan.