Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Feasibility of A Science Literacy Assessment Instrument Based on Bengkulu Local Wisdom for Elementary School Students Tarmizi, Pebrian; Supriatna, Irfan; Izzania, Rizqa Dwi Shofiya Maghfira; Yusnia, Yusnia; Agusdianita, Neza
ATTA`DIB Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v10i1.22146

Abstract

This study evaluates the theoretical and empirical feasibility of a science literacy assessment instrument integrated with Bengkulu’s local wisdom, Rimbo Larangan, for elementary students. Using the R&D approach with the ADDIE model, the instrument was designed to align scientific literacy dimensions (context, competence, knowledge, and attitude) with local ecological values. Data were collected via expert validation and trials with 30 students, then analyzed using Aiken’s V and descriptive statistics. Results show high theoretical feasibility with an Aiken’s V index of 0.88 and inter-rater reliability of 0.87. Empirically, the instrument demonstrated high reliability (Cronbach’s Alpha 0.89) and valid item distribution across varying difficulty levels. Analysis of student profiles revealed that while the local context significantly boosted scientific attitudes (78%), scientific competence (58%) remains a challenge, particularly in evidence-based reasoning. This study concludes that the Rimbo Larangan-based instrument is a feasible and valid tool for measuring science literacy contextually. It bridges the gap between school science and indigenous ecological knowledge, fostering both environmental awareness and critical thinking in elementary education.
Penerapan Strategi Outing Class untuk Meningkatkan Aspek Pengetahuan Sejarah Bengkulu Siswa Kelas IV SDN 88 Kota Bengkulu Heryanto, Debi; Yusnia, Yusnia; Tarmizi, Pebrian; Fitriani, Devi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92387

Abstract

Pembelajaran sejarah memiliki peranan penting dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memahami perjalanan bangsa. Namun, seringkali pembelajaran sejarah di sekolah dasar dirasa kurang menarik dan cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan strategi outing class dalam meningkatkan aspek pengetahuan sejarah Bengkulu siswa kelas IV di SDN 88 Kota Bengkulu. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Outing class dilakukan dengan mengunjungi Museum Bengkulu, di mana siswa diperkenalkan dengan artefak, foto, dan dokumen sejarah yang berkaitan dengan Bengkulu. Pembelajaran dilakukan dengan metode eksploratif, dengan guru berperan sebagai fasilitator. Temuan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa, peningkatan motivasi dan minat belajar, serta pengembangan keterampilan sosial dan berbahasa. Kendati demikian, beberapa tantangan seperti logistik dan pengelolaan waktu perlu diatasi. Kesimpulannya, penerapan outing class di Museum Bengkulu efektif dalam meningkatkan pembelajaran sejarah siswa kelas IV, dan direkomendasikan untuk diadopsi lebih luas dalam kurikulum pendidikan.
Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Pada Mata Kuliah Kewirausahaan Agusdianita, Neza; Tarmizi, Pebrian; Yusnia, Yusnia; Inzoni, Inzoni
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82318

Abstract

Mata kuliah kewirausahaan merupakan mata kuliah wajib pada universitas Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji literatur mengenai model Project Based Learnig pada mata kuliah kewirausahaan. Metode yang digunakan adalah analisis kajian literatur (literatur review). Prosedur penelitian ini adalah (1) memilih topik yang akan direview, (2) melacak dan memilih artikel yang cocok/relevan, (3) melakukan analisis dan sintesis literatur dan (4) mengorganisasi penulisan review. Hasil kajian literatur yaitu model pembelajaran yang sesuai dan efektif untuk tujuan ini adalah model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Model ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk beraktivitas dalam proyek mahasiswa dibidang kewirausahaan. Mahasiswa sebelumnya diberikan pengetahuan awal tentang konsep wirausaha kemudian membuat proyek wirausaha masing-masing sesuai dengan minat  dan bakat yang dimiliki oleh mahasiswa. Berdasarkan tujuan mata kuliah dan pentingnya kewirausahaan bagi mahasiswa maka perlu dibina sejak awal dari ruang perkuliahan. Dosen perlu memfasilitasi mahasiswa untuk merancang ide bisnis dan melaksanakan praktik wirausaha langsung oleh mahasiswa. Simpulannya model PjBL ini relevan diterapkan pada mata kuliah kewirausahaan di universitas Bengkulu.
Market Day: Strategi Menumbuhkan Literasi Finansial pada Siswa SDN 88 Kota Bengkulu Yusnia, Yusnia; Heryanto, Debi; Agusdianita, Neza; Tarmizi, Pebrian
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91598

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan finansial pada siswa kelas 2A-B, 3A-B, dan 5A-B. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi. Observasi dilakukan dengan memperhatikan tiga prioritas indikator literasi finansial yang belum dikuasai oleh siswa, yaitu ; (1) Pemahaman siswa mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. (2) Kemampuan siswa dalam mengklasifikasikan prioritas pengeluaran. (3) Kemampuan siswa untuk mengenali simbol dan terminologi dasar yang berhubungan dengan uang dan bank.  Selama kegiatan Market Day, siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan konsep-konsep finansial tersebut dalam konteks simulasi pasar yang mereka kelola sendiri. Setiap kelompok siswa bertanggung jawab untuk menjalankan "toko" mereka, termasuk menentukan barang yang akan dijual, menetapkan harga, dan mengelola pendapatan serta pengeluaran mereka. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membuat keputusan finansial yang bijaksana, memahami pentingnya perencanaan keuangan, serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola uang secara efektif. Hasil dari kegiatan Market Day menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi finansial siswa. Siswa menjadi lebih mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih terampil dalam menentukan prioritas pengeluaran.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kurikulum Merdeka Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar Penggerak di Kota Bengkulu Agusdianita, Neza; Ayudia, Vivi; Tarmizi, Pebrian
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.86105

Abstract

Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi sering kali menimbulkan tantangan pada pelaksanaan pembelajaran di kelas dalam upaya pemenuhan kebutuhan belajar yang beragam sesuai dengan kemampuan, apa yang disukai, dan latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka terhadap kemampuan pemahaman matematika siswa kelas V di Sekolah Dasar Penggerak Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian eksperimen semu, desain penelitian The Matching Only Pretest Posttest Control Gropup Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V Sekolah Dasar Penggerk di Kota Bengkulu. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 09 dan SDN 07 Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal berbentuk uraian yang diberikan melalui pretest dan posttest. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis uji prasyarat, dan uji hipotesis menggunakan uji-t jenis Independent Samples t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh thitung (4,584) > ttabel (2,002) dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan pemahaman siswa.