Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Navigating Existence and Community Harmony: A Case Study of Pondok Pesantren in Muslim Minority Ende, Nusa Tenggara Timur Sabarudin, Sabarudin; Mubin, Muhammad Nurul; Maghfuri, Amin; Achadi, Muh. Wasith; Mardeli, Mardeli; Syarnubi, Syarnubi; Widodo, Sembodo Ardi
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v12i3.1152

Abstract

This study examines Pondok Pesantren Wali Sanga Gunung Meja’s strategies to thrive within a Catholic-majority community in Ende, Nusa Tenggara Timur, emphasizing interfaith harmony and educational resilience. This study employs a qualitative case study approach to delve into the institution’s adaptive methods and contributions to communal harmony. It does so through semi-structured interviews, non-participant observations, and document analysis. Results highlight the institution’s ability to foster mutual respect and social cohesion through various programs grounded in its foundation of collaboration between Islamic and Catholic figures. The study identifies critical factors for its sustainability: fostering Silahturahmi (communication and friendship), collaboration with the Catholic community, and commitments to social-cultural integration, education, and self-reliance. These elements collectively enhance the Pesantren’s role in promoting religious understanding and community harmony. The findings suggest that Pesantren’s approach offers a model for navigating religious identity complexities and community integration. Limitations include the study’s focus on a single institution and reliance on qualitative data, pointing to the need for broader comparative research to generalize findings. The study underscores the potential of religious education in advancing social harmony, advocating for further exploration across diverse settings.
Tantangan Dan Relevansi Filsafat Ilmu Pengetahuan Barat Dalam Perspektif Pendidikan Islam Ferdino, Muhammad Farhan; Haryati, Mita; Ibrahim, Duski; Syarnubi, Syarnubi
Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 14 No 2 (2024): Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/ulumuddin.v14i2.2665

Abstract

The goal of this research is to delve deeper into the philosophy of western science via the lens of Islamic education, examining numerous obstacles and their significance. According to literature research, the philosophy of western science is a thought process that includes objects and their scope. Epistemology is the study of how to get knowledge through revelation, reason, senses, and experience in a holistic manner. Axiology emphasizes the value and purpose of science for societal benefit and the creation of a monotheistic civilization. This foundation makes Islamic education relevant in the formation of intellectually and spiritually balanced individuals. The article concludes with evidence that the philosophy of science not only addresses ontological, epistemological, methodological, logical, ethical, and aesthetic issues. But also plays a role as a tool to get closer to Allah and become a source of blessings for the life of mankind.
Penerapan Metode Fun Creative Learning dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Ariyani, Lia; Syarnubi, Syarnubi; Dewi, Mutia; Septia Fahiroh; Padli
PAI RAFAH Vol 6 No 4 (2024): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pairf.v6i4.22216

Abstract

The method used in this research is quantitative research with an experimental approach, using a one group pretest and post-test design. The population of this study was all students at SD Negeri 2 Kayuara, where the sample was 32 students in class IV B. Data collection techniques use observation, tests, questionnaires and documentation. Data analysis was carried out using the t-test. The results of the research show that the results of data analysis using the t-test on the pre-test data before the fun creative learning method was applied and the post-test data after the fun creative learning method was applied, namely the value of t0 = 9.46 is greater than t0 (both 5% significance level or 1%), 2.04 < 10.70 > 2.74. This means that the alternative hypothesis (Ha): "The application of the fun creative learning method in PAI subjects has a significant influence on the learning interest of class IV students at SD Negeri 2 Kayuara, Sekayu District" is accepted with the null hypothesis (HO) being rejected. The t-test results on the student interest in learning questionnaire data are because t0 = 9.46 is greater than t0 (either 5% or 1% significance level), 2.04 < 41.06> 2.74. So it can be concluded that the application of the fun creative learning method can increase students' interest in learning in Islamic Religious Education subjects in class IV B of SD Negeri 2 Kayuara, Sekayu District.
RAGAM ILMU DAN METODE KEBENARAN ILMU SERTA PERMASALAHAN DALAM MENENTUKAN KEBENARAN ILMU Efendi, Ridwan; Lorens, Xena; Duski, Duski; Syarnubi, Syarnubi
JURNAL DARMA AGUNG Vol 33 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v33i1.5394

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep pengetahuan dan ukuran kebenaran dalam ilmu pengetahuan dari sudut pandang epistemologi, dengan tujuan memperdalam pemahaman akan hakikat pengetahuan dan kriteria kebenaran yang diterapkan dalam ilmu. Metode yang digunakan adalah studi pustaka atau library research, yang mencakup analisis literatur filosofis dan ilmiah terkait konsep dan teori pengetahuan. Dengan metode ini, makalah mengeksplorasi definisi pengetahuan sebagai hasil dari pengalaman dan pengamatan, membahas perbedaan antara pengetahuan ilmiah dan pengetahuan sehari-hari, serta memperkenalkan teori-teori utama dalam epistemologi: korespondensi, koherensi, dan pragmatisme, masing-masing dengan kriteria kebenarannya, yaitu kesesuaian dengan fakta, konsistensi internal, dan manfaat praktis. kajian ini meninjau metode verifikasi kebenaran yang lazim digunakan dalam ilmu pengetahuan, seperti verifikasi empiris, falsifikasi, dan pengujian logis, yang merupakan landasan dalam pengujian dan pembuktian kebenaran ilmiah. Di bagian akhir, makalah ini mengidentifikasi permasalahan dan tantangan dalam menentukan kebenaran ilmu, termasuk relativisme kebenaran, dampak perubahan paradigma ilmiah (berdasarkan teori revolusi ilmiah Thomas Kuhn), serta skeptisisme terhadap objektivitas pengetahuan dan tanggapan positivisme logis terhadap skeptisisme tersebut. Penelitian ini diharapkan memberikan pandangan yang lebih komprehensif tentang konstruksi pengetahuan dan ukuran kebenaran dalam ilmu pengetahuan, sehingga dapat memperkaya diskusi filosofis di bidang epistemologi dan memberikan perspektif lebih luas tentang bagaimana kebenaran ilmiah ditentukan dan dipahami.
KARAKTERISTIK ILMU PENGETAHUAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: SARANA, PENGELOMPOKAN DAN HAKIKAT KEILMUAN Azzahra, Radhita; Saprianingsih, Sri Whenti; Fakhriah, Nyimas; Syarnubi, Syarnubi; Ibrahim, Ibrahim
JURNAL DARMA AGUNG Vol 33 No 2 (2025): APRIL (IN PROGRESS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v33i2.5678

Abstract

Dalam Islam pengetahuan tidak memiliki nilai dan keutamaan padanya dengan sendirinya. Tapi keutamaaan yang sesungguhnya dalam islam adalah Ketika pengetahuan itu dapat membawa umat islam lebih dekat kepada rabb-nya. Artikel ini membahas karakteristik ilmu pengetahuan dalam perspektif Islam dengan menyoroti peran akal, wahyu, dan nilai-nilai spiritual. Dalam Islam, ilmu bukan hanya mengenai pengetahuan akademis tetapi juga alat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Artikel ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka, yang mencakup analisis terhadap literatur keislaman seperti Al-Qur'an dan Hadis. Artikel ini mengkaji dikotomi ilmu agama dan ilmu umum, konsep islamisasi ilmu, serta integrasi dan interkoneksi keduanya. Pengetahuan di Islam diklasifikasikan ke dalam kategori wahyu dan rasionalitas, dengan tujuan utama membawa manusia menuju kesejahteraan dunia dan akhirat. Penulis juga menyoroti pentingnya lembaga pendidikan, dialog ilmiah, penerjemahan karya ilmiah, dan teknologi sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan. Kesimpulannya, ilmu dalam Islam tidak hanya memberikan manfaat duniawi tetapi juga berfungsi sebagai ibadah dan sarana untuk memahami Sang Pencipta.
Analisis Dampak Mendengarkan Musik Klasik terhadap Pemahaman dan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Firmansyah, Firmansyah; Gatot Kaca; Syarnubi, Syarnubi; Ferianto, Ferianto; Habibi, Debi Fajrin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.335

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menuntut siswa untuk memahami konsep-konsep keagamaan yang sering kali bersifat abstrak dan filosofis. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi dan memahami materi PAI secara mendalam. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif adalah dengan memanfaatkan musik klasik. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak mendengarkan musik klasik terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran PAI, pengaruh musik klasik terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran PAI, serta faktor pendukung dan penghambat penerapan musik klasik dalam pembelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), yang bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai temuan penelitian yang relevan. Sumber data diperoleh dari database Google Scholar dan Scopus, dengan rentang publikasi tahun 2015–2025, untuk memastikan bahwa literatur yang digunakan bersifat mutakhir dan relevan dengan perkembangan penelitian terkini. Kriteria pemilihan literatur mencakup karya ilmiah yang membahas dampak musik klasik terhadap konsentrasi, pemahaman, dan hasil belajar siswa, terutama dalam konteks pembelajaran PAI. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pencarian literatur menggunakan kata kunci yang relevan serta operator Boolean (AND, OR, NOT). Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengelompokkan temuan utama dari berbagai penelitian dan menyusunnya dalam bentuk tabel untuk mengidentifikasi pola serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik klasik dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAI dengan menciptakan lingkungan belajar yang lebih tenang dan meningkatkan daya ingat. Musik klasik juga berkontribusi pada peningkatan hasil belajar dengan meningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah serta memperkuat konsentrasi dalam memahami konsep-konsep keagamaan. Namun, respons siswa terhadap musik klasik bervariasi tergantung pada preferensi individu dan kondisi lingkungan belajar. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa musik klasik dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam pembelajaran PAI, terutama bagi siswa yang mengalami kesulitan berkonsentrasi atau memiliki kecemasan dalam belajar. Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan karakteristik siswa untuk menghindari distraksi yang dapat menghambat pemahaman. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas musik klasik dalam setting kelas secara langsung serta mengidentifikasi jenis musik klasik yang paling sesuai dengan pembelajaran PAI.
The Strategic Role of Islamic Education Teachers in Addressing Student Insecurity: A Case Study at SMP Daarul Aitam Zulhijra, Zulhijra; Syarnubi, Syarnubi; Özkan, Aisha; Rahim, Abdan
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 13 No 2 (2025): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v13i2.10747

Abstract

Low self-esteem among adolescents is a critical issue that directly impacts academic, social, and spiritual development. In the context of Islamic education, Islamic Religious Education (IRE) teachers hold a strategic position in helping students build self-confidence and psychological resilience. This study aims to analyze the Islamic pedagogical strategies employed by IRE teachers in addressing students' low self-esteem at SMP Daarul Aitam Palembang. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. Research informants consisted of PAI teachers, class advisors, and students selected purposively until data saturation was achieved. Data analysis was conducted using thematic analysis techniques. The research results identified three main roles of PAI teachers: (1) as educators who instill Islamic values through tadabbur Al-Qur'an and internalization of Islamic self-concept; (2) as mentors who provide emotional guidance and informal counseling based on a spiritual approach; and (3) as role models (uswah hasanah) in religious behavior that builds a supportive environment. These findings emphasize the importance of integrating Islamic pedagogy in shaping students' character and psychological well-being. It is recommended that PAI teachers receive adolescent psychology training based on Islamic values to strengthen character education in Islamic schools.
The Strategic Role of Islamic Education Teachers in Addressing Student Insecurity: A Case Study at SMP Daarul Aitam Zulhijra, Zulhijra; Syarnubi, Syarnubi; Özkan, Aisha; Rahim, Abdan
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 13 No 2 (2025): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v13i2.10747

Abstract

Low self-esteem among adolescents is a critical issue that directly impacts academic, social, and spiritual development. In the context of Islamic education, Islamic Religious Education (IRE) teachers hold a strategic position in helping students build self-confidence and psychological resilience. This study aims to analyze the Islamic pedagogical strategies employed by IRE teachers in addressing students' low self-esteem at SMP Daarul Aitam Palembang. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. Research informants consisted of PAI teachers, class advisors, and students selected purposively until data saturation was achieved. Data analysis was conducted using thematic analysis techniques. The research results identified three main roles of PAI teachers: (1) as educators who instill Islamic values through tadabbur Al-Qur'an and internalization of Islamic self-concept; (2) as mentors who provide emotional guidance and informal counseling based on a spiritual approach; and (3) as role models (uswah hasanah) in religious behavior that builds a supportive environment. These findings emphasize the importance of integrating Islamic pedagogy in shaping students' character and psychological well-being. It is recommended that PAI teachers receive adolescent psychology training based on Islamic values to strengthen character education in Islamic schools.
The Role of Professional Ethics Courses in Producing Prospective Islamic Religious Education Teachers with Character Iswandi, Iswandi; Syarnubi, Syarnubi; Rahmawati, Ulfah; Lutfiyani, Lutfiyani; Hamrah, Desi
INJIES: Journal of Islamic Education Studies Vol. 1 No. 2 (2024): December
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/injies.v1i2.9

Abstract

Educator ethics is a moral basis that directs the behavior and actions of educators in carrying out their duties. An educator or prospective educator needs to prioritize main principles such as justice, integrity and character development and apply these values ​​in the learning process. This research aims to identify important characters that must be formed in students so that they can become prospective Islamic Religious Education (PAI) teachers who have good morals and are relevant to the demands of the times. A professional educator does not only depend on material, but also on moral qualities and the application of a professional code of ethics. This research uses a qualitative descriptive method, which describes real situations or phenomena. The research was carried out at STAI YAPTIP West Pasaman in the Islamic Religious Education study program, with a sample of sixth semester students from the class of 2021. The sampling technique used was purposive sampling (based on objectives). Research instruments include questionnaires and interview guidelines. The results of the research show that through optimally designed educational professional ethics lecture activities, students' character values ​​can increase from less active to more active. This research reveals that professional ethics courses play a very important role in forming student character, lecturers contribute with affective assessments to instill character, students need role models from lecturers, and lecturer behavior has a significant impact on student character development. The character of today's students requires further improvement.
Penerapan Metode Pembelajaran Diskusi untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI Kelas VII MTs Al-Kahfi Kota Palembang Syarnubi, Syarnubi; Lestari, Indah; Sari, Dwi Kurnia; Febriani, Febi; Aji, Mahdiyyah Nur Iffah; Nurmalina, Nurmalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya keaktifan belajar peserta didik kelas VII di MTs Al-Kahfi Palembang menjadi masalah yang krusial. Tujuan dari studi ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik melalui penerapan metode diskusi. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK berjenis empiris. Sampel yang digunakan adalah peserta didik kelas VII A sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran sebesar 55%.