p-Index From 2021 - 2026
9.292
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING Jurnal Inotera Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal ULTIMATICS JURTEKSI JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) SENSITEK Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Informa: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Jurnal Abdi Mas Adzkia International Journal of Community Service Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) PELS (Procedia of Engineering and Life Science) International Journal of Health Science (IJHS) Techno Journal Health Information Management Indonesian Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional JENGGALA: Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan International Journal Of Public Health International Journal Of Health And Social Behavior International Journal of Health and Medicine International Journal of Information Engineering and Science Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Green Health: Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition Servitia: Journal of Community Service and Engagement International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelengkapan Formulir Transfer Pasien Guna Pemenuhan Standar AKP 4 STARKES 2022 Adriana Putri Lestari; Agustyarum Pradiska Budi; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.163

Abstract

Kualitas rekam medis dipengaruhi oleh kelengkapan pengisian. Standar kelengkapan pengisian rekam medis setelah selesai pelayanan adalah 100%. Studi pendahuluan didapatkan persentase ketidaklengkapan formulir transfer pasien antar ruangan 74,19% bulan Januari 2023 dan 90,32% bulan Februari 2023. Ketidaklengkapan formulir transfer pasien akan berdampak pada kualitas pelayanan, keselamatan pasien di rumah sakit, capaian laporan analisis rekam medis, akreditasi rumah sakit khususnya dalam elemen penilaian AKP 4. Penelitian bertujuan menganalisis persentase kelengkapan formulir transfer pasien antar ruangan dari Instalasi Gawat Darurat ke Wisma Intensif guna pemenuhan elemen penilaian standar AKP 4 STARKES 2022 dan menganalisis faktor ketidaklengkapan khususnya faktor manusia. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Langkah awal analisis kuantitatif lembar transfer dengan cek list hasilnya rata-rata persentase. Selanjutnya dilakukan wawancara mendalam responden. Hasil penelitian persentase kelengkapan formulir transfer pasien sebesar 89,67%. Keterlibatan manajemen belum efektif dalam menumbuhkan kedisiplinan PPA. Pengetahuan PPA baik, namun masih ditemukan ketidaksesuaian antara SPM internal dan SPM nasional terkait waktu pengisian rekam medis rawat inap serta belum mengetahui dengan program kerja dari atasan langsung. Perlu komitmen dari manajemen dan PPA dalam memperbaiki mutu kelengkapan rekam medis dan usulan perbaikan SPM. Peningkatkan kedisiplinan melalui full Electronic Medical Records. Pengembangan penelitian selanjutnya analisis kuantitatif dan analisis kualitatif rekam medis.
PERSEPSI PPA TERHADAP PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN DI RSJ GRHASIA Muji Rahayu; Wahyu Wijaya Widiyanto; Agustyarum Pradiska Budi
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 1 (2025): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i1.164

Abstract

Abstrak —Profesional Pemberi Asuhan meyakini atau mempersepsikan banyak kendala dalam penggunaan Rekam medis elektronik, termasuk tidak mudahnya penggunaannya. Hubungan antara variabel kemanfaatan dan kemudahan penggunaan terhadap sikap pengguna saat mulai implementasi rekam medis elektronik rawat jalan di RS Jiwa Grhasia Yogyakarta merupakan tujuan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Data dikumpulkan dengan membagikan kuisioner dan dilakukan uji statistik regresi linier berganda. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kemanfataan dan sikap pengguna dan angka signifikansi yang dihasilkan yaitu 0.001<0.05. Hubungan yang diperoleh adalah positif dan signifikan antara persepsi kemudahan penggunaan dan sikap pengguna dengan nilai 0.003<0.05. Sedangkan kontribusi persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan rekam medis elektronik terhadap sikap pengguna adalah sebesar 61,9%, dan 39,1% sisanya dijelaskan oleh variabel yang tidak terdapat pada penelitian ini. Studi ini merekomendasikan bahwa ketika mengembangkan RME, perlu mempertimbangkan aspek kegunaan dan kemudahaan sehingga PPA terdorong untuk menggunakan RME untuk mendokumentasikan pelayanannya. Seperti harapan dari PPA yaitu RME dapat dengan cepat menyajikan data yang diperlukan.
Analisis Duplikasi Dan Kelengkapan Data Sistem Informasi Klinik Anhari Dengan Metode Pieces Anita Marsyahada; Wahyu Wijaya Widiyanto; Wahyu Ratri Sukmaningsih
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 5 No. 1 (2026): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v5i1.206

Abstract

Klinik Anhari Sukoharjo sudah mengimpelentasikan rekam medis elektronk (RME) guna meningkatkan efisiensi pelayanan pada pasien, akan tetapi masih menghadapi masalah duplikasi dan ketidaklengkapan data pasien. Duplikasi in terjadi karena pencatatan tidak konsisten, dan kurangnya verifikasi saat registrasi, akibat dari ketidaklengkapan data salah satunya menghambat keputusan medis. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem. Metode PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, Service) dipilih untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan duplikasi dan ketidaklengkapan data. Metode kualitatif deskriptif diterapkan dengan observsi dan wawancara dengan tenaga medis dan staf administrative. Hasil penelitian diketahui ada 7 hingga 10 kasus duplikasi nomor rekam medis setiap bulan, hal ini menyebabkan keterlambatan akses data serta menambah beban kerja petugas. Selain hal tersebut, meskipun sudah sesuai standar waktu namun proses pendaftaran pasien terasa rumitdan kurang efisien. Tampilan sistem informasi yang kurang fleksibel menyulitkan petugas beradaptasi dalam penggunaan sistem. Penelitian ini memberi saran untuk evaluasi terhadap sistem secara mendalam untuk meningkatkan kualitas data dan efisiensi pelayanan di Klinik Anhari.
Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode DOQ-IT di Poliklinik Eksekutif Rumah Sakit Umum Daerah Kota Salatiga Shavitri Chandriani; Aries Widiyoko; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 5 No. 1 (2026): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v5i1.212

Abstract

Sistem informasi telah banyak dimanfaatkan di berbagai bidang, salah satunya bidang kesehatan. Implementasi rekam medis elektronik di fasilitas kesehatan belum merata, meskipun manfaatnya banyak dirasakan oleh penggunanya. RSUD Kota Salatiga sudah menerapkan rekam medis elektronik (RME) sesuai dengan PMK Nomor 24 Tahun 2022 sejak November 2023, namun di Poliklinik Eksekutif masih terdapat kendala petugas belum terbiasa, belum ada SOP, dan integrasi data belum maksimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesiapan implementasi RME menggunakan metode DOQ-IT di Poliklinik Eksekutif RSUD Kota Salatiga. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah 30 responden teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian pada aspek sumber daya manusia mendapatkan rata-rata 3,1 kategori cukup siap. Budaya kerja organisasi mendapatkan rata-rata 3,2 kategori cukup siap. Tata kelola dan kepemimpinan mendapatkan rata-rata 3,1 kategori cukup siap. Infrastruktur mendapatkan rata-rata 3,3 kategori cukup siap. Skor total kesiapan sebesar 95,48 yang menunjukkan bahwa Poliklinik Eksekutif RSUD Kota Salatiga berada pada Range II yaitu Cukup Siap. Kesimpulan dari penelitian ini adanya staff IT yang kompeten, tetapi perlu adanya pelatihan lanjutan bagi pengguna RME, pandangan positif oleh tenaga kesehatan terhadap RME, peran pimpinan yang dapat mendukung implementasi RME, dan pengadaan dan pemeliharaan RME yang memadai.
Analisis Penerapan RME di Poliklinik Reguler Rawat Jalan RSUD Kota Salatiga Menggunakan Metode HOT-Fit Aryawan Eka Syahputra; Wahyu Wijaya Widiyanto; Aries Widiyoko
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.255

Abstract

The advancement of information systems requires every health facility to implement Electronic Medical Records (EMR) in accordance with Minister of Health Regulation No. 24 of 2022. Salatiga City Hospital has been using the EMR system since 2023, but obstacles such as system disruptions during peak hours and features that are not relevant to the needs of officers were found.The purpose of this study was to analyze the implementation of EMR in the Regular Outpatient Polyclinic of Salatiga City Hospital based on the Human, Organization, Technology, and Net Benefit (HOT-FIT) approach. This study used a quantitative descriptive method with a purposive sampling technique. With 43 respondents consisting of health workers. Data were collected through questionnaires and in-depth interviews, then analyzed using descriptive statistics. The results showed that the Human aspect had a respondent achievement rate (TCR) of 76.2% in the Good category, but the training aspect was still less than optimal and user satisfaction was not optimal due to technical constraints. The Organization aspect was 74,0% in the Good category, but management support was not optimal. Technology aspect 72.5% in the Good category, indicating a fairly good system even though errors often occur during peak hours, features that are less relevant and the ability of the person in charge is less than optimal. Net Benefit aspect 77.5% in the Good category, but there are still input errors due to human error. The conclusion of this study shows that the implementation of RME is running Well, but improvements are needed in user training and strengthening of technology infrastructure to support the success of the system.
Co-Authors Ade Amallia Adnan Syarif Mustaqim Adriana Putri Lestari Agustyarum Pradiska Budi Agustyarum Pradiska Budi Ahmad Sunandar Ainurrizah Ainurrizah Amelia Fitriasari Andrianto Afandi Anita Marsyahada Annisaa Miftakhul Jannah Aprilia Trisiya Dewi Arfeni Warongan, Vicky Aries Widiyoko Aries Widiyoko Arif Surono Arifah Damayanti Arini Vika Sari Arum Astika Sari Arumawati, Arachis Aryawan Eka Syahputra Aryawan Eka Syahputra Astri Sri Wariyanti Bajeng Nurul Widyaningrum Budi, Agustyarum Pradiska Budiantono, Budiantono Canggih Ajika Pamungkas Dhimas Permana Putra Dimas Luthfi Pambudi DWI ISKANDAR edy susanto Eko Purwanto Elok Rizma Hapsari Endah Retnani Wismaningsih Erma Pradnyani, Putu Eva Firdayanti Bisono Fendy Prasetyo Nugroho Fitria Rohmatun W Fransiska Defriani Nahu Pandur Fristi Firnawati , Artika Galuh Nugrahaning Budi, Galuh Gede Wirabuana Putra Habibi, Musta’inul HANIF AL FATTA Hasna Khoirunnisa Putri Hidayat, Andra Dwitama Igiany , Prita Devy Igiany, Prita Devy Inka Sasti Isnaeni, Dwi Retno Joko Mulyono Krisnita Dwi Jayanti Kurniawati, Novi Ika Kusrini Kusrini Kusumawati, Pingki Dwi Lestari, Dewi Amelia Licia, Rizka Lidia Putri Fitriana Marjono Marjono Markus Utomo Sukendar Mathar, Irmawati Mochammad Arief Darmawan Moh Arif Yunianto Muhammad Fajrian Noor Muji Rahayu Muji Rahayu Muqorobin - Muqorobin Muqorobin Muqorobin Muqorobin Nia Kurniati Nila Erlinawati Nizam Husen, Mohd Novratilova, Sinta Nugroho, Suryanto nur adi satriyo pradista Nurhadi Nurhadi Nurnanik, Iis Oda Jeki Pangesti Pamungkas, Canggih Ajika Pariyasto, Sofyan Pradiska Budi, Agustyarum Prita Devy Igiany Putra, Dwi Anantama Putri Lestari, Adriana Rahmawati, Anggita Raihan Dicky Ardiansyah ramadhan, annisa Risa Kurnia Wati Rizka Licia Rizka Licia Robi Wariyanto Robi Wariyanto Abdullah Roki Mahendra Safitri, Rizky Nur Salsa Bila Karin Santoso, Azis Aji Sari , Arum Astika Sari, Yayak Kartika Sevi Oktrianadewi Shavitri Chandriani Sofyan Pariyasto Sri Lestari Sri Suparti Sri Wulandari SRI WULANDARI Sri Wulandari Sri Wulandari Sri Wulandari Sulistyati, Hanifah Shobri Sunandar, Ahmad SURYANI Suryani . Susena, Edy Syafitri Hasanah Syahrul Syahrul vicky arfeni warongan, vicky arfeni Vivi Rahmawati Wahyu Ratri Sukmaningsih Wicaksono, Aliansi Widiyoko, Aries Widiyoko, Aries Widiyoko Yoga Dwi Pambudi Yudha Christianto F. Zahroh, Salsabila Ummu Zainal Arifin