Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pendampingan Orangtua terhadap Kecerdasan Anak di Era Modernisasi di Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Roslan, Suharty; Arsyad, Muhammad; Hos, Jamaluddin; Bahtiar; Supiyah, Ratna; Sarpin; Anggraini, Dewi; Ridwan, Harnina
Indonesian Journal of Community Services Vol. 2 No. 1 (2023): May
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v2i1.837

Abstract

The child is the next generation of the nation, however, often humans forget that the presence of the child is not always in the position of quratul'ain (eye conditioner) but the child can potentially become aduwwan wa fitnatan (enemies and trials), therefore this is part of the task that needs to be considered by parents as a mandate so that parents should provide the best education. The methods used in this counseling and training activity are lectures and discussions/questions and answers and training. Lectures are used to explain, among other things, the positive impacts and negative impacts of media technology well as ways to maximize the positive impact and avoid the negative impact of gadget users on their children. Then continued with a discussion/question and answer about the problem of educating children in using communication technology. This activity has managed to achieve the expected goal.  Counseling participants are ultimately able to understand the positive and negative impacts of media technology, as well as be able to understand how to assist children to grow up as a smart generation who can maximize the use of communication technology.  The contribution of this training provides awareness for parents, about the importance of educating, educating children using information technology in the era of modernization.
EKSPLORASI POTENSI DESA WISATA BERBASIS KEMARITIMAN DI DESA TAPULAGA KCAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Ridwan, Harnina; Iba, La; Sumule Genggong, Marsia; Jaya, Asrul; Sarpin, Sarpin; Herman, La Ode; Juhaepa, Juhaepa; Masrul, Masrul; Muhammad Umran, La Ode; Sirajuddin, Sirajuddin
....-....
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community participation in maintaining the natural and cultural resources they own is a big contribution and has the potential to become a tourist attraction, including for communities in coastal areas. The development of tourism in the coastal area of Soropia District, Konawe Regency has not shown maximum results so it has no impact on increasing people's income in the area. One of the main components in tourism communication is human resources, especially in tourism activities related to community care and community welfare. The growth and development of community participation in tourism is largely determined by three main elements, namely, the opportunity given to the community to participate in tourism, the community's willingness to participate in tourism development, and the community's ability to participate in tourism progress. Solution offered: Providing education and stimulating public sensitivity to the benefits of maritime tourism in the coastal area of Tapulaga Village. Fundamental contribution to the target audience. Formation of understanding of village officials, tourism business actors, tourism workers and local communities in the coastal area of Tapulaga Village in exploring maritime tourism development.
Stunting Counseling as an Effort to Increase Knowledge in Coastal Communities: Penyuluhan Stunting Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Pada Masyarakat Pesisir Lensoni, Lensoni; Elyza, Ferlya; Rahmawati, Cut; Suaib, Eka; Kadir, Abdul; Ridwan, Harnina; Abdullah, Haslinda; Rahman, Haliza Abdul; Tjoetra, Afrizal
CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Vol. 4 No. 1 (2024): Consen: Indonesian Journal of Community Services and Engagement
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/consen.v4i1.1339

Abstract

Stunting pada anak usia dini disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama, pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi, dan asupan yang rendah makanan hewani. Pengetahuan gizi bagi orang tua sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan mengurangi masalah gizi pada keluarga. Penyuluhan stunting merupakan bagian penting dalam pencegahan terjadinya stunting pada anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar dapat mencegah dan memberikan usaha preventif dalam penanganan stunting pada anak. Metode pengabdian dilakukan dengan sosialisasi, tanya jawab dan evaluasi program. Pada akhir kegiatan Tim Pengabdian menyusun rekomendasi tindak lanjut. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan jumlah peserta 20 orang. Peserta didominasi oleh perempuan dengan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peserta sudah memahami terkait stunding dan upaya pencegahannya. Namun demikian tindak lanjut dan usaha preventif lainnya tetap dibutuhkan agar program ini berlanjut. Tindak lanjut yang ditawarkan dari kegiatan ini adalah pembentukan kelompok penggerak sebagai agen perubahan yang bertugas menyebarkan informasi dan menindaklanjuti berbagai gejala yang muncul di masyarakat. Kolaborasi dengan pihak terkait seperti pemerintah daerah dan lembaga lainnya juga akan dilanjutkan.
HUBUNGAN LEMBAGA LEGISLATIF DAN EKSEKUTIF DALAM PENETAPAN APBD DI SULAWESI TENGGARA PERIODE 2022-2023 ramadani, Natasya Salli Ayu; Ld Harjudin; Harnina Ridwan
JAPMAS : Jurnal Politik dan Demokrasi Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Program Studi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/japmas.v1i2.14

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan dan faktor yang mempengaruhi hubungan anggota DPRD dan Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara.Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Kualitatif Deskriptif, Teknik pengumpulan data menggunakan Metode wawancara, Studi Pustaka dan Dokumentasi. Hasil Pembahasan mengenai hubungan DPRD dan Pemerintah Daerah di Sulawesi Tenggara pada periode 2022-2023 menunjukkan terjadi kolaborasi erat antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam proses penyusunan APBD. Pemerintah daerah berperan aktif dalam menyusun Rancangan APBD dan berkoordinasi dengan DPRD untuk pembahasan lebih lanjut. Evaluasi menyeluruh, pemahaman aspirasi masyarakat, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menyusun APBD yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta pembangunan daerah berkelanjutan. mengenai faktor yang mempengaruhi hubungan DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyoroti adanya perbedaan peraturan dalam proses penetapan APBD antara lembaga legislatif dan eksekutif. Meskipun perbedaan ini berpotensi menyebabkan konflik, namun melalui komunikasi terbuka, transparansi, dan partisipasi aktif masyarakat, dapat dicapai kesepakatan yang lebih baik dalam penetapan APBD. Kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Daerah menjadi kunci dalam menyusun anggaran yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah secara keseluruhan.
Training on Strengthening Fishery Business Groups in Development In Lambusa Village, Konda District, South Konawe Regency Arsyad, Muhammad; Suaib, Eka; Hos, Jamaluddin; Yusuf, Bakri; Bahtiar; Peribadi; Supiyah, Ratna; Roslan, Suharty; Sarpin; Ridwan, Harnina
Indonesian Journal of Community Services Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v3i2.1611

Abstract

The Training on Strengthening Fishery Business Groups in Lambusa Village, Konda District, South Konawe Regency, succeeded in improving the skills and knowledge of villagers in the cultivation, processing, and marketing of fishery products. Participatory training methods involving counseling and practice have proven to be effective in building internal group relationships as well as connectivity with governments, financial institutions, and market participants. The training includes fishery resource management, sustainable aquaculture techniques, marketing, and financial management, which supports increasing the productivity and income of fishery business groups. As a result, there has been an increase in solidarity and cooperation between members, as well as village social and economic welfare. The training also strengthens the concept of community empowerment through a participatory and sustainable approach, providing applicative skills to overcome concrete problems and achieve self-reliance. The evaluation showed the high enthusiasm of the participants and the significant application of knowledge, contributing to the sustainable development of the village and the capacity building of the fishery business group.
Institutional Development Training for Freshwater Fish Farming Business Groups in Pombulaa Jaya Village, Konda District, South Konawe Regency Supiyah, Ratna; Arsyad, Muhammad; Suaib, Eka; Hos, Jamaluddin; Bahtiar; Peribadi; Roslan, Suharty; Yusuf, Bakri; Sarpin; Ridwan, Harnina
Indonesian Journal of Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): May
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v4i1.1912

Abstract

Freshwater fish farming businesses face various obstacles, such as low knowledge and skills of fish farmers and limited access to the latest technology and information, which has an impact on productivity and crop quality. To overcome this problem, group institutional development training activities with a sociological approach are carried out to increase the capacity of fish farmers, strengthen coordination, and encourage the adoption of more efficient and sustainable farming practices. The method applied is participatory, by prioritizing collaboration between fish farmers and extension workers through discussions, technical training, and continuous assistance. The results of the activity showed that this training was effective in improving the technical skills of farmers, strengthening group coordination, and building collective awareness to adopt the latest innovations and technologies. Practically, this activity contributes to increasing the productivity and welfare of farmers, while theoretically, enriching the study of development sociology through the analysis of social interaction in the institution of farmer groups. Thus, strengthening institutional capacity and applying innovative technology is key to increasing the social and economic resilience of fish farmers sustainably.  
Training on Strengthening Social Networks and Collaboration Between Group Members to Improve the Welfare of Rice Farmers in Cialam Jaya Village, Konda District, South Konawe Regency Sarpin; Supiyah, Ratna; Arsyad, Muhammad; Hos, Jamaluddin; Suaib, Eka; Bahtiar; Ridwan, Harnina; Peribadi; Roslan, Suharty; Yusuf, Bakri
Indonesian Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v4i2.2255

Abstract

The community service program in Cialam Jaya Village, Konda District, South Konawe Regency, is designed with a participatory approach and holistic experiential learning-based training methods. This training aims to strengthen the social network and collaboration of rice farmer groups through a series of activities such as directed group discussions, field practice simulations, and mentoring by cross-disciplinary experts. The training process begins with a needs assessment, then continues with the preparation of training modules and the implementation of skills through direct practice, followed by the stage of collective evaluation and reflection. The results of the activity showed a positive impact in the form of increased communication, trust, and cooperation between farmers. In addition to technical improvements such as irrigation efficiency and crop diversification, the training also succeeded in strengthening interpersonal capacities, such as shared decision-making and conflict management. The evaluation showed an increase in productivity, active participation of farmers, and the emergence of collective farming initiatives. Alternative strategic solutions such as regular communication forums, mentoring of superior farmers, and the integration of technology based on local wisdom also support the sustainability of program results. This service proves that contextual and collaborative approaches can encourage socio-economic transformation and strengthen village independence based on sustainable agriculture.
Menavigasi Komunikasi Bajo Mola di Dua Ruang Nurhaliza, Wa Ode Sitti; Hidayanto, Syahrul; Yasya, Wichitra; Widodo, Aan; Ridwan, Harnina
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v15i1.10009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami perubahan pola komunikasi masyarakat Bajo Mola setelah mengenal teknologi digital; (2) mengidentifikasi dan menganalisis bentuk interkasi sosial masyatakat Bajo dalam platform digital seperti WhatsApp. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa Penggunaan WhatsApp telah mengubah pola komunikasi masyarakat Bajo Mola dari yang sebelumnya berbasis tatap muka menjadi komunikasi digital yang lebih cepat, praktis, dan luas. Melalui WhatsApp, masyarakat dapat menyampaikan informasi, mengatur kegiatan sosial, serta memperkuat hubungan dengan warga desa maupun pihak luar seperti masyarakat darat. Interaksi melalui WhatsApp menunjukkan bahwa masyarakat Bajo kini hidup dalam dua ruang sekaligus yaitu ruang fisik dan ruang digital. Informasi sering dibagikan melalui grup WhatsApp dan kemudian ditindaklanjuti secara langsung dalam bentuk pertemuan atau kegiatan nyata. Ini mencerminkan terjadinya integrasi antara ruang tradisional dan digital dalam kehidupan sosial mereka. Namun, tidak semua warga memiliki akses atau keterampilan digital yang sama, sehingga muncul kesenjangan partisipasi. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian anggota komunitas tidak terjangkau oleh arus informasi yang beredar cepat di WhatsApp. Dampaknya terhadap integrasi ruang fisik dan digital tervalidasi yakni integrasi tetap berjalan, tetapi bergantung pada mekanisme kompensasi.
Dampak Game Free Fire Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Ridwan, Harnina; Lestari, Indra; Kadir, Abdul; Aryanto, Aryanto
CONVERGENCE Jurnal Online Jurnalistik
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dampak Game Free Fire terhadap kesehatan mental mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teori yang digunakan Adalah teori Tindakan sosial Max Weber. Jumlah informan dalam penelitian sebanyak 10 orang yang ditentukan melali tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan memalui observasi, wawancara mendalam, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data penelitian dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dua dampak utama, yaitu dampak terhadap perilaku rasional instrumental dan perilaku emosional. Dampak perilaku rasional instrumental mencakup penggunaan Game sebagai pelarian dari tekanan serta sarana pencarian pengakuan. Mahasiswa memanfaatkan Game ini untuk mengurangi stres dan mengatasi masalah pribadi, serta untuk membangun konten di media sosial yang berpotensi menghasilkan uang. Beberapa mahasiswa bahkan melihat peluang untuk bergabung dalam tim e-sport dan berkompetisi di turnamen internasional. Namun, di sisi lain, dampak negatif juga ditemukan dalam perilaku emosional mahasiswa, seperti peningkatan emosionalitas, kecemasan, depresi, dan kecenderungan anti-sosial. Ketergantungan pada Game dapat menyebabkan mahasiswa menjadi lebih emosional, cemas, dan terisolasi, bahkan berdampak pada hubungan sosial mereka. Hal ini sering kali memicu konflik interpersonal dan memperburuk kecenderungan anti-sosial.Kata-kata kunci : Game Free Fire, Kesehatan Mental, Mahasiswa
Penguatan Kapasitas Bagi Mahasiswa Program Mata Kuliah Antropologi Kehutanan untuk Mensosialisasikan (HAM) Hak Asasi Manusia Bidang Kehutanan dan Lingkungan Laxmi; Sarlan Adi Jaya; Harnina Ridwan; Abdul Alim; Aslim
Jurnal Bersama Pengabdian Kepada Masyarakat (SAMAMAS) Vol. 1 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/samamas.v1i2.296

Abstract

This community service activity aims to find out how human rights institutions play a role in maintaining and protecting community rights, especially in the context of forestry. The background of this activity stems from the fact that PUSPA HAM, as an institution that focuses on human rights issues in Southeast Sulawesi, is an appropriate destination to understand how forestry and human rights issues are interrelated. This activity involved observation, interviews, discussions, questions and answers and lectures as well as assistance from the PKM team. The results showed that PUSPA HAM has several activities that are effective in addressing human rights issues in Southeast Sulawesi. These activities include human rights education for the community, advocacy for human rights violations, monitoring and evaluation of human rights implementation in Southeast Sulawesi. In carrying out its activities, PUSPA HAM Southeast Sulawesi has shown a strong commitment to fighting for the rights of indigenous peoples and local communities. It has become one of the leading human rights organizations in Southeast Sulawesi. This activity involves collaboration between universities, non-governmental organizations (NGOs), and government agencies, including PUSPA HAM (Center for Strengthening and Protecting the Rights of Indigenous and Local Communities), WALHI, and the Forestry Service. This collaboration aims to increase awareness and understanding of human rights in Southeast Sulawesi. PUSPA HAM faces challenges in gaining support from the government. The government has policies that do not support human rights in Southeast Sulawesi. In the face of these challenges PUSPA HAM has shown a strong commitment to fighting for the rights of indigenous peoples and local communities.
Co-Authors Abdul Alim Abdul Kadir Abdullah, Haslinda Abdullah, Muhammad Zein Abidsen Herens Elkianus Adijaya, Sarlan Adrian Tawai Afrizal Tjoetra ahmad rizal Alwan Alwan Amir, Muhammad Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Arba, Muhammad Ari Sartinah, Ari Aryanto Aryanto Aryuni Salpiana Jabar Aslim Asrul Jaya Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bakri Yusuf Bakri Yusuf Bakri Yusuf, Bakri Cut Rahmawati Damsid, Damsid Darmin Tuwu Dewi Anggraini Dian Trianita Lestari Dian Trianita Lestari Dilla, Sumadi Eka Suaib, Eka Elyza, Ferlya Erni Qomariah Fachry Abda El Rahman Fera Tri Susilawaty Gea, Binaria Harjuddin, Laode Herman, La Ode Hidayanto, Syahrul Husain, Muh. Najib Indra Lestari, Indra Jabar, Aryuni Salpiana Jamaluddin Hos jamaluddin hos Jamaluddin Hos Jaya, Asrul Juhaepa Juhaepa Juhaepa Juhaepa Juhaepa Juhaepa Juhaepa, Juhaepa Kasim, Syaifuddin S. La Aba La Iba, La La Iba, La Iba La Ode Herman La Ode Herman Halika La Ode Muh Umran La Ode Muh. Umran La Tarifu, La Tarifu La Taya La Taya Laxmi Ld Harjudin Marlina Marlina Marsuki Iswandi, Marsuki Masdoni, Diki Masrul Masrul Masrul Masrul Masrul Masrul Masrul Megawati Asrul Tawulo Megawati Asrul Tawulo Muh. Rajab Muh. Zein Abdullah Muhammad Arsyad Muhammad Rajab Muhammad Rivai Muhammad Zein Abdullah Ningsih, Mariati Alvia nuralifa, nuralifa Nurhaliza, Wa Ode Sitti Nurmaulita Hasriana Peribadi Rahman, Haliza Abdul ramadani, Natasya Salli Ayu Ratna Supiyah, Ratna Rufi'i Ruslin, Ruslin Sao Ilmia Putri Sarita, Muhammad Ihsan Sarmadan Sarmadan Sarmadan, Sarmadan Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin Sarpin, Sarpin Shinta Arjunita Saputri Sirajudddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Siti Harmin Siti Helmyati Suharty Roslan Suharty Roslan, Suharty Sumadi Dilla Sumule Genggong, Marsia Suryani BB. Syaifudin S. Kasim Syaifudin Suhri Kasim Tanzil Tarifu, La Tawulo, Megawati A. Tawulo, Megawati Asrul Umran, La Ode Muhammad Umran, Laode Muh. Wichitra Yasya Widodo, Aan