Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efektifitas Pakan Terfermentasi Bacillus sp. Terhadap Rasio Konversi Pakan dan Laju Pertumbuhan Ikan Nila salin Oreochromis niloticus Anwar, Asni; Situmorang, Murni; Hasanuddin, Nurul Qurani; Nurlianti; Ratnawati; MZ, Novita
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v3i2.211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis penambahan Bacillus sp. sebagai agen fermentasi dalam pakan komersial untuk meningkatkan rasion konversi pakan dan laju pertumbuhan ikan nila salin (Oreochromis niloticus). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap, empat perlakuan, masing masing diulang tiga kali. Perlakuan penelitian adalah Perlakuan A: Pakan + Bacillus sp sebanyak 3% dari biomassa; Perlakuan B: Pakan + Bacillus sp sebanyak 4% dari biomassa; Perlakuan C: Pakan + Bacillus sp sebanyak 5% dari biomassa; Perlakuan D: Pakan + Bacillus sp sebanyak 6% dari biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Bacillus sp. pada pakan buatan sebanyak 5% dari biomassa berpengaruh terhadap FCR dan laju pertumbuhan ikan nila salin. FCR sebesar 1,98 dan laju pertumbuhan tertinggi sebesar 2,99%.
METODE MASKULINISASI BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) MELALUI PERENDAMAN DALAM AIR KELAPA Syawal, Muhammad Awal; Andika, Putra; Laitupa, Iis Noviyanti; Ramdiyah, Aisyah; Fina, Fina; Anwar, Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 13, No 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi manusia, ikan merupakan salah satu sumber gizi yang sangat penting. Ikan telah dikonsumsi oleh manusia selama berabad-abad. Salah satu komoditas terpenting di Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan adalah ikan nila (Oreochromis niloticus). Karena nilai gizi dan nilai ekonomisnya yang tinggi, ikan nila semakin digemari dan seiring dengan meningkatnya usaha budidaya, kebutuhan akan benih dan ikan untuk konsumsi manusia pun meningkat. Salah satu bioteknologi akuakultur yang telah banyak dikembangkan dan digunakan untuk meningkatkan produktivitas akuakultur, khususnya ikan, adalah pembalikan jenis kelamin. Ikan betina dapat berdiferensiasi menjadi ikan jantan melalui pembalikan jenis kelamin melalui maskulinisasi; ikan nila jantan sering kali tumbuh lebih cepat daripada ikan betina. Salah satu zat pengganti yang kini dianggap ampuh untuk perawatan maksimalisasi ikan adalah air kelapa. Air kelapa mengandung 312 mg/100g mineral penting, termasuk kalium. Karena udara kelapa mengandung banyak kalium, kolesterol dalam jaringan tubuh larva akan berubah menjadi pregnenolon, yang digunakan kelenjar adrenal untuk membuat hormon steroid. Steroid membantu produksi hormon androgen, khususnya testosteron, yang mendorong proses maskulinisasi atau pertumbuhan alat kelamin jantan. Agar air kelapa berfungsi sebaik mungkin selama proses maskulinisasi, metode perendaman juga memungkinkannya berdifusi ke dalam tubuh ikan.
Growth Rate of (Oreochromis sp) Saline Tilapia Seeds Cultured in Biofloc System using Fermented Vegetable Waste Feed Aldi, Arifaldianzah; Khaeriyah, Andi; Anwar, Asni; ., Burhanuddin; Salam, Nur Insana; Saleh, Muhammad Syaiful
Torani Journal of Fisheries and Marine Science VOLUME 5 NOMOR 2, JUNI 2022
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v5i2.19783

Abstract

This study aims to determine the growth rate of Salin tilapia (Oreochromis sp.) which is cultivated in a biofloc system using fermented vegetable waste feed. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications and the feed used was fermented vegetable waste with different doses of prebiotics, treatment A Control, B 30 ml/kg, C 40 ml/kg, and D 50 ml /kg. The results showed that the feeding of fermented vegetable waste had a significantly different effect (P<0.05) on the growth rate. Fermented vegetable waste feed with a probiotic dose of 30ml/kg showed a daily growth of 5.44% although the survival from the ANOVA test results showed no significant difference.
Effect of Bacillus Sp. Bacteria on The Growth of Saline Tilapia (Oreochromis niloticus) in The Biofloc System Ikbal, Muhamad; Soadiq, Syawaluddin; ., Murni; Anwar, Asni; ., Akmaluddin; Malik, Abdul; ., Burhanuddin
Torani Journal of Fisheries and Marine Science VOLUME 5 NOMOR 2, JUNI 2022
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v5i2.20214

Abstract

One alternative to increase production is to maximize the use of biofloc system cultivation technology. However, the problems in biofloc cultivation are; the difficulty of cultivators to replace or alternatively use commercial bacteria to increase production. One of the efforts made is the use of bacillus sp. The aim of the study was to determine the optimal concentration of bacillus sp that could increase the growth of saline tilapia. This study used a completely randomized design (CRD) with four treatments, each repeated three times, so that there were 12 units. This study tested the concentration of Bacillus sp. 0.0028 ml/L, 0.0030 ml/L, 0.0032 ml/L, and 0.0034 ml/L. The results showed that the highest protein retention was 9.91%, fat retention was 2.05% and the body glycogen content of saline tilapia was 0.68%. This shows that the administration of Bacillus sp. in saline tilapia culture media has a real effect.
HA PERAN MODAL SOSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PRODUKSI DAN RELASI PRODUKSI PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DESA PUNAGA KABUPATEN TAKALAR Agusanty, Harnita; Tahir, Ratnawati; Khaeriyah, Andi; Anwar, Asni; Arief, Andi Adri; Pallampa, Andi Azka Yuriant
Torani Journal of Fisheries and Marine Science Vol. 8 No. 2 (2025): VOLUME 8, NOMOR 2, JUNE 2025
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v8i2.44202

Abstract

This study aims to analyze the role of social capital in production decision-making and the formation of production relations among seaweed farmers in Punaga Village, South Sulawesi. A qualitative approach was employed using participant observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings indicate that trust, communal norms, and local social networks are central to seaweed farming practices. Social capital functions as a mechanism for information exchange, access to production inputs, and collective labor arrangements. However, the research also reveals that strong social capital fosters patron client relationships that reinforce the dominance of punggawa/pappalele in controlling capital and distribution channels. Closed social networks produce exclusivity and limit economic mobility for new farmers. These findings suggest that social capital is ambivalent: while it supports social cohesion, it also reproduces structural inequality. Strengthening local institutions and developing more inclusive social capital are essential to promoting independence and equity in aquaculture production systems.
METODE MASKULINISASI BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) MELALUI PERENDAMAN DALAM AIR KELAPA Syawal, Muhammad Awal; Andika, Putra; Laitupa, Iis Noviyanti; Ramdiyah, Aisyah; Fina, Fina; Anwar, Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.17466

Abstract

Bagi manusia, ikan merupakan salah satu sumber gizi yang sangat penting. Ikan telah dikonsumsi oleh manusia selama berabad-abad. Salah satu komoditas terpenting di Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan adalah ikan nila (Oreochromis niloticus). Karena nilai gizi dan nilai ekonomisnya yang tinggi, ikan nila semakin digemari dan seiring dengan meningkatnya usaha budidaya, kebutuhan akan benih dan ikan untuk konsumsi manusia pun meningkat. Salah satu bioteknologi akuakultur yang telah banyak dikembangkan dan digunakan untuk meningkatkan produktivitas akuakultur, khususnya ikan, adalah pembalikan jenis kelamin. Ikan betina dapat berdiferensiasi menjadi ikan jantan melalui pembalikan jenis kelamin melalui maskulinisasi; ikan nila jantan sering kali tumbuh lebih cepat daripada ikan betina. Salah satu zat pengganti yang kini dianggap ampuh untuk perawatan maksimalisasi ikan adalah air kelapa. Air kelapa mengandung 312 mg/100g mineral penting, termasuk kalium. Karena udara kelapa mengandung banyak kalium, kolesterol dalam jaringan tubuh larva akan berubah menjadi pregnenolon, yang digunakan kelenjar adrenal untuk membuat hormon steroid. Steroid membantu produksi hormon androgen, khususnya testosteron, yang mendorong proses maskulinisasi atau pertumbuhan alat kelamin jantan. Agar air kelapa berfungsi sebaik mungkin selama proses maskulinisasi, metode perendaman juga memungkinkannya berdifusi ke dalam tubuh ikan.
OPTIMASI Rhizopus oligosporus SEBAGAI FERMENTOR BIJI TREMBESI Samanea saman DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) Kasman, Kasman; Anwar, Asni; Darmawati; Murni; Anwar, S.Pi., M.Si., Dr. Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/vtq99g22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis Rhizopus oligosporus yang optimal sebagai dosis fermentor pada biji trembesi dalam pakan ikan untuk menunjang pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng sehingga penggunaan biji trembesi dapat meningkatkan produksi ikan bandeng secara nasional. Penalitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing-masing diulang 3 kali. Adapun yang di uji adalah perlakuan A (tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan Rhizopus oligosporus (kontrol)), B (tepung biji trembesi terfermentasi Rhizopus oligosporus 3 g/kg), C (tepung biji trembesi terfermentasi Rhizopus oligosporus 5 g/kg) dan D (tepung biji trembesi terfermentasi Rhizopus oligosporus 7 g/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi biji trembesi menggunakan Rhizopus oligosporus dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng. Uji lanjut menggunakan jarak berganda (Duncan) memperlihatkan adanya perbedaan antar perlakuan. Pertumbuhan mutlak selama penelitian tertinggi diperoleh pada perlakuan C (dosis Rhizopus oligosporus 5 g/kg) sebesar 2,60 g), disusul perlakuan D (dosis Rhizopus oligosporus 7 g/kg) 2,10 g, perlakuan B (dosis Rhizopus oligosporus 3 g/kg) 1,76 g, dan terendah perlakuan A (kontrol) 1,42 g. Sintasan tertinggi diperoleh pada perlakuan C (dosis Rhizopus oligosporus 5 g/kg) sebesar 80,00%, disusul perlakuan D (dosis Rhizopus oligosporus 7 g/kg) 73,33%, perlakuan B (dosis Rhizopus oligosporus 3 g/kg) 70,00%, dan perlakuan A (kontrol) dengan nilai 60,00%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pada kadar tepung biji trembesi terfermentasi Rhizopus oligosporus dengan dosis 5 g/kg dalam pakan mempu meningkatkan pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng.
OPTIMASI PENAMBAHAN VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN SINTASAN LARVA IKAN MAS (Cyprinus carpio) Anwar, Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 7 No. 2 (2018): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v7i2.2472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vitamin C terhadap daya tetas telur dan sintasan larva ikan Mas (Cyprinus carpio). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, dengan peubah yang diamati adalah daya tetas telur dan survival rate. Perlakuan yang diberikan adalah perlakuan A = (0 mg /kg Vitamin C pada pakan), perlakuan B = (1000 mg/kg Vitamin C pada pakan), perlakuan C = (1200 mg / kg Vitamin C pada pakan), perlakuan D = (1400 mg /kg Vitamin C pada pakan).  Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan bahwa pemberian vitamin C mg/kg pakan memberikan pengaruh sangat nyata (p ˂ 0.05) terhadap daya tetas telur dan sintasan larva. Penambahan vitamin C 1200 mg/kg pakan adalah perlakuan yang terbaik dengan menghasilkan presentase daya tetas telur 74% serta lama waktu ketahanan hidup larva 96% dalam 7 hari.
OPTIMASI KEPADATAN Skeletonema costatum TERHADAP LAJU HIPOKSIA PADA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) Anwar, Asni; Nasir, Besse Tiurlan
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 8 No. 1 (2019): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v8i1.2489

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan optimalisasi kepadatan Skeletonema costatum yang mempengaruhi laju hipoksia pada udang vaname (Litopenaeus vannamei). Larva udang vaname yang digunakan sebanyak 30 ekor/wadah dengan kapasitas 30 liter. Perlakuan yang dicobakan adalah pemberian Skeletonema costatum dengan kepadatan berbeda, yaitu 20.000 sel/ml (perlakuan A), 30.000 sel/ml (perlakuan B), 40.000 sel/ml (perlakuan C), dan kontrol (perlakuan D). Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan mutlak dan sintasan larva udang vaname tertinggi diperoleh pada perlakuan A (kepadatan skeletonema costatum 20.000 sel/ml) masing-masing sebesar 0.5 mg dan 4%. Sementara pertumbuhan mutlak dan sintasan terendah diperoleh pada perlakuan C (kepadatan skeletonema costatum 40.000 sel/ml) yaitu sebesar 0.1 mg dan 1%.
OPTIMASI PENGGUNAAN PROBIOTIK EM-4 (EFFECTIVE MICROORGANISM-4) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT KEPADATAN Spirulina sp. Anwar, Asni; Nurlina, Nurlina
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 8 No. 2 (2019): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v8i2.3143

Abstract

Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui optimasi Penggunaan Probiotik EM-4 dengan dosis yang berbeda terhadap tingkat kepadatan Spirulina Sp. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yang dilakukan di laboraturium BPBAP Takalar dan dikultur dalam skala intermedit. Spirulina sp. yang digunakan sebanyak 200 ml l-1 wadah penelitian. Perlakuan yang diuji A (kontrol), B (dosis 2ml), C(dosis 4 ml ), D (dosis 6 ml).  Hasil penelitian yang dilakukan selama 18 hari menunjukan bahwa probiotik EM-4  memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kepadatan populasi Spirulina sp. dengan tingkat kepadatan 287,300 ind ml-1. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan probiotik EM-4 dengan dosisis 6 ml  dapat meningkatkan pertumbuhan dan kepadatan populasi Spirulina sp.
Co-Authors -, Hamsah ., Akmaluddin Abdul Haris Abdul Malik AGUS KURNIA Agusanty, Harnita Akmaluddin Akmaluddin Aldi, Arifaldianzah Amalya, Islaely Andayaningsih, Sri Andi Adri Arief, Andi Adri Andika, Putra Anwar, S.Pi., M.Si., Dr. Asni Arifah, Andi Nur Asgar, Muhammad Adam Asmi Citra Malina, Asmi Citra Bangsawang, Hardiyanti Berliana, Walda Dewi Boni, Abdul Salam Khuzaifah Burhanuddin . Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin, Burhanuddin Daniel Happy Putra Darmawati Darmawati Darmawati elsa, elsa Eva Ayuzar, Eva Fina, Fina Gatta*, Ratnawati Halim, Muh. Syukur Hamsah, Hamsah Hasanuddin, Nurul Qurani Heriansyah Irwan Junaidi Effendy Jamaluddin Jompa Jumraeni, Jumraeni Kaltum, Kaltum Kamaruddin Kamaruddin Kasman Kasman Khaeriyah, A. Khaeriyah, Andi La Ode Muhamad Munadi La Usaha, La Usaha Laitupa, Iis Noviyanti Lukman Daris Massiseng, Andi Nur Apung Mokram, Muh. Ilhamsyah Muh. Iqbal Muhaimin Hamzah Muhamad Ikbal Muhammad Ikbal Munadi Munadi Murni Murni -, Murni MURNI ., MURNI Murni Murni Muskita, Wellem Henrik Mutmainnah, A.Miftahul Rizka Nasir, Besse Tiurlan Na’imamah, Na’imamah Novita MZ Nur Insana Salam Nurhadi, A. R. Nurlianti Nurlina Nurlina Nurwijayanti Pallampa, Andi Azka Yuriant Rahmi Rahmi Ramdiyah, Aisyah Rantelling, Ratno Ratna Ratna RATNAWATI Ratnawati Tahir, Ratnawati Razak, A. Rosdianti Salam, Nurul Lazzaati Saleh, Muhammad Syaiful Sambu, Abdul Haris Sambu, Haris Situmorang, Murni Soedibya, Petrus Hary Tjahja Suaida, Suaida Sudirman, Andi Albab Shiddiq Sustiawan, Awan Syafaat, Idham Wandi Syam, Supriadi Syawal, Muhammad Awal Syawaluddin Soadiq, Syawaluddin Tang, Beddu wahyuni wahyuni Yusnaini Yusnaini Zulita, Dian