Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Siswa melalui Media Permainan Edukasi Kartu Linimasa pada Siswa kelas IV SDN 47 Dumbo Raya Ladju, Amaliya; Cuga, Candra; Ismail, Reska Putri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.6711

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada upaya menghadirkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna di sekolah dasar, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang sering dianggap monoton dan teoritis oleh siswa.Tujuan peneilitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui permainan edukasi kartu linimasa pada pembelajaran pendidikan pancasila dikelas IV SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian tindakan kelas. metode penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan melalui empat tahap yakni: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pemantauan dan evaluasi serta tahap analisis dan refleksi, dengan jumlah 21 siswa. Berdasarkan hasil observasi awal yaitu hanya 6 orang siswa yang tuntas atau 28% mendapatkan ketuntasan belajar. Sedangkan 15 orang siswa 72% belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai dibawah 75. Hal ini dapat dilihat pada hasil penelitian yaitu siklus I dengan ketuntasan belajar 11 siswa atau 52% dan siswa yang belum mengalami ketuntasan belajar sebanyak 10 siswa atau 48%. Kemudian pada siklus II peningkatan ketuntasan belajar siswa berjumlah 18 siswa atau 86% dan siswa yang belum mengalami ketuntasan belajar berjumlah 3 siswa atau 14%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan edukasi kartu linimasa dapat meningkatkan hasil belajar yang signifikan.
A Model for Developing Cultural and Civic Literacy as a Means of Character Habituation Among Students at Public Elementary Schools in Pulubala Subdistrict, Gorontalo Regency Side, Ismail Y; Ngiu, Zulaecha; Cuga, Candra
Journal of Basic Education Research Vol 7 No 3 (2026): on going
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v7i3.3189

Abstract

Purpose of the study: This study aims to develop a cultural and civic literacy model based on character habituation that is systematically integrated into the learning process, in order to address the dominance of reading–writing and numeracy literacy, and to strengthen the sustained internalization of values in the character development of elementary school students Methodology: This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The research subjects included students and teachers from three public elementary schools in Pulubala Subdistrict, Gorontalo Regency. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques, with effectiveness tested using the N-Gain score Main Findings: The results indicate that the implementation of cultural and civic literacy in elementary schools remains fragmented and is not yet supported by systematic instructional design. Based on needs analysis, students require contextual, simple, visually-based learning that is integrated with local culture. The developed model, LITBUD-KAR, has a very high level of validity (>92%), practicality, and user acceptance (>96%), and is effective in increasing student engagement, understanding of cultural and civic values, and character development, with an N-Gain value of 0.75 (high category) Novelty/Originality of this study: The novelty of this study lies in the development of a cultural and civic literacy model based on character habituation, which is systematically integrated across intracurricular, co-curricular, extracurricular, and school culture dimensions.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA DIGITAL BLOOKET PADA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Putri Febriani Dunggio; Rustam I. Husain; Muhammad Sarlin; Nurainun; Candra Cuga
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45365

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in Social Sciences (IPS) through the use of Blooket digital media in class V of SDN 12 Kota Barat, Gorontalo City. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method consisting of two cycles, where each cycle includes the planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 8 students consisting of 5 male students and 3 female students. Data were obtained through observations of teacher and student activities and learning outcome tests. The results showed an increase in student learning outcomes after the implementation of Blooket media. In the initial observation, only 25% of students achieved the KKM. In cycle I, learning completeness increased to 50%, and in cycle II it increased significantly to 88% or as many as 7 students achieved a score of ≥ 75. In addition, teacher and student activities also increased in each cycle, indicating that Blooket digital media is able to create more interactive, interesting, and motivating learning for students. Thus, it can be concluded that the Blooket digital media is effective in improving the social studies learning outcomes of fifth grade students. This media can be an innovative learning alternative and support technology-based learning in elementary schools.
Pengembangan Media Dadura terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Yulianti Karim; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Nurainun Nurainun; Muhammad Sarlin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8579

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar sehingga diperlukan pengembangan media Dadura sebagai inovasi pembelajaran yang menarik, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Dadura (Dadu Edukatif Responsibilitas dan Akses) serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi hak dan kewajiban di kelas III sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah dominannya metode pembelajaran berpusat pada guru dan terbatasnya penggunaan media interaktif, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi murid yang berada pada tahap operasional konkret. belarPenelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), dilaksanakan di SDN 80 Kota Tengah Kota Gorontalo dengan subjek murid kelas III. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi, media, bahasa, dan pengguna, lembar observasi, serta pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan perhitungan persentase skor untuk menentukan tingkat kelayakan dan kepraktisan, serta N-Gain untuk mengukur keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan media Dadura memperoleh skor kelayakan 92,7% (sangat layak) dan kepraktisan 100% (sangat praktis). Dari sisi keefektifan, nilai rata-rata meningkat dari 48,00 pada pre-test menjadi 86,67 pada post-test, dengan N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi) dan tingkat keefektifan 76,11% (efektif). Temuan ini menegaskan bahwa media berbasis permainan konkret mampu menjembatani kesenjangan antara karakteristik berpikir operasional konkret murid dengan tuntutan pemahaman konsep abstrak, sekaligus memperkuat keterlibatan kognitif dan emosional secara bermakna.
Pengembangan Media Diorama Minikultur pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Nuraini Nuraini; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Muhammad Sarlin; Nurainun Nurainun
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8588

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran inovatif, interaktif, dan kontekstual untuk mendukung keterlibatan aktif siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), khususnya pada materi keberagaman budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep keberagaman yang bersifat abstrak, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret dan interaktif dalam proses pembelajaran PKn di kelas II sekolah dasar, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PKn belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik siswa yang berada pada tahap operasional konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Diorama Minikultur pada materi “Kita Beragam Tetapi Tetap Satu” serta menguji tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mendukung pembelajaran PKn yang lebih aktif dan bermakna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Tabongo dengan subjek penelitian siswa kelas II. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli pengguna, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data menggunakan skala Likert untuk mengukur kelayakan dan kepraktisan, serta analisis N-Gain untuk mengukur keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Diorama Minikultur memperoleh tingkat kelayakan sebesar 94,5% dengan kategori sangat layak, serta tingkat kepraktisan sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Media Diorama Minikultur juga terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar sebesar 69,38% dengan skor N-Gain sebesar 0,92 berkategori tinggi dan tafsiran efektivitas 91,74% berkategori efektif. Dengan demikian, media Diorama Minikultur layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif dan interaktif dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar.
A Model for Developing Cultural and Civic Literacy as a Means of Character Habituation Among Students at Public Elementary Schools in Pulubala Subdistrict, Gorontalo Regency Ismail Y Side; Zulaecha Ngiu; Candra Cuga
Journal of Basic Education Research Vol 7 No 3 (2026): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v7i3.3189

Abstract

Purpose of the study: This study aims to develop a cultural and civic literacy model based on character habituation that is systematically integrated into the learning process, in order to address the dominance of reading–writing and numeracy literacy, and to strengthen the sustained internalization of values in the character development of elementary school students Methodology: This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The research subjects included students and teachers from three public elementary schools in Pulubala Subdistrict, Gorontalo Regency. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques, with effectiveness tested using the N-Gain score Main Findings: The results indicate that the implementation of cultural and civic literacy in elementary schools remains fragmented and is not yet supported by systematic instructional design. Based on needs analysis, students require contextual, simple, visually-based learning that is integrated with local culture. The developed model, LITBUD-KAR, has a very high level of validity (>92%), practicality, and user acceptance (>96%), and is effective in increasing student engagement, understanding of cultural and civic values, and character development, with an N-Gain value of 0.75 (high category) Novelty/Originality of this study: The novelty of this study lies in the development of a cultural and civic literacy model based on character habituation, which is systematically integrated across intracurricular, co-curricular, extracurricular, and school culture dimensions.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pancavers Berbasis Articulate Storyline pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Sulasriana Sapondan; Candra Cuga; Reska Putri Ismail
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8614

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline yang dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila secara lebih menarik dan efektif. Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pembelajaran dari pembelajaran yang berpusat pada guru menuju pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif “Pancavers” berbasis Articulate Storyline pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar serta menganalisis validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dilaksanakan di SDN 02 Tapa, Kabupaten Bone Bolango, dengan subjek uji coba produk sebanyak 16 siswa kelas IV yang telah mempelajari materi Pancasila, serta melibatkan ahli media, materi, dan bahasa sebagai validator. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tes, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pancavers memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase 96,25% (ahli media), 92,5% (ahli materi), 85,7% (ahli bahasa), dan 100% (ahli pengguna). Media Pancavers juga terbukti praktis dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar dibutuhkan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berdampak bagi siswa.
Pengembangan Media ELEMENTER pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV di Sekolah Dasar I Nurlisa N. Sid; Samsi Pomalingo; Candra Cuga; Aina Nurdiyanti; Muhammad Sarlin; Nurainun Nurainun; Yuli Adhani
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9023

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih menghadapi tantangan dalam menyampaikan materi yang bersifat abstrak sehingga berpotensi menghambat pemahaman murid terhadap nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, diperlukan media yang mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan murid. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Elevasi Mentalitas Terpadu pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV sekolah dasar yang memadukan multimedia interaktif berbasis animasi dengan media konkret berupa papan permainan labirin beserta sistem kartu dalam satu alur pedagogis yang kohesif. Penelitian menggunakan pendekatan pengembangan dengan model empat tahap yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran, yang dilaksanakan di dua sekolah di Kota Gorontalo dengan subjek murid kelas IV. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan ahli pengguna, serta lembar pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan persentase skor kelayakan dan indeks gain ternormalisasi untuk mengukur keefektifan media. Hasil validasi dari lima validator independen menghasilkan rata-rata kelayakan 95,6% dengan kategori sangat layak, mencakup penilaian ahli materi sebesar 88%, ahli media sebesar 100%, ahli bahasa sebesar 90%, serta dua guru praktisi masing-masing sebesar 100%. Hasil uji keefektifan menunjukkan indeks gain ternormalisasi sebesar 0,97 yang tercatat identik di kedua sekolah, yaitu dari skor rata-rata 61,25 menjadi 98,75 di sekolah pertama dan dari 68,18 menjadi 99,09 di sekolah kedua, yang termasuk dalam kategori tinggi. Respons murid terhadap media mencapai 99,58% dengan kategori sangat baik. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dirancang secara filosofis dan mengintegrasikan komponen digital dan fisik dalam satu alur pembelajaran yang utuh mampu menjembatani jurang antara abstraksi nilai Pancasila dengan karakteristik berpikir operasional konkret murid kelas IV, sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran yang efektif dapat dicapai bersamaan dengan keterlibatan afektif yang tinggi.
Pengembangan Media Komik Sila Squad Adventures pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar  Rahma Nurul Hidayah Babuta; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Ade Mahniar; Nurainun Nurainun
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9185

Abstract

. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi Lambang dan Nilai sila-sila Pancasila di kelas IV sekolah dasar masih didominasi metode ceramah dengan penggunaan media yang terbatas sehingga murid mengalami kesulitan memahami makna dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual untuk membantu murid memahami materi secara lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan awal media pembelajaran murid kelas IV sekolah dasar, merancang dan mengembangkan media Komik Sila Squad Adventures, serta mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas penggunaannya dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi Lambang dan Nilai sila-sila Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, ahli bahasa, ahli pengguna, dan murid kelas IV Sekolah Dasar Negeri 1 Kabila. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menilai kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas media yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Komik Sila Squad Adventures berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran murid sekolah dasar. Hasil validasi oleh para ahli memperoleh persentase rata-rata sebesar 93,4 persen dengan kategori sangat layak. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase 100 persen dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar murid yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata sebelum pembelajaran dari 45 menjadi 86,5 setelah pembelajaran, serta memperoleh nilai peningkatan hasil belajar sebesar 0,75 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media Komik Sila Squad Adventures sangat layak, sangat praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi Lambang dan Nilai sila-sila Pancasila di kelas IV sekolah dasar.
Pengembangan Media Pixel Bhinneka Materi Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya Indonesia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Salma Harun; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Muhammad Sarlin; Nurainun Nurainun
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9189

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran PKn yang masih didominasi metode ceramah dan terbatasnya penggunaan media interaktif sehingga berdampak pada pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Pixel Bhinneka serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi keberagaman suku bangsa dan budaya Indonesia di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek implementasi penelitian adalah 13 siswa kelas V SDN 1 Bulango Selatan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, ahli pengguna, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pixel Bhinneka memperoleh rata-rata kelayakan sebesar 91,2% dengan kategori sangat layak, yang terdiri atas validasi ahli media sebesar 95%, ahli materi sebesar 88,8%, dan ahli bahasa sebesar 90%. Dari aspek kepraktisan, media memperoleh persentase sebesar 87,5% berdasarkan penilaian ahli pengguna dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai siswa dari 43,85 pada pre-test menjadi 93,08 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 49,23 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa media Pixel Bhinneka layak, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa dalam pembelajaran PKn.