Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Virtual Reality Menggunakan MilleaLab Arlin Maya Sari; Nurul Afni Sinaga; Ucia Mahya Dewi; Fitri Ayu Ningtiyas
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v3i1.880

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Salah satu teknologi yang berpotensi mendukung proses pembelajaran adalah Virtual Reality (VR) karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang imersif dan membantu peserta didik memahami konsep secara lebih konkret. Namun, pemanfaatan teknologi VR di sekolah masih terbatas akibat rendahnya keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis VR. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality menggunakan platform MilleaLab. Pelatihan dilaksanakan di SMAN 1 Lhokseumawe dengan melibatkan 32 orang guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahapan, yaitu persiapan, penguatan materi, pelatihan praktik, serta evaluasi. Peserta memperoleh pendampingan secara langsung dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran menggunakan MilleaLab. Keberhasilan kegiatan dievaluasi melalui observasi, penilaian produk, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 100% peserta berhasil mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality, sedangkan 96,9% media yang dihasilkan telah siap diimplementasikan dalam pembelajaran. Tingkat kepuasan terhadap materi pelatihan mencapai 94,9%, sedangkan kepuasan terhadap sesi praktik mencapai 93,8%, yang keduanya termasuk kategori sangat puas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru serta keterampilan mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality menggunakan MilleaLab. Meskipun pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality, efektivitas media yang dihasilkan terhadap motivasi, keterlibatan, maupun hasil belajar peserta didik masih perlu dikaji melalui penelitian lanjutan, seperti Classroom Action Research (PTK) atau penelitian eksperimen yang mengimplementasikan media tersebut secara langsung dalam proses pembelajaran di kelas.
Pendampingan Pembelajaran Numerasi melalui Aktivitas Reflektif dan Eksploratif untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri serta Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Nurul Afni Sinaga; Arlin Maya Sari; Yulia Zahara; Fitri Ayu Ningtiyas; Rifaatul Mahmuzah
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v3i1.882

Abstract

Kemampuan numerasi dan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar bermakna bagi siswa. Namun, proses pembelajaran matematika di sekolah masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengembangkan kemampuan berpikir strategis, keberanian mencoba berbagai penyelesaian, dan keterlibatan aktif siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran numerasi melalui aktivitas reflektif dan eksploratif untuk mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis serta kepercayaan diri siswa. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru sebagai mitra utama melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pendampingan perancangan pembelajaran, implementasi di kelas, serta refleksi dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 20 guru sekolah dasar dan 40 siswa sebagai penerima manfaat program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan aktivitas pembelajaran numerasi yang lebih kontekstual dan berpusat pada siswa. Rata-rata kompetensi guru meningkat dari 59,5% menjadi 85,75% setelah program pendampingan. Implementasi pembelajaran menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis, serta kepercayaan diri dalam belajar matematika. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan kolaboratif berbasis refleksi dan eksplorasi dapat menjadi alternatif strategi untuk memperkuat kualitas pembelajaran numerasi di sekolah dasar.
Enhancing Students’ Critical Thinking and Mathematical Self-Concept Using an Autograph-Assisted Concept Attainment Model Nurul Afni Sinaga; Eri Saputra; Rifaatul Husna; Nuraina; Erna Isfayani
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.12256

Abstract

The low level of students’ critical thinking skills and mathematical self-concept is influenced by the use of less effective learning models and the limited integration of technology in mathematics instruction. To address these issues, a concept attainment learning model assisted by Autograph software was implemented. This study aimed to examine whether the improvement of students’ critical thinking skills and mathematical self-concept through the concept attainment model assisted by Autograph was better than that achieved through conventional learning. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a nonequivalent control group design. The population consisted of twelfth-grade students at SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye. Data were collected through observations, interviews, tests, and non-test instruments. Test data were analyzed using the Mann–Whitney nonparametric test, while non-test data were analyzed using the independent sample t-test. The findings indicated that students taught using the concept attainment learning model assisted by Autograph demonstrated better improvement in critical thinking skills and mathematical self-concept compared to those taught through conventional learning.
Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Growth mindset untuk Mendukung Pembelajaran Adaptif Siswa SD Fitri Ayu Ningtiyas; Nurul Afni Sinaga; Rifaatul Mahmuzah; Yulia Zahara
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.12257

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul matematika berorientasi growth mindset sebagai sarana pendukung pembelajaran adaptif pada jenjang sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian mencakup siswa kelas V sekolah dasar, guru matematika, serta validator yang terdiri atas ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, penyebaran angket, dan tes hasil belajar. Pengujian validitas dilakukan menggunakan koefisien Aiken’s V, sedangkan tingkat kepraktisan dan efektivitas dianalisis secara deskriptif serta didukung oleh perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik pada aspek materi, media, dan bahasa. Temuan uji kepraktisan memperlihatkan bahwa guru dan siswa memberikan tanggapan yang sangat positif sehingga e-modul layak digunakan dalam proses pembelajaran. Selain itu, pengujian efektivitas menunjukkan peningkatan capaian belajar siswa yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 52,14 pada pretest menjadi 89,37 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,78 yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, e-modul matematika berbasis growth mindset dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran adaptif di sekolah dasar.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MGMP MATEMATIKA DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MELALUI PELATIHAN GEOGEBRA 3D Yulia Zahara; Zalfie Ardian; Rifaatul Mahmuzah; Fitri Ayu Ningtiyas; Nurul Afni Sinaga; Arlin Maya Sari
PabMa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Elfarazy Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64068/03w8k570

Abstract

Kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembelajaran matematika yang interaktif di era Society 5.0. Namun, sebagian besar guru MGMP Matematika SMA Kota Lhokseumawe masih menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, khususnya menggunakan aplikasi GeoGebra 3D. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif melalui pelatihan GeoGebra 3D. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Training and Mentoring yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, persiapan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, praktik pengembangan media, pendampingan, implementasi, serta evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 24 guru MGMP Matematika SMA Kota Lhokseumawe dan dilaksanakan melalui kombinasi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung (hands-on practice), dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra 3D sesuai dengan materi yang diampu, serta mengalami peningkatan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran matematika. Media yang dihasilkan memiliki potensi untuk meningkatkan visualisasi konsep-konsep matematika yang abstrak sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, pelatihan GeoGebra 3D terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam memperkuat kompetensi digital guru serta mendukung implementasi pembelajaran matematika yang inovatif dan berkelanjutan.
Integrasi Augmented Reality Dalam Pembelajaran Kimia SMA Untuk Mendorong Literasi Sains Berkelanjutan Arlin Maya Sari; Nurul Afni Sinaga; Husnul Ridho Matondang; Adinda Hasanah; Ucia Mahya Dewi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.907

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pemanfaatan Metaschool Augmented Reality (AR) pada Pembelajaran dalam Upaya Mendukung SDGs (Sustainable Development Goals) pada Forum MGMP Kimia SMA Kota Lhokseumawe telah dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis AR untuk pembelajaran kimia. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan implementasi, dan evaluasi. Pada tahap pelatihan, guru diperkenalkan dengan berbagai aplikasi pendukung pembelajaran digital, yaitu Assembler Edu dan Canva. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan berjalan efektif. Dari 32 guru peserta, sebanyak 30 guru (93,75%) memperoleh nilai di atas 80, menandakan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang signifikan. Survei kepuasan juga memperlihatkan bahwa lebih dari 80% peserta memberikan respon “Setuju” dan “Sangat Setuju” terhadap aspek relevansi materi, keterampilan praktik, kualitas narasumber, dan manfaat pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa program sangat bermanfaat, meningkatkan kepercayaan diri guru, serta mendorong produktivitas dalam menghasilkan media pembelajaran berbasis AR. Dampak kegiatan ini adalah terciptanya suasana belajar lebih interaktif dan kreatif.
Pengembangan E-Modul Berbasis Model Inquiry Based Learning Berbantuan Aplikasi Heyzine Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Firdatul Miranda; Fajriana; Nurul Afni Sinaga
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v16i2.418

Abstract

This study aims to develop an e-module based on inquiry-based learning model assisted by the heyzine application for students' mathematical communication skills on data centralization and data dissemination materials at SMP Negeri 3 Lhokseumawe. The background of this study is the low mathematical communication skills of students, the teaching and learning process still uses books and teaching modules that tend to be boring for student and many teachers are still unfamiliar with the use of applications such as heyzine. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Product validation is carried out by media experts and material experts to determine the level of validity. Practicality and effectiveness are assessed through student response questionnaires and learning outcomes. The results showed that the validation of media experts obtained a score of 98.09%, and material experts 95.4% with the category of "very feasible." The practicality test of student responses reached 92.6% with the criteria of "very practical" and student learning outcomes reached an effectiveness level of 85% with the criteria of "very effective". These results indicate that the developed e-module is valid, practical, and effective for use in mathematics learning, especially in statistics material for grade VIII. This product is expected to support enjoyable learning and be relevant to students' daily lives.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning Dengan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Wafiq Cindy Alya; Wulandari; Nurul Afni Sinaga
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28993

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tercermin dari masih ditemukannya sejumlah kendala dalam memahami masalah, menentukan strategi penyelesaian, serta menyelesaikan soal secara sistematis. Di samping itu, siswa juga belum terbiasa belajar secara mandiri, cenderung masih bergantung pada bantuan orang lain, serta kurang aktif dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan deep learning melalui model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental (posttest-only control group design). Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, di mana kelas VII-A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol di MTs Negeri 2 Aceh Utara. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning dengan model problem based learning berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Penerapan pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa dalam memahami masalah, merancang strategi penyelesaian, melaksanakan penyelesaian secara sistematis, serta melakukan pengecekan kembali terhadap hasil yang diperoleh, sehingga proses pemecahan masalah berlangsung lebih efektif.
Development of Integrated Audiovisual Digital Handout Through Flipbook Application Based on Realistic Mathematics Education Fajriana Fajriana; Rifaatul Mahmuzah; Fitri Ayu Ningtiyas; Nurul Afni Sinaga; Zurra Yusally Aufa; Novilia Junianti Saragih
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i3.990

Abstract

Effective learning media that prioritizes digitalization in the learning process and curriculum development are needed to improve students' numeracy literacy skills. One type of digital learning media is digital handouts, which are expected to provide positive changes in the world of education. Digital learning media that prioritizes audiovisual is expected to provide new learning experiences for students. This study will determine whether students' numeracy literacy skills increase after studying digital audiovisual handouts through the Realistic Mathematics Education-Based Flipbook Application. This research method uses the modified Borg and Gall model with stages of needs analysis, planning, initial product development, initial field trials, revision of test results, field trials of the main product, product revision, and final product and implementation. The research was conducted at SMPN 1, SMPN 2, and SMPN 3 Dewantara. The subjects of this study were students of grade VIII. The object of the research was Integrated Audiovisual Digital Handouts Assisted by Flipbook Application Based on Realistic Mathematics Education. The results of the validity test by material experts and media experts showed that the media that had been developed was feasible to be tested on students. The results of the small group trial stated that the press created was valid in appearance, ease of use, and usefulness so that it could be used in the media effectiveness trial through evaluation.