Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Equilibrium: Jurnal Pendidikan

Kontestasi Sektoral Gerakan Literasi di Kota Makassar Sopian Tamrin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 3 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.116 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v10i3.8236

Abstract

Makassar sebagai kota besar yang seringkali distigma lumbung demonstrasi mahasiswa, kini mulai bergeser dengan munculnya berbagai forum diskusi. Kemunculan kelompok diskusi tersebut membawa angin segar dalam mendorong geliat literasi di Makassar. Perihal ini menunjukkan adanya kontestasi baru yang muncul dalam pergolakan wacana dan praktik pada iklim intelektual di kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kontestasi Sektoral literasi di kota Makassar. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-eksplanatif. Lokus penelitian ini dibagi menjadi dua sektor yakni; Makassar bagian utara dan Makassar bagian selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan wawancara langsung dan memanfaatkan instrumen digital. Hal tersebut  tentu untuk memperoleh data tentang kondisi yang terjadi dalam pergolakan literasi Makassar. Selanjutnya wawancara mendalam dilakukan pada pegiat literasi Makassar serta dokumentasi praktik literasi. Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa kontestasi para pegiat literasi di kota Makassar terbagi menjadi dua segmentasi Sektoral. Pertama: Sektor Utara meliputi daerah makassar bagian bawah ditandai dengan  keberadaan kampus Unhas, STIMIK, dan Politeknik. Kedua: Sektor Selatan meliputi daerah Makassar bagian atas ditandai dengan geliat Kampus UIN, UNM dan Unismuh. Kedua sektor tersebut memiliki senior tertentu yang pada akhirnya memberikan corak pada segmentasi wacana pada komunitas masing-masing.
Eksistensi Pak Ogah Pada Ruang Publik Jalan Raya di Kota Makassar Sopian Tamrin; Musfira Putri Irawan; Najamuddin Najamuddin; Arisnawawi Arisnawawi
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.192 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v11i2.10619

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya Pak Ogah bermunculan di ruang publik jalan raya kota Makassar.  Mereka memiliki latar usia yang beragam, mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana eksistensinya di tengah ruang publik jalan raya di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Informan penelitian terdiri dari Pak Ogah pada beberapa titik di kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ruang publik jalan raya adalah pilihan eksistensi paling memungkinkan bagi pak ogah. Fenomena pak ogah juga menunjukkan masalah kelas bawah pada masyarakat perkotaan. Pak ogah sebagai pekerjaan yang cukup bersahabt dengan masyarakat kelas bawah  karena tidak memerlukan kualifikasi pendidikan yang tinggi, tidak membutuhkan keahlian yang khusus, dan dapat dilakukan dengan waktu yang longgar. Jalan raya sebagai ruang publik dipahami sebagai arena dimana mereka bisa mendapatkan penghidupan sekaligus mengekspresikan eksistensi dan aktualisasinya. Fenomena ini merupakan satu pertarungan eksistensi sekaligus bentuk ekspresi atas minimnya ruang publik yang ada di kota makassar.
Diskontinuitas Kurikulum Pendidikan Indonesia Sopian Tamrin; Syamsu A Kamaruddin; Arlin Adam
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i1.16713

Abstract

Pendidikan di Indonesia tidak pernah benar-benar dirumuskan secara mendalam dan beorientasi jangka panjang. Hal ini terbukti dengan perubahan kurikulum dari waktu-waktu. Kurikulum di Indonesia setidaknya mengalami perubahan sebelas kali. Perubahan tersebut paling sering terjadi pada transisi pergantian kekuasaan dalam pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji patahan historis kurikulum pendidikan di Indonesia melalui perspektif teori diskontinuitas Michel Foucault. Penelitian ini merupakan jenis studi literature dan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis historis. Data dikumpulkan melalui sumber literatur yang relevan, seperti artikel jurnal, buku, laporan penelitian, serta kebijakan pendidikan yang pernah diterapkan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum di Indonesia menunjukkan adanya perubahan diskursus dominan setiap rezim kekuasaan. Oleh karena itu, perkembangan kurikulum di Indonesia tidaklah bersifat linear dan berkelanjutan melainkan sekumpulan patahan historis dari waktu ke waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang lebih berkesinambungan dan berorientasi jangka panjang sangat diperlukan dalam perumusan kurikulum di Indonesia agar mampu menciptakan sistem pendidikan yang stabil dan berorientasi jangka panjang. 
Diskontinuitas Kurikulum Pendidikan Indonesia Tamrin, Sopian; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i1.16713

Abstract

Pendidikan di Indonesia tidak pernah benar-benar dirumuskan secara mendalam dan beorientasi jangka panjang. Hal ini terbukti dengan perubahan kurikulum dari waktu-waktu. Kurikulum di Indonesia setidaknya mengalami perubahan sebelas kali. Perubahan tersebut paling sering terjadi pada transisi pergantian kekuasaan dalam pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji patahan historis kurikulum pendidikan di Indonesia melalui perspektif teori diskontinuitas Michel Foucault. Penelitian ini merupakan jenis studi literature dan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis historis. Data dikumpulkan melalui sumber literatur yang relevan, seperti artikel jurnal, buku, laporan penelitian, serta kebijakan pendidikan yang pernah diterapkan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum di Indonesia menunjukkan adanya perubahan diskursus dominan setiap rezim kekuasaan. Oleh karena itu, perkembangan kurikulum di Indonesia tidaklah bersifat linear dan berkelanjutan melainkan sekumpulan patahan historis dari waktu ke waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang lebih berkesinambungan dan berorientasi jangka panjang sangat diperlukan dalam perumusan kurikulum di Indonesia agar mampu menciptakan sistem pendidikan yang stabil dan berorientasi jangka panjang.