Articles
Implementation of Sustainable Development Goals (SDGs) in Sustainable Regional Development in Muara Enim Regency
Hardiana, Raden Dian;
Sugiharti, Harpa;
Mulyani, Heni;
Kurniati, Fitrina;
Arlinda, Hanifia;
Lhutfi, Iqbal
Jurnal Pendidikan Akuntansi & Keuangan Vol 12, No 2 (2024): JPAK : Jurnal Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpak.v12i2.72523
The purpose of monitoring is to observe the progress of achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) over time to measure progress in achieving targets using predetermined indicators and identify and anticipate problems that arise and will arise so that action can be taken as early as possible. The evaluation provided an overview of the achievements of SDGs. It analyses the problems and factors that cause them so that the evaluation results become feedback for improving policy planning, programs, and activities, especially those related to SDGs. The results of the implementation of this Community Service show that the number of Muara Enim Regency SDGs indicators contained in the SDGs Regional Action Plan document are 153 indicators, consisting of 70 indicators of the social development pillar, 37 indicators on the economic development pillar, 29 indicators on the environmental development pillar and 17 indicators on the legal / governance development pillar. Many indicators still fall into the category of unmeasurable or purple. Then, there are still indicators in the red and yellow categories due to the setting of targets that are pretty high and different from the targets in other planning documents and even with higher targets and no revision or change in targets, especially after the COVID-19 pandemic in 2020.
Penggunaan E-Commerce Dan Tingkat Literasi Keuangan Di Kalangan Siswa: Antara Konsumtif Atau Pendapatan?
Acep Supriatna;
Aida Zahra;
Amelia Putri Meilani;
Khusaeni, Moch Fahri;
Rahma Jamilah;
Rama Wijaya Abdul Rozak;
Heni Mulyani
Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi Vol 1 No 2 (2023): April : Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jumia.v1i2.1283
Pertumbuhan teknologi dan digitalisasi telah membawa dampak signifikan pada kegiatan ekonomi, terutama dengan meningkatnya popularitas ononlinm sebagai bentuk jual beli online. E-commerce memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen, tetapi dapat menyebabkan sifat konsumtif yang berlebihan, khususnya pada siswa. Sifat konsumtif ini dapat memicu gaya hidup hedonisme dan buruknya manajemen keuangan pada siswa. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya memprioritaskan kebutuhan dan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami pemahaman siswa tentang e-commerce dan literasi keuangan serta kaitannya dengan sikap konsumtif siswa dan minat wirausaha siswa dalam menggunakan e-commerce. Kuesioner disebarkan melalui Google Form kepada siswa SMA/SMK sederajat. Pertanyaan dalam kuesioner mencakup pengetahuan penggunaan e-commerce, tingkat literasi keuangan siswa, sikap konsumtif dan pengaturan keuangan, serta minat wirausaha dalam menggunakan e-commerce. Penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce banyak digunakan oleh siswa SMA/SMK sederajat dalam kegiatan konsumsi, terutama melalui platform Shopee. Namun, penggunaan e-commerce tidak berpengaruh pada sikap konsumtif siswa karena mereka lebih membeli barang sesuai kebutuhan. Akan tetapi, penggunaan e-commerce berpengaruh pada minat berwirausaha siswa karena mudah diakses dan efektif. Tingkat literasi keuangan siswa berada pada kategori sedang dan siswa memiliki pemahaman dalam mengelola dan mengatur keuangannya dengan baik, sehingga cenderung tidak bertindak konsumtif dalam aktivitas konsumsinya. Literasi keuangan siswa yang baik juga menumbuhkan minat wirausaha.
PENGARUH INTERAKSI MAHASISWA DAN KEHADIRAN DOSEN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN DARING [THE EFFECT OF STUDENT INTERACTION AND LECTURER PRESENCE ON STUDENT SATISFACTION IN ONLINE LEARNING]
Wibawa, Eka Ary;
Mulyani, Heni;
Darmawan, Rahmat
Polyglot Vol 19, No 1 (2023): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19166/pji.v1i19.5995
Abstract Online learning has the potential to become a learning model trend in the future. Student satisfaction in online learning activities is one of the benchmarks for the success of implementing educational programs in higher education. The purpose of this study was to determine the effect of student interaction and the presence of lecturers on student satisfaction in online learning with student involvement as a moderator variable. This study is a cross-sectional survey with a quantitative approach. The research sample was taken by simple random sampling technique with a total sample of 253 students. Data taken from questionnaires were analyzed using path analysis. The results showed that there was a significant direct effect of student interaction, lecturer presence, and student engagement on student satisfaction in online learning. Student interaction and lecturer presence also have a significant direct effect on student engagement. However, it turns out that there is no significant indirect effect of student interaction and lecturer presence on student satisfaction in online learning through student engagement. The implication is that educational institutions need to formulate implementing policies to optimize these three factors as an effort to increase student satisfaction in online learning.Bahasa Indonesia AbstrakPembelajaran daring sangat berpotensi menjadi tren model pembelajaran di masa depan. Kepuasan mahasiswa pada kegiatan pembelajaran daring menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan program pendidikan di perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh interaksi mahasiswa dan kehadiran dosen terhadap kepuasan mahasiswa pada pembelajaran daring dengan keterlibatan mahasiswa sebagai variabel moderator. Penelitian ini merupakan survei cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 253 mahasiswa. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji validitas instrumen penelitian menggunakan analisis faktor eksploratori, sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan formula Alpha. Teknik analisis data dalam pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh langsung signifikan interaksi mahasiswa, kehadiran dosen, dan keterlibatan mahasiswa terhadap kepuasan mahasiswa dalam pembelajaran daring. Interaksi mahasiswa dan kehadiran dosen juga berpengaruh langsung signifikan terhadap keterlibatan mahasiswa. Namun, ternyata tidak ada indirect effect (pengaruh tidak langsung) signifikan interaksi mahasiswa dan kehadiran dosen terhadap kepuasan mahasiswa pada pembelajaran daring melalui keterlibatan mahasiswa. Implikasinya yaitu penyelenggara pendidikan perlu merumuskan kebijakan implementatif untuk mengoptimalkan ketiga faktor tersebut sebagai upaya peningkatan kepuasan mahasiswa pada pembelajaran daring.
THE MEDIATING ROLE OF SELF-EFFICACY ON THE EFFECT OF PEER GROUP ON SELF-REGULATED LEARNING
Nurrahmatullah, Muh. Fiqri;
Waspada, Ikaputera;
Mulyani, Heni
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 34 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jpis.v34i2.5152
This study aims to determine the role of self-efficacy in mediating peer groups on self-regulated learning. The theory used is Social Cognitive Theory of Self-regulation. The population amounted to 358 students so that the sampling technique amounted to 189 accounting education students of Universitas Pendidikan Indonesia. Data collection using a questionnaire. Data analysis techniques using Structural Equation Modeling (SEM) with Smart PLS 3 because Smart PLS 3 can measure a small population. The results showed that peer group has a positive and significant influence on self-regulated learning, peer group has a positive and significant influence on self-efficacy, self-efficacy has a positive and insignificant effect on self-regulated learning, and self efficacy does not mediate the effect of peer group on self-regulated learning. The benefit of these findings for society is the creation of individuals who are more independent, confident, and able to regulate their own learning. Students who have good self-regulated learning skills and high self-efficacy tend to be more able to face academic and professional challenges more effectively.
Penggunaan E-Commerce Dan Tingkat Literasi Keuangan Di Kalangan Siswa: Antara Konsumtif Atau Pendapatan?
Acep Supriatna;
Aida Zahra;
Amelia Putri Meilani;
Khusaeni, Moch Fahri;
Rahma Jamilah;
Rama Wijaya Abdul Rozak;
Heni Mulyani
Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jumia.v1i2.1283
Pertumbuhan teknologi dan digitalisasi telah membawa dampak signifikan pada kegiatan ekonomi, terutama dengan meningkatnya popularitas ononlinm sebagai bentuk jual beli online. E-commerce memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen, tetapi dapat menyebabkan sifat konsumtif yang berlebihan, khususnya pada siswa. Sifat konsumtif ini dapat memicu gaya hidup hedonisme dan buruknya manajemen keuangan pada siswa. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya memprioritaskan kebutuhan dan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami pemahaman siswa tentang e-commerce dan literasi keuangan serta kaitannya dengan sikap konsumtif siswa dan minat wirausaha siswa dalam menggunakan e-commerce. Kuesioner disebarkan melalui Google Form kepada siswa SMA/SMK sederajat. Pertanyaan dalam kuesioner mencakup pengetahuan penggunaan e-commerce, tingkat literasi keuangan siswa, sikap konsumtif dan pengaturan keuangan, serta minat wirausaha dalam menggunakan e-commerce. Penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce banyak digunakan oleh siswa SMA/SMK sederajat dalam kegiatan konsumsi, terutama melalui platform Shopee. Namun, penggunaan e-commerce tidak berpengaruh pada sikap konsumtif siswa karena mereka lebih membeli barang sesuai kebutuhan. Akan tetapi, penggunaan e-commerce berpengaruh pada minat berwirausaha siswa karena mudah diakses dan efektif. Tingkat literasi keuangan siswa berada pada kategori sedang dan siswa memiliki pemahaman dalam mengelola dan mengatur keuangannya dengan baik, sehingga cenderung tidak bertindak konsumtif dalam aktivitas konsumsinya. Literasi keuangan siswa yang baik juga menumbuhkan minat wirausaha.
Metode Stop Think Do untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Kerjasama Ekonomi Internasional Melalui Aplikasi Kahoot
Lestari, Windy Neyya;
Rosmiati, Rita;
Hamidah, Endah Siti Nur;
Yahya, Salma Davina;
Akbar, Faiz Ali;
Rozak, Rama Wijaya Abdul;
Mulyani, Heni
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2023): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v8i01.3959
Pendidikan di Indonesia saat ini masih terbilang konvensional karena pembelajaran masih terpusat pada guru. Hal ini menjadi kendala bagi siswa untuk dapat berasumsi secara responsif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan metode STD terhadap tingkat pemahaman siswa pada materi "Kerjasama Ekonomi Internasional". Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain preexperimental design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI dari salah satu SMA di kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 8 orang. Metode pengumpulan informasi melalui pretest dan posttest dengan menggunakan aplikasi kahoot untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa, serta pemberian kuesioner dengan skala likert kepada siswa sebagai bentuk respon siswa terhadap penerapan metode STD. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan metode STD berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman siswa secara simultan dan parsial pada materi "Kerjasama Ekonomi Internasional".
Perspektif Mahasiswa Terhadap Transaksi Digital dalam Penggunaan Mobile Banking
Budiarti, Ayu Lestari;
Wulandari, Eriska;
Rodiah, Rita Deti;
Anjani, Uli Silfia;
Rozak, Rama Wijaya Abdul;
Mulyani, Heni
Disclosure: Journal of Accounting and Finance Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29240/disclosure.v3i1.6951
Digital banking is a technology application developed to facilitate customer transactions. Currently, millennials are the target market for banking, especially in the use of digital banking, because they prefer something modern and instant. The trend of using mobile banking in the digital era is growing rapidly. Mobile banking is now one of the applications that are widely used by young people including students. This study aims to examine students’ perceptions of digital transactions using mobile banking. This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques that are carried out online through social media and are widespread in various regions in Indonesia using questionnaires, to active students in tertiary institutions, both public and private universities. The data analysis technique used is data reduction, namely by summarizing and sorting the data, presenting the data by describing the information text and paragraphs, and drawing conclusions. So, the research results show that most students who actively use mobile banking are influenced by various perceptions including perceptions of convenience and usability. But even so, there are still students who do not or do not use mobile banking, apart from that the use of mobile banking turns out there are still many deficiencies in it such as limited features and network disturbances.
Pelatihan Kewirausahaan Bagi Mantan Pemain Persib Bandung
Kurniati, Fitrina;
Mulyani, Heni;
Hardiana, R Dian
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/abdi.v11i1.36364
Community Service Activities in the form of Entrepreneurship Training for Former Persib Bandung Players aim to increase interest in entrepreneurship for former football players who are no longer active as professional players. In addition, this activity aims to increase knowledge about preparing a business plan, understanding the importance of branding and social media as a business strategy, and understanding the importance of financial records in business. As workers with a short productive time, this activity is expected to be a provision in retirement. This training was attended by 20 participants, and the results of the activity showed that participants were able to prepare a business plan using the Business Model Canvas (BMC), increase their understanding of the importance of branding and social media as a business strategy and understand the importance of financial records in business. Follow-up activities from this Community Service can be in the form of mentoring for participants who will start their business and expanding the target group of people to football players who are still active as preparation for going through retirement.
MANUAL DAN KOMPUTERISASI : MANAKAH YANG LEBIH EFEKTIF DALAM PENERAPAN SIKLUS AKUNTANSI
Armayra, Miza;
Suryanovianti, Elsa;
Raihan, Muhammad;
Syahidah, Nasywa;
Farid, Reynaldi;
Mulyani, Heni;
Abdul Rozak, Rama Wijaya
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 3 No 1 (2023): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/jpeaku.v3i1.19981
Revolusi Industri membuat perkembangan teknologi bergerak cepat. Dalam perkembangannya teknologi mampu merubah berbagai sektor, salah satunya sektor Pendidikan dalam pembelajaran akuntansi tingkat SMK. Dengan hadirnya teknologi pembelajaran akuntansi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu penerapan manual dan berbasis komputerisasi. Adanya narasi bahwa teknologi memudahkan kegiatan manusia membuat peneliti tertarik untuk membandingkan keefektifan antara penerapan siklus akuntansi secara manual dan komputerisasi. Penelitian ini menggunakan metode tes dan kuisioner untuk memperoleh data serta menggunakan studi literatur dari penelitian terdahulu yang relevan. Studi literatur digunakan untuk memperkuat permasalahan yang dikaji dan menjadi dasar dalam memberikan argumen mengenai kelebihan dan kekurangan dalam penerapan siklus akuntansi berbasis komputerisasi maupun berbasis manual. Penerapan siklus akuntansi secara manual masih digunakan karena konsep dasar siklus akuntansi ini tetap dipelajari dan lebih mudah dipahami oleh para peserta didik dan dari segi biaya juga tidak memerlukan biaya yang besar. Penerapan siklus akuntansi secara komputer lebih efektif dan efisien dalam mengolah data. Minimnya ketelitian dan pengerjaan yang tidak rapi menjadi kelemahan dalam penerapan siklus akuntansi menggunakan metode manual. Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer menjadi kelemahan dalam penerapan siklus akuntansi berbasis komputerisasi, maka dari itu penerapan siklus akuntansi berbasis komputerisasi lebih kompleks selain itu tidak semua orang juga mampu memiliki akses terhadap komputer.
The Role of Halal Facilitators in Empowering MSME Products: A Case Studi in Lengkong Subdistrict
Heni Mulyani;
Neneng Nurhasanah;
Nandang Ihwanudin
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 11 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47467/elmal.v6i11.9795
This paper discusses the role of halal facilitators in strengthening MSME products in Lengkong Subdistrict, Bandung City. Halal certification is a crucial instrument to ensure product permissibility, increase consumer trust, and expand market access. This research employed a qualitative descriptive method with purposive sampling techniques. Informants consisted of halal facilitators, MSME actors, and consumers. The findings reveal that halal facilitators play a significant role in four key areas: consultation, halal literacy, technical assistance, and verification-validation (verval). Each role contributes to improving product quality, halal understanding, and MSME competitiveness. This study highlights the importance of synergy between facilitators and business actors to optimize the benefits of halal certification. The findings also reflect the relevance of integrating maqashid sharia values into halal mentoring practices.