p-Index From 2021 - 2026
8.185
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Participatory Communication in the Gender Equality Awareness Program 'Cerita Bunda' haibunda.com Iin Yumiyanti*; Ana kuswanti; Munadhil Abdul Muqsith
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 3 (2024): July, Educational and Social Issue
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i3.39921

Abstract

Gender inequality in Indonesia is very high and even in 2021, it was the highest in ASEAN. BPS data, in the following years there was a decrease in the gender inequality index, but the decrease was not significant, and it turned out that complaints of cases of violence against women increased. According to Komnas Perempuan, in 2023, the number of complaints of cases of violence against women was 4,374 cases, an increase compared to the previous year. Law Number 40 of 1999 concerning the Press requires the mass media to assist in efforts to increase gender equality. Fulfilling this obligation, Haibunda.com as a mass media created the "Mother Story" program to accommodate women, especially mothers, to voice the gender injustice they experience in their daily lives. This program has successfully invited Haibunda.com readers to participate. The purpose of this study is to analyze how the Schramm model of participatory communication (sender (transmitter), encoder, decoder, interpreter, receiver, message, feedback, medium, and noise) is implemented in the program "Mother Story" Haibunda.com. This research is descriptive qualitative research with data collection through literature studies, observations, and interviews. The results of the study show that the Schramm model of participatory communication is well implemented in the 'Mother Story' program. The type of participation is self-mobilization. The motivation of mothers to send their stories is to voice the injustice they experienced, the participation rate is a partnership. Haibunda.com conducts training and utilizes technology to maintain and increase such participation
Analisis Pemanfaatan Media Digital PT Antam pada Kasus Dugaan 109 Ton Emas Palsu Ramadhani, Alya; Kuswanti, Ana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v5i6.2411

Abstract

Kasus dugaan pemalsuan emas sebesar 109 ton yang melibatkan PT Antam telah menjadi isu krusial yang mempengaruhi reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital oleh PT Antam dalam merespons krisis tersebut, serta mengidentifikasi strategi komunikasi yang diterapkan untuk memulihkan kepercayaan publik. Dengan menggunakan metode penelitian analisis isi kualitatif, penelitian ini mengkaji konten dari media sosial, press release, konferensi pers, dan wawancara eksklusif yang dilakukan oleh PT Antam dengan pemangku kepentingan. Data dikumpulkan dari berbagai sumber media digital, termasuk situs web resmi PT Antam dan portal berita utama, selama periode krisis. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi tema-tema kunci dalam komunikasi PT Antam dan bagaimana strategi ini sesuai dengan teori Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Antam melakukan transparansi, akuntabilitas, dan langkah-langkah perbaikan yang telah diambil. Penelitian ini membahas pentingnya manajemen reputasi yang efektif melalui komunikasi yang jelas dan konsisten untuk mengurangi dampak negatif terhadap reputasi perusahaan, serta  menekankan peran media dalam membentuk persepsi publik , dan respons media dalam situasi krisis. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan lain yang menghadapi krisis serupa dan dalam membangun kembali kepercayaan publik.
Co-Authors Aan Setiadarma Abdul Basit Ahmad Mulyana Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S Hubeis Aida Vitayala S. Hubeis Alyssa Nahla Amir Amiruddin Saleh Anggeline Saviola Zabieno Anna Gustina Zainal Anna Gustina Zainal Anter Venus Ayuningtyas, Fitria Azwar Azwar Azwar Azwar, Azwar Basit, Abdul Charisma Dina Wulandari Dedy Putra Widi Utama Dian Tri Hapsari Diana, Marselin Dwi Fajar Saputra Efendi, Muklis Eka Asih Febriani Eko Purwanto Eko Purwanto Fadjrin Satriyani Komariyah Felia Siska Ghozali Moenawar , Mohamad Hamsah Hamsah Hamsah, Hamsah Herien Puspitawati Hermina Simanihuruk Iin Yumiyanti* Ilham Sukmono Ilyas Naufal Zuhdi Irwan Irwan Irwan Irwan Islam, Amaliyah Izzul Junita Duwi Purwandari Kusuma, Airlangga Surya Kusumajanti Kusumajanti Kusumajanti, Kusumajanti Lebba Lebba, M. Syafril Marib Setiawan Libra, Yunaldi Lusiana Setianti Lusiana Setianti Matondang, Nurhafifah Mirza Shahreza Moenawar, Mohamad Ghozali Moenawar, Muhamad Ghozali Muklis Efendi Muqsith, Munadhil Abdul Muzykant, Valerii L. Nuril Ashivah Misbah Prabowo, Hadi Pratiwi, Aprilianti Pratomo, Rizky Ridho Puri Bestari Mardani Putri Ramadaniar R. Dudy Heryadi Radita Gora Tayibnafis Radita Gora Tayibnapis Radita Gora Tayibnapis Radita Gora Tayibnapis ramadaniar, putri Ramadhani, Alya Retno Dyah Kusumastuti, Retno Dyah Reza Akbar, Muhamad Ridwan , Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Ridwan, Ridwan Rita Nur Suhaeti Rizky Ridho Pratomo Romi Mesra Salsabila, Kania Untari Santoso, Hudi Sari, Yollanda Vusvita Selly Oktarina Selly Oktarina Selly Oktarina SITI MARYAM Siti Maryam Siti Maryam Sri Dayanti Subangkit, Sapta Hari Sukmono, Ilham Sulis, Sulis Tayibnafis, Radita Gora Tayibnapis, Radita Gora Tayibnapis, Radita Gora Tayinapis, Radita Gora Tri Dian Hapsari Valerii Leonidovich Muzykant Wijaksono, Dimas Winda Amalia Yuni Hariyanti Zempi, Chairun Nisa Zempi, Charun Nisa Zuhdi, Ilyas Naufal Zusmelia Zusmelia