Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Penerapan Data Mining Dalam Segmentasi Kebutuhan Belanja Anggota Koperasi Karyawan Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor (KNN) Lumban Gaol, Anggelina H; Purwadi; Jufri Halim
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 24 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v24i2.12312

Abstract

Koperasi Karyawan Budi Murni Medan bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota melalui penyediaan kebutuhan sehari-hari. Namun, sering muncul masalah dalam segmentasi kebutuhan belanja anggota yang menyebabkan konflik dengan pengelola. Penelitian ini menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN) untuk menganalisis data transaksi belanja anggota, dengan harapan dapat memahami pola dan preferensi mereka, serta meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KNN berhasil mengelompokkan anggota berdasarkan kesamaan pola belanja, memungkinkan pengelola menetapkan kebijakan belanja yang lebih adil. Sistem ini dirancang menggunakan model UML dan diimplementasikan dalam bentuk website dengan bahasa pemrograman PHP. Pemodelan sistem mencakup Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Class Diagram untuk merepresentasikan interaksi pengguna dan alur kerja aplikasi. Pengujian dilakukan dengan metode Blackbox Testing, yang menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan baik dan memberikan segmentasi yang akurat. Dengan sistem ini, koperasi dapat mengambil keputusan lebih mudah dan pengelola dapat menetapkan kebijakan yang lebih adil.
Filsafat kenegaraan dalam narasi seni pakeliran Purwadi
Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Vol. 23 No. 2 (2025): October
Publisher : FBSB UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/imaji.v23i2.84732

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji filsafat kenegaraan dalam narasi seni pakeliran. Teori budaya digunakan sebagai sarana untuk menjelaskan seni pakeliran yang disajikan oleh dalang Ki Panut Darmoko. Metode hermeneutik digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan seluk beluk filsafat kenegaraan seni pakeliran. Nilai pendidikan kenegaraan berguna untuk membina jiwa nasionalis dan patriotis yang dikaitkan dengan aspek pendidikan kebangsaan. Oleh karena itu diperlukan metode serta teori yang tepat sebagai analisis obyek pembahasan. Pendekatan budaya yang digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan nilai pendidikan kebangsaan. Penerapan metode dan teori yang tepat secara kefilsafatan menjadi sarana yang tepat untuk memperoleh kesimpulan yang komprehensif. Unsur filsafat pendidikan kebangsaan sangat penting dalam pentas seni pewayangan. Penerapan teori diharapkan hasil yang disimpulkan dapat dianalisis secara sistematis. Teori budaya yang diterapkan dapat digunakan untuk meningkatkan budi pekerti luhur. Generasi muda memerlukan pembinaan mental spiritual yang diperoleh dari kearifan lokal. Seni pakeliran Ki Panut Darmoko yang dibahas secara filosofis merupakan usaha untuk memperoleh kebajikan dalam masyarakat tradisional. Untuk memberi gambaran tentang pendidikan kebangsaan itu maka diterapkan teori kebudayaan. Dalam teori budaya diuraikan mengenai nilai etis filosofis yang dianut oleh masyarakat Jawa. Metode hermeneutik diterapkan dalam rangka untuk menggambarkan narasi janturan yang disajikan dalam pertunjukan seni pewayangan. Metode dan teori yang terkait dengan analisis kefilsafatan merupakan  sarana untuk mendapatkan nilai luhur pendidikan kenegaraan. Seni pakeliran sejak dulu kala telah memberi kontribusi bagi pembangunan karakter bangsa. Butir butir kearifan lokal dalam seni pedalangan merupakan sumber ajaran budi pekerti luhur. Selayaknya generasi muda belajar filsafat kenegaraan yang berbasis nilai budaya tradisional.
PANDAWA LIMA: PERWUJUDAN NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA Purwadi
Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif Vol. 2 No. 1 (2021): SENDIKRAF Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif
Publisher : BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70571/psik.v2i1.101

Abstract

Leather puppet or classical Javanese ‘wayang’ contains rich moral teaching practiced in human life. The current article aims at describing and analyzing Pandawa Lima characters reflecting five principal nation character values designed by the government. Content analysis is employed to study verbal expressions obtained from the narration of play scripts and ‘wayang kulit’ performance. The result of the study demonstrates that the characters of Pandawa reinforce five principal nation character values, namely (1) Puntadewa completely represents religious character values with sub-values of belief in God, being pious and absolutely obedient to God, care to others, and being harmonious with environment; (2) Werkudara fully represents character values of nationalism with sub-values of love to the homeland, spirit of nationality, devotion to the country, and pluralism; (3) Arjuna partly represents the character values of being independent with sub-values of lifelong learners, hardworkers, and being resilient; (4) Nakula partly represents the character values of working together with the sub-values of collaboration, helping each other, and doing things in a voluntary way; (5) Sadewa partly represents integrity character values with sub-values of being keen on the truth, moral commitment, responsibility, and respecting others.
Strategi Peningkatan Tata Kelola TI di PT Kereta Commuter Indonesia untuk Memenuhi Standar COBIT 2019 Purwadi; Santoso, Handri
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 6 (2025): JPTI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.775

Abstract

Tata kelola Teknologi Informasi (TI) yang efektif merupakan faktor krusial dalam menunjang efisiensi operasional dan keberlanjutan layanan pada sektor transportasi publik. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), sebagai penyedia layanan transportasi berbasis rel, menghadapi tantangan dalam meningkatkan tata kelola TI agar selaras dengan standar industri dan regulasi yang berlaku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI di KCI menggunakan framework COBIT 2019 serta merumuskan strategi peningkatan yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik konten dan gap analysis untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi eksisting dengan target kematangan. Evaluasi mencakup 22 domain COBIT 2019 yang terbagi dalam lima area utama: EDM, APO, BAI, DSS, dan MEA. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebagian besar domain berada pada tingkat Defined (Level 3) dengan rata-rata maturity level sebesar 3,27, menandakan proses telah terdokumentasi namun belum optimal. Beberapa kesenjangan yang diidentifikasi meliputi rendahnya tingkat automasi, keterbatasan kompetensi SDM, serta pengelolaan risiko TI yang belum sistematis. Strategi peningkatan yang diusulkan meliputi penerapan IT Service Management (ITSM), adopsi teknologi cloud, pelatihan dan sertifikasi COBIT 2019, serta penerapan manajemen risiko berbasis ISO 31000. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam membantu KCI mencapai tata kelola TI yang lebih matang dan menjadi referensi pengembangan tata kelola TI di sektor transportasi lainnya.
Evaluasi Kematangan Tata Kelola TI dalam Manajemen Risiko dan Keamanan Informasi di PT Kereta Commuter Indonesia Menggunakan COBIT 2019 Purwadi; Santoso, Handri
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 6 (2025): JPTI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.776

Abstract

Teknologi Informasi (TI) menjadi tulang punggung operasional perusahaan transportasi modern, termasuk PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Tantangan digitalisasi dan tuntutan regulasi mengharuskan tata kelola TI yang matang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI KCI berdasarkan framework COBIT 2019 untuk mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan. Metode penelitian menggabungkan kuesioner (57 responden), wawancara mendalam dengan stakeholder TI, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan tingkat kematangan Defined (3,27) dengan capaian tertinggi pada manajemen risiko (EDM03/nilai 80) dan keamanan informasi (DSS05/nilai 90), sementara arsitektur enterprise (APO03/nilai 65) dan manajemen data (APO14/nilai 55) perlu peningkatan. Analisis mengungkap keselarasan dengan standar BUMN meski terdapat empat rekomendasi strategis: (1) penyelarasan arsitektur TI-bisnis, (2) penguatan kerangka manajemen risiko, (3) implementasi kebijakan keamanan siber terpadu, dan (4) pengembangan program pelatihan SDM berbasis kompetensi. Temuan ini menjadi panduan bagi KCI dan operator transportasi sejenis dalam memperkuat tata kelola TI menghadapi era digital.
Menyingkap Kearifan Spiritual: Analisis Ritual Nyadran di Makam Raja Mataram Kotagede dengan Pendekatan Teologis M. Dimyati Huda; Purwadi
Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Vol. 33 No. 1 (2024): Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam
Publisher : Prodi Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/empirisma.v33i1.1275

Abstract

The Nyadran ritual at the tomb of King Mataram Kotagede is the focus of this research, with the aim of explaining and analyzing the activity through the lens of theological theory. Every Ruwah month, Nyadran ceremony is held by Surakarta Hadiningrat Palace, where the theological aspects are analyzed with descriptive method to reveal the values systematically, integrally, and comprehensively. The main purpose of this ritual is to honor the spirits of the ancestors who played a role in establishing the Mataram Kingdom. The method used is field research. Data collection by means of observation, interviews and documentation. The result of this research is that the Nyadran ritual activities at the tomb of King Mataram Kotagede strengthen the efforts to extract local wisdom values. Exemplary is realized by respecting the struggle of the founders of the Mataram kingdom. Nyadran ceremony at the Tomb of King Mataram Kotagede is not only a customary tradition, but also a commemoration that contains historical, cultural, and spiritual values. The younger generation can emulate the main behavior. Javanese beliefs believe that the spirits of ancestors can provide blessings. Children and grandchildren are also expected to have a purposeful life.
Partisipasi Politik Masyarakat dalam Agenda Pemilihan Gubernur Papua Tahun 2018 Setia Putra, Imam Radianto Anwar; Kasimat, William Socrates; Purwadi
Jurnal Bina Praja Vol 12 No 2 (2020): Pemilihan Kepala Daerah
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.12.2020.113-123

Abstract

This research article aims to describe communities' participation through direct elections, citizen agreement, and the mandate of representatives with actor interaction in the 2018 Papua gubernatorial election. The regional heads who elected democratically manifest the implementation of direct elections mandated by Acts of 1945 with community participation. The participation of communities in gubernatorial elections comes to the polling places and then casts/elects the desired candidate. More than that, communities' participation explains in-depth the form of involvement and typology of community participation in organizing the Papua Gubernatorial Election. Political participation of Papua communities in terms of political participation related to elections (voting/electing). The research was conducted using a qualitative approach with a case study method to explain the Papua communities' awareness at the Papua gubernatorial election. The data was collected using three methods, namely, the documentation study method, interview method, and Focus Group Discussions (FGD) with respondents from the General Elections Commission (KPU), the Regional Government of Papua Province, the Legislative and the Papuan People's Assembly (MRP), traditional figures, religious figures, academics, and Papua communities. Based on the quantitative calculation of communities participating in the gubernatorial election, it reached 88.44% of the total voters of 3,447,008 people who entered the final voter list, meaning that many communities used their voting rights. There were three mechanisms to facilitate community political participation in the Papua gubernatorial election, including direct mechanisms, citizen agreement, and representative mandates. Increasing the quality of political participation of communities in gubernatorial elections begins with regulations governing the legal norms of gubernatorial elections. It needs adjustment to the paradigm, and various experiences of holding Papua gubernatorial elections have been running to date. The standards that must be considered starting from the system, model, mechanism, and form of involvement of gubernatorial election organizers, so that the absolute and actual political participation of the community is formed.
Desain Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Lombok Barat Purwadi; Yaarozatulo Harefa, Herman; Suhendra, Adi; Halik, Abdul; Santoso, Catur Wibowo Budi; Rosidah; Putra, Imam Radianto Anwar Setia; Apriani, Tini; Manoby, Worry Mambusy; Sutanto, Hari Prasetyo
Jurnal Bina Praja Vol 15 No 3 (2023)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.15.2023.605-619

Abstract

This study aims to analyze the design of extreme poverty reduction policies in West Lombok District. The design of the policy refers to the substance/content of the policies developed for the reduction/prevention of extreme poverty used by the regions. A case study research approach is used to explore the design of extreme poverty alleviation policies. The West Lombok Regency government's policy on poverty alleviation contains various local government programs synergized in accelerating the acceleration of extreme poverty reduction. In addition, it is in the form of efforts to assist the poor for a movement that is actualized in bridging aid recipients to get out of poverty immediately. The construction of extreme poverty reduction policies in West Lombok Regency adopts the concept of an innovation hub to accelerate cross-government programs that target basic services (health and education) in interventions for individual/family change as well as increasing the business capacity of community groups.
Edukasi Tentang Penanganan Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Serta LSD Pada Ternak di Kecamatan Tamansari Boyolali Budi Prasetyo, Aris; Abdurrahman, Zakaria Husein; Purwadi; Wulandari, Eudia Christina; Nefasa, Angela Nitia; Zaini, Nur
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v3i1.145

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu masyarakat mengetahui secara mendalam mengenai penyakit PMK dan LSD dan peternak memiliki pengetahuan tingkat lanjut mengenai pencegahan dan pengobatan penyakit PMK dan LSD pada ternak. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di Kecamatan Tamansari Kabupaten Boyolali. Mitra dalam kegiatan ini adalah warga masyarakat dan kelompok ternak di Kecamatan Tamansari. Kegiatan dilakukan dengan metode focus group discussion dengan jumlah peserta 35 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kecamatan Tamansari Kabupaten Boyolali menghasilkan peningkatan pengetahuan pada masyarakat dan kelompok ternak tentang penanganan ternak di masa wabah penyakit PMK dan LSD.
PENGGUNAAN KOMPUTASIONAL LINGUISTIK DALAM ETIKA PROFESI BERKEBANGSAAN Purwadi; Dewi, Mutiara Indah Nirmala
JURNAL KEBANGSAAN RI Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi 5
Publisher : LEMBAGA PUSAT KAJIAN KEBANGSAAN/PUSKAB UKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/jkri.v3i1.4377

Abstract

The development of information technology has brought significant changes to the dynamics of this nation’s life. Its utilization can transform societal habits, as it not only increases efficiency within work frameworks but also demands the application of professional ethics through more advanced computational linguistics in a digital society. This research aims to analyze the role of information technology in supporting the implementation of professional ethics and to identify the challenges and opportunities arising from the integration of technology in professional practices using computational linguistics. The methods used include literature studies, document analysis, and case reviews related to professional ethics in the digital era. The findings show that information technology contributes to strengthening ethical values such as transparency, accountability, and information openness. However, technology also presents risks, including privacy violations, data misuse, and decreased professional integrity if not accompanied by adequate supervision and digital literacy. These findings affirm that the implementation of professional ethics must progress in tandem with technological development through clear regulations, increased ethical awareness, and secure digital infrastructure support. Overall, this study emphasizes the importance of synergy between information technology and professional ethics to create a work environment that upholds integrity and earns public trust.
Co-Authors Aan Budi Santoso Abdul Halik Abdurrahman, Zakaria Husein Adam Hidayah Adi Suhendra, Adi Afendy Widayat AHMAD JAMALUDIN Alfandi, Ricky Alfito Widiansyah Angela Nitia Nefasa Anggi Pangestu Anggraini, Adinda Arujisaputra, Erwin Teguh Baharuddin, Rismayada Bakti Wisnu Widjajani Boy, Ahmad Budi Prasetyo, Aris Catur Wibowo Budi Santoso, Catur Wibowo Budi Dana, Wahyu Seka Devri Suherdi, Devri Dewi, Mutiara Indah Nirmala Dicky Nofriansyah Dimas Deworo Puruhito, Dimas Deworo Dinna Hadi Sholikah Elfitriani Eudia Christina Wulandari evan saputra, evan Fadhilah, Nurul Aini Fani Ardiani Faridah, Ayumi Firmansyah, Erick Gantara Tino Pasomba Ghassani, Rizqi Githa Noviana Hariyanti, Dwi Prasetiyawati Diyah Hendra Jaya Hidayah, Rizka Iftika Miftahul Arzaqi Imam Radianto Anwar Setia Putra, Imam Radianto Anwar Setia Intan Rahmawati Ismiasih Jojok Dwiridotjahjon Jufri Halim jufri halim Karti Rahayu Kusumaningsih Kasimat, William Socrates Laksono Trisnantoro Lumban Gaol, Anggelina H M. Dimyati Huda Makhfud, Mukhamad Manoby, Worry Mambusy Mardhatilah, Dina Mawandha, Hangger Gahara Michael Muhammad Indika Fathiras Azhami Muniroh Munawar Nia Irawati, Nia Nur Zaini, Nur Nurjanah, Danik Perdana Afif Luthfy Permana, Budi Prastowo, Galang Purnomo Edi Sasongko Raditiyanto, Satria Ratna Wahyu Pusari . . Rini, Mei Risda Novita Sari Ritonga, Muhammad Al-fatih Rizki, Fiorentina Cahaya Rohmah, Nur Hanifatul Rosidah Sabarudin, Didin Santoso, Handri Setia Putra, Imam Radianto Anwar Sigiro, Elyas Frankly Gregorius Siwi Istiana Dinarti, Siwi Istiana Solly Aryza Sugeng Wahyudiono Sugeng Wahyudiono, Sugeng Suhartati, Tatik Sutanto, Hari Prasetyo Tatik Suhartati Tini Apriani, Tini Usti Fatimah Sari Sitorus Pane Wahid Akbar Basudani Wahyu Nanda Eka Saputra, Wahyu Nanda Eka Wawan Priyanto, Wawan Yaarozatulo Harefa, Herman Yogi Saputra, Yogi