Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Buhuts Al Athfal

Identifikasi Kejenuhan Belajar pada Anak Usia Dini: Perspektif dan Tanggapan Orang Tua serta Guru Mulyawan, Galuh
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i2.17299

Abstract

Latar Belakang: Kejenuhan belajar dapat muncul akibat metode pembelajaran yang monoton, tuntutan akademik yang terlalu tinggi, kurangnya variasi aktivitas bermain-belajar, maupun lingkungan belajar yang kurang mendukung. Gejala kejenuhan pada anak usia dini dapat terlihat dari sikap mudah bosan, menolak mengikuti kegiatan, kurang antusias, hingga muncul perilaku negatif seperti rewel, melamun, atau tidak fokus. Jika kondisi ini dibiarkan, dapat menghambat proses perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kejenuhan belajar pada anak usia dini di TKIT Al-Fatih Kragilan serta menggambarkan upaya guru dan orang tua dalam mengatasi kejenuhan tersebut.Metode:Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas dan tiga orang tua murid.Hasil:Penelitian menunjukkan bahwa kejenuhan belajar anak ditandai dengan ekspresi murung, tidak fokus, sikap diam, menolak tugas, hingga perilaku pasif dalam proses pembelajaran. Faktor penyebab kejenuhan bersumber dari metode pembelajaran yang monoton, tekanan akademik dari orang tua, kondisi emosional anak, serta kurangnya aktivitas variatif di sekolah. Guru mengatasi kejenuhan dengan strategi seperti pembelajaran luar kelas, ice breaking, komunikasi personal, dan metode bermain. Sementara itu, orang tua cenderung menggunakan pendekatan fleksibel dan menyenangkan seperti menyisipkan lagu atau permainan saat anak belajar di rumah.Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, menyenangkan, dan bebas tekanan agar anak usia dini dapat tumbuh menjadi pembelajar yang tangguh dan bahagia.
Co-Authors Aip Badrujaman AJI, BAYU Alfiansyah Ali , Ashraf Andriani, Nepi Anton Nasrullah, Anton Arianna Basrowi Basrowi Basrowi Damayanti, Sabrina Yunita Damayanti, Sukma Dayurni, Popi Dede Rahamat Hidayat Delia Ayunda Maulia Destri Astrianingsih Devi Ayu Kurniawati Devi Puspita Sari Fabio Alfin Rizki Fadhilah, Dila Nur Fanani, Khairul Faqurah Nurliyana Fudiana, Siti Haeriyah, Haeriyah Hasan, Siddiq Hasanah, Yuni Fitrotul Hayat, Zahrotul Hayati, Tasya Naila Hendis Rizqias Domoros Hendriani , Mira Rizalia Hendriani, Mira Rizalia Hidayat, Amat Hilda Mulda Ningsih Insiyah, Siti Amanatun Inten Risna Jajuli, Ahmad Jajang Jalis Janah, Aulia Jannah, Ratu Roudlotul Jannah, Roikhatul JEFRI, ULFI Juanto, Ade Jumhana, Enjum Khusaeni, Khusaeni Kinanti, Zakia Ari Laili, Mahsiani Mina Mahendra, Yoga Marlina, Triya Maulana, Eji Maulia, Delia Ayunda Maya Rahayu Merisanti, Merisanti Mira Marlina Muhamad Yusril Mulda, Hilda Muthia Sari Nabilah, Puji Nadirah, Yahdinil Firda Nedi Kurnaedi Nepi Andriani Ningsih, Hilda Mulda Nur Fadhilah, Dila Nur, Maulida Nurfallah, Rida Nurlela Pajriani, Lika Peni Ramanda, Peni Popi Dayurni Prabowo, Arga Satrio PUTRI WULANDARI Putri, Siti Septiani Rahmadania , Siti Rahmawati, Gita Rahmawati, Riris Ratnasari, Silvia Risyancik, Putri Audina Rivaldo, Ahmad Riza Zidan Al Fauzan Rizki, Fabio Alfin Rizky Pahrul Aziz Robi Rohim RR. Ella Evrita Hestiandari Sabilla, Dila Shiva Saputri, Novi Saragih, Siti Aisyah Sari, Muthia Sari, Nita Nurmala Sayyidati Rizqiani Sudan Saputra Sunarti, Titi Syahidah, Alfina Syifa, Fany Tazkiya, Rifa’atul Ulia Salsa, Nuril Umiroh Utami , Aliftyani Nur Ramadhan Putri Vidya Ayuningtyas Vina Karina Putri Virnanda Arini Firman Wahyudi, Ficky Wardah, Hilda Janatul Yoga Mahendra Zakia Arikinanti Zulfa, Salwa Indana