Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Tingkat Kesulitan Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Ciruas Risyancik, Putri Audina; Merisanti, Merisanti; Tazkiya, Rifa’atul; Rahmawati, Gita; Mulyawan, Galuh
JURNAL BIMBINGAN KONSELING FLOBAMORA Vol 3 No 2: Agustus 2025
Publisher : Prodi Bimbingan Konseling FKIP UNDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbkf.v3i2.22800

Abstract

This study aims to determine the level of learning difficulties of seventh grade students at SMP Negeri 1 Ciruas. The study uses a quantitative approach with a descriptive type. The population and sample in this study are all 59 seventh grade students selected through total sampling techniques. Data were collected through a validated questionnaire and analyzed using descriptive statistical techniques by grouping the scores averages into categories of learning difficulty levels. The analysis results show that most students are in the moderate learning difficulty category, some are in the high category, and only a small portion are in the low category. The learning difficulties experienced by students include aspects of material comprehension, low learning motivation, and a lack of effective learning strategies. Based on these results, it is recommended that guidance and counseling teachers provide targeted services, both through classical that guidance and counseling teachers provide targeted services, both through classical guidance and individual counseling, and encourage collaboration with subject teachers to create learning that is appropriate for the students’ developmental stage. In addition, the school is advised to organize programs to improve learning abilities and create a learning environment that supports student development.
CAREER QUEST: MEDIA PERMAINAN INTERAKTIF DALAM PERENCANAAN CAREER SISWA SMAN 5 KOTA SERANG Mulyawan, Galuh; Saragih, Siti Aisyah; Nurfallah, Rida; Damayanti, Sukma; Sabilla, Dila Shiva
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.420-426

Abstract

Career planning is a very crucial part of a teenager's life, especially in high school. At this stage, students face various choices that will affect their future, such as academic majors, job sectors, and personal development. However, many of them do not yet have a deep understanding of their abilities and the work environment they will enter. To overcome this deficiency, learning innovations have emerged through interactive game media, one of which is Career Quest. The purpose of this study is to help students find their interests in career choices through the career quest game method, so that students can better understand and feel interested that career planning is very important for their future. Based on data from students who took Career Quest, it is known that the financial aspect of students reached 33.6%, the level of student satisfaction or happiness was at 55.5%, and social acceptance of students obtained results of 10.9% of the total students of class XI IPS 4. In this study, the approach applied was qualitative. This research is descriptive qualitative, the process of which includes planning, implementation, observation, and reflection. The case study method was chosen to explore a deep understanding of the individual as a whole and comprehensively. This step aims to understand the character of the individual who is the subject of the research in depth.
Konseling Gizi Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak Dengan Status Bawah Garis Merah (BGM) Mulyawan, Galuh; Janah, Aulia; Mulda, Hilda; Marlina, Triya; Wardah, Hilda Janatul
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): INSANTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3 Nomor 4, Oktober 2025
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v3i4.105

Abstract

Masalah kekurangan gizi pada anak balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, salah satunya ditandai dengan status Berat Badan di Bawah Garis Merah (BGM) pada Kartu Menuju Sehat (KMS). Kondisi ini menunjukkan risiko gizi kurang yang jika tidak ditangani dapat berkembang menjadi gizi buruk dan berdampak pada tumbuh kembang anak. Salah satu faktor penyebab yang umum ditemukan adalah kurangnya pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang dan kecenderungan membiarkan anak mengonsumsi makanan ringan rendah gizi secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan pengetahuan dan perilaku orang tua setelah mendapatkan konseling gizi, melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah satu orang tua yang memiliki anak berstatus BGM dan bersedia mengikuti seluruh tahapan konseling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling gizi yang dilakukan secara personal, partisipatif, dan berbasis konteks lokal mampu meningkatkan pemahaman ibu mengenai gizi anak, membatasi konsumsi makanan ringan, serta mulai mengadopsi pola makan yang lebih sehat dan seimbang. Meskipun demikian, perubahan perilaku tersebut masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan ekonomi dan pengaruh lingkungan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa konseling gizi dapat menjadi intervensi awal yang efektif dalam penanganan anak BGM, namun memerlukan dukungan berkelanjutan dari lingkungan sosial dan sistem layanan kesehatan dasar.
SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MEMANFAATKAN MAKANAN LOKAL DAN IMUNISASI Mulyawan, Galuh; Ramanda, Peni; Janah, Aulia; Ulia Salsa, Nuril; Wulandari, Putri; Nur Fadhilah, Dila; Pajriani, Lika
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v5i1.865

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, khususnya di wilayah perdesaan. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi serta pencegahan penyakit pada anak usia dini. Pemanfaatan makanan lokal yang kaya nutrisi dan kepatuhan terhadap imunisasi dasar lengkap merupakan dua strategi penting dalam mencegah stunting, namun belum sepenuhnya dipahami dan diterapkan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sosialisasi terpadu dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pemanfaatan makanan lokal dan imunisasi. Penelitian dilaksanakan di Kampung Golok, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, dengan melibatkan 36 responden yang terdiri atas 28 ibu dengan balita dan 8 ibu hamil. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah sosialisasi. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan responden setelah kegiatan sosialisasi. Sebelum sosialisasi, mayoritas responden (52,8%) berada pada kategori pengetahuan rendah, sementara setelah sosialisasi, 75% responden berada pada kategori pengetahuan tinggi. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,05). Sosialisasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pangan lokal dan imunisasi dalam upaya pencegahan stunting.
Persepsi Orang Tua dalam Pengenalan Numerasi Secara Digital dan Konfensional Pada Anak Usia Dini di Lingkungan Keluarga Ayuningtyas, Vidya; Mulyawan, Galuh; Syahidah, Alfina
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v3i3.111

Abstract

Early childhood is a golden age in children's development that greatly determines the quality of their lives in the future. At this stage, children experience very rapid cognitive, social, emotional, and motor growth. One important aspect in cognitive development is numeracy skills, namely the ability to understand, interpret, and use the concept of numbers and basic mathematical operations in everyday life. Early introduction to digital numeracy can help children build a foundation for logical, analytical, and problem-solving thinking. The family environment is the first and main place for children to learn various things, including the concept of digital numeracy. The role of parents as the first educators is very important in providing stimulation and early learning through daily activities. This study is a quantitative study with a descriptive approach that reveals a phenomenon/condition by describing it in numerical form. The research sample was parents who have children aged 0-6 years in Cigoong Village, Walantaka District, Serang City, totaling 26 people. The misconception questionnaire instrument uses the Guttman measurement scale by adapting the modified Kemendikbudristek. The results of the study show that parents' perceptions of the introduction of digital numeracy to early childhood are still mixed between correct understanding and various forms of misconceptions. In general, there is a positive understanding that early childhood is ready to be introduced to digital numeracy, but many parents still understand numeracy narrowly, only as a counting skill, and are often equated with formal academic activities
IMPLEMENTASI APLIKASI ZEP QUIZ DALAM PERENCANAAN KARIR SISWA Mulyawan, Galuh; Ramanda, Peni; Damayanti, Sabrina Yunita; Jannah, Ratu Roudlotul
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v3i3.140

Abstract

This study aims to test the effectiveness and implement the Zep Quiz application as a tool to improve the understanding and career planning of 10th grade students of Senior High School (SMA). Career planning in early adolescence is an important stage in directing students towards future education and job choices. The Zep Quiz application is designed to provide an interactive questionnaire that can identify students' interests and talents, as well as provide relevant career recommendations. The research method used is a quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design of 30 10th grade students from one of the senior high schools in Cilegon. Data were collected through a career planning questionnaire given before (pretest) and after (posttest) the intervention using the Zep Quiz application. The results showed a significant increase in students' career planning scores after participating in the Zep Quiz intervention. The implication of this study is that the Zep Quiz application can be an effective tool in facilitating students' career planning at the senior high school level.  
PROBLEMATIKA PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR Mulyawan, Galuh; Astrianingsih, Destri; Fudiana, Siti; Jajuli, Ahmad Jajang
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27233

Abstract

Salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia yang ada didalamnya melalui Pendidikan. Pendidikan formal merupakan Pendidikan yang sangat dekat dengan masyarakat namun pada masyarakat dengan kualifikasi tertentu Pendidikan formal belum menjadi sahabat untuk mengembangkan potensi pada individu, kualifikasi yang dimaksud adalah kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, atau memiliki potensi kecerdasan yang berbeda jika dibandingkan dengan anak anak seusianya. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), setiap tahun sekitar 3.000 sampai 5.000 anak lahir dengan kondisi down syndrome. selanjutnya terdapat banyak anak berkebutuhan khusus (ABK) belum mendapatkan layanan pendidikan. Pendidikan inklusi merupakan salah satu upaya dalam memberikan kesempatan bagi seluruh golongan masyarakat tanpa terkecuali, namun dalam penerapannya masih sangat banyak permasalahan didalamnya. Lembaga pendidikan yang melaksanakan pendidikan inklusif harus mempersiapkan diri untuk menyesuaikan dengan kebutuhan setiap individu mulai dari penerimaan peserta didik baru (PPDB), kurikulum, perencanaan pembelajaran, sarana dan prasarana ,dan juga sumber daya manusia didalamnya namun dalam penerapannya masih jauh dari sempurna sehingga dibutuhkan perhatian khusus bagi seluruh aspek khusnya stake holder
Pengembangan Buku Bertekstur dalam Menstimulus Motorik Halus Anak Galuh Mulyawan; Devi Ayu Kurniawati; Muthia Sari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.6028

Abstract

Menurut data terbaru Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sekitar 18 persen BALITA di Indonesia mengalami gangguan perkembangan motorik halus dan kasar. Stimulasi terhadap perkembangan motorik halus anak  khususnya diawal masa kehidupannya yaitu pada fase pertumbuhan sensorimotori pada usia 0-2 tahun  dilakukan oleh orang tua anak, Buku bertekstur merupakan salah satu inovasi yang dapat ditempuh dalam memberikan stimulus pada motorik halus anak, Media ini dibuat dan dirancang dengan tujuan menstimulus motorik  halus pada anak usia 0-2 tahun. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan perancangan model ADDIE. memiliki 5 tahapan antara lain Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian pengembangan model ADDIE yang dilakukan hanya sampai tahap Development (Pengembangan). Dari hasil akhir Media buku bertekstur yang dikembangakan mendapatkan penilaian dari ahli dengan menilai dari dua aspek yaitu media dan materi sudah termasuk layak sehingga dalam tahap selanjutnya buku ini dapat di implementasikan
Co-Authors Aip Badrujaman AJI, BAYU Alfiansyah Ali , Ashraf Andriani, Nepi Anton Nasrullah, Anton Arianna Basrowi Basrowi Basrowi Damayanti, Sabrina Yunita Damayanti, Sukma Dayurni, Popi Dede Rahamat Hidayat Delia Ayunda Maulia Destri Astrianingsih Devi Ayu Kurniawati Devi Puspita Sari Fabio Alfin Rizki Fadhilah, Dila Nur Fanani, Khairul Faqurah Nurliyana Fudiana, Siti Haeriyah, Haeriyah Hasan, Siddiq Hasanah, Yuni Fitrotul Hayat, Zahrotul Hayati, Tasya Naila Hendis Rizqias Domoros Hendriani , Mira Rizalia Hendriani, Mira Rizalia Insiyah, Siti Amanatun Jajuli, Ahmad Jajang Jalis Janah, Aulia Jannah, Ratu Roudlotul Jannah, Roikhatul JEFRI, ULFI Juanto, Ade Jumhana, Enjum Khusaeni, Khusaeni Kinanti, Zakia Ari Laili, Mahsiani Mina Mahendra, Yoga Marlina, Triya Maulana, Eji Maulia, Delia Ayunda Merisanti, Merisanti Mira Marlina Muhamad Yusril Mulda, Hilda Muthia Sari Nabilah, Puji Nadirah, Yahdinil Firda Nedi Kurnaedi Nepi Andriani Ningsih, Hilda Mulda Nur Fadhilah, Dila Nurfallah, Rida Nurlela Pajriani, Lika Peni Ramanda, Peni Popi Dayurni Prabowo, Arga Satrio PUTRI WULANDARI Putri, Siti Septiani Rahmadania , Siti Rahmawati, Gita Rahmawati, Riris Ratnasari, Silvia Risyancik, Putri Audina Rivaldo, Ahmad Riza Zidan Al Fauzan Rizki, Fabio Alfin Rizky Pahrul Aziz Robi Rohim RR. Ella Evrita Hestiandari Sabilla, Dila Shiva Saputri, Novi Saragih, Siti Aisyah Sari, Muthia Sudan Saputra Sunarti, Titi Syahidah, Alfina Syifa, Fany Tazkiya, Rifa’atul Ulia Salsa, Nuril Umiroh Utami , Aliftyani Nur Ramadhan Putri Vidya Ayuningtyas Vina Karina Putri Virnanda Arini Firman Wahyudi, Ficky Wardah, Hilda Janatul Yoga Mahendra Zulfa, Salwa Indana