Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Tingkat Kesulitan Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Ciruas Risyancik, Putri Audina; Merisanti, Merisanti; Tazkiya, Rifa’atul; Rahmawati, Gita; Mulyawan, Galuh
JURNAL BIMBINGAN KONSELING FLOBAMORA Vol 3 No 2: Agustus 2025
Publisher : Prodi Bimbingan Konseling FKIP UNDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbkf.v3i2.22800

Abstract

This study aims to determine the level of learning difficulties of seventh grade students at SMP Negeri 1 Ciruas. The study uses a quantitative approach with a descriptive type. The population and sample in this study are all 59 seventh grade students selected through total sampling techniques. Data were collected through a validated questionnaire and analyzed using descriptive statistical techniques by grouping the scores averages into categories of learning difficulty levels. The analysis results show that most students are in the moderate learning difficulty category, some are in the high category, and only a small portion are in the low category. The learning difficulties experienced by students include aspects of material comprehension, low learning motivation, and a lack of effective learning strategies. Based on these results, it is recommended that guidance and counseling teachers provide targeted services, both through classical that guidance and counseling teachers provide targeted services, both through classical guidance and individual counseling, and encourage collaboration with subject teachers to create learning that is appropriate for the students’ developmental stage. In addition, the school is advised to organize programs to improve learning abilities and create a learning environment that supports student development.
SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MEMANFAATKAN MAKANAN LOKAL DAN IMUNISASI Mulyawan, Galuh; Ramanda, Peni; Janah, Aulia; Ulia Salsa, Nuril; Wulandari, Putri; Nur Fadhilah, Dila; Pajriani, Lika
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v5i1.865

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, khususnya di wilayah perdesaan. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi serta pencegahan penyakit pada anak usia dini. Pemanfaatan makanan lokal yang kaya nutrisi dan kepatuhan terhadap imunisasi dasar lengkap merupakan dua strategi penting dalam mencegah stunting, namun belum sepenuhnya dipahami dan diterapkan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sosialisasi terpadu dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pemanfaatan makanan lokal dan imunisasi. Penelitian dilaksanakan di Kampung Golok, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, dengan melibatkan 36 responden yang terdiri atas 28 ibu dengan balita dan 8 ibu hamil. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah sosialisasi. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan responden setelah kegiatan sosialisasi. Sebelum sosialisasi, mayoritas responden (52,8%) berada pada kategori pengetahuan rendah, sementara setelah sosialisasi, 75% responden berada pada kategori pengetahuan tinggi. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,05). Sosialisasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pangan lokal dan imunisasi dalam upaya pencegahan stunting.
Persepsi Orang Tua dalam Pengenalan Numerasi Secara Digital dan Konfensional Pada Anak Usia Dini di Lingkungan Keluarga Ayuningtyas, Vidya; Mulyawan, Galuh; Syahidah, Alfina
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v3i3.111

Abstract

Early childhood is a golden age in children's development that greatly determines the quality of their lives in the future. At this stage, children experience very rapid cognitive, social, emotional, and motor growth. One important aspect in cognitive development is numeracy skills, namely the ability to understand, interpret, and use the concept of numbers and basic mathematical operations in everyday life. Early introduction to digital numeracy can help children build a foundation for logical, analytical, and problem-solving thinking. The family environment is the first and main place for children to learn various things, including the concept of digital numeracy. The role of parents as the first educators is very important in providing stimulation and early learning through daily activities. This study is a quantitative study with a descriptive approach that reveals a phenomenon/condition by describing it in numerical form. The research sample was parents who have children aged 0-6 years in Cigoong Village, Walantaka District, Serang City, totaling 26 people. The misconception questionnaire instrument uses the Guttman measurement scale by adapting the modified Kemendikbudristek. The results of the study show that parents' perceptions of the introduction of digital numeracy to early childhood are still mixed between correct understanding and various forms of misconceptions. In general, there is a positive understanding that early childhood is ready to be introduced to digital numeracy, but many parents still understand numeracy narrowly, only as a counting skill, and are often equated with formal academic activities
IMPLEMENTASI APLIKASI ZEP QUIZ DALAM PERENCANAAN KARIR SISWA Mulyawan, Galuh; Ramanda, Peni; Damayanti, Sabrina Yunita; Jannah, Ratu Roudlotul
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v3i3.140

Abstract

This study aims to test the effectiveness and implement the Zep Quiz application as a tool to improve the understanding and career planning of 10th grade students of Senior High School (SMA). Career planning in early adolescence is an important stage in directing students towards future education and job choices. The Zep Quiz application is designed to provide an interactive questionnaire that can identify students' interests and talents, as well as provide relevant career recommendations. The research method used is a quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design of 30 10th grade students from one of the senior high schools in Cilegon. Data were collected through a career planning questionnaire given before (pretest) and after (posttest) the intervention using the Zep Quiz application. The results showed a significant increase in students' career planning scores after participating in the Zep Quiz intervention. The implication of this study is that the Zep Quiz application can be an effective tool in facilitating students' career planning at the senior high school level.  
PROBLEMATIKA PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR Mulyawan, Galuh; Astrianingsih, Destri; Fudiana, Siti; Jajuli, Ahmad Jajang
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27233

Abstract

Salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia yang ada didalamnya melalui Pendidikan. Pendidikan formal merupakan Pendidikan yang sangat dekat dengan masyarakat namun pada masyarakat dengan kualifikasi tertentu Pendidikan formal belum menjadi sahabat untuk mengembangkan potensi pada individu, kualifikasi yang dimaksud adalah kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, atau memiliki potensi kecerdasan yang berbeda jika dibandingkan dengan anak anak seusianya. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), setiap tahun sekitar 3.000 sampai 5.000 anak lahir dengan kondisi down syndrome. selanjutnya terdapat banyak anak berkebutuhan khusus (ABK) belum mendapatkan layanan pendidikan. Pendidikan inklusi merupakan salah satu upaya dalam memberikan kesempatan bagi seluruh golongan masyarakat tanpa terkecuali, namun dalam penerapannya masih sangat banyak permasalahan didalamnya. Lembaga pendidikan yang melaksanakan pendidikan inklusif harus mempersiapkan diri untuk menyesuaikan dengan kebutuhan setiap individu mulai dari penerimaan peserta didik baru (PPDB), kurikulum, perencanaan pembelajaran, sarana dan prasarana ,dan juga sumber daya manusia didalamnya namun dalam penerapannya masih jauh dari sempurna sehingga dibutuhkan perhatian khusus bagi seluruh aspek khusnya stake holder
Pengembangan Buku Bertekstur dalam Menstimulus Motorik Halus Anak Galuh Mulyawan; Devi Ayu Kurniawati; Muthia Sari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.6028

Abstract

Menurut data terbaru Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sekitar 18 persen BALITA di Indonesia mengalami gangguan perkembangan motorik halus dan kasar. Stimulasi terhadap perkembangan motorik halus anak  khususnya diawal masa kehidupannya yaitu pada fase pertumbuhan sensorimotori pada usia 0-2 tahun  dilakukan oleh orang tua anak, Buku bertekstur merupakan salah satu inovasi yang dapat ditempuh dalam memberikan stimulus pada motorik halus anak, Media ini dibuat dan dirancang dengan tujuan menstimulus motorik  halus pada anak usia 0-2 tahun. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan perancangan model ADDIE. memiliki 5 tahapan antara lain Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian pengembangan model ADDIE yang dilakukan hanya sampai tahap Development (Pengembangan). Dari hasil akhir Media buku bertekstur yang dikembangakan mendapatkan penilaian dari ahli dengan menilai dari dua aspek yaitu media dan materi sudah termasuk layak sehingga dalam tahap selanjutnya buku ini dapat di implementasikan
Membangun Karakter Positif Antar Siswa dan Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Sehat sebagai Upaya Pencegahan Perundungan di Lingkungan Pendidikan Mulyawan, Galuh; Maya Rahayu; Hilda Mulda Ningsih; Fabio Alfin Rizki; Khusaeni, Khusaeni; Zakia Arikinanti; Sayyidati Rizqiani
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/0j0jxa58

Abstract

Perundungan di lingkungan sekolah masih menjadi masalah serius yang berdampak negatif pada kesehatan fisik, mental, dan prestasi akademik siswa. Data nasional menunjukkan tingginya angka perundungan di Indonesia, menegaskan perlunya upaya pencegahan yang terencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Darul Ma’rifat, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, dengan melibatkan 29 siswa kelas XI dan XII. Tujuan kegiatan adalah membangun karakter, memperkuat kepribadian positif, dan menanamkan nilai moral, etika, serta rasa saling menghargai antar siswa sebagai langkah pencegahan perundungan. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, latihan, dan simulasi situasi perundungan. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 20–25% pada seluruh aspek, dengan capaian tertinggi pada pemahaman kepribadian positif 88%. Program ini terbukti efektif membentuk kesadaran kolektif siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas perundungan.
Identifikasi Kejenuhan Belajar pada Anak Usia Dini: Perspektif dan Tanggapan Orang Tua serta Guru Mulyawan, Galuh
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i2.17299

Abstract

Latar Belakang: Kejenuhan belajar dapat muncul akibat metode pembelajaran yang monoton, tuntutan akademik yang terlalu tinggi, kurangnya variasi aktivitas bermain-belajar, maupun lingkungan belajar yang kurang mendukung. Gejala kejenuhan pada anak usia dini dapat terlihat dari sikap mudah bosan, menolak mengikuti kegiatan, kurang antusias, hingga muncul perilaku negatif seperti rewel, melamun, atau tidak fokus. Jika kondisi ini dibiarkan, dapat menghambat proses perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kejenuhan belajar pada anak usia dini di TKIT Al-Fatih Kragilan serta menggambarkan upaya guru dan orang tua dalam mengatasi kejenuhan tersebut.Metode:Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas dan tiga orang tua murid.Hasil:Penelitian menunjukkan bahwa kejenuhan belajar anak ditandai dengan ekspresi murung, tidak fokus, sikap diam, menolak tugas, hingga perilaku pasif dalam proses pembelajaran. Faktor penyebab kejenuhan bersumber dari metode pembelajaran yang monoton, tekanan akademik dari orang tua, kondisi emosional anak, serta kurangnya aktivitas variatif di sekolah. Guru mengatasi kejenuhan dengan strategi seperti pembelajaran luar kelas, ice breaking, komunikasi personal, dan metode bermain. Sementara itu, orang tua cenderung menggunakan pendekatan fleksibel dan menyenangkan seperti menyisipkan lagu atau permainan saat anak belajar di rumah.Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, menyenangkan, dan bebas tekanan agar anak usia dini dapat tumbuh menjadi pembelajar yang tangguh dan bahagia.
Peran Orang Tua Terhadap Minat Belajar Anak Nadivah, Nadivah; Sari, Muthia; Mulyawan, Galuh
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 1 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810634900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak usia 5–6 tahun di PAUD Al-Falah dan mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dalam mendukung proses belajar anak-anak mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan lima orang tua dan tiga pendidik di PAUD Al-Falah, yang terletak di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa orang tua menjalankan tiga peran penting: sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing. Sebagai fasilitator, orang tua menyediakan lingkungan rumah yang mendukung, perangkat belajar, dan materi pendidikan yang merangsang kreativitas anak. Sebagai motivator, mereka menawarkan dorongan moral, pujian, dan hadiah untuk meningkatkan antusiasme anak-anak untuk belajar. Sementara itu, peran pembimbing tercermin dalam keterlibatan aktif dan bantuan orang tua selama kegiatan belajar di rumah. Minat belajar anak cenderung meningkat ketika orang tua memberikan perhatian penuh, mendampingi mereka selama waktu belajar, menyediakan sumber belajar yang tepat, dan secara konsisten memberikan penguatan positif. Namun, beberapa tantangan teridentifikasi, termasuk terbatasnya waktu orang tua karena tanggung jawab pekerjaan, kurangnya pengetahuan tentang pendidikan anak usia dini, dan kurangnya fasilitas belajar di rumah. Oleh karena itu, kolaborasi dan komunikasi yang lebih kuat antara orang tua dan sekolah diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara keseluruhan dan memastikan keterlibatan orang tua yang lebih efektif dalam perkembangan belajar anak.
Development Of The Word Snake And Ladder Media In Improving Early Reading Skills For Preschool Children In Group B Cahyati, Deti; Yolanda Pahrul; Maulida Nur; Mutoharoh Mutoharoh; Galuh Mulyawan
JURNAL PENA PAUD Vol. 7 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpp.v7i1.45573

Abstract

Early reading skills are crucial for young children, although in practice, many children still have difficulty identifying letters and words. This study developed the Ular Tangga Kata (URGATA) media through the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. The validation test results showed that this media is suitable for use, with a score of 80% from media experts and 77.1% from subject matter experts, as well as receiving excellent appreciation (92%) from education practitioners. Empirically, the use of URGATA has been proven effective in improving children's reading skills, as seen from the increase in the average score from 44 to 84 with an N-Gain value of 0.7 (moderate category). Therefore, URGATA is an effective learning media solution to stimulate early reading skills
Co-Authors Aip Badrujaman AJI, BAYU Alfiansyah Ali , Ashraf Alya Sabrina Amat Hidayat Andriani, Nepi Anton Nasrullah, Anton Arianna Asep Rahmatullah Basrowi Basrowi Basrowi Budi Ilham Maliki Cahyati, Deti Damayanti, Sabrina Yunita Dayurni, Popi Dede Rahamat Hidayat Delia Ayunda Maulia Delia Ayunda Maulia Destri Astrianingsih Devi Ayu Kurniawati Devi Puspita Sari Dila Shiva Sabilla Eni Eni Fabio Alfin Rizki Fadhilah, Dila Nur Fanani, Khairul Faqurah Nurliyana Fudiana, Siti Hadi Kurniawanto Haeriyah, Haeriyah Hasan, Siddiq Hasanah, Yuni Fitrotul Hayat, Zahrotul Hayati, Tasya Naila Hendis Rizqias Domoros Hendriani , Mira Rizalia Hendriani, Mira Rizalia Hilda Mulda Ningsih Iin Hasinah Insiyah, Siti Amanatun Inten Risna Jajuli, Ahmad Jajang Jalis Janah, Aulia Jannah, Ratu Roudlotul JEFRI, ULFI Juanto, Ade Jumhana, Enjum Khusaeni, Khusaeni Kinanti, Zakia Ari Kusmiati Kusmiati Laili, Mahsiani Mina Mahendra, Yoga Maulana, Eji Maulia, Delia Ayunda Maulida Nur Maulida Nur Maya Rahayu Merisanti, Merisanti Mira Marlina Muhamad Yusril Muhammad Angga Anggriawan Muthia Sari Mutoharoh Mutoharoh Mutoharoh Mutoharoh Nabilah, Puji Nadirah, Yahdinil Firda Nadivah, Nadivah Nedi Kurnaedi Nepi Andriani Ningsih, Hilda Mulda Nita Nurmala Sari Nur Fadhilah, Dila Nurlela Pajriani, Lika Peni Ramanda, Peni Popi Dayurni Popy Dayurni Prabowo, Arga Satrio PUTRI WULANDARI Putri, Siti Septiani Rahmadania , Siti Rahmawati, Gita Rahmawati, Riris Ratnasari, Silvia Ratu Yustika Rini Rida Nurfallah Risyancik, Putri Audina Rivaldo, Ahmad Riza Zidan Al Fauzan Rizki, Fabio Alfin Rizky Pahrul Aziz Robi RR. Ella Evrita Hestiandari Saputri, Novi Sari, Muthia Sayyidati Rizqiani Siti Aisyah Saragih Sudan Saputra Sukma Damayanti Sunarti, Titi Syahidah, Alfina Syifa, Fany Tazkiya, Rifa’atul Try Adhi Bangsawan Ulia Salsa, Nuril Umiroh Utami , Aliftyani Nur Ramadhan Putri Vidya Ayuningtyas Vina Karina Putri Virnanda Arini Firman Wahyudi, Ficky Yoga Mahendra Yolanda Pahrul Yolanda Pahrul Zakia Arikinanti Zulfa, Salwa Indana