Claim Missing Document
Check
Articles

Moderate Ideology Of The Yellow Book (Kitab Kuning): (Study on the Moderation of the Kitab of Fatḥ al-Mu'īn Taught in Islamic Boarding Schools) Iswahyudi; Safala, Udin; Izaar, Ahmad Shohibul
MUSLIM HERITAGE Vol 10 No 1 (2025): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v10i1.10722

Abstract

The Yellow Book (Kitab Kuning; an Islamic textbook taught in Islamic boarding schools) study on moderation is still at the surface stage. Various studies conducted by intellectuals such as Ni'am, Sahri, Kusmira, and Kholis have not fully shown how the moderation of the yellow book was produced. The explanation that the Yellow Book displays a variety of opinions from scholars on a matter is insufficient to justify the Yellow Book's moderation. This paper intends to perfect these shortcomings by displaying one yellow book that is an essential reference in Islamic boarding schools, Fatḥ al-Mu'īn. The Book of Fatḥ al-Mu’īn is a standard for mastering religious science in Islamic boarding schools. This book is taught to upper-class students, is complex to read, and powerfully connects with sanad transmission. The taking of legal justifications for disputed issues, even by large NU organizations, refers to the decision of this book Fatḥ al-Mu’īn. By using a critical, descriptive method, this paper seeks to find the acceptance of the Islamic boarding school towards the Book of Fatḥ al-Mu’īn and the model of the disclosure of the Book of Fatḥ al-Mu’īn, which is indicated as a form of moderation. This study found that the Book of Fatḥ al-Mu’īn was accepted by pesantren through transmitting the scientific knowledge of its founders, who were madhhab or al-Shafi'i ideology. Meanwhile, the model of moderation in the Book of Fatḥ al-Mu’īn is shown by mentioning other opinions after making conclusions, going out of the two extreme points, and choosing the priority of the views without blaming or judging. Abstrak Kajian kitab kuning tentang moderatisme saat ini masih pada tahap permukaan. Berbagai penelitian yang dilakukan oleh intelektual semacam Ni’am, Sahri, Kusmira dan Kholis belum menunjukkan secara lengkap bagaimana moderatisme kitab kuning tersebut diproduksi. Penjelasan bahwa kitab kuning menampilkan ragam pendapat dari para ulama tentang suatu masalah belum memadai untuk membuat justifikasi tentang moderatisme kitab kuning. Tulisan ini bermaksud menyempurnakan kekurangan tersebut dengan menampilkan satu kitab kuning yang menjadi rujukan penting di pesantren, yaitu Fatḥ al-Mu’īn. Kitab Fatḥ al-Mu’īn dijadikan standar penguasaan keilmuan agama di pesantren. Tidak saja, kitab ini diajarkan untuk santri kelas atas, tetapi juga karena kitab ini memiliki kerumitan tersendiri untuk dibaca dan memiliki ketersambungan transmisi sanad yang kukuh. Pengambilan justifikasi hukum untuk masalah-masalah yang diperselisihkan, oleh organisasi besar NU sekalipun, merujuk kepada keputusan kitab Fatḥ al-Mu’īn ini. Dengan menggunakan metode diskriptif kritis, tulisan ini hendak mencari penerimaan pesantren terhadap Kitab Fatḥ al-Mu’īn dan model pengungkapan Kitab Fatḥ al-Mu’īn yang diindikasi sebagai bentuk moderatisme. Penelitian ini menemukan bahwa Kitab Fatḥ al-Mu’īn diterima pesantren melalui transmisi keilmuan para pendirinya yang bermadzhab atau berideologi al-Shafi’i. Sedangkan model pengungkapan moderatisme Kitab Fatḥ al-Mu’īn ditunjukkan dengan menyebut pendapat lain setelah membuat kesimpulan, keluar dari dua titik ekstrim dan pemilihan prioritas pendapat tanpa menyalahkan atau menghakimi. Keywords: Fatḥ al-Mu’īn; Moderate; Islamic boarding schools; disclosure models
PENGARUH PUPUK KANDANG DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine Max L) Fouzan A'zim; Iswahyudi; Iwan Saputra
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v11i2.11759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pupuk kandang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan pertanian Universitas Samudra, Meurandeh, Provinsi Aceh. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Juni 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu : faktor pupuk kandang dengan notasi (P) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: P0 = Kontrol, P1 = pupuk kandang sapi, P2 = pupuk kandang kambing, dan P3 = pupuk kandang ayam serta faktor jarak tanam dengan notasi (J) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: J1 = (40 x 10 cm), J2 = (40 x 15 cm), J3 = (40 x 20 cm), dan J4 = (40 x 25 cm). Parameter yang diamati antara lain tinggi tanaman (umur 14, 28, dan 42 HST), umur berbunga, jumlah cabang produktif (cabang), umur panen (HST), jumlah polong berisi (polong), jumlah polong hampa (polong), berat biji per tanaman sampel (gr), berat biji per plot (gr), berat 100 biji (gr) dan produksi per Ha.
PENGARUH VARIETAS DAN DOSIS PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NILAM (Pogostemon cablin Benth) Muhammad Khadafi; Iswahyudi; Ainul Mardiyah
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v12i1.12245

Abstract

Tanaman nilam telah dikenal bertahun-tahun sebagai tanaman penghasil minyak atsiri, yang termasuk komoditi penting di dunia dengan nilai yang memadai. Penelitian ini telah dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra Langsa dengan ketinggian tempat 10 mdpl. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Desember 2024 sampai dengan Februari 2025. penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama varietas (V) yang terdiri 3 taraf V1 = Lhokseumawe; V2 = Tapak Tuan; V3 = Sidikalang. Faktor kedua dosis pupuk N (N) yang terdiri 4 taraf N0 = Tanpa pupuk N; N1 = 1 g/polibag (setara 150 kg/ha); N2 = 2 g/polibag (setara 200 kg/ha); N3 : 3 g/polibag (setara 250 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi persentase tumbuh, hari muncul tunas, panjang tunas, jumlah tunas, jumlah daun dan luas daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap luas daun 28 HST, dosis pupuk N berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter, interaksinya berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun 56 HST pada tanaman nilam. Meskipun tidak signifikan secara statistik, varietas Lhokseumawe dan Sidikalang cenderung menunjukkan nilai rata-rata pertumbuhan vegetatif lebih tinggi dibandingkan varietas Tapak Tuan.
Moderate Ideology Of The Yellow Book (Kitab Kuning): (Study on the Moderation of the Kitab of Fatḥ al-Mu'īn Taught in Islamic Boarding Schools) Iswahyudi; Safala, Udin; Izaar, Ahmad Shohibul
MUSLIM HERITAGE Vol 10 No 1 (2025): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v10i1.10722

Abstract

The Yellow Book (Kitab Kuning; an Islamic textbook taught in Islamic boarding schools) study on moderation is still at the surface stage. Various studies conducted by intellectuals such as Ni'am, Sahri, Kusmira, and Kholis have not fully shown how the moderation of the yellow book was produced. The explanation that the Yellow Book displays a variety of opinions from scholars on a matter is insufficient to justify the Yellow Book's moderation. This paper intends to perfect these shortcomings by displaying one yellow book that is an essential reference in Islamic boarding schools, Fatḥ al-Mu'īn. The Book of Fatḥ al-Mu’īn is a standard for mastering religious science in Islamic boarding schools. This book is taught to upper-class students, is complex to read, and powerfully connects with sanad transmission. The taking of legal justifications for disputed issues, even by large NU organizations, refers to the decision of this book Fatḥ al-Mu’īn. By using a critical, descriptive method, this paper seeks to find the acceptance of the Islamic boarding school towards the Book of Fatḥ al-Mu’īn and the model of the disclosure of the Book of Fatḥ al-Mu’īn, which is indicated as a form of moderation. This study found that the Book of Fatḥ al-Mu’īn was accepted by pesantren through transmitting the scientific knowledge of its founders, who were madhhab or al-Shafi'i ideology. Meanwhile, the model of moderation in the Book of Fatḥ al-Mu’īn is shown by mentioning other opinions after making conclusions, going out of the two extreme points, and choosing the priority of the views without blaming or judging. Abstrak Kajian kitab kuning tentang moderatisme saat ini masih pada tahap permukaan. Berbagai penelitian yang dilakukan oleh intelektual semacam Ni’am, Sahri, Kusmira dan Kholis belum menunjukkan secara lengkap bagaimana moderatisme kitab kuning tersebut diproduksi. Penjelasan bahwa kitab kuning menampilkan ragam pendapat dari para ulama tentang suatu masalah belum memadai untuk membuat justifikasi tentang moderatisme kitab kuning. Tulisan ini bermaksud menyempurnakan kekurangan tersebut dengan menampilkan satu kitab kuning yang menjadi rujukan penting di pesantren, yaitu Fatḥ al-Mu’īn. Kitab Fatḥ al-Mu’īn dijadikan standar penguasaan keilmuan agama di pesantren. Tidak saja, kitab ini diajarkan untuk santri kelas atas, tetapi juga karena kitab ini memiliki kerumitan tersendiri untuk dibaca dan memiliki ketersambungan transmisi sanad yang kukuh. Pengambilan justifikasi hukum untuk masalah-masalah yang diperselisihkan, oleh organisasi besar NU sekalipun, merujuk kepada keputusan kitab Fatḥ al-Mu’īn ini. Dengan menggunakan metode diskriptif kritis, tulisan ini hendak mencari penerimaan pesantren terhadap Kitab Fatḥ al-Mu’īn dan model pengungkapan Kitab Fatḥ al-Mu’īn yang diindikasi sebagai bentuk moderatisme. Penelitian ini menemukan bahwa Kitab Fatḥ al-Mu’īn diterima pesantren melalui transmisi keilmuan para pendirinya yang bermadzhab atau berideologi al-Shafi’i. Sedangkan model pengungkapan moderatisme Kitab Fatḥ al-Mu’īn ditunjukkan dengan menyebut pendapat lain setelah membuat kesimpulan, keluar dari dua titik ekstrim dan pemilihan prioritas pendapat tanpa menyalahkan atau menghakimi. Keywords: Fatḥ al-Mu’īn; Moderate; Islamic boarding schools; disclosure models
Edukasi Pemanfaatan Herbal dan Upaya Pencegahan dan Penanganan Penyakit Degeneratif di Kelurahan Teluk Pemedas, Samboja, Kutai Kartanegara Herman, Herman; Almeida, Maria; Muhammad Faisal; Helmi, Helmi; Maryam Jamila Arief; Iswahyudi; Nur Zakiyah Darajat; Vina Maulidya
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.238

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan suatu penyakit tidak menular yang terjadi dalam jangka waktu yang lama akibat dari menurunnya fungsi organ di dalam tubuh. Penggunaan obat-obatan sintetik yang banyak dan beragam serta dikonsumsi dalam jangka waktu lama dalam menangani penyakit ini, seringkali menimbulkan “ketakutan” tersendiri di masyarakat, terutama berkaitan dengan risiko terjadinya efek samping obat yang tidak diinginkan. Kelurahan Teluk Pemedas merupakan salah satu kelurahan di kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara dengan angka kejadian penyakit degeneratif yang cukup tinggi, terutama penyakit hipertensi, diabetes melitus dan hiperkolesterolemia. Beberapa herbal rumahan terbukti efektif secara ilmiah dapat digunakan dalam menunjang penggunaan terapi konvensional serta membantu pemeliharaan kesehatan pada penyakit degeneratif. Masih minimnya informasi yang komprehensif mengenai pencegahan, penanganan dan pemanfaatan herbal sebagai terapi pendukung dalam menangani penyakit degeneratif di masyarakat Teluk Pemedas merupakan dasar utama pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan yang berbasis edukasi melalui media lisan maupun tulisan dalam bentuk penyuluhan dan pembagian leaflet ini bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat Teluk Pemedas mengenai cara pencegahan, penanganan serta pemanfaatan herbal rumahan sebagai terapi komplementer untuk menangani penyakit degeneratif. Selain itu, tujuan dari kegiatan ini juga untuk meningkatkan potensi pendayagunaan herbal-herbal sekitar pekarangan rumah dalam menunjang pengobatan konvensional. Akhirnya, melalui kegiatan ini diharapakan terjadinya peningkatan pengetahuan yang nantinya akan berkorelasi dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta penurunan prevalensi penyakit degeneratif di Kelurahan Teluk Pemedas, Samboja, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur
PENGARUH PERBEDAAN JENIS TANAH DAN DOSIS PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN OKRA MERAH (Abelmoschus esculentus (L) Moench) Nainggolan, Nurhayati; Rosmaiti; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v11i1.4889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan dan Produksi tanaman okra merah (Abelmoscus esculentus (L) Moench) terhadap perbedaan jenis tanah dan dosis pupuk NPK mutiara, serta melihat interaksi antara keduanya. Penelitian ini dilaksanakan di Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, pada bulan Januari sampai dengan Maret 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yaitu: faktor perbedaan jenis tanah (T) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: T1= tanah Histosol, T2= tanah Inceptisol dan T3= tanah Ultisol. Faktor dosis pupuk NPK (N) yang terdiri dari 5 taraf, yaitu: N0= kontrol, N1= 2,5 gr/tanaman, N2= 5 gr/tanaman, N3=7,5 gr/tanaman dan N4= 10 gr/tanaman. Parameter yang diamati antara lain: tinggi tanaman, diameter pangkal batang, umur berbunga, jumlah buah pertanaman, panjang buah dan bobot buah. Interaksi antara perlakuan perbedaan jenis tanah dan dosis pupuk NPK diperoleh pada perlakuan jenis tanah Ultisol dan dosis pupuk NPK 10 gr/tanaman (T3N4).
KAJIAN SISTEM AGROFORESTRI DI DESA PONDOK KEMUNING KECAMATAN LANGSA LAMA Bayu Andrian; Ahmad Rasyid; Nurhalimah; Muliyani; Dea Musvita; Ganda Elsandro Tumanggor; Husnul Hotima; Ade Novita; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.54 KB) | DOI: 10.33059/jupas.v9i1.5466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sisem agroforestri yang diterapkan di desa Pondok Keumuning Kecamatan Langsa Lama dan mengetahui lingkungan masyarakat yang menerapkan agroforestry di desa Pondok Keumuning Kecamatan Langsa Lama serta mengetahui sosial dan ekonomi masyarakat yang menerapkan agroforestry di desa Pondok Keumuning Kecamatan Langsa Lama. Penelitian ini menggunakan metode survei melalui pengamatan langsung di lapangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh berdasarkan hasil pengamatan lapangan, wawancara, meliputi: data potensi lingkungan, potensi sosial dan ekonomi. Sementara data sekunder, Data sekunder diperoleh melalui kajian literatur (hasil penelitian terdahulu), peta penggunaan lahan dilokasih penelitian. Berdasarkan hasil penelitian model agroforestri yang di terapkan di lokasih penelitian yang di dasarkan pada komposisi jenis tanaman penyusun lahan serta pola tanam campuran adalah sistem Agrosilvopastura. Hasil yang didapatkan pada analisis lingkungan diperoleh hasil bahwa dalam 1 (satu) jenis lahan terdapat beberapa tanaman yang berbeda jenis. Terkait dengan aspek sosial dan ekonomi pengembangan dan ketahanan ekonomi sangat terjamin dengan adanya penerapan sistem agroforestry yang dilakukan oleh masyarakat, keterjaminan terhadap pengembangan dan ketahanan ekonomi di lokasi penelitian juga tidak ada kendala dan telah terbangun pola sosial yang setara dalam proses produksi yang dilakukan oleh masyarakat milik sendiri Kata kunci : Lingkungan, sosial, ekonomi
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP DOSIS PUPUK FOSFATDAN VARIETAS YANG BERBEDA Layli Pitri Yani; Adnan; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v9i2.6512

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk fosfat dan varietas terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Serta mengetahui interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, yang berlangsung selama empat bulan yang di mulai dari bulan Maret sampai dengan bulan Juni tahun 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu Faktor dosis pupuk fosfat yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: P1: 120 kg/ha P205 (1,7 gr/polybag), P2: 180 kg/ha P205 (2,5 gr/polybag), P3: 240 kg/ha P205 (3,3 gr/polybag) Faktor varietas bawang merah yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: V1: Varietas Tajuk, V2: Varietas Bima Brebes, V3: Varietas Bauji. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun tanaman bawang merah (umur 15, 30, dan 45 HST), jumlah umbi per (siung), berat umbi basah per tanaman sampel (gr) dan per plot (kg), berat umbi kering per tanaman sampel (gr), dan per plot (kg).
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) DI DESA PUNTI PAYONG KECAMATAN RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR Reji Maulana Azsari; Cut Mulyani; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v9i2.6513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan tanaman kopi robusta di Desa Punti Payong Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Pengembangan sentra produksi kopi robusta di Desa Punti Payong Kabupaten Aceh Timur memerlukan evaluasi kesesuaian lahan guna mendapatkan hasil produksi terbaik serta meminimalkan kerugian yang dapat diakibatkan oleh faktor pembatas dilokasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis deskriptif berdasarkan observasi lapangan dan analisis laboratorium, penentuan sampel dilakukan secara “purposive sampling” yaitu penentuan lokasi atau titik sampel yang dipilih secara langsung atau sengaja dengan alasan bahwa pada lokasi tersebut akan dijadikan sebagai lokasi pengembangan budidaya tanaman kopi robusta. Data yang digunakan pada penelitian ini diantaranya yaitu data primer yang meliputi peta satuan lahan, data analisis fisika tanah, data analisis kimia tanah, dan data curah hujan, adapun data sekunder yaitu hasil interpretasi data penginderaan jauh. Kesesuaian lahan aktual yang didapat memerlukan upaya-upaya perbaikan terhadap faktor pembatas yang bertujuan untuk meningkatkan kelas kesesuaian lahan agar menjadi lebih baik dan sesuai terhadap tanaman kopi robusta yang akan dikembangkan.
PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN KARAKTER GENETIK PADI KULTIVAR SILESO GENERASI M-2 HASIL IRADIASI SINAR GAMMA Ganda Elsandro Tumanggor; Iswahyudi; Ainul Mardiyah
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v9i2.6519

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk Untuk mengetahui dosis iradiasi sinar gamma yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi populasi serta Menentukan keragaman genetik dan heritabilitas padi kultivar sileso generasi M-2 hasil Iradiasi sinar gamma. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, yang berlangsung selama lima bulan yang di mulai dari bulan Juli sampai dengan November 2021.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Faktor yang diteliti adalah padi kultivar sileso generasi M-2 hasil Iradiasi sinar gamma G0 (dosis 0 gray), G1 (100 gray), G2 (200 gray), G3 (300 gray), dan G4 (400 gray).. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah anakan (batang), jumlah anakan produktif (batang), umur keluar malai (hari), Panjang malai (cm), umur panen (hari), jumlah gabah (butir permalai), persentase gabah berisi (%), persentase gabah hampa (%), produksi pertanaman (gram). Hasil penelitian padi kultivar Sileso generasi M-2 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, panjang malai, umur panen, persentase gabah berisi, persentase gabah hampa, produksi per tanaman. Adapun terhadap parameter jumlah gabah berpengaruh tidak nyata. Hasil terbaik terhadap perlakuan dosis iradiasi sinar gamma terbaik untuk memperoleh mutan berumur genjah dijumpai pada perlakuan G4 sedangkan tanaman berproduksi tinggi dijumpai pada perlakuan G3. Hasil penelitian diperoleh nilai variabilitas genetik luas dan nilai heritabilitas tinggi terdapat pada karakter jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, panjang malai, persentase gabah berisi, persentase gabah hampa, umur panen dan produksi pertanaman. Hal ini menunjukkan bahwa seleksi yang diinginkan akan lebih berarti dan dapat dilanjutkan pada M-3. Berdasarkan hasil penelitian perlu dilakukan penelitian lanjutan terhadap padi kultivar sileso generasi M-3 untuk melihat pola segregasi pada M-2 dalam penentuan parameter seleksi terbaik Kata Kunci : gamma, genetik, variabilitas, padi