Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Herbal dan Upaya Pencegahan dan Penanganan Penyakit Degeneratif di Kelurahan Teluk Pemedas, Samboja, Kutai Kartanegara Herman, Herman; Almeida, Maria; Muhammad Faisal; Helmi, Helmi; Maryam Jamila Arief; Iswahyudi; Nur Zakiyah Darajat; Vina Maulidya
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.238

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan suatu penyakit tidak menular yang terjadi dalam jangka waktu yang lama akibat dari menurunnya fungsi organ di dalam tubuh. Penggunaan obat-obatan sintetik yang banyak dan beragam serta dikonsumsi dalam jangka waktu lama dalam menangani penyakit ini, seringkali menimbulkan “ketakutan” tersendiri di masyarakat, terutama berkaitan dengan risiko terjadinya efek samping obat yang tidak diinginkan. Kelurahan Teluk Pemedas merupakan salah satu kelurahan di kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara dengan angka kejadian penyakit degeneratif yang cukup tinggi, terutama penyakit hipertensi, diabetes melitus dan hiperkolesterolemia. Beberapa herbal rumahan terbukti efektif secara ilmiah dapat digunakan dalam menunjang penggunaan terapi konvensional serta membantu pemeliharaan kesehatan pada penyakit degeneratif. Masih minimnya informasi yang komprehensif mengenai pencegahan, penanganan dan pemanfaatan herbal sebagai terapi pendukung dalam menangani penyakit degeneratif di masyarakat Teluk Pemedas merupakan dasar utama pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan yang berbasis edukasi melalui media lisan maupun tulisan dalam bentuk penyuluhan dan pembagian leaflet ini bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat Teluk Pemedas mengenai cara pencegahan, penanganan serta pemanfaatan herbal rumahan sebagai terapi komplementer untuk menangani penyakit degeneratif. Selain itu, tujuan dari kegiatan ini juga untuk meningkatkan potensi pendayagunaan herbal-herbal sekitar pekarangan rumah dalam menunjang pengobatan konvensional. Akhirnya, melalui kegiatan ini diharapakan terjadinya peningkatan pengetahuan yang nantinya akan berkorelasi dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta penurunan prevalensi penyakit degeneratif di Kelurahan Teluk Pemedas, Samboja, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur
PENGARUH PERBEDAAN JENIS TANAH DAN DOSIS PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN OKRA MERAH (Abelmoschus esculentus (L) Moench) Nainggolan, Nurhayati; Rosmaiti; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v11i1.4889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan dan Produksi tanaman okra merah (Abelmoscus esculentus (L) Moench) terhadap perbedaan jenis tanah dan dosis pupuk NPK mutiara, serta melihat interaksi antara keduanya. Penelitian ini dilaksanakan di Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, pada bulan Januari sampai dengan Maret 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yaitu: faktor perbedaan jenis tanah (T) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: T1= tanah Histosol, T2= tanah Inceptisol dan T3= tanah Ultisol. Faktor dosis pupuk NPK (N) yang terdiri dari 5 taraf, yaitu: N0= kontrol, N1= 2,5 gr/tanaman, N2= 5 gr/tanaman, N3=7,5 gr/tanaman dan N4= 10 gr/tanaman. Parameter yang diamati antara lain: tinggi tanaman, diameter pangkal batang, umur berbunga, jumlah buah pertanaman, panjang buah dan bobot buah. Interaksi antara perlakuan perbedaan jenis tanah dan dosis pupuk NPK diperoleh pada perlakuan jenis tanah Ultisol dan dosis pupuk NPK 10 gr/tanaman (T3N4).
KAJIAN SISTEM AGROFORESTRI DI DESA PONDOK KEMUNING KECAMATAN LANGSA LAMA Bayu Andrian; Ahmad Rasyid; Nurhalimah; Muliyani; Dea Musvita; Ganda Elsandro Tumanggor; Husnul Hotima; Ade Novita; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.54 KB) | DOI: 10.33059/jupas.v9i1.5466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sisem agroforestri yang diterapkan di desa Pondok Keumuning Kecamatan Langsa Lama dan mengetahui lingkungan masyarakat yang menerapkan agroforestry di desa Pondok Keumuning Kecamatan Langsa Lama serta mengetahui sosial dan ekonomi masyarakat yang menerapkan agroforestry di desa Pondok Keumuning Kecamatan Langsa Lama. Penelitian ini menggunakan metode survei melalui pengamatan langsung di lapangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh berdasarkan hasil pengamatan lapangan, wawancara, meliputi: data potensi lingkungan, potensi sosial dan ekonomi. Sementara data sekunder, Data sekunder diperoleh melalui kajian literatur (hasil penelitian terdahulu), peta penggunaan lahan dilokasih penelitian. Berdasarkan hasil penelitian model agroforestri yang di terapkan di lokasih penelitian yang di dasarkan pada komposisi jenis tanaman penyusun lahan serta pola tanam campuran adalah sistem Agrosilvopastura. Hasil yang didapatkan pada analisis lingkungan diperoleh hasil bahwa dalam 1 (satu) jenis lahan terdapat beberapa tanaman yang berbeda jenis. Terkait dengan aspek sosial dan ekonomi pengembangan dan ketahanan ekonomi sangat terjamin dengan adanya penerapan sistem agroforestry yang dilakukan oleh masyarakat, keterjaminan terhadap pengembangan dan ketahanan ekonomi di lokasi penelitian juga tidak ada kendala dan telah terbangun pola sosial yang setara dalam proses produksi yang dilakukan oleh masyarakat milik sendiri Kata kunci : Lingkungan, sosial, ekonomi
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP DOSIS PUPUK FOSFATDAN VARIETAS YANG BERBEDA Layli Pitri Yani; Adnan; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v9i2.6512

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk fosfat dan varietas terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Serta mengetahui interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, yang berlangsung selama empat bulan yang di mulai dari bulan Maret sampai dengan bulan Juni tahun 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu Faktor dosis pupuk fosfat yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: P1: 120 kg/ha P205 (1,7 gr/polybag), P2: 180 kg/ha P205 (2,5 gr/polybag), P3: 240 kg/ha P205 (3,3 gr/polybag) Faktor varietas bawang merah yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: V1: Varietas Tajuk, V2: Varietas Bima Brebes, V3: Varietas Bauji. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun tanaman bawang merah (umur 15, 30, dan 45 HST), jumlah umbi per (siung), berat umbi basah per tanaman sampel (gr) dan per plot (kg), berat umbi kering per tanaman sampel (gr), dan per plot (kg).
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) DI DESA PUNTI PAYONG KECAMATAN RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR Reji Maulana Azsari; Cut Mulyani; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v9i2.6513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan tanaman kopi robusta di Desa Punti Payong Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Pengembangan sentra produksi kopi robusta di Desa Punti Payong Kabupaten Aceh Timur memerlukan evaluasi kesesuaian lahan guna mendapatkan hasil produksi terbaik serta meminimalkan kerugian yang dapat diakibatkan oleh faktor pembatas dilokasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis deskriptif berdasarkan observasi lapangan dan analisis laboratorium, penentuan sampel dilakukan secara “purposive sampling” yaitu penentuan lokasi atau titik sampel yang dipilih secara langsung atau sengaja dengan alasan bahwa pada lokasi tersebut akan dijadikan sebagai lokasi pengembangan budidaya tanaman kopi robusta. Data yang digunakan pada penelitian ini diantaranya yaitu data primer yang meliputi peta satuan lahan, data analisis fisika tanah, data analisis kimia tanah, dan data curah hujan, adapun data sekunder yaitu hasil interpretasi data penginderaan jauh. Kesesuaian lahan aktual yang didapat memerlukan upaya-upaya perbaikan terhadap faktor pembatas yang bertujuan untuk meningkatkan kelas kesesuaian lahan agar menjadi lebih baik dan sesuai terhadap tanaman kopi robusta yang akan dikembangkan.
PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN KARAKTER GENETIK PADI KULTIVAR SILESO GENERASI M-2 HASIL IRADIASI SINAR GAMMA Ganda Elsandro Tumanggor; Iswahyudi; Ainul Mardiyah
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v9i2.6519

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk Untuk mengetahui dosis iradiasi sinar gamma yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi populasi serta Menentukan keragaman genetik dan heritabilitas padi kultivar sileso generasi M-2 hasil Iradiasi sinar gamma. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, yang berlangsung selama lima bulan yang di mulai dari bulan Juli sampai dengan November 2021.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Faktor yang diteliti adalah padi kultivar sileso generasi M-2 hasil Iradiasi sinar gamma G0 (dosis 0 gray), G1 (100 gray), G2 (200 gray), G3 (300 gray), dan G4 (400 gray).. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah anakan (batang), jumlah anakan produktif (batang), umur keluar malai (hari), Panjang malai (cm), umur panen (hari), jumlah gabah (butir permalai), persentase gabah berisi (%), persentase gabah hampa (%), produksi pertanaman (gram). Hasil penelitian padi kultivar Sileso generasi M-2 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, panjang malai, umur panen, persentase gabah berisi, persentase gabah hampa, produksi per tanaman. Adapun terhadap parameter jumlah gabah berpengaruh tidak nyata. Hasil terbaik terhadap perlakuan dosis iradiasi sinar gamma terbaik untuk memperoleh mutan berumur genjah dijumpai pada perlakuan G4 sedangkan tanaman berproduksi tinggi dijumpai pada perlakuan G3. Hasil penelitian diperoleh nilai variabilitas genetik luas dan nilai heritabilitas tinggi terdapat pada karakter jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, panjang malai, persentase gabah berisi, persentase gabah hampa, umur panen dan produksi pertanaman. Hal ini menunjukkan bahwa seleksi yang diinginkan akan lebih berarti dan dapat dilanjutkan pada M-3. Berdasarkan hasil penelitian perlu dilakukan penelitian lanjutan terhadap padi kultivar sileso generasi M-3 untuk melihat pola segregasi pada M-2 dalam penentuan parameter seleksi terbaik Kata Kunci : gamma, genetik, variabilitas, padi
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS PADI LOKAL ACEH DAN DOSIS PUPUK NPK-PIM DAN PUPUK POLIVIT-PIM TERHADAP PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) Maulida; Iswahyudi; Yenni Marnita
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v9i2.6816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi beberapa varietas padi lokal aceh dan dosis pupuk NPK-PIM dan Polivit-PIM terhadap produksi tanaman padi, serta interaksi kedua perlakuan tersebut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 2 taraf yaitu: faktor varietas padi (V) terdiri dari 5 jenis: V1= Inpari 32 (kontrol), V2= US-02 Batuta, V3= Galur Gaptas, V4= UA-12 Sigupai, V5= UA-11. Faktor dosis pupuk (P) terdiri dari 4 taraf: P0= 0 kg ha-1 (kontrol ), P1= 100 kg ha-1 NPK PIM 15-15-15 + 200 kg ha-1 Polivit PIM, P2= 150 kg ha-1 NPK PIM 15-15-15 + 150 kg ha-1 Polivit PIM, P3= 200 kg ha-1 NPK PIM 15-15-15 + 100 kg ha-1 Polivit PIM. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi jumlah gabah per malai (butir), bobot 1.000 butir gabah (gr), persen gabah berisi (%), persen gabah hampa (%), hasil gabah ubinan (kg), dan dugaan hasil gabah per hektar (ton). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas padi berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter yang diambil. Produksi tertinggi diperoleh pada varietas US-02 Batuta (V2). Adapun kombinasi dosis pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah gabah per malai, persentase gabah berisi dan persentase gabah hampa, berpengaruh nyata terhadap parameter hasil gabah ubinan dan dugaan hasil gabah per hektar, serta berpengaruh tidak nyata terhadap bobot 1.000 butir gabah. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan kombinasi dosis pupuk 150 kg ha-1 NPK PIM 15-15-15 + 150 kg ha-1 Polivit PIM (P2). Interaksi antara faktor varietas padi dengan faktor kombinasi dosis pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah gabah per malai, persentase gabah berisi, persentase gabah hampa, hasil gabah ubinan dan dugaan hasil gabah per hektar. Namun berpengaruh tidak nyata terhadap bobot 1.000 butir gabah. Interaksi terbaik diperoleh pada kombinasi perlakuan varietas US-02 Batuta dengan dosis pupuk 150 kg ha-1 NPK PIM 15-15-15 + 150 kg ha-1 Polivit PIM (V2P2). Kata Kunci : Padi Lokal, Dosis Pupuk, Produksi.
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Sitanggang, Ferawati; Rosmaiti; Iswahyudi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v10i1.8055

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa (tahun perbandingan 2011, 2015 dan 2020) serta menganalisis distribusi kecukupan ruang terbuka hijau berdasarkan luas wilayah. Penelitian ini dilaksanakan dalam enam (6) tahapan penelitian, yaitu: tahap persiapan, tahap pengumpulan data sekunder dan data primer, tahap pengolahan data, tahap analisis perubahan ruang terbuka hijau (tahun 2011, 2015 dan 2020), tahap analisis ruang terbuka hijau berdasarkan luas wilayah Kota Langsa dan tahap menganalisis distribusi kecukupan ruang terbuka hijau berdasarkan luas wilayah Kota Langsa. Metode yang digunakan berdasarkan UU No. 26 Tahun 2007 yang mewajibkan setiap kota harus menyediakan 30% ruang terbuka hijau dari luas wilayah kota tersebut. Kondisi eksisting ruang terbuka hijau di Kota Langsa terdiri atas tutupan lahan, yaitu: hutan kota, hutan mangrove, hutan lindung, taman kota, jalur hijau, sabuk hijau, lapangan bola, lapangan golf, sempadan sungai, sempadan danau, taman makam pahlawan, tempat pemakaman umum dan pekarangan. Berdasarkan ketentuan UU No. 26 Tahun 2007, maka dengan luas wilayah Kota Langsa 23.983,00 ha, maka ruang terbuka hijau yang harus disediakan oleh pemerintah Kota Langsa seluas 7.194,90 ha (30%). Berdasarkan hasil analisis terhadap luas ruang terbuka hijau eksisting pada tahun 2020 di Kota Langsa dengan luas 12.547,31 ha (52,32%). Dari hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa ruang terbuka hijau eksisting di Kota Langsa pada tahun 2020 sudah memenuhi standar yang telah di tetapkan oleh pemerintah.
APLIKASI PUPUK HAYATI PETROBIO PADA JARAK TANAM YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Asmaul Husna,; Iswahyudi; Boy Riza Juanda
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v10i2.8670

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aplikasi pupuk hayati petrobio pada jarak tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Serta mengetahui interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dimulai pada bulan November 2022 dan berakhir pada bulan Januari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor, faktor pertama pemberian pupuk hayati petrobio (P) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: P 0 = kontrol / tanpa pupuk hayati petrobio, P 1 = 40 kg/ha (4,32 gr/petak), P 2 = 60 kg/ha (6,48 gr/petak) dan P 3= 80 kg/ha (8,64 kg/petak). Faktor kedua jarak tanam (J) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: J 1 = 30 x 40 cm, J 2 = 30 x 50 cm, dan J 3 = 30 x 60 cm. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu Tinggi tanaman (umur 7, 14, 21 dan 28 HST), Rata-rata Panjang Buah, Rata-rata jumlah buah per sampel, rata-rata produksi buah per sampel, rata-rata jumlah buah per petak dan rata-rata produksi buah per petak.
PENGARUH BEBERAPA VARIETAS DAN JUMLAH BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DENGAN METODE HAZTON dea, Dea Musvita; Iswahyudi; Boy Riza Juanda
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v10i2.8734

Abstract

The purpose of this study was to determine the influence of several varieties and the number of seeds on the growth and production of paddy rice with the Hazton method, and to determine the interaction between the number of seeds and varieties of paddy rice on the Hazton method. This research was conducted in the rice fields of Alue Merbau Village, East Langsa District, Langsa City, when the research was carried out in early July to October 2021. This study used a factorial Randomized Group Design (RAK) consisting of 2 factors, namely: factor in the type of rice variety (V) which consists of 3 types, namely: V1= Ciherang, V2= Inpari 32, V3 = Inpari 45. The factor of the number of seedlings (J) consists of 3 levels, namely: J1 = 20 seedlings, J2 = 30 seedlings, J3 = 40 seedlings. The parameters observed include: plant height, number of saplings, age of panicle exit, number of productive saplings, panicle length, harvest age, amount of grain, percentage of grain filled and empty, weight of 1,000 grains of grain, and grain production per clump.