Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Evaluasi Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Jayawijaya : Studi Kasus: Festival Budaya Lembah Baliem Yusman, Yusman; Syafri, Syafri; Latief, Rudi
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i1.3812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menemukanfaktor-faktor penghambat dan pendukung, (2) Menemukan konsepstrategi. Penelitian ini menggunakan 6 variabel yaitu : attraction,accessibility, amenity, ancillary, safeness dan comfort.mengidentifikasi strategi pengembangan pariwisata berbasis kearifanlokal di Kabupaten Jayawijaya dengan memakai analisis Skala Likertdengan range nilai dan 70 sampel yang mengacu pada PermenNomor 17 tahun 2017 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Penyelenggaraan Publik. Jumlah variable ditambah 1 x 10.Pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan non-probalitysampling dengan jenis accidental sampling, Hasil penelitian inimenemukan hanya satu variable yang dikategorikan “baik” yaitu;attraction, sedangkan variabel lainnya dikategorikan “cukup dengancatatan”. selanjutnya, hasil analisis SWOT dan Evaluasi Context,Input, Proses, Produk, (CIPP), strategi yang cocok untukpengembangan produk wisata berbasis kearifan lokal, strategipeningkatan promosi dalam dan luar negri, dan strategipengembangan sumber daya manusia melalui ketersediananorganisasi atau kelompok dalam mengelola pendidikan dan pelatihanpengelolaan pembangunana pariwisata berbasisi kearifan lokal yangberkelanjutan.
Rancang Bangun Robot Forklift dengan Roda Mecanum Berbasis Internet of Things Yusman, Yusman; Amra, Siti; Alfatani, Aula Mulki
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v6i1.1969

Abstract

Sistem forklift banyak digunakan pada proses pemindahan barang bahan baku atau hasil produksi dari satu tempat ke tempat lain, namun forklift harus dikendarai oleh operator dengan visibilitas yang jelas. Di samping itu, forklift pada umumnya tidak dapat melakukan pergerakan bebas ke segala arah, hal ini akan menjadi kendala Ketika forklift harus memindahkan barang melalui jalur yang sempit. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan rancang bangun sistem mekatronik dan kontrol robot forklift menggunakan Mikrokontroler ESP32. Robot forklift ini dirancang dengan empat buah roda    mecanum yang mampu melakukan pergerakan dan manuver ke segala arah, dilengkapi dengan sensor proximity untuk mendeteksi objek barang, serta ESP Cam untuk visibilitas dan monitoring operator melalui smartphone Android. Pergerakan robot memanfaatkan kecepatan masing-masing roda untuk dapat bergerak ke segala arah tanpa harus mengubah arah hadapnya terlebih dahulu. Robot akan bergerak apabila mendapat perintah gerak dari smartphone operator melalui aplikasi blynk. Berdasarkan hasil pengujian, beban maksimum yang mampu diangkut oleh robot forklift ini adalah 2600 gram dengan kecepatan laju robot rata-rata 3,49 km/jam atau 0,97 m/s.
MENELUSURI MAKNA KEBENCIAN ANTAR GOLONGAN DALAM PASAL 28 AYAT 2 UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK Yusman, Yusman; Riendy, Yusika
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 10 No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v10i2.20351

Abstract

Peranan teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi telah menempatkan pada posisi yang amat strategis karena menghadirkan suatu dunia tanpa batas, jarak, ruang, dan waktu yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan efisiensi. Dengan adanya alasan kebebasan mengemukakan pendapat di muka umum seperti yang tertuang dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 dan dikuatkan dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, sehingga dapat dijadikan alasan bagi para pemilik akun untuk memposting apapun sesuai kehendak mereka. Hasilnya, perang ejekan dan hinaan di jejaring sosial menjadi semakin besar. Akun yang memprovokasi justru akan semakin puas dengan komentar-komentar panas yang mengomentari status akunnya. Suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) merupakan elemen sosial yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia, oleh sebab itu, kebebasan setiap pihak harus dihargai dan dijamin. Kebebasan setiap masyarakat dalam mengembangkan individu atau kelompok dapat menjadikan seseorang mampu meniadakan diskriminasi; pelanggaran terhadap hak setiap masyarakat; paksaan yang akan mengganggu kebebasan seseorang. Sebagai contoh beberapa kasus postingan yang dapat memecahkan hubungan antar umat berbangsa.
Science, Power, and Legitimacy: The Political Role of Rulers in the Dynamics of the Development of Science in the Classical Islamic World (Abbasid–Andalusian) Indah, Fitriana; Choirunnisak , Choirunnisak; Yusman, Yusman; Arifin, Faizal Muhammad; Ashani, Salahuddin
Al-Qarawiyyin: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 1 No. 4 (2025): The Golden Age of Islam
Publisher : Yayasan Albahriah Jamiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64691/ywd7ca03

Abstract

The development of science in the classical Islamic world was not only organic. Still, it was also shaped by power relations that made science a means of political legitimacy and social control. A research gap arises from the lack of studies that explicitly highlight how political patronage not only supported but also framed science’s epistemological direction and institutionalization. This study aims to specifically identify the political mechanisms by which rulers influence the production, authority, and institutionalization of science, and examine their implications for the formation of power legitimacy. A qualitative historical-analytical approach is employed by analyzing primary sources, including chronicles and documents from scientific institutions, as well as contemporary secondary literature that discusses the patronage of science in the Abbasid, Fatimid, and Andalusian periods. The results reveal three main mechanisms of ruler intervention. First, financial and symbolic patronage of scholars and scientists created intellectual authority and strengthened claims to power. Second, the institutionalization of science was facilitated through the establishment of the Bayt al-Ḥikmah, the Nizamiyyah madrasah, and the University of Córdoba, which became centers of knowledge production, curation, and dissemination. Third, cultural diplomacy facilitated the transfer of knowledge from Greek, Persian, Indian, and Arabic traditions, leading to intellectual transformation across civilizations. In conclusion, the relationship between knowledge and power during the classical Islamic period not only enriched intellectual traditions but also became a hegemonic instrument that strengthened political legitimacy through scientific authority directed toward social welfare and the construction of a universal civilization.
Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Dasar Negeri Febriani, Budi; Yusman, Yusman; Lubis, Leli Hasanah; Yuslinda, Yuslinda; Batubara, Monica Mulyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6137

Abstract

Profesionalisme guru merupakan faktor kunci dalam menentukan kualitas pembelajaran dan keberhasilan pendidikan di sekolah. Guru yang profesional tidak hanya dituntut memiliki penguasaan materi ajar, tetapi juga kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang terus berkembang seiring dengan dinamika pendidikan modern. Salah satu upaya strategis untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah melalui supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah. Supervisi akademik tidak lagi dipahami sebagai kegiatan pengawasan semata, melainkan sebagai proses pembinaan profesional yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, refleksi praktik mengajar, serta pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di tengah tantangan pendidikan modern, seperti tuntutan kurikulum, perkembangan teknologi, dan kebutuhan peserta didik yang semakin kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk menemukan pola, konsep, dan temuan yang berkaitan dengan supervisi akademik dan profesionalisme guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik yang dilaksanakan secara terencana, sistematis, humanis, dan kolaboratif mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru, mendorong munculnya praktik reflektif dalam pembelajaran, serta memperkuat komitmen profesional guru terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, penguatan kompetensi supervisi akademik kepala sekolah menjadi kebutuhan mendesak dalam rangka menciptakan budaya pembelajaran yang berkualitas, adaptif, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.