Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Pembelajaran Pohon Budaya dan Wordwall dalam Materi Keberagaman Budaya Pendidikan Pancasila Kelas 5 SDN NGIJO 01 Pramudita, Andhini; Kelly, Grace Olivia; Widodo, Susilo Tri; Wahyuni, Nur Indah; Sa’diyah, Durratus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang berbantu media pembelajaran Pohon Budaya dan Wordwall dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 5 SDN Ngijo 01 terhadap materi Keberagaman Budaya dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN Ngijo 01 yang berjumlah 20 orang. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa Media Pohon Budaya membantu siswa mengaitkan konsep keberagaman budaya dengan pengalaman konkret, sementara Wordwall meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa melalui aktivitas interaktif. Selain itu, pendekatan PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan memecahkan masalah secara mandiri.
Penerapan Problem-Based Learning (PBL) sebagai Upaya Membangun Semangat dan Keterlibatan Aktif Siswa Sekolah Dasar dalam Pendidikan Pancasila Atiatul, Rizza; Aini, Aisya Dinda Nurul; Azzahra, Salsabila; Nafisha, Salsa Enatin; Hidayah, Alifah Nur; Ramadhan, Rakhmat; Wahyuni, Nur Indah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk sikap, nilai, dan karakter peserta didik melalui pengalaman belajar yang bermakna. Untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut, dibutuhkan model pembelajaran yang mampu menumbuhkan semangat, kemandirian, serta keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta menganalisis dampaknya terhadap motivasi dan aktivitas siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. PBL diterapkan melalui tahapan identifikasi masalah, penyelidikan kelompok, diskusi, dan presentasi hasil dengan dukungan media variatif seperti video pembelajaran, media konkret, dan PPT berbasis Canva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL mampu meningkatkan antusiasme, fokus, dan keberanian siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi dan pemecahan masalah. Siswa terlihat lebih bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas kelompok, lebih percaya diri saat mempresentasikan hasil, serta menunjukkan pemahaman lebih baik terhadap nilai-nilai Pancasila melalui aktivitas investigatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBL efektif menciptakan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa sehingga dapat menjadi strategi yang tepat untuk membangun semangat belajar dalam Pendidikan Pancasila.
Implementasi PBL Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Kemandirian pada Pendidikan Pancasila di SD Jawa Tengah Yuniarti, Dinda Hafifah; Dewi, Intan Kartika; Wulandari, Anggun; Digdayani, Amanda; Ardiani, Hidayah Wika; Marlena, Saeni; Wahyuni, Nur Indah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini menguji penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang diperkaya pendekatan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di dua sekolah dasar Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung selama dua siklus pada siswa kelas V SDN Plosokerep 1 Sragen dan kelas VI SDN Randugunting 7 Tegal. Data dikumpulkan melalui observasi perilaku siswa, dokumentasi lembar kerja murid, wawancara, serta catatan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa pada tahap awal siswa sering melebihi batas waktu pengerjaan tugas dan masih sangat bergantung pada arahan guru. Setelah dilakukan perbaikan berupa pengurangan jumlah soal, penggunaan timer besar, pengingat waktu berkala, serta refleksi tertulis di akhir pembelajaran, terjadi perubahan nyata. Seluruh siswa menyelesaikan tugas tepat waktu, tidak ada lagi yang memerlukan remedial, dan kemandirian belajar meningkat tajam. Model PBL dengan pendekatan pembelajaran mendalam terbukti menjadi cara yang sangat efektif untuk membentuk disiplin waktu sekaligus kemandirian belajar siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Penerapan Problem-Based Learning (PBL) sebagai Upaya Membangun Semangat dan Keterlibatan Aktif Siswa Sekolah Dasar dalam Pendidikan Pancasila Atiatul, Rizza; Aini, Aisya Dinda Nurul; Azzahra, Salsabila; Nafisha, Salsa Enatin; Hidayah, Alifah Nur; Ramadhan, Rakhmat; Wahyuni, Nur Indah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk sikap, nilai, dan karakter peserta didik melalui pengalaman belajar yang bermakna. Untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut, dibutuhkan model pembelajaran yang mampu menumbuhkan semangat, kemandirian, serta keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta menganalisis dampaknya terhadap motivasi dan aktivitas siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. PBL diterapkan melalui tahapan identifikasi masalah, penyelidikan kelompok, diskusi, dan presentasi hasil dengan dukungan media variatif seperti video pembelajaran, media konkret, dan PPT berbasis Canva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL mampu meningkatkan antusiasme, fokus, dan keberanian siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi dan pemecahan masalah. Siswa terlihat lebih bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas kelompok, lebih percaya diri saat mempresentasikan hasil, serta menunjukkan pemahaman lebih baik terhadap nilai-nilai Pancasila melalui aktivitas investigatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBL efektif menciptakan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa sehingga dapat menjadi strategi yang tepat untuk membangun semangat belajar dalam Pendidikan Pancasila.
Implementasi Media Konkret Tabung Norma dalam Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mengatasi Rendahnya Konsentrasi Belajar Siswa SD Maulina, Fadhilah Aqlila; Putri, Fahtan Thirza Syafira; Ane, Meyta Putri Nur; Ramadhani, Renita Alfira; Sari, Desiana Puspita; Marita, Rina; Wahyuni, Nur Indah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media pembelajaran konkret “Tabung Norma” dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai upaya mengatasi rendahnya konsentrasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan di dua sekolah mitra, yaitu SDN 01 Mengori dan MI Mendiro, melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis angket pra dan pascapembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa awalnya mengalami kesulitan memahami konsep norma karena sifat materinya yang abstrak dan metode pembelajaran yang kurang menarik. Penerapan media konkret, ice breaking, diskusi interaktif, dan permainan edukatif mampu meningkatkan fokus dan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Data angket menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 47,5 menjadi 77,5. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media konkret dan strategi pembelajaran menyenangkan tidak hanya membantu pemahaman konsep tetapi juga meningkatkan konsentrasi serta partisipasi siswa. Penelitian menyimpulkan bahwa media “Tabung Norma” efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PKn di sekolah dasar.
Implementasi Media Kartu Make A Match untuk Meningkatkan Konsentrasi Dan Kemampuan Bernalar Kritis Siswa SDN 2 Winong Kendal Alfiani, Tesya Septiya; Muayyanah, Mahfudhotul; Yulisa, Trisna; Hidayati, Aulia Pipit Nur; Wahyuni, Nur Indah
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 02 (2025): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v10i02.11276

Abstract

Pembelajaran PKn di SDN 2 Winong masih menghadapi permasalahan rendahnya konsentrasi dan kemampuan bernalar kritis siswa akibat penggunaan metode ceramah dan media visual pasif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan media kartu Make a Match sebagai strategi untuk meningkatkan fokus dan kemampuan bernalar kritis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif tematik dengan mengelompokkan hasil observasi dan wawancara ke dalam tema terkait konsentrasi, keterlibatan, dan kemampuan bernalar kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pencocokan kartu mendorong siswa memahami informasi dengan cepat, menjaga fokus, serta meningkatkan partisipasi dan kepercayaan diri dalam berdiskusi. Interaksi melalui kegiatan pasangan juga memperkuat kemampuan siswa dalam memberikan alasan logis. Secara keseluruhan, media Make a Match terbukti relevan dan efektif dalam menciptakan pembelajaran PKn yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna di SDN 2 Winong.
Co-Authors Aini, Aisya Dinda Nurul Aisyah Aisyah Alfiani, Tesya Septiya Aminatun, Siti Ane, Meyta Putri Nur Anggun Wulandari Ardiani, Hidayah Wika Arif Maulana, Arif Atiatul, Rizza Azzahra, Salsabila Dewi, Intan Kartika Digdayani, Amanda Dwitya, Rahma Edi, Purwo Fauziah, Ruri Yuliani Fitria Nur Aini Habibah, Aulia Hindun Halizha, Chintya Asti Haq, Najme Muhammad Dliya’ul Hidayah, Alifah Nur Hidayati, Aulia Pipit Nur Idelia, Rizky Fawnia Imeldania, Pranisma Salsa Isa Ansori Isdhianti, Ery Istigfarin, Nur Hanifah Kartika, Alya Wahyu Kelly, Grace Olivia Khusna, Dana Sabila Kinasih, Estining Titah Kurnianto, Bagas Kurotul Aeni Lu'lu'a, Khilwiyatul Luthfiana, Lintang Marita, Rina Marlena, Saeni Martono, Anang Tri Maulina, Fadhilah Aqlila Ma’ruf, Nadhifa Ginayu Hairina Moh Yasir Alimi Muayyanah, Mahfudhotul Murya, Nur Royhana Nafisha, Salsa Enatin Nashihah, Rifatun Nirmalasari, Aprilia Putri Nugrahani, Arshanda Gusti Nurmanto, Tirza Naya Nutria, Diah Ayu Parahita, Syifana Dila Permatasari, Dwi Nuraeni Pramudita, Andhini Prasetyaningtyas, Fitria Dwi Purohita, Adiyatma Nur Zain Putra, Galih Mahardika Christian Putri, Fahtan Thirza Syafira Qurrota’Ayun, Sekar Nova Juan Qurrota’Ayun Rahmadhani, Yuliana Isa Rahmawati, Nur Isnaini Rahmitasari, Nururiza Nanda Ramadhan, Rakhmat Ramadhani, Renita Alfira Sabiily, M. Arsyada Sari, Desiana Puspita Sa’diyah, Durratus Shobichah, Umroh Nurus Sofia, Virda Andhara Subagyo, Norita Agustina Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sujianto Sujianto Sunaryo Sunaryo Susilo Tri Widodo, Susilo Tri Tugiran Tugiran, Tugiran Wicaksono, Adiyanto Widiyanto Widodo, Silvirius Wulandari, Evita Xinzhe, Zhao Yulia Rahmawati, Yulia Yulisa, Trisna Yuniarti, Dinda Hafifah Yusnia, Irma