Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Tradisi Ntumbu sebagai Penguatan Karakter Cinta Damai pada Masyarakat Suku Mbojo di Desa Ntori Akbar, Risda Abad; Yuliatin; Kurniawansyah, Edy
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/j9v6wc37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pelaksanaan tradisi Ntumbu sebagai penguatan karakter cinta damai pada masyarakat suku Mbojo di Desa Ntori Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagaimana pelaksanaan tradisi Ntumbu sebagai penguatan karakter cinta damai terdiri dari 3 tahapan, yaitu: 1) tahap persiapan (musyawarah bersama masyarakat, pemain, guru tradisi Ntumbu dan tokoh adat, pemberitahuan informasi hasil musyawarah kepada warga, gotong royong dalam mempersiapkan keperluan tradisi dan ritual pelaksanaan tradisi Ntumbu.), 2) tahap inti (pemain, guru tradisi Ntumbu, tokoh adat dan penabuh dalam tradisi Ntumbu), 3) tahap penutup (berjabat tangan sebagai simbol perdamaian dan persaudaraan serta kumpul bersama sebagai bahan refleksi dan evaluasi). Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan tradisi Ntumbu terdiri dari faktor internal (pemain, guru tradisi Ntumbu dan tokoh adat), serta faktor eksternal (dukungan dari pemerintah desa dan lingkungan sosial yang mendukung).
Upaya Sekolah dalam Mengembangkan Karakter Religius dan Disiplin Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka di MTsN 2 Sumbawa Barat Kisnawati, Kisnawati; kisnawatii, Kisnawati; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/cg65dd49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya sekolah dalam mengembangkan karakter religius dan disiplin siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka serta faktor penghambatnya di MTsN 2 Sumbawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karakter religius dilakukan melalui pembiasaan doa sebelum dan sesudah kegiatan, kegiatan mengaji, zikir dan wirid bersama, pelaksanaan salat berjamaah, serta kegiatan bakti sosial sebagai implementasi nilai kepedulian dan keikhlasan. Sementara itu, pengembangan karakter disiplin dilaksanakan melalui ketaatan terhadap aturan dan jadwal, latihan baris-berbaris (PBB), kerja sama dalam regu, serta penerapan sistem konsekuensi berupa penghargaan dan hukuman edukatif secara konsisten. Proses pembinaan tersebut mendorong pergeseran dari kepatuhan berbasis regulasi eksternal menuju kesadaran intrinsik siswa. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi motivasi dan kesadaran diri siswa yang belum stabil, kurangnya dukungan dan pembiasaan dari keluarga, pengaruh lingkungan sosial dan media, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung kegiatan. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan Pramuka berpotensi menjadi wahana strategis dalam penguatan pendidikan karakter di madrasah apabila didukung oleh konsistensi pembinaan, sinergi sekolah–keluarga, dan lingkungan yang kondusif. School Efforts in Developing Students' Religious Character and Discipline Through Scout Extracurricular Activities at MTsN 2 West Sumbawa Abstract This study aims to determine the school's efforts in developing students' religious character and discipline through Scout extracurricular activities and its inhibiting factors in MTsN 2 West Sumbawa. The research uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the development of religious character is implemented through habituation of prayer before and after activities, Qur’anic recitation, dhikr and wirid, congregational prayers, and social service activities as the embodiment of sincerity and social care. Meanwhile, disciplined character is fostered through adherence to rules and schedules, marching drills (PBB), teamwork within patrol groups, and the consistent application of educational sanctions and rewards. These strategies contribute to a gradual shift from externally regulated obedience toward students’ intrinsic awareness. The inhibiting factors include unstable student motivation and self-awareness, limited parental support and home habituation, the influence of social and media environments, and limited facilities and infrastructure. The study concludes that Scout extracurricular activities have strong potential as a strategic medium for strengthening character education in Islamic secondary schools when supported by consistent guidance and synergy among school, family, and community.
Peningkatan Partisipasi Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Talking Stick pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Suriyaningsih, Liza Lilik; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.3591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran talking stick dalam meningkatkan partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VIII-E di SMPN 1 Labuhan Haji. Penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan 27–28 siswa sebagai subjek. Data dikumpul melalui observasi aktivitas guru dan partisipasi siswa serta kuesioner respons siswa. Pada siklus I, aktivitas guru mencapai 75,24% dan partisipasi siswa rendah pada empat indikator (bertanya 52,77%, berpendapat 45,37%, menjawab pertanyaan 62,03%, mengerjakan tugas 63,88%), meskipun mengikuti pembelajaran mencapai 80,55%. Pada siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 90,47% dan seluruh indikator partisipasi siswa melampaui 80% (bertanya 80,35%, menjawab pertanyaan 87,5%, berpendapat 80,35%, mengerjakan tugas 85,71%, mengikuti pembelajaran 89,28%). Respons siswa terhadap model ini sangat positif setelah perbaikan teknis dan motivasi. Hasil membuktikan bahwa model talking stick efektif meningkatkan partisipasi belajar siswa secara signifikan, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, interaktif, dan berkeadilan.
Penguatan Civic Skill dalam Good Citizenship Melalui Pembelajaran PPKn di SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang Hadi, M. Samsul; Kurniawansyah, Edy; Basariah; Jumrawati; Amrullah, Muh. Khozin Arif; Nurhidayah, Cinta; Ramdhani, Rian Novia
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18156

Abstract

Abstract: This study aims to determine the efforts of PPKn teachers in instilling Civic skills in Good Citizenship through PPKn learning to grade VIII students at SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang, the research method used is descriptive qualitative. The research subjects were 22 people, 1 PPKn teacher and 21 grade VIII students. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation, questionnaires. Data analysis used data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that: 1) the efforts of PPKn teachers in instilling civic skills in good citizenship to students are quite good, this is indicated by the efforts of teachers carried out in class, namely using varied learning methods. Involving students in completing individual and group assignments. Randomly selecting students to answer questions, 2) obstacles faced by PPKn teachers in instilling civic skills in good citizenship are, students who often come in and out of class so that they disrupt the teacher's concentration when explaining the material, students who only make other movements that disturb the concentration of other students, the lack of students' ability to obtain information about their assignments, the lack of a sense of responsibility in students to complete their assignments. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya guru PPKn dalam menanamkan Civic skill Dalam Good Citizenship melalui pembelajaran PPKn terhadap siswa kelas VIII di SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang, Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 22 orang, 1 orang guru PPKn dan 21 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi, angket. Analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) upaya guru PPKn dalam menanamkan civic skill dalam good citizenship terhadap siswa sudah cukup baik, hal tersebut ditandai dari upaya guru dilakukan di kelas yaitu menggunakan metode belajar bervariasi. Melibatkan siswa menyelesaikan tugas individu maupun kelompok. Memilih secara acak siswa untuk menjawab pertanyaan; 2) kendala yang dihadapi guru PPKn dalam menanamkan civic skill dalam good citizenship yaitu, siswa yang sering keluar masuk kelas sehingga mengganggu konsentrasi guru saat memaparkan materi, siswa yang hanya membuat gerakan lain yang menggangu konsentrasi siswa lainnya, masih kurangnya kemampuan siswa dalam memperoleh informasi mengenai tugasnya, kurangnya rasa tanggung jawab pada diri siswa untuk menyelesaikan tugasnya.
TRANSFORMASI HASIL BELAJAR PPKN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STADIZALL Ramadhani, Tia; Herianto, Edy; Kurniawansyah, Edy
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran STADIZALL sebagai strategi inovatif di era Revolusi Industri 5.0. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih dengan purposive sampling, yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, daya beda, serta tingkat kesukaran. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat, meliputi uji normalitas (Shapiro-Wilk) dan homogenitas (Levene’s test), kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan Independent T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 0,05 dengan rata-rata N-Gain kelas eksperimen (0,723) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (0,483). Temuan ini mengindikasikan bahwa model STADIZALL mampu mentransformasi hasil belajar siswa secara signifikan dengan meningkatkan pemahaman konseptual dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATA PELAJARAN PPKn DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI di MAN 2 SUMBAWA Rizki, Beni; Ismail, M; Kurniawansyah, Edy; Herianto, Edy
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14605

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini yaitu jenis PTK, yang menggunakan pendekatan kualitatif yag bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Daerah penelilian ini yaitu di MAN 2 SUMBAWA, dengan menggunakan sempel semua peserta didik kelas XI MAN 2 SUMBAWA. Penentuan sempel dilakukan dengan Teknik purposif sampling. Data dikumpulkan melalui Teknik Observasi, Teknik Tes Belajar serta Teknik Dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan tercapaian indicator. Prosedur yang dilakukan di penelitan ini dilalui delama empat siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan; (2) Pelaksanaan; (3) Pengamatan; (4) Refleksi. Hasil analisis data menunjukkan yaitu, penelitian penelitian siklus 1 menyatakan, jumlah indicator penerapan metode Contextual Teaching and Learning sebagai variable tindakan yang timbul sebanyak 19 deskriptor (73 %). Persentase variable harapan berupa peningkatan hasil belajar sebesar 9 peserta didik (34%). Diakhir setiap seklus dilakukan refleksi untuk mengetahui penyebab indicator kinerja belum tercapai dan dilakukan perbaikan. Pada pembelajaran disiklus II mengalami peningkatan sebesar 23 deskriptor (88%). Seiring denga meningkatnya kualitas variable tindakan, kualitas variable harapan semakin tinggi juga. Hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 16 peserta didik (61%). Pada siklus III mengalami peningkatan sebesar 24 deskriptor (92%), dengan hasil belajar peserta didik semakin tinggi menjadi 21 siswa (80%). Di siklus IV mengalami peningkatan sebanyak 26 deskriptor (100%), dengan hasil belajar peserta didik semakin tinggi menjadi 26 peserta didik (100%) berdasarkan data siklus ini ditemukan pola yang tepat ada penerapan metode Contextual Teaching and Learning Pada mata pelajaran PPKn dalam meningkatkan Hasil belajar siswa kelas XI di MAN 2 SUMBAWA Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning, Hasil Belajar, Mata Pelajaran PPKn.
PERAN GURU PENGGERAK DALAM MENGEMBANGKAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMPN 7 MATARAM Misnawati, Misnawati; Herianto, Edy; Kurniawansyah, Edy; Alqadri, Bagdawansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14765

Abstract

Teachers have an important role in the implementation of the Pancasila student profile enhancement project. In implementing P5 through several stages namely: planning stage, implementation stage, and evaluation stage. Their role as a driving teacher must have supporting and challenging factors. Supporting factors are: Peer support, There are P5, Sarana and Prasarana guidelines. The challenges are: Different student character, and funding constraints in the implementation of the project. This research aims to describe the role of the teacher in developing the project of strengthening the student profile of Pancasila at SMPN 7 Mataram. The research uses a qualitative approach to the type of case study with data collection techniques through documentation, observation, and interviews. The implementation of P5 is implemented in the selection of the head of the OSIS which is well carried out and runs in accordance with the guidelines of the project module.
Co-Authors Aditya Saputra, Muhammad Adnin, Olyvia Agit Mirsya, M. Ahmad Fauzan Ainun, Muhammad Akbar, Risda Abad AL-QADRI, BAGDAWANSYAH Alambana, Bondan Muhammad Alqadri, Bagdawansyah Alqadri, Baqdawansyah Amanda, Baiq Citra Yuliantika Amrullah, Muh. Khozin Arif ANDINI, FIRDA APRIYANTI, WATUL ARDINA Arwita, Arwita Aulia, Annisa Aulya Wardani, Winda Azhari, Nabila Fatya Baihi, Baihi Basariah Basariah Basariah, Basariah Cahyani, Mega Dina Aulia diyat, baiq radya DZULHAKIM, DANU Edy Herianto Fitri, Raudatul Fitriani Fitriani Hadi, M. Samsul Haerunnisa, Siti Harianto, Edy Haslan, M. Mabrur Haslan, Muhammad Mabrur Hayati, Komala Mala Hidayat, Moh. Dimaz Prasetia Hidayat, Rullian Hudori, Ahmad Ismail Ismail Ismail, M ISNAINI, LISA SHOPIA Izzati, Nurul Jaelani, Zul Fiya Ayunia JANNAH, SITI AISATUN Jauhari, M Khairul Hafiz Jumrawati Kisnawati, Kisnawati kisnawatii, Kisnawati Laili, Manzilul Lesi, Oktaviana Liastamin, Anwar M. Ismail Maerani, Ahadiatun Misnawati Misnawati Mohammad Mustari, Mohammad Muhammad Zubair Munawwaroh, Wafiq Azizatun MUSTARI , MOHAMMAD Mustari, Mohamad Musyawwir, Abal Wahid Mutmainnah, Neneng Muzilawati, Muzilawati Ningsih, Ika Juwita Noviana, Hassa Novita, Riska NOVITASARI Nurhidayah, Cinta Nurmaizura, Dila Nurmayanti, Ayu Nurul, Nurul Istiqomah Nurwadahnia, Nurwadahnia Pandapotan Simaremare, Tohap Prihartini Prihartini Ramadhani, Tia Ramdhani, Rian Novia Ramlah Ramlah Riskika, Huda Rispawati, Rispawati Rizki, Beni Safitri, Ely Aulia Sahrul, Adhi Sakban Samsul Hadi Saputri, Nurmala Sawaludin, Sawaludin Sugeng Santoso Suhardiman, Arif Sumardi, Lalu Sumitro Suriyaningsih, Liza Lilik Ul Mizan, Wilandha Yasmin Ulfatunnisah, Ulfatunnisah Wibawa, Indah Safitri Yuliatin Yuliatin yuliatin Zubair, M Zubair, Muh Zubair, Muh.