Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model Pelajaran Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Quizizz Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas 11 IIS 4 di SMAN 8 Mataram Safitri, Ely Aulia; Kurniawansyah, Edy; Baihi, Baihi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3143

Abstract

Guru berperan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik karena hasil belajar tersebut menjadi patokan dalam keberhasilan sebuah pembelajaran. Namun, guru juga dituntut untuk mengembangkan pembelajaran sesuai dengan kodrat zaman seperti yang dikemukakakn Ki Hadjar Dewantara sehingga pendidikan saat ini menekankan adanya penggunaan teknologi. Penelitian ini memiliki tujuan yang berfokus untuk meningkatkan hasil berlajar peserta didik terutama pada mata pelajaran PPKn dengan menggunakkan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan aplikasi Quizizz. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian Tindakan kelasdengan instrument pengumpulan data observasi dan tes yang memanfaatkan aplikasi Quizizz. Temuan yang didapatkan yaitu hasil belajar peserta didik menglamai peningkatan yang dapat dilihat dari nilai rata-rata peserta didik dim nilai rata-rata peserta didik hanya sebesar 49 lalu meningkat pada siklus I menjadi dan peningkatan juga terjadi pada siklus II menjadi nilai rata-rata 85. Peserta didik yang mendapatkan nilai tuntas juga meningkat dari siklus I sebanyak 52% menjadi 80% pada siklus II. Dengan demikian upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan aplikasi Quizizz pada mata pelajaran PPKn kelas 11 IIS 4 di SMAN 8 Mataram dikatakan berhasil.
Implementasi Kebijakan Program Guru Penggerak (Studi di Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Barat) Aulia, Annisa; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy; Mustari, Mohamad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3376

Abstract

Program Guru Penggerak adalah program pengembangan profesionalisme guru yang berkesinambungan melalui kegiatan pelatihan serta kegiatan kolektif guru. Program Guru Penggerak dilaksanakan di Balai Guru Penggerak Nusa Tenggara Barat pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan program guru penggerak dan faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori Edward III yang terdapat aspek komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pada aspek komunikasi menggunakan media tatap muka, media digital dan dokumen & panduang tertulis. Aspek sumber saya manusia untuk jumlahnya sudah memadai begitupun dengan sumber daya anggaran dan fasilitas. Pada aspek disposisi, para pelaksana maupun pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh terhadap implementasi PGP. Pada aspek struktur birokrasi Balai Guru Penggerak memiliki struktur khusus untuk mengimplementasikan PGP. Adapun faktor pendukung implementasi program yaitu pengalaman dan kompetensi para pelaksana kebijakan serta adanya komitmen Pemerintah Daerah. Adapun faktor penghambatnya yaitu kurangnya pemahaman pemangku kebijakan terkait pentingnya program guru penggerak.
Analisis Evaluasi Kepuasan Mahasiswa Terhadap Performa Dosen (Studi Pada Prodi PPKn FKIP Unram) Kurniawansyah, Edy; Sumardi, Lalu; Mustari, Mohammad; Noviana, Hassa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3620

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan proses untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan dalam menentukan sejauh mana dan bagaimana pembelajaran yang telah berjalan agar dapat membuat penilaian (judgement) dan perbaikan yang dibutuhkan untuk memaksimalkan hasilnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan mahasiswa terhadap performa dosen pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP Universitas Mataram. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran dosen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan perlunya evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja dosen. Metode yang digunakan adalah metode survei deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Data yang diperoleh dianalisis oleh Gugus Penjaminan Mutu Prodi untuk dijadikan bahan evaluasi dan peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa merasa puas terhadap performa dosen, terutama dalam aspek motivasi belajar, metode pembelajaran, penguasaan materi, serta komunikasi dosen dengan mahasiswa. Namun, masih ditemukan beberapa kelemahan salah satunya dosen yang jarang hadir. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perbaikan strategi pembelajaran dan pengembangan profesional dosen guna meningkatkan mutu pendidikan di Prodi PPKn.
Efektivitas Model Pembelajaran Debat Aktif Berbasis Project dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Basariah, Basariah; Haslan, Muhammad Mabrur; Kurniawansyah, Edy
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3855

Abstract

Kemajuan zaman seperti saat ini menuntut semua pihak untuk dapat berinovasi terutama dalam pembelajaran. Salah satu yang harus dilakukan perbaruan adalah model pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan situasi dan materi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Debat Aktif Berbasis Proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif jenis eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group pada 90 mahasiswa Program Studi PPKn yang terbagi dalam dua kelas eksperimen (debat aktif berbasis proyek) dan satu kelas kontrol (debat tradisional). Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis berbasis indikator Facione (2020), observasi partisipan, dan analisis dokumen proyek solusi isu kontroversial. Hasil analisis ANCOVA menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok debat aktif berbasis proyek (Mean=82,5; SD=4,2) dan kontrol (Mean=73,1; SD=5,8) dengan p<0,01 dan efek besar (Cohen’s d=1,87). Sebanyak 87% mahasiswa debat aktif berbasis proyek mencapai level berpikir kritis (skor>75), jauh lebih tinggi dibanding kelompok kontrol (54%). Temuan membuktikan bahwa integrasi proyek analitis dalam debat secara signifikan meningkatkan kemampuan analisis argumen (effect size=0,92), keterampilan solusi kontekstual, serta mengurangi bias kognitif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model debat aktif berbasis proyek efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Dampak Penerapan Kurikulum Merdeka Terhadap Motivasi Belajar Siswa (Studi di SMP Negeri 2 Mataram) Ainun, Muhammad; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy; Al-Qadri, Bagdawansyah
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Mataram. Serta untuk mengetahui bagaimana dampak penerapan Kurikulum Merdeka terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Mataram, dan informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, dan guru yang ada di SMP Negeri 2 Mataram. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak penerapan kurikulum Merdeka terhadap motivasi belajar siswa sudah terlaksana dengan baik. Dampak penerapan Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Mataram ditunjukkan dari beberapa indikator: (1) Pembuatan program-program sekolah seperti membentuk komoditas belajar, program one month one video, program ARPS, dan pembelajaran berdiferensiasi. (2) Pelaksanaan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang terdiri dari beberapa tema diantaranya pemilu, gaya hidup berkelanjutan, dan kewirausahaan. (3) Keikutsertaan guru dalam PMM (Platform Merdeka Mengajar). Dampak penerapan Kurikulum Merdeka terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Mataram ditunjukkan dengan: (1) Rajin mengerjakan tugas. (2) Memberikan reward/penghargaan. (3) Meningkatnya hasrat atau keinginan untuk berhasil. (4) Kegiatan yang menarik dengan suasana ataupun kegiatan belajar yang menarik dapat menumbuhkan rasa semangat belajar siswa sehingga siswa menjadi aktif dikelas.
Pembinaan Soft Skill Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler (Studi di MAN 1 Mataram) Noviana, Hassa; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy; Zubair, M
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5838

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pembinaan soft skill peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler di MAN 1 Mataram. Soft skill seperti kepemimpinan dan kerjasama tim atau kolaborasi  menjadi aspek penting dalam membentuk karakter siswa agar siap menghadapi tantangan baik secara akademik maupun sosial. Dengan menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler, khususnya OSIM/OSIS menjadi sarana efektif dalam melatih keterampilan non-akademik siswa melalui berbagai program kerja dan kepanitiaan yang melibatkan interaksi serta tanggung jawab. Pembinaan soft skill ini didukung oleh peran aktif pembina dan kebijakan sekolah yang memberikan ruang bagi pengembangan diri siswa. Meskipun masih terdapat tantangan seperti tingkat partisipasi siswa yang bervariasi, kegiatan ekstrakurikuler di MAN 1 Mataram telah menunjukkan dampak positif dalam membentuk karakter dan keterampilan sosial peserta didik. Dengan pengelolaan yang optimal, kegiatan ini dapat semakin memperkaya pengalaman belajar siswa di luar kelas.
THE ROLE OF INSTRUCTIONAL LEADERSHIP IN THE IMPLEMENTATION OF INDEPENDENT CURRICULUM AT SMAN GERUNG Mustari, Mohamad; Fauzan, Ahmad; Kurniawansyah, Edy
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 2, No 1 (2024): Second International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is a deliberate and planned effort to create a teaching and learning environment where students can actively develop their potential to have personality, character, a sense of self-control, religious spiritual soul, and knowledge to live a life in society. Education is changing in the home, community, and educational institutions. The instructional leadership role of school principals as educators, managers, administrators, leaders, innovators and motivators cannot be separated from educational change in schools. One of the three implementers of the Driving School Program (PSP) is SMA Negeri 1 Gerung. Where PSP is a government program that collaborates with regional governments (PEMDA) in various interventions to improve the level of education. PSP concentrates on the process of developing holistic student learning outcomes which include basic literacy and numeracy competencies as well as character. The research approach used is empirical research, namely research with data in the field as the main data source, such as the results of interviews and observations. In this research, the researcher focuses on SMAN 1 Gerung which is the implementer of the Driving School Program (PSP) in Lombok Regency West.
Pelaksanaan Tradisi Nyorong pada Perkawinan Suku Samawa Sebagai Perwujudan Karakter Tanggung Jawab Sahrul, Adhi; Yuliatin, Yuliatin; Alqadri, Bagdawansyah; Kurniawansyah, Edy
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i2.6011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tradisi nyorong pada perkawinan Suku Samawa sebagai perwujudan karakter tanggung jawab serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan tradisi nyorong tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian etnografi dan metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan tradisi nyorong pada perkawinan Suku Samawa memiliki beberapa tahapan yang dapat mewujudkan karakter tanggung jawab bagi setiap individu, terutama bagi calon pengantin, yaitu : (1) Tahap Persiapan, yakni kegiatan Barajak (mengundang), tokal adat, pembentukkan panitia. (2) Kegiatan Inti, yakni kegiatan tradisi nyorong dan penyerahan seserahan. (3) Tahap Penutupan, yakni kegiatan ritual adat barodak rapancar atau proses luluran kepada calon pengantin dan pembacaan doa. Kemudian terdapat beberapa faktor pendukung dalam pelaksanaan tradisi nyorong yakni: (1) adanya kemauan dan kesungguhan dari calon pengantin, (2) adanya dukungan keluarga pengantin, dan (3) adanya tradisi Jema (kegiatan menghantarkan bantuan berupa sembako). Selain itu, terdapat juga beberapa faktor penghambatnya yakni: (1) keadaan ekonomi calon pengantin, (2) kurangnya partisipasi masyarakat, dan (3) kondisi serta jarak tempuh yang begitu jauh sehingga dapat menjadi penghambat bahkan mengagalkan pelaksanaan tradisi nyorong tersebut.
The Role of Driving Teachers in Implementing the Independent Curriculum at SMA Negeri 1 Sakra Majdi, Muhamad; Mustari, Mohamad; Kurniawansyah, Edy; Alqadri, Bagdawansyah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i3.418

Abstract

Education is the main pillar in determining the quality of human resources and the progress of a nation, and independent learning is a response to the needs of the education system in an effort to improve human resources in the era of the industrial revolution 4.0. Freedom of learning also frees educators and students to choose their learning system. The qualitative approach is the collection of data in a natural setting with the intention of interpreting the phenomena that occur, where the researcher is the key instrument, the data collection technique is carried out in a triangulation (combined) manner, the analysis is inductive/qualitative, and the results of qualitative research emphasize meaning and generalization. The researcher found that some of the supporting factors for driving teachers in implementing the independent curriculum that already have the status of driving schools and independent independent are the ones that are the driving schools. The supporting factors experienced by the driving teachers in implementing the independent curriculum at SMA Negeri 1 Sakra which develop competence, full support, and inhibiting factors. The impact given as a driving teacher who provides learning that is in accordance with interests, talents, and student-centered. In addition, driving teachers must prioritize caring for the character of students who are increasingly visible, and can also open their minds to students who have different characteristics.
Implementasi Program Home Visit Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa di SMP Negeri 6 Taliwang Agit Mirsya, M.; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy; Pandapotan Simaremare, Tohap
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.464

Abstract

This research examines the implementation of the home visit program in the formation of student discipline character in SMP Negeri 6 Taliwang. The purpose of this research is to know the implementation of home visit program in SMP Negeri 6 Taliwang and to know the impact of home visit program implementation in discipline character building. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. Data collection techniques used interviews, observation, and documentation. The result of this research shows the implementation process of home visit program in shaping students' discipline character in SMP Negeri 6 Taliwang and the impact of home visit program implementation on shaping students' discipline character in SMP Negeri 6 Taliwang. There are 3 stages of the home visit program implementation process, namely planning, implementation and evaluation. Based on this process, the impact of the home visit program was obtained in the form of an increase in students' disciplinary attitudes in class, an increase in the discipline of student attendance and an increase in the attitude of obeying the rules at school. Based on these results, the implementation of the home visit program can shape the discipline character of SMP Negeri 6 Taliwang students.
Co-Authors Aditya Saputra, Muhammad Adnin, Olyvia Agit Mirsya, M. Ahmad Fauzan Ainun, Muhammad Akbar, Risda Abad AL-QADRI, BAGDAWANSYAH Alambana, Bondan Muhammad Alqadri, Bagdawansyah Alqadri, Baqdawansyah Amanda, Baiq Citra Yuliantika Amrullah, Muh. Khozin Arif ANDINI, FIRDA APRIYANTI, WATUL ARDINA Arwita, Arwita Aulia, Annisa Aulya Wardani, Winda Azhari, Nabila Fatya Baihi, Baihi Basariah Basariah Basariah, Basariah Cahyani, Mega Dina Aulia diyat, baiq radya DZULHAKIM, DANU Edy Herianto Fitri, Raudatul Fitriani Fitriani Hadi, M. Samsul Haerunnisa, Siti Harianto, Edy Haslan, M. Mabrur Haslan, Muhammad Mabrur Hayati, Komala Mala Hidayat, Moh. Dimaz Prasetia Hidayat, Rullian Hudori, Ahmad Ismail Ismail Ismail, M ISNAINI, LISA SHOPIA Izzati, Nurul Jaelani, Zul Fiya Ayunia JANNAH, SITI AISATUN Jauhari, M Khairul Hafiz Jumrawati Kisnawati, Kisnawati kisnawatii, Kisnawati Laili, Manzilul Lesi, Oktaviana Liastamin, Anwar M. Ismail Maerani, Ahadiatun Misnawati Misnawati Mohammad Mustari, Mohammad Muhammad Zubair Munawwaroh, Wafiq Azizatun MUSTARI , MOHAMMAD Mustari, Mohamad Musyawwir, Abal Wahid Mutmainnah, Neneng Muzilawati, Muzilawati Ningsih, Ika Juwita Noviana, Hassa Novita, Riska NOVITASARI Nurhidayah, Cinta Nurmaizura, Dila Nurmayanti, Ayu Nurul, Nurul Istiqomah Nurwadahnia, Nurwadahnia Pandapotan Simaremare, Tohap Prihartini Prihartini Ramadhani, Tia Ramdhani, Rian Novia Ramlah Ramlah Riskika, Huda Rispawati, Rispawati Rizki, Beni Safitri, Ely Aulia Sahrul, Adhi Sakban Samsul Hadi Saputri, Nurmala Sawaludin, Sawaludin Sugeng Santoso Suhardiman, Arif Sumardi, Lalu Sumitro Suriyaningsih, Liza Lilik Ul Mizan, Wilandha Yasmin Ulfatunnisah, Ulfatunnisah Wibawa, Indah Safitri Yuliatin Yuliatin yuliatin Zubair, M Zubair, Muh Zubair, Muh.