Claim Missing Document
Check
Articles

KESIAPAN ADOPSI TEKNOLOGI KEUANGAN DIGITAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KAPABILITAS DINAMIS BISNIS DIGITAL PADA UMKM PUDING PREMIUM MAMA UNY RECIPE Ni Wayan Mega Sari Apri Yani; I Gusti Agung Krisna Lestari
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital memaksa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk beralih dari manajemen konvensional menuju ekosistem digital demi mempertahankan relevansi bisnis. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kesiapan adopsi teknologi keuangan digital serta implikasi strategisnya terhadap pembentukan kapabilitas dinamis pada bisnis kuliner premium Mama Uny Recipe. Data primer diperoleh secara langsung melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, staf operasional, dan pelanggan loyal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data sekunder dikumpulkan dari portofolio digital serta catatan keuangan internal usaha. Teknik analisis data menggunakan model analisis tematik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diuji melalui trianggulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian meninjau bahwa kesiapan adopsi teknologi keuangan digital pada aspek persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan berada pada tingkat yang sangat matang, meskipun masih menyisakan catatan kritis pada dimensi mitigasi risiko keamanan data. Secara strategis, kesiapan adopsi instrumen pembayaran nirkas dan sistem pencatatan kas berbasis komputasi awan ini terbukti berimplikasi langsung terhadap akselerasi kapabilitas dinamis organisasi. Ketersediaan data keuangan yang akurat dan real-time berhasil mempertajam kemampuan pemilik dalam merasakan peluang pasar, mengeksekusi inovasi produk puding sehat secara presisi, serta melakukan rekonfigurasi model bisnis dari skala rumahan menjadi merek hantaran eksklusif yang adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi finansial digital bertindak sebagai stimulus utama yang mengangkat profesionalisme tata kelola internal serta memperkuat keunggulan kompetitif jangka panjang UMKM kuliner premium.
Wisata Gastronomi Berkelanjutan: Pelatihan Memasak Berbasis Asparagus Di Desa Pelaga Putu Eka Wirawan; Ni Wayan Mega Sari Apri Yani; I Ketut Mulidiasa; Ni Kadek Rizky Aryani
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i2.85

Abstract

Pengembangan desa wisata Pelaga berbasis potensi lokal menghadapi tantangan dalam mengolah bahan pangan menjadi produk kuliner yang berkelanjutan, bernilai ekonomi, dan berdaya saing. Desa Plaga di Kabupaten Badung, Bali, memiliki potensi besar melalui hasil pertanian asparagus, namun masih minim inovasi pengolahan dan strategi pemasaran produk kuliner lokal. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pelatihan pengolahan pangan lokal sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan, ekonomi kreatif, dan daya tarik wisata berbasis kuliner berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi lapangan, observasi partisipatif, dan wawancara dengan peserta pelatihan, pelaku UMKM, dan fasilitator dari Program Studi Manajemen Perhotelan IPB Internasional. Hasil menunjukkan bahwa metode pelatihan praktik langsung (learning by doing) meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep pengolahan pangan sehat, teknik pengolahan, dan manajemen produk kuliner. Peserta mampu menghasilkan produk olahan asparagus seperti keripik dan jus yang memenuhi standar higienitas dan memiliki daya tarik bagi pasar wisatawan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalahbahwa pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan produk kuliner lokal. Rekomendasi yang diajukan meliputi keberlanjutan program pelatihan secara berkala, pendampingan pemasaran digital, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pemasaran dan diversifikasi produk. Model pelatihan ini dapat direplikasi di desa wisata lain dengan potensi serupa sebagai strategi penguatan ekonomi lokal berbasis pangan dan pariwisata berkelanjutanThe development of Pelaga tourism village based on local potential overcomes the challenges in processing food ingredients into sustainable, economically valuable, and competitive culinary products. Plaga Village in Badung Regency, Bali, has great potential through asparagus farming products, but there is still minimal innovation in processing and marketing strategies for local culinary products. This paper aims to examine the implementation of local food processing training as an effort to increase food security, creative economy, and sustainable culinary-based tourism attractions. The study used a qualitative descriptive approach through field studies, participatory observations, and interviews with training participants, MSME actors, and facilitators from the IPB International Hotel Management Study Program. The results showed that the direct training practice method (learning by doing) increased participants' understanding of the concept of healthy food processing, processing techniques, and culinary product management. Participants were able to produce asparagus processed products such as chips and juices that met hygiene standards and were attractive to the tourist market. The conclusion of this activity is that practice-based training has proven effective in increasing community capacity in developing local culinary products. Recommendations needed include regular training programs, digital marketing assistance, and cross-sector collaboration to support product marketing and diversification. This training model can be replicated in other tourist villages with similar potential as a strategy to strengthen the local economy based on food and sustainable tourism.
Co-Authors A.A Istri Putera Widiastiti Adi Prehanto Aditya, I Wayan Putra Agoes Ganesha Rahyuda Angela, Vivian Angely Antony Noor Arnawa, I Putu Anindya Richie Arva Riyanti, Trisha Aprilia Astina , I Nyoman Gede Atlantika, I Gusti Ayu Sri Ayu Suwita Yanti Bagus Putu Wahyu Nirmala Beribe, Maria Angelina Sabu Btari Mariska Purwaamijaya Desyanti, I Gusti Ayu Tria Dewi, Eka Juniasti Dwitama, I Made Doni Priawan Faithlin Verna Febianti Felix Yap Gunawan Gunawan Haskara Wijana, Putu I Gde Adnyana Sudibya I Gusti Agung Krisna Lestari I Ketut Mulidiasa I Made Darsana I Nyoman Agus Setiawan I Nyoman Gede Astina, I Nyoman Gede I Wayan Eka Mahendra I Wayan Putra Aditya I Wayan Putra Aditya Ida Ayu Etsa Pracintya Imanuella , Deatrik Tamaro Lanovia Amir, Firlie Lawadanu, I Komang Adi Lay, Hanny Gisella Edy Luh Eka Susanti Maesaroh, Syti Sarah Mahendra, Kadek Wahyu Mahyuningsih, Atika Maria Angelina Sabu Beribe Moh Agus Sutiarso Muhammad Dzikri Ar Ridlo Ni Kadek Rizky Aryani Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti Ni Luh Helen Susani Ni Luh Putu Ayu Daniella Santika Dewi Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Noor, Angely Antony Nurwijayanti Nyoman Surya Wijaya Pambudi, Bondan Parwati, Komang Shanty Muni Putu Eka Wirawan Rinayanthi, Ni Made Rohi, Priska Manuella Lodo Saputra, Kadek Wira Adi Semadi, Gusti Ngurah Yoga Semara, I Made Trisna Setiawan , I Nyoman Agus Sia, Irena Eldryanti Ating Utik Kuntariati Verna, Faithlin Victoria, Thalia Widhiastuti , Ni Ketut Dewi Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Widiastiti , A.A Istri Putera Wirawan, Putu Yap, Felix