Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efektivitas Program Corporate Social Responsibility (Csr) Dalam Mendorong Pembangunan Ekonomi Wilayah Kota Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat Nasfi, Nasfi; Sattar, Sattar; Simbolon, Nanci Yosepin; Susanti, Putu Herny; Rosid, Abdul; Handayani, Handayani
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.508

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode desain evaluatif untuk mengevaluasi efektivitas program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat. Metode pengumpulan data melibatkan wawancara struktural dengan perwakilan perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat penerima manfaat, serta studi dokumen untuk menganalisis dokumen resmi dan laporan kegiatan CSR. Populasi melibatkan seluruh perusahaan dengan program CSR di Kota Padang Panjang dan masyarakat setempat, dengan pemilihan sampel berdasarkan signifikansi dan representativitas. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, menggabungkan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan wawasan mendalam dan kuantitatif untuk mendukung temuan dengan statistik. Hasil penelitian menyoroti efektivitas program CSR dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal, dengan penilaian berdasarkan pemberdayaan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dukungan terhadap UMKM, infrastruktur, dan partisipasi masyarakat. Dampak program CSR pada ekonomi wilayah dievaluasi melalui peningkatan lapangan pekerjaan, pertumbuhan usaha kecil, dan perkembangan infrastruktur. Partisipasi masyarakat dianggap krusial, dengan penekanan pada keterlibatan dalam perencanaan dan pelaksanaan. Tantangan yang diidentifikasi melibatkan keterbatasan sumber daya lokal, ketidakpastian sosial ekonomi, kurangnya kesadaran masyarakat, dan kompleksitas peraturan. Solusi diusulkan, termasuk pengelolaan sumber daya yang efisien, perencanaan yang adaptif, kampanye kesadaran masyarakat, dan kerja sama dengan pemerintah lokal. Perbandingan hasil penelitian dengan praktik terbaik CSR di wilayah serupa membuka peluang untuk mengeksplorasi inovasi, partisipasi masyarakat, pembangunan infrastruktur, keberlanjutan, dan pengukuran kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur CSR dengan menggali efektivitas program CSR dalam konteks ekonomi wilayah, memberikan wawasan praktis, best practices, dan solusi untuk tantangan lokal. Kesimpulannya, penelitian ini berpotensi memberikan pemahaman yang mendalam tentang kontribusi program CSR terhadap pembangunan ekonomi di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, dengan implikasi praktis dan kontribusi literatur yang dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya
Strategi Pengembangan Desa Menuju Agrowisata Berbasis Masyarakat Secara Berkelanjutan Adam, Marcellino Dominicus; Susanti, Putu Herny; Sari, Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.853

Abstract

Desa Petiga yang terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Bali, merupakan salah satu desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata sektor agrowisata. Mata pencaharian masyarakat Desa Petiga yang didominasi oleh petani tanaman hias menjadikan sumber daya manusia yang dapat mendukung pemanfaatan potensi agrowisata yang ada. Namun, terdapat permasalahan yang ditemui dimana pemanfaatan potensi agrowisata dan partisipasi masyarakat belum maksimal dalam pengembangan agrowisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan agrowisata dan partisipasi masyarakat dalam pengembangannya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu informan kunci yaitu Kepala Desa Petiga dan petani serta peternak yang terdapat di Desa Petiga, sedangkan informan pangkal pada penelitian ini adalah Kepala Bidang Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan dan Akademisi yaitu dosen dari Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, studi dokumen dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan analisa SWOT. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa strategi pengembangan agrowisata berbasis masyarakat di Desa Petiga memerlukan strategi yang agresif dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang. Untuk tingkat partisipasi masyarakat Desa Petiga dalam pengembangan desa sendiri masih merupakan tingkat partisipasi insentif material yang artinya masyarakat hanya berpartisipasi jika terdapat bantuan secara materialistik. Saran yang dihasilkan pada penelitian ini adalah memaksimalkan kolaborasi antar stakeholders dengan menggunakan konsep pentahelix. Petiga Village, located in Marga District, Tabanan Regency, Bali, possesses significant potential to be developed as a tourist attraction, particularly in the agrotourism sector. The community's primary occupation as ornamental plant farmers provide a strong human resource base to support the existing agrotourism potential. However, challenges persist due to the underutilization of this potential and the lack of community participation in tourism development. This study aims to identify strategies for agrotourism development and community participation. A descriptive qualitative method was employed, with purposive sampling for informant selection. Key informants included the Head of Petiga Village, local farmers, and breeders, while primary informants comprised the Head of the Tabanan Regency Tourism Office and academics from the International Tourism and Business Institute. Data collection involved observation, interviews, document studies, and documentation. Data analysis included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study's results indicate that developing community-based agrotourism in Petiga Village requires aggressive strategies that leverage existing strengths and opportunities. Currently, community participation is at the level of material incentive participation, meaning the community engages only when material benefits are provided. The study recommends enhancing collaboration among stakeholders using the pentahelix concept.
Pengembangan Air Terjun Riam Dait Sebagai Daya Tarik Wisata Alam Qifiona, Marchella; Susanti, Putu Herny; Sari, Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.857

Abstract

Potensi wisata berupa keindahan alam yang mempesona serta keunikan yang dimiliki Air Terjun Riam Dait yang berlokasi di Desa Sekendal, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, belum dikembangkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pengembangan wisata alam Air Terjun Riam Dait menggunakan grand theory perencanaan, teori Tourism Area Life Cycle (TALC), teori komponen daya tarik wisata 4A yaitu attraction, accessibility, amenities, dan ancillary, serta analisis strengths, weaknesses, opportunities, dan threats (SWOT). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan pada penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan Air Terjun Riam Dait memiliki tujuh tingkat air terjun dengan ketinggian yang berbeda-beda pada setiap air terjunnya dan memiliki keunikan berupa pasir putih seperti pasir pantai meskipun aksesibilitas dari Desa Sekendal menuju Air Terjun Riam Dait masih belum dikembangkan secara maksimal. Hasil analisis SWOT diperlukan penetapan regulasi yang jelas agar Air Terjun Riam Dait dapat bekelanjutan, menyediakan dukungan finansial, memperbaiki akses, dan infrastruktur, pelaksanaan program pengembangan kepariwisataan, termasuk pelatihan SDM dalam manajemen pariwisata, hospitality, dan bahasa Inggris. The potential for tourism in the form of the mesmerizing natural beauty and unique features of Riam Dait Waterfall, located in Sekendal Village, Landak Regency, West Kalimantan, has not yet been optimally developed. This study aims to design a development strategy for Riam Dait Waterfall tourism using the grand theory of planning, the Tourism Area Life Cycle (TALC) theory, the 4A tourism attraction components theory—attraction, accessibility, amenities, and ancillary—and a strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) analysis. This research employs a qualitative approach. The informants for this study were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, literature review, and documentation techniques. Data analysis techniques in this study include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that Riam Dait Waterfall has seven levels of waterfalls, each with different heights, and a unique feature of white sand similar to beach sand, although accessibility from Sekendal Village to Riam Dait Waterfall has not yet been maximally developed. The SWOT analysis results indicate the need for clear regulatory establishment to ensure the sustainability of Riam Dait Waterfall, provision of financial support, improvement of access and infrastructure, implementation of tourism development programs, including human resource training in tourism management, hospitality, and English language.
Persepsi Wisatawan terhadap Problematika Kemacetan di Kawasan Wisata Canggu terhadap Niat Berkunjung Kembali Arimau, Meilani; Susanti, Putu Herny; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.859

Abstract

Kawasan wisata Canggu, khususnya Jalan Raya Canggu, Tibubeneng, telah menjadi tujuan populer bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Popularitas Canggu menimbulkan permasalahan pada kemacetan yang dapat memberikan kesan atau persepsi bagi wisatawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi wisatawan domestik dan mancanegara terhadap kondisi kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Canggu. Pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, mendalam, dan dokumentasi terhadap wisatawan yan menjadi responden dan pihak terkait (stakeholder) yang menjadi informan. Teknik analisis data menggunakan teori dari persepsi, wisatawan, kemacetan, dan kawasan wisata. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Untuk mengetahui pola dan tema utama dalam kesan pengunjung, data diperiksa dengan metode reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemacetan di Jalan Raya Canggu, Tibubeneng, secara signifikan mempengaruhi pengalaman wisatawan terhadap niat berkunjung kembali. Wisatawan menyatakan bahwa kemacetan tersebut dapat mengurangi waktu yang dapat mereka habiskan untuk menikmati atraksi wisata, memicu ketidaknyamanan, dan bahkan dapat mempengaruhi persepsi positif mereka terhadap destinasi tersebut secara keseluruhan. Selain itu, wisatawan domestik dan mancanegara juga menyoroti kebutuhan akan solusi yang efektif untuk mengatasi masalah kemacetan, seperti peningkatan infrastruktur jalan dan transportasi publik yang lebih baik. Kesimpulannya, penelitian ini menggaris bawahi pentingnya memperhatikan persepsi wisatawan terhadap problematika kemacetan di kawasan wisata Canggu. Dengan memahami pandangan dan kebutuhan wisatawan, pemangku kepentingan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan persepsi wisata dan menjaga keberlanjutan pariwisata di kawasan tersebut. The Canggu tourist area, especially Jalan Raya Canggu, Tibubeneng, has become a popular destination for local and foreign tourists. However, this popularity has also led to increased congestion problems which can impact the tourist experience. The aim of this research is to find out the views of respondents, both domestic and foreign tourists, regarding the problem of traffic jams in the tourist area. By using in-depth interview procedures, questionnaires, observation and documentation of respondents, namely visitors to Canggu, the research methodology uses a qualitative descriptive approach. To find out the main patterns and themes in visitors' impressions, the data was examined using data reduction methods, data presentation, and drawing up conclusions. The research results show that traffic jams on Jalan Raya Canggu, Tibubeneng, significantly influence tourists' experiences regarding their intention to visit again. Tourists state that such congestion can reduce the time they can spend enjoying tourist attractions, trigger discomfort, and can even affect their positive perception of the destination as a whole. In addition, domestic and foreign tourists also highlighted the need for effective solutions to overcome congestion problems, such as improving road infrastructure and better public transportation. In conclusion, this research underlines the importance of paying attention to tourists' perceptions of the problem of traffic jams in the Canggu tourist area. By understanding the views and needs of tourists, stakeholders can take appropriate steps to improve the tourism experience and maintain the sustainability of tourism in the region.
Pengaruh Influencer Dan Citra Destinasi Terhadap Minat Berkunjung Kembali Di Kawasan Wisata Canggu Ranteg, Noddy; Susanti, Putu Herny; Darsana, I Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i7.1030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana seorang *influencer* dan pandangan tentang tempat wisata dapat membangkitkan keinginan wisatawan untuk berkunjung lagi ke Canggu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data dikumpulkan dari 100 individu yang memenuhi kriteria tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui survei. Data tersebut dianalisis melalui beberapa langkah pengujian, termasuk uji validitas serta reliabilitas alat ukur, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, perhitungan koefisien determinasi, serta uji F dan t, semuanya menggunakan SPSS versi 26. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa *influencer* memiliki dampak positif yang signifikan terhadap keinginan wisatawan untuk mengunjungi Canggu kembali. Selain itu, perspektif pengunjung mengenai Canggu juga mempengaruhi hasrat mereka untuk kembali. Citra baik dari sebuah destinasi wisata terbukti sangat penting dalam menarik minat kunjungan ulang. Besarnya pengaruh *influencer* dan citra tempat terhadap niat kembali ke Canggu mencapai 64,4%. Oleh karena itu, pelaku bisnis dan pemerintah lokal perlu terus merawat dan memperbaiki citra positif Canggu agar wisatawan semakin percaya. Peningkatan dalam aspek keamanan dan kebersihan di area Canggu juga sangat penting agar pengunjung merasa nyaman dan memiliki pengalaman yang menyenangkan, yang pada akhirnya mendorong mereka untuk kembali. Impact of Social Media Influencers on Visitor Retention in Canggu. This research aims to examine the likelihood of visitors returning, influenced by social media personalities and the reputation of the Canggu area. The methodology used in this study is quantitative in nature. A targeted sampling method was implemented to choose 100 participants. A questionnaire served as the primary data collection tool. The analysis techniques applied in this research include testing the reliability of the instrument, conducting classic hypothesis tests, executing multiple linear regression analyses, and evaluating the coefficient of determination and the F and t tests, all processed using SPSS version 26. The findings indicate that the image of Canggu significantly and positively affects the desire for visitors to return, with social media influencers playing a key role in enhancing those intentions. Additionally, the perception of the area itself serves as an extra motivator for revisiting Canggu. The combined impact of destination image and influencers on the willingness to return is quantified at 64,4%. To enhance visitor assurance, it is essential for all stakeholders, such as business owners and local authorities, to focus on cultivating a positive image of Canggu. Moreover, improving cleanliness and safety in the area is critical for ensuring that guests feel secure and leave with memorable experiences that encourage them to return.
Pengaruh Motivasi Wisatawan Dan Fasilitas Wisata Di Gunung Catur Desa Pelaga Terhadap Niat Berkunjung Wisatawan Yoga, I Ketut Tirta; Susanti, Putu Herny; Sari, Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i6.1039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi Motivasi Wisatawan, Fasilitas Wisata dan Niat Berkunjung Wisatawan secara parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh berdasarkan hasil penyebaran kuesioner kepada responden. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer selain itu juga sumber data sekunder. Dalam penelitian ini, populasi adalah seluruh wisatawan yang sudah pernah berkunjung ke Gunung Catur. Penelitian ini menggunakan rumus Lameshow, yang dirancang untuk mengakomodasi ketidakpastian mengenai ukuran populasi. Hasil yang peneliti dapatkan dari perhitungan rumus Lemeshow adalah 96,04 yang dibulatkan menjadi 100 responden. Hasil pengolahan data diolah menggunakan aplikasi SPSS. Dari penelitian ini menghasilkan jika motivasi wisatawan memiliki pengaruh positif terhadap Niat berkunjung ke Gunung Catur. Semakin tinggi dorongan internal wisatawan, seperti keinginan untuk beristirahat, menjelajah alam, atau mencari pengalaman baru, maka semakin besar kecenderungan mereka untuk memilih Gunung Catur sebagai destinasi wisata. Fasilitas wisata juga terbukti berpengaruh positif terhadap niat berkunjung. Fasilitas yang memadai dan nyaman memberikan rasa aman serta meningkatkan kepuasan wisatawan selama berkunjung. Saran bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti dan mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yang dapat mempengaruhi Niat berkunjung Wisatawan selain Motivasi wisatawan dan Fasilitas wisata. This study aims to determine the preferences of Tourist Motivation, Tourist Facilities and Tourist Visiting Intentions partially. This study uses a quantitative approach. The data obtained are based on the results of distributing questionnaires to respondents. The data sources used in this study are primary data sources as well as secondary data sources. In this study, the population is all tourists who have visited Mount Catur. This study uses the Lameshow formula, which is designed to accommodate uncertainty regarding population size. The results that researchers get from calculating the Lemeshow formula are 96.04 which are rounded up to 100 respondents. The results of data processing are processed using the SPSS application. From this study, it was shown that tourist motivation has a positive influence on the Intention to Visit Mount Catur. The higher the internal motivation of tourists, such as the desire to rest, explore nature, or seek new experiences, the greater their tendency to choose Mount Catur as a tourist destination. Tourist facilities have also been shown to have a positive effect on the intention to visit. Adequate and comfortable facilities provide a sense of security and increase tourist satisfaction during their visit. Suggestions for further researchers are to be able to research and study in more depth other factors that were not studied in this study that can influence Tourist Visiting Intentions in addition to Tourist Motivation and Tourist Facilities.
STRATEGI INOVATIF DALAM MENGEMBANGKAN WISATA MINAT KHUSUS DI BALI: MENEMUKAN KEUNIKAN BARU DI PULAU DEWATA Putu Herny Susanti; Rahmawati; Febianti; Rizki Amelia
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 4: Nopember 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali, sebagai destinasi wisata global, menghadapi tantangan overturisme, degradasi lingkungan, dan kebutuhan diversifikasi produk wisata. Penelitian ini mengidentifikasi pengembangan wisata minat khusus sebagai solusi yang mengedepankan untuk mengatasi tantangan ini. Jenis wisata minat khusus seperti wisata petualangan, ekowisata, wisata spiritual, dan wisata kuliner memiliki potensi besar di Bali. Pendekatan penelitian meliputi analisis literatur, studi kasus, dan survei untuk memahami kebutuhan, tantangan, dan strategi inovatif dalam pengembangan wisata minat khusus di Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur, peningkatan keterampilan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi dengan komunitas lokal adalah kunci keberhasilan. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan wisata minat khusus di Bali.
Pengaruh Integrated Marketing Communication (IMC) dan Brand Identity Terhadap Keputusan Berwisata ke Daya Tarik Wisata Saung Angklung Udjo Kota Bandung Hartono, Angelina; Susanti, Putu Herny; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i9.1125

Abstract

Integrated Marketing Communication (IMC) berperan penting dalam menyampaikan pesan pemasaran yang jelas dan konsisten, sedangkan brand identity membentuk karakter dan keunikan suatu daya tarik wisata. Saung Angklung Udjo sebagai daya tarik wisata budaya di Kota Bandung memiliki urgensi untuk meningkatkan kunjungan wisata, khususnya wisatawan domestik dengan perjalanan mandiri, untuk memastikan pertumbuhan kunjungan yang lebih signifikan dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh IMC dan brand identity terhadap keputusan berwisata ke Saung Angklung Udjo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan SEM-PLS untuk menguji model pengukuran, struktural, dan hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa IMC berpengaruh positif sebesar 38,8% dan brand identity sebesar 41,7% terhadap keputusan berwisata. Temuan ini menunjukan bahwa peningkatan efektivitas IMC serta penguatan identitas merek dapat mendorong keputusan wisatawan. Oleh sebab itu, disarankan agar manajemen Saung Angklung Udjo meningkatkan kualitas komunikasi pemasaran terpadu dengan menghadirkan konten yang informatif, menarik, dan konsisten, khususnya terkait informasi tiket, promosi, dan kisah naratif brand untuk mendorong keputusan berwisata. Integrated Marketing Communication (IMC) plays an important role in delivering clear and consistent marketing messages, while brand identity forms the character and uniqueness of a tourist attraction. Saung Angklung Udjo as a cultural tourist attraction in Bandung City, has an urgency to increase tourist visits, especially domestic tourists with independent travel, to ensure more significant and stable visit growth. This study aims to measure the influence of IMC and brand identity on the decision to travel to Saung Angklung Udjo. The method used is quantitative by distributing questionnaires to 100 respondents with a purposive sampling technique. The analysis was carried out using SEM-PLS to test the measurement, structural, and hypothesis models. The results show that IMC has a positive effect of 38.8% and brand identity by 41.7% on travel decisions. This finding shows that increasing the effectiveness of IMC and strengthening brand identity can drive tourist decisions. Therefore, it is recommended that Saung Angklung Udjo management improve the quality of Integrated Marketing Communications by presenting informative, interesting, and consistent content, especially related to ticket information, promotions, and brand narrative stories to drive travel decisions.
Perancangan Prototipe Media Konsultasi Berbasis Artificial Intelegence dalam Meningkatkan Efektifitas Magang Internasional di Sektor Hospitality Ida Ayu Wintari Dewi; Made Budiarsa; Putu Herny Susanti
Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutiti.v5i2.5770

Abstract

The research entitled "Designing an Artificial Intelligence-Based Consultation Media Prototype to Increase the Effectiveness of International Internships in the Hospitality Sector" aims to produce a consultation media prototype that utilizes artificial intelligence technology as a means of mentoring for internship candidates. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach at PT. Ama Kodya, where data is obtained through observations of 200 prospective participants, interviews with two expert sources representing the fields of information technology and graphic design, and documentation. In its design, the research combines Natural Language Processing (NLP) theory to develop the ability of artificial intelligence to understand and respond to human language, with User Experience (UX) theory that focuses on designing user interfaces to be easier, more comfortable, and more interactive. The results show that an NLP-based chatbot is the most suitable form of AI to meet the needs of this consultation media, because the chatbot is able to convey information, directions, and guidance in an interactive, contextual manner, and adapts its communication style to the user's condition. The chatbot can only be accessed through the official website of PT. Ama Kodya so that its security is guaranteed and can be controlled according to company standards. The research findings also formulated a systematic design model that can be used as a guideline in developing similar digital consultation media in the future. Based on the study results, it was concluded that an AI-based chatbot with an NLP and UX approach was proven to be able to improve participant readiness in participating in international internship programs, provide a personalized and adaptive consultation experience, and can support the creation of an effective, efficient, and user-friendly consultation service program, thereby strengthening the quality of internship programs in the hospitality sector as a whole.
Pilgrimage and Cultural Heritage: Understanding Tourist Motivations at the Tomb and Sunan Drajat Museum at Lamongan East Java-Indonesia Nuruddin; Wirawan, Putu Eka; Susanti, Putu Herny; Nashihin; Wiarti, Luh Yusni; Abdullah, Dahlan
Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol. 8 No. 1 (2026): Vol. 8 No. 1 (2026): February-July
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v6i2.598

Abstract

Motivation is a key factor in tourists’ decision-making, including visits to historical sites related to the development of religion. This study aims to analyze the motivation of tourists visiting historical sites such as the tombs of saints and museums preserving their legacy. A qualitative method with a thematic and interpretive approach was used. Data were collected through interviews, field observations, and literature review. The findings reveal two main motivational perspectives: religious and cultural. Religious motivation includes the pursuit of blessings, spiritual merit, and inner peace, while cultural motivation involves interest in history, architecture, and cultural heritage. This study offers both theoretical and practical contributions to the development of tourism based on local and spiritual values. Its uniqueness lies in combining religious and cultural motivations in the context of visits to the Tomb and Museum of Sunan Drajat Lamongan—a site that has received little scholarly attention. Unlike previous studies that tend to separate the two aspects, this research integrates spiritual and historical dimensions to better understand tourist behavior.
Co-Authors Abdul Rosid Abiradama Sudayasa Abirama Sudayasa Adam, Marcellino Dominicus Amir, Firlie Lanovia Anak Agung Putu Agung Mediastari Arimau, Meilani Atep Jejen Bagus Rendra Maha Putera, Dewa Dahlan Abdullah Devi Triana Puspa Dewa Made Sastra Wiatmika Dewa Putu Oka Prasiasa Febianti Febianti Febianti Firman Sinaga Gede Agus Deny Permana Gede Agus Dian Maha Yoga Gede Eka Wahyu Gunawan Gunawan Gusti Alit Suputra GUSTI AYU PRAMINATIH Handayani Handayani Hartono, Angelina Hartoto I Gede Agus Ari Eka Budi Pratama I Gede Agus Deny Permana I Gede Putu Kawiana I Kadek Anom Suardinatha I Komang Alit Anggara Wijaya Kusuma I Made Budiarsa I Made Darsana I Made Purnawan Dharma P I Nengah Dasi Astawa I Putu Mega Adi Adnyana I Wayan Arik Suwitra I Wayan Budi Satriya I Wayan Sugita I.A. Indriani IB Nyoman Weda IB Putu Wira Diana Ida Ayu Ketut Sri Wiratih Ida Ayu Made Sri Widiastuti Ida Ayu Putu Widani Sugianingrat Ida Ayu Wintari Dewi Ida Bagus Nyoman Mantra Ida Bagus Nyoman Weda Ida I Dewa A Yayati Wilyadewi Ida I Dewa Ayu Yayati Wilyadewi Kraugusteeliana Kraugusteeliana Luh Nik Oktarini Luh Yusni Wiarti Made Budiarsa Made Dian Putri Agustina Made Winda Mirah Ayu Putri Trarintya Nanci Yosepin Simbolon Nasfi, Nasfi Nashihin Nasution, Rahmad Kurnia Abdik Ni Kadek Dwinda Sri Rahayu Ni Luh Putu Agustiari Sisca Dewi Ni Luh Sriasih Ni Luh Tia Ayu Purnami Ni Made Ayuning Pramesti Ni Wayan Alit Erlinawati Ni Wayan Wina Premayani, Ni Wayan Wina Novrianto, Andry Nuruddin Nurwijayanti Oktarini, Luh Nik Prasetya, I Made Purnawan Dharma Purnantara, I Made Hadi Putu Eka Wirawan Qifiona, Marchella Rachmad Suwardi Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ranteg, Noddy Rizki Amelia Rosada Yulianti Naulina Sajili, Mohamad Sari, Retno Juwita Sattar Sattar, Sattar Semara, I Made Trisna Suadnyana, I Wayan Sudarmawan, I Wayan Eka Sugiharni , Gusti Ayu Dessy Suputra, Gusti Alit Susi Indriyani Wardana, Miko Andi Wayan Darma Sedana Widari, Dewa Ayu Diyah Sri Wijaya, Putu Yudy Yerry Herawan Yoga, I Ketut Tirta Yoraeni, Ani