p-Index From 2021 - 2026
8.543
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian Politik Verity: Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (International Relations Journal) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal SOLMA Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan PRoMEDIA Jurnal Sains Sosio Humaniora Journal of Humanities and Social Studies Syntax Idea Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Kami : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM) jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Action Research Literate (ARL) Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Anifa Studi Gender dan Anak Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Social And Economics Research Journal of Governance and Administrative Reform Journal of Law, Poliitic and Humanities Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Madani: Multidisciplinary Scientific Journal PARAPOLITIKA: Journal Of Politics and Democracy Studies Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Journal of Social Contemplativa Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Multidisipliner Kapalamada Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Society Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran JHSS (Journal of Humanities and Social Studies) ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK: PROGRAM DESAK ANIES UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI GENERASI MUDA DALAM PEMILIHAN PRESIDEN 2024 Dewi, Tias Rahma; Ramadhani, Najwa Adhwa; Misbah, Revalyza Revalyza; Pramessella, Mega Arinda; Khalif, Syahdan Raga; Aji, Muhammad Prakoso
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 3 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i3.58348

Abstract

Komunikasi politik adalah proses penyampaian pesan kepada audiens dengan tujuan mempengaruhi opini dan pengambilan keputusan dalam proses politik. Desak Anies merupakan salah satu program kampanye sekaligus menjadi strategi komunikasi politik oleh calon presiden Anies Baswedan yang dibentuk oleh gerakan anak muda yaitu Ubah Bareng. Program Desak Anies yang dilakukan oleh Anies Baswedan ini sebagai pendekatan interaktif yang melibatkan dialog langsung dengan masyarakat dan generasi muda untuk mendengarkan aspirasi dan menjawab segala permasalahan yang ada di masyarakat. Generasi muda menjadi fokus pada penelitian ini karena generasi muda dinilai mempunyai potensi besar dalam menentukan arah politik masa depan bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan melakukan pengumpulan data melalui teknik wawancara langsung dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Desak Anies sebagai strategi komunikasi politik Anies berhasil menarik minat generasi muda untuk berpartisipasi aktif dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan politik dengan melalui modifikasi acara dengan kesan yang santai namun serius. Penelitian ini menunjukkan bahwa program Desak Anies dapat meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam politik, serta menjadikan konsep Desak Anies sebagai patron dan budaya baru dalam strategi komunikasi politik di masa mendatang.  Political communication is the process of conveying messages to an audience to influence opinions and decision-making in the political process. Desak Anies is one of the campaign programs and also a political communication strategy by presidential candidate Anies Baswedan, formed by the youth movement called Ubah Bareng. The Desak Anies program conducted by Anies Baswedan serves as an interactive approach that involves direct dialogue with the community and the younger generation to listen to aspirations and address all the issues present in society. The youth generation is the focus of this research because they are considered to have great potential in determining the political direction of Indonesia's future. This research uses a descriptive qualitative method, collecting data through direct interviews and literature studies. The research results show that the Desak Anies program, as a political communication strategy for Anies, successfully attracted the interest of the younger generation to actively participate and engage in the political decision-making process by modifying the events to have a relaxed yet serious impression. This research shows that the Desak Anies program can increase youth engagement in politics, as well as establish the Desak Anies concept as a new patron and culture in future political communication strategies.
Analisis Strategi Pemenangan Alfiansyah Bustami “Komeng” Dalam Pemilihan Anggota DPD Jawa Barat Tahun 2024 Aliah, Shilmi Ainun; Purwanto, Calista Sahlah; Fajri, Nadhira Nurul; Ahmad, Fauzan Ramdhani; Aji, Muhammad Prakoso
Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM) Vol 6, No 2 (2024): JIPIKOM OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jipikom.v6i2.5315

Abstract

This article analyzes the winning strategy of Alfiansyah Bustami, known as “Komeng,” in the election for the West Java DPD in 2024. This research aims to identify the approaches used by Komeng in attracting voter support, including using social media, mobilizing the mass base, and collaborating with various communities. The method used is qualitative analysis with data collection through interviews, observation, and document review. The results show that effective communication strategies such as creating “anti-mainstream” and humorous branding, using photos that are different from other candidates during elections, direct involvement with the community, and utilization of local issues by exposing his visions regarding the preservation of relevant arts and culture are the keys to success in Komeng's campaign. This research provides limitations regarding Komeng's strategy for winning the election without conducting a traditional campaign. The findings are expected to offer insights to other legislative candidates in designing effective campaign strategies and enrich the literature on local politics in Indonesia.
The role of the National Commission on Violence Against Women: A Domestic Violence Case Study Rahmadiany, Adisti; Balqis, Arale; Rachmawaty, Artika Ridha; Sembiring, Salsabilla Zahwa; Aji, Muhammad Prakoso
Jurnal Anifa: Studi Gender dan Anak Vol 5 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/anifa.v5i2.8282

Abstract

The National Commission of Woman is an independent institution that focuses on the issue of violence against women, including domestic violence. This research aims to analyze the role of the National Commission on Violence against Women in domestic violence cases. The research method used is qualitative research with data collection techniques in the form of semi-structured interviews and literature studies, as well as data analysis using an interactive model. The National Commission on Violence against Women's process for domestic violence cases includes complaints, reception, gender-based identification, follow-up, and referral. If obstacles occur, an action will be taken. Various internal and external challenges are factors that hinder the effectiveness of the role of the National Commission on Violence against Women. Apart from that, according to annual records, domestic violence cases in 2020 and 2022 will increase due to several factors. Therefore, The National Commission of Woman is committed to protecting and fighting for the rights of domestic violence victims to get justice and a decent life.
Sosialisasi Birokrasi Digital dan Keamanan Siber di Era Masyarakat Digital 5.0 Bagi Warga di Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok Aji, M. Prakoso; Subakdi, Subakdi; Yuliandri, Putrawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.12608

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) mengenai Sosialisasi Birokrasi Digital dan Keamanan Siber di Era Masyarakat Digital 5.0 merupakan hal yang esensial di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu masif di masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyelenggaran birokrasi yang saat ini sudah memiliki berbagai inovasi di ruang digital sehingga menjadi penting juga untuk menyadari pentingnya keamanan siber dalam mengoptimalkan peran birokrasi digital. Aktifitas pengabdian masyarakat ini ditujukan secara khusus kepada warga yang bertempat tinggal di lingkungan Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk menjelaskan kepada masyarakat agar dapat memahami urgensi dari birokrasi digital dan keamanan siber. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diselenggarakan secara tatap muka yang menggunakan Ruang Serbaguna Kelurahan Pangkalan Jati sebagai tempat acara sosialisasi. Peserta yang menghadiri acara ini sejumlah 30 orang yang sebagian besar merupakan tokoh masyarakat, Ketua RW, Ketua RT, perwakilan PKK, hingga para remaja yang menjadi bagian dari masyarakat di wilayah tersebut. Dalam kegiatan sosialisasi ini dipaparkan materi tentang birokrasi digital dan keamanan siber, karakteristik masyarakat digital, hingga tantangan dan hambatan ke depan. Berdasarkan kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi ini perlu diagendakan dengan rutin untuk mengoptimalkan pemahaman warga
ANALISIS STRATEGI PDIP PADA MEDIA SOSIAL UNTUK KAMPANYE PEMILU Rahma Syakira Ayu; Ananda Dewi; Nayla Febrina; Ragilia Dwi Pradita; Silvana Putri Priageng; Muhammad Prakoso Aji
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i6.6985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam strategi PDI-P untuk membangun citra politik pada kampanye Pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan studi literatur dan pengumpulan data dari media sosial sebagai teknik pengumpulan data utama. Fokus penelitian adalah untuk memahami bagaimana media sosial digunakan PDI-P dalam menyampaikan kampanye dalam membentuk citra positif di hadapan publik pada pemilu 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDI-P secara efektif menggunakan platform seperti Instagram, TikTok, dan X untuk berinteraksi dengan pemilih, memperkenalkan kandidat, serta menyebarluaskan narasi politik yang mendukung citra partai. Konten-konten yang disesuaikan dengan kelompok pemilih, seperti kampanye lingkungan dan kesetaraan gender, berhasil menarik perhatian generasi muda. Selain itu, interaksi langsung dengan publik melalui media sosial memberikan efek positif dalam membangun citra PDI-P dan calon presidennya. Kesimpulannya, media sosial memainkan peran penting dalam strategi kampanye PDI-P untuk membangun citra positif pada politik politik, namun metode kampanye tradisional tetap penting untuk menjangkau pemilih yang lebih konservatif.
Analisis Strategi Komunikasi Politik Public Figure dalam Mendapatkan Kursi di DPD Jawa Barat Pada Tahun 2024 : (Studi Kasus Alfiansyah Komeng) Dinda Rizka Maulany Kurnia; Mohammad Rafatta Umar; Muhammad Sulthan Fatih; Sabrina Shafa Qonita; Syahwa Fitria Kurniawan; Muhammad Prakoso Aji
Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Vol. 1 No. 4 (2024): Oktober: Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/amandemen.v1i4.554

Abstract

Alfiansyah Komeng's participation in the West Java Regional Representative Council election in 2024 was a surprising phenomenon. 5.3 million votes were achieved, which led him to occupy the seat of the West Java Regional Representative Council. One of the things that attracted the attention of many people was the use of an informal photo by Alfiansyah Komeng to be posted on the voting paper. This research seeks to analyze the personal branding that Alfiansyah Komeng has built to win a seat in the West Java Regional Representative council in 2024 and how social media plays a role in shaping Alfiansyah Komeng's image. The theories used in this research are framing theory and personal branding. The method used in this research is a qualitative approach with literature studies from books and previous studies. Information from interviews scattered on the internet and other internet data is also taken in this research. The result of this research is that Komeng only focuses on building his personal branding with an image as a comedian and almost no branding that describes him as a politician.  
Partai Islam dan Pemilu 2024 Danis Tri Saputra; M.Prakoso Aji; Ilmar, Anwar; Juned, Mansur
PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies Vol. 6 No. 1 (2025): PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies
Publisher : Prodi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jpds.v6i1.9531

Abstract

Perkembangan partai politik Islam di Indonesia bergerak secara fluktuatif, namun   kemampuan elektabilitasnya selalu berada jauh dari partai nasionalis, persentase suaranya cenderung stagnan dan tetap sulit bersaing dengan partai-partai nasionalis. Kondisi ini didorong oleh berbagai faktor yaitu konflik internal, kasus korupsi, isu radikalisme, lemahnya institusionalisasi partai, kaderisasi yang tidak berkelanjutan, program politik kerakyatan yang bias, peluasan paham Islam moderat, penguatan ormas Islam  dan ekspansi elektoral partai-partai nasionalis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan mix methode dengan metode sequential exploratory yang memadukan analisis kualitatif dengan analisis kuantitatif. Penelitian ini menemukan bahwa hampir semua partai politik Islam di Indonesia mampu membaca berbagai peluang, ancaman, kekurangan dan kelebihan dari partai Islam di Indonesia pada pemilu 2024, sehingga sebagian besar strateginya lebih banyak didominasi oleh  strategi ofensif, defensif, campuran serta kampanye politik secara bersamaan melalui strategi kampanye sebagai partai politik terbuka, strategi kampanye politik programatik, strategi politik oposisi dan koalisi, perluasan segmentasi pemilih muda dan penguatan  kaderisasi internal serta upaya-upaya konstruktif dalam menghadapi politik identitas yang berbasis SARA
Mengungkap Narasi Perlawanan Islam: Analisis Wacana Kritis Lirik Lagu Purgatory ‘U.S Sanctimonious’ terhadap Hegemoni Barat Yuliandri, Putrawan; Aji, Muhammad Prakoso; Suprayitno, Dede
PRoMEDIA Vol 11, No 1 (2025): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v11i1.8268

Abstract

Penelitian ini menganalisis narasi perlawanan Islam dalam lirik lagu ‘U.S Sanctimonious’ dari grup musik Purgatory menggunakan analisis wacana kritis Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Purgatory membangun dan merepresentasikan ideologi resisten kelompok Muslim (mikro), berfungsi sebagai alat kontra–hegemoni terhadap dominasi budaya Barat (meso), dan merefleksikan ketegangan Islam-Barat dalam wacana Indonesia (makro). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman hibriditas dan politik identitas dalam musik metal Indonesia sebagai bentuk paradoks globalisasi.
Pengaruh Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Layanan Pengaduan dan Pelayanan Publik di DKI Jakarta pada Tahun 2020 Rochmani, Syifa Annisa; Aji, Muhammad Prakoso
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5480

Abstract

Dalam mewujudkan kota Jakarta yang lebih baik dalam pelayanan publik, pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewujudkan Jakarta Smart City yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 280 Tahun 2014 mengenai Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja Unit Pengelola Jakarta Smart City. Untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI Jakarta meluncurkan sebuah aplikasi Jakarta Kini atau JAKI pada September 2019 lalu. JAKI merupakan sebuah aplikasi yang merupakan bagian dari Jakarta Smart City. JAKI memiliki tujuan untuk menciptakan perbaikan yang berkelanjutan pada sistem pelayanan publik dan menciptakan smart city  yang efisien dan efektif untuk mengubah Jakarta menjadi kota metropolitan yang tidak hanya lebih pintar tetapi juga lebih baik. Sejak Maret 2020, Indonesia dilanda pandemi yang menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi terbatas karena virus COVID-19 menyebar melalui udara. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan pemberlakuan social distancing untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19. Penggunaan aplikasi JAKI pada masa COVID-19 dapat dibilang meningkat, Selama masa pandemi, JAKI juga menjadi kanal aduan yang paling banyak digunakan oleh para responden yaitu sebanyak 51,49% responden menggunakan kanal pengaduan JAKI saat pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada tahun 2020 apakah aplikasi JAKI sudah dipergunakan dengan baik oleh masyarakat Jakarta.
HAMBATAN DAN TANTANGAN PARTAI POLITIK: PERSIAPAN MENUJU PEMILIHAN UMUM 2024 Aji, M. Prakoso; Indrawan, Jerry
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v8i2.4235

Abstract

Partai politik adalah kunci dari demokrasi. Peran mereka dalam mewujudkan demokrasi yang substansial, tidak hanya prosedural, amatlah penting. Di Indonesia, sejak runtuhnya rezim Orde Baru jumlah partai politik menjamur. Mulai pemilu 1999 hingga 2019, peserta pemilu di Indonesia selalu lebih dari 10 partai, bahkan sempat sebanyak 48 partai pada pemilu 1999. Fakta ini menunjukkan bahwa partai politik memang bagian integral dari berjalannya demokrasi di sebuah negara. Sayangnya, meningkatnya kuantitas partai di Indonesia belum sejalan dengan meningkatnya kualitas dari partai politik itu sendiri. Kita masih menemukan partai yang meninggalkan ideologinya demi kepentingan pragmatis, merekrut kader yang hanya memiliki uang dan popularitas, bahkan partai yang korupsi karena membutuhkan dana untuk mengarungi ketatnya pesta demokrasi di negeri ini. Dengan demikian, partai politik di Indonesia perlu berbenah. Partai tidak boleh hanya digunakan untuk kepentingan sesaat. Partai harus dikelola secara profesional agar menghasilkan kader-kader yang potensial untuk nantinya menduduki jabatan-jabatan publik. Atas dasar itulah, penelitian ini akan membahas tentang hambatan dan tantangan apa saja yang akan dihadapi partai politik sebagai persiapan menuju pemilihan umum 2024 mendatang. Kata Kunci: Partai Politik, Ideologi, Rekrutmen, Kaderisasi, dan Pendanaan Partai
Co-Authors Achmad Aidil Viqri Achmad Hafidz Ahmad, Fauzan Ramdhani Ahren Jasmine Azzahra Al Ziden Farel Jabriel, Alief Aliah, Shilmi Ainun Alita Aura Zahir Alma Dheafany Ana Sabhana Azmy Ananda Dewi Andrew Raymond Jonathan Andzi Salwa Salsabila Angelica Maria D. C Anggi Alvionita Anindya Naylal Husna Annasya Regina Sitio Annisaa Dwi Astrid Anwar Ilmar Arief Fadillah Ramadhan Aryo Ronggur Samudra Atala Atala Atala Aulia Husnafa Navila Aulia Rasel Widodo Azahra Nabila Balqis, Arale Calista Mutiara Uma Cendana Anabel Chantika Felicia Azhar Chifra Zeila Pramesyanti Cipta Damai Arya Cudu Clarissa Paripurna Cokro, Mahdavikia Danis Tri Saputra Della Agustia Disy, Canda Desita, Maria Mariska Dewa Nugraha Handoko Dewi, Tias Rahma Dewinta Oktavia Dhanyra Nayla Talitha Dhiyah Akmala Putri Dinda Rizka Maulany Kurnia EKA RAHAYU Fajri, Nadhira Nurul Fandan Prima Jaya Zai Fandan Prima Jaya Zai Fauzan Ramdani Ahmad Feby Mawarda Gabriella Dofani Natalia Gabriella Dofani Natalia Siregar Gledysta Nauli Aquinas Situmorang Gumilar Rusliwa Somantri Hafiz, Zufar Hana Radifa Hartanto, Hartanto Harywibowo, Ryan Hermina Simanihuruk Ibrahim Reyhan Wicaksono Ichwanusafa, Rifki Indrawan, Jerry Indrawan, Jerry Isvandanu Wicaksono Jamalia Sumala Jerry Indrawan Jerry Indrawan Jerry Indrawan Jerry Indrawan Jerry Indrawan Jerry Indrawan, Jerry Jihan Hasnah Hamidah Jihan Nur Alifah Kanina Aufia Hanindita Kayla Aqila Zahwa Khalif, Syahdan Raga Khalil Albany Prayitno Khansa Nabilla Lutfiyah Khilda Fatmawati Kusumah, Fitrya Anugrah Mansur Juned Marsha Nabilla Marsya Luthfia, Haifa Marsya Zusrieka Misbah, Revalyza Revalyza Moerdijanto, Muhammad Athallah Mohammad Rafatta Umar Muhammad Farel Adrian Muhammad Sulthan Fatih Muhammad Syaroni Rofii Nabilah Nameera Ruzdy Najla Dara Ayunda Nasywa Nurul Aini Naura Rania Bari Nayiroh, Luluatu Nayla Febrina Nida Salma Aden Nikolas Silitonga Nurcahyani, Nabila Putri Nurfathiya Efsya Nurul Alifah Putri Apriliana Nurulita, Safrida Oktavia Anggi Ramadhani Pramessella, Mega Arinda Pratiwi, Amalia Purwanto, Calista Sahlah Putrawan Yuliandri Putrawan Yuliandri Putri Salsadila Putri, Almirah Ghaisani Putri, Dhiyah Akmala Rachmawaty, Artika Ridha Ragilia Dwi Pradita Rahma Nanda Azizah Rahma Syakira Ayu Rahma Titania Rahmadiany, Adisti Raissa Kevin Ivansyach Ramadhani, Najwa Adhwa Restu Rahmawati, Restu Reza Pahlevi Chairul Rifqi Bayu Azi Rika Dewi Sartika Rizka Luluatul Hasanah Rizky Firmansyah Rochmani, Syifa Annisa Sabrina Shafa Qonita Saffa, Kirana Anindya Safrida Nurulita Salma Indri Yulianti Salsabila, Neisya Salwa Adina Zafira Salwa Alfira Sarah Diba Sekar Mimirawati Sembiring, Salsabilla Zahwa Shafa Haura Shafa Kinar Qamara Shalwa Azahra Silvana Putri Priageng Silvana Putri Priageng Sinaga , Rebecca Chrisnata Sofia Syahrani Suandi, Azril Shiva Miraj Subakdi Subakdi Subakdi, Subakdi Sunarto, Efrida Primani Suprayitno, Dede Syahwa Fitria Kurniawan Talitha, Dhanyra Nayla Titi Nurholizah Vionita Shakila Maharani Wahyuningratna, Ratu Nadya Wulandari, Lia Yudha Yulia Putri Yulia Putri Zitha Yolanda Raya