p-Index From 2021 - 2026
7.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian Politik Verity: Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (International Relations Journal) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal SOLMA Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan PRoMEDIA Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Syntax Idea Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Jurnal Politikom Indonesiana Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Kami : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM) jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Action Research Literate (ARL) Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Jurnal Kolaboratif Sains Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Anifa Studi Gender dan Anak Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Social And Economics Research Journal of Governance and Administrative Reform Journal of Law, Poliitic and Humanities Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Madani: Multidisciplinary Scientific Journal PARAPOLITIKA: Journal Of Politics and Democracy Studies Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Journal of Social Contemplativa Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Bharasumba Jurnal Multidispliner Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Society journal of social and economic research Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran JHSS (Journal of Humanities and Social Studies) ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Mengungkap Narasi Perlawanan Islam: Analisis Wacana Kritis Lirik Lagu Purgatory ‘U.S Sanctimonious’ terhadap Hegemoni Barat Yuliandri, Putrawan; Aji, Muhammad Prakoso; Suprayitno, Dede
PRoMEDIA Vol 11, No 1 (2025): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v11i1.8268

Abstract

Penelitian ini menganalisis narasi perlawanan Islam dalam lirik lagu ‘U.S Sanctimonious’ dari grup musik Purgatory menggunakan analisis wacana kritis Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Purgatory membangun dan merepresentasikan ideologi resisten kelompok Muslim (mikro), berfungsi sebagai alat kontra–hegemoni terhadap dominasi budaya Barat (meso), dan merefleksikan ketegangan Islam-Barat dalam wacana Indonesia (makro). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman hibriditas dan politik identitas dalam musik metal Indonesia sebagai bentuk paradoks globalisasi.
Pengaruh Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Layanan Pengaduan dan Pelayanan Publik di DKI Jakarta pada Tahun 2020 Rochmani, Syifa Annisa; Aji, Muhammad Prakoso
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5480

Abstract

Dalam mewujudkan kota Jakarta yang lebih baik dalam pelayanan publik, pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewujudkan Jakarta Smart City yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 280 Tahun 2014 mengenai Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja Unit Pengelola Jakarta Smart City. Untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI Jakarta meluncurkan sebuah aplikasi Jakarta Kini atau JAKI pada September 2019 lalu. JAKI merupakan sebuah aplikasi yang merupakan bagian dari Jakarta Smart City. JAKI memiliki tujuan untuk menciptakan perbaikan yang berkelanjutan pada sistem pelayanan publik dan menciptakan smart city  yang efisien dan efektif untuk mengubah Jakarta menjadi kota metropolitan yang tidak hanya lebih pintar tetapi juga lebih baik. Sejak Maret 2020, Indonesia dilanda pandemi yang menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi terbatas karena virus COVID-19 menyebar melalui udara. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan pemberlakuan social distancing untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19. Penggunaan aplikasi JAKI pada masa COVID-19 dapat dibilang meningkat, Selama masa pandemi, JAKI juga menjadi kanal aduan yang paling banyak digunakan oleh para responden yaitu sebanyak 51,49% responden menggunakan kanal pengaduan JAKI saat pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada tahun 2020 apakah aplikasi JAKI sudah dipergunakan dengan baik oleh masyarakat Jakarta.
HAMBATAN DAN TANTANGAN PARTAI POLITIK: PERSIAPAN MENUJU PEMILIHAN UMUM 2024 Aji, M. Prakoso; Indrawan, Jerry
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v8i2.4235

Abstract

Partai politik adalah kunci dari demokrasi. Peran mereka dalam mewujudkan demokrasi yang substansial, tidak hanya prosedural, amatlah penting. Di Indonesia, sejak runtuhnya rezim Orde Baru jumlah partai politik menjamur. Mulai pemilu 1999 hingga 2019, peserta pemilu di Indonesia selalu lebih dari 10 partai, bahkan sempat sebanyak 48 partai pada pemilu 1999. Fakta ini menunjukkan bahwa partai politik memang bagian integral dari berjalannya demokrasi di sebuah negara. Sayangnya, meningkatnya kuantitas partai di Indonesia belum sejalan dengan meningkatnya kualitas dari partai politik itu sendiri. Kita masih menemukan partai yang meninggalkan ideologinya demi kepentingan pragmatis, merekrut kader yang hanya memiliki uang dan popularitas, bahkan partai yang korupsi karena membutuhkan dana untuk mengarungi ketatnya pesta demokrasi di negeri ini. Dengan demikian, partai politik di Indonesia perlu berbenah. Partai tidak boleh hanya digunakan untuk kepentingan sesaat. Partai harus dikelola secara profesional agar menghasilkan kader-kader yang potensial untuk nantinya menduduki jabatan-jabatan publik. Atas dasar itulah, penelitian ini akan membahas tentang hambatan dan tantangan apa saja yang akan dihadapi partai politik sebagai persiapan menuju pemilihan umum 2024 mendatang. Kata Kunci: Partai Politik, Ideologi, Rekrutmen, Kaderisasi, dan Pendanaan Partai
Sosialisasi Peran Negara dalam Ruang Siber untuk Warga Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok Yuliandri, Putrawan; Aji, M Prakoso; Subakdi, Subakdi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.14044

Abstract

Kegiatan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai peran negara dalam ruang siber. Negara, melalui peran aktif pemerintah sebagai regulator dan fasilitator, perlu membangun sinergi dengan warga agar tercipta hubungan timbal balik yang mendukung keamanan serta etika di dunia digital. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki posisi strategis sebagai pengguna aktif sekaligus pengawas kebijakan digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Pangkalan Jati, Kota Depok dan diikuti oleh perwakilan tokoh masyarakat seperti ketua RT/RW, Karang Taruna, dan Ibu-Ibu PKK. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang tinggi dan antusiasme peserta dalam berdiskusi, khususnya terkait tantangan dalam memanfaatkan ruang digital secara bijak. Namun, keterbatasan waktu menjadi kendala dalam mengoptimalkan penyampaian materi dari tiga narasumber dengan bidang keahlian yang berbeda. Kesimpulannya, kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman awal masyarakat terkait peran negara di ruang siber, dan ke depan disarankan adanya perencanaan waktu yang lebih proporsional untuk pendalaman materi secara komprehensif.
The Strategic Role of the National Cyber and Crypto Agency (BSSN) in Maintaining State Sovereignty in Cyberspace Aji, Muhammad Prakoso; Somantri, Gumilar Rusliwa; Rofii, Muhammad Syaroni
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 5 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i5.1973

Abstract

The development of technology places data in cyberspace as a very valuable commodity. In the political aspect, seeing data sovereignty is a fundamental foundation in realizing state sovereignty in cyberspace. A country's data sovereignty is faced with the position of the state with the private sector in a global context. Cybersecurity systems and data sovereignty are inseparable in achieving state sovereignty in cyberspace. The main role of the state is to realize protection and maintain data security in national cyberspace. In 2017, the Government established the National Cyber and Crypto Agency (BSSN) which is a transformation of the National Crypto Agency which was combined with several other government agency work units related to cybersecurity. The presence of BSSN provides a very strategic key role in maintaining state sovereignty in cyberspace. This is in line with global challenges where cyber attacks and data leaks are increasingly rampant in Indonesia. For this reason, this study will explain the strategic role of BSSN in maintaining data sovereignty in order to realize state sovereignty in cyberspace. The author uses state theory and the concept of data sovereignty in analyzing this. The author uses qualitative methods to collect data through various literature studies, such as: books, journal articles, and other reference sources. The results of the study show that BSSN is a representation of the state's presence in maintaining the sovereignty of national cyberspace. This can be seen from the increase in Indonesia's cybersecurity index on a global scale which reflects an increase in national cybersecurity capabilities
Sistem Keamanan Siber dan Kedaulatan Data di Indonesia dalam Perspektif Ekonomi Politik (Studi Kasus Perlindungan Data Pribadi) [Cyber Security System and Data Sovereignty in Indonesia in Political Economic Perspective] Aji, Muhammad Prakoso
Jurnal Politica Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Politica November 2022
Publisher : Sekretariat Jenderal DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22212/jp.v13i2.3299

Abstract

Cyber security system and data sovereignty is the foundation in realizing the protection of personal data. Technological developments place data into a very valuable commodity. In the aspect of political economy, data sovereignty of a country is faced with the position of the state with the private sector in a global context. The main role of the state is to produce cyber data protection and cyber security regulations. Guaranteed protection of personal data is a citizen’s right that requires the capacity and capability of citizens. A state centered approach is often used in cyber security development. However, without a people centered approach, it will be difficult to realize protection and protection for citizens regarding their personal data which is very valuable. For this reason, this research will look at how the capacity and capability development of citizens is needed in the development of cyber security and data sovereignty related to the protection of personal data in Indonesia. The author chose qualitative research methods to facilitate the collection of data obtained through books, journal articles, online media, and other sources. The results of the study indicate that the dominance of the state-centered approach in cybersecurity development has not realized national data sovereignty, as well as the protection of the protection of the personal data of each citizen. Building the capacity and capability of citizens is very necessary to protect their personal data in cyberspace.AbstrakSistem keamanan siber dan kedaulatan data merupakan pondasi dalam mewujudkan perlindungan data pribadi. Perkembangan teknologi menempatkan data menjadi sesuatu komoditi yang sangat bernilai. Dalam aspek ekonomi politik, kedaulatan data suatu negara dihadapkan pada posisi negara dengan sektor swasta dalam konteks global. Peran negara utamanya adalah untuk menghasilkan regulasi perlindungan data siber dan keamanan siber. Jaminan perlindungan data pribadi merupakan hak warga negara yang membutuhkan kapasitas dan kapabilitas warga negara. Pendekatan berbasis state centered seringkali digunakan dalam pembangunan keamanan siber. Akan tetapi, tanpa pendekatan yang bersifat people centered akan sulit untuk mewujudkan perlindungan dan proteksi bagi warga negara terkait data pribadinya yang sangat bernilai. Untuk itu, penelitian ini akan melihat bagaimana pembangunan kapasitas dan kapabilitas warga negara diperlukan dalam pembangunan keamanan siber dan kedaulatan data terkait perlindungan data pribadi di Indonesia. Penulis memilih metode penelitian kualitatif untuk mempermudah pengumpulan data yang didapatkan lewat buku, artikel jurnal, media daring, dan sumber-sumber lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi pendekatan negara yang bersifat state centered dalam pembangunan keamanan siber belum mewujudkan kedaulatan data secara nasional, juga proteksi perlindungan data pribadi masing-masing warga negara. Pembangunan kapasitas dan kapabilitas warga negara sangat diperlukan untuk melindungi data-data pribadinya di ruang siber.
Pengaruh Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Layanan Pengaduan dan Pelayanan Publik di DKI Jakarta pada Tahun 2020 Rochmani, Syifa Annisa; Aji, Muhammad Prakoso
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5480

Abstract

Dalam mewujudkan kota Jakarta yang lebih baik dalam pelayanan publik, pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewujudkan Jakarta Smart City yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 280 Tahun 2014 mengenai Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja Unit Pengelola Jakarta Smart City. Untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI Jakarta meluncurkan sebuah aplikasi Jakarta Kini atau JAKI pada September 2019 lalu. JAKI merupakan sebuah aplikasi yang merupakan bagian dari Jakarta Smart City. JAKI memiliki tujuan untuk menciptakan perbaikan yang berkelanjutan pada sistem pelayanan publik dan menciptakan smart city  yang efisien dan efektif untuk mengubah Jakarta menjadi kota metropolitan yang tidak hanya lebih pintar tetapi juga lebih baik. Sejak Maret 2020, Indonesia dilanda pandemi yang menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi terbatas karena virus COVID-19 menyebar melalui udara. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan pemberlakuan social distancing untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19. Penggunaan aplikasi JAKI pada masa COVID-19 dapat dibilang meningkat, Selama masa pandemi, JAKI juga menjadi kanal aduan yang paling banyak digunakan oleh para responden yaitu sebanyak 51,49% responden menggunakan kanal pengaduan JAKI saat pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada tahun 2020 apakah aplikasi JAKI sudah dipergunakan dengan baik oleh masyarakat Jakarta.
Reformasi Birokrasi Melalui Regenerasi Aparatur Sipil Negara Dalam Mewujudkan Birokrasi Yang Transformatif di Era Digital: - firmansyah, rizky; Sinaga , Rebecca Chrisnata; Sunarto, Efrida Primani; Hafiz, Zufar; Aji, Prakoso
Journal of Social Contemplativa Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Social Contemplativa
Publisher : Indonesian Democracy Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61183/jsc.v3i2.95

Abstract

Bonus demografi dan krisis regenerasi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi dua sisi mata uang yang saling bertentangan dalam dinamika tata kelola birokrasi Indonesia. Di tengah peluang strategis hadirnya generasi muda, birokrasi Indonesia masih dikuasai oleh ASN berusia di atas 45 tahun, dengan minimnya representasi ASN muda. Tulisan ini menyoroti ketimpangan tersebut sebagai bukan sekadar isu demografis, tetapi sebagai masalah struktural dan politis yang menghambat transformasi birokrasi. Melalui studi terhadap seleksi CPNS 2023 dan inisiatif ASN Academy, tulisan ini mengeksplorasi agensi ASN muda dalam membentuk birokrasi yang lebih adaptif, inklusif, dan responsif terhadap tuntutan era digital. Dengan memadukan perspektif reformasi birokrasi, digitalisasi administrasi, dan kritik terhadap pendekatan struktural-institusional dalam studi kebijakan publik, tulisan ini menawarkan narasi alternatif yang menempatkan ASN muda sebagai katalisator perubahan, bukan sekadar objek regenerasi administratif. Kajian ini bertujuan untuk menggeser fokus regenerasi ASN dari angka dan usia menuju pada reformasi yang berakar pada pembaharuan kultur, struktur, dan distribusi kuasa dalam tubuh birokrasi.
Pemikiran Politik Front Pembela Islam (FPI) Dalam Mewujudkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar Di Indonesia Aji, M. Prakoso
Action Research Literate Vol. 8 No. 5 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i5.365

Abstract

Pasca Orde Baru, kebangkitan dan kehadiran ormas Islam di Indonesia perlu dicermati dengan lebih mendalam. Dalam hal ini, menarik untuk meninjau kembali landasan pemikiran yang dianut dan diperjuangkan oleh ormas-ormas Islam pasca Orde Baru. Salah satu ormas yang cukup memiliki eksistensi dan menarik untuk dibahas lebih lanjut adalah Front Pembela Islam (FPI). Dalam pergerakannya FPI ingin mewujudkan amar maruf nahi munkar di Indonesia melalui penerapan nilai-nilai syariah yang dianggapnya sebagai solusi terbaik. Pada berbagai aksi dan tindakannya ormas ini seringkali dianggap radikal oleh berbagai kalangan. Gagasan yang sangat kental dalam tubuh FPI adalah untuk mengimplementasikan purifikasi agama agar kembali kepada ajaran yang sesuai dengan agama. Oleh karena itu, penelitian ini akan menjelaskan mengenai pemikiran politik FPI dalam mewujudkan amar ma’ruf nahi munkar di Indonesia. Penulis memilih menggunakan metode kualitatif dengan penggunaan studi literatur yang lebih diutamakan dalam menganalisis dan menjabarkan pemikiran FPI dalam perspektif ilmu sosial dan ilmu politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran FPI sangat dominan bersumber dari gagasan-gagasan Habib Rizieq Shihab, dan menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai yang sesuai dengan syariah dalam kehidupan berbangsa.
Winning Strategy For Prosperous Justice Party (Pks) Candidate Abdul Aziz Pks Candidate In The 2024 Legislative Election : Case Study Of Abdul Aziz Electoral District 10 Dki Jakarta Moerdijanto, Muhammad Athallah; Aji, Muhammad Prakoso
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 1 (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i1.11739

Abstract

The 2024 legislative election in Jakarta is an important moment in the dynamics of Indonesian politics, especially for the Prosperous Justice Party (PKS) which won a significant victory. This study aims to analyze the winning strategy of Abdul Aziz, the PKS legislative candidate in the 10th DKI Jakarta Electoral District (Dapil), as well as the factors that contributed to its success.. Using a descriptive qualitative approach, this study examines the effectiveness of political and marketing strategies applied, including community-based approaches, the use of social media, and political communication strategies. The results showed that the strategy carried out by Abdul Aziz focused on the utilization of a loyal mass base, campaigns based on social welfare issues, as well as direct involvement in social and religious activities. In addition, digital communication strategies through social media and the involvement of local leaders also play an important role in improving its electability. This research provides insight into the dynamics of political campaign strategies in the digital age as well as their implications for voter trends in metropolitan areas. The PKS as a moderate Islam-based party also has challenges in extending support beyond its loyal voters. Therefore, the campaign strategy applied is not only based on religious issues, but also emphasizes concrete programs that are relevant to urban problems such as education, health, and infrastructure, which of course is in line with the theory used in this study, namely the theory of political strategy by Peter Schroder, which specifically discusses 3 types of political strategies. 
Co-Authors Achmad Hafidz Aden, Nida Salma Adinda Sekar Kinanthi Adrian, Muhammad Farel Ahmad, Fauzan Ramdani Ahmad, Fauzan Ramdhani Ahren Jasmine Azzahra Al Ziden Farel Jabriel, Alief Aliah, Shilmi Ainun Alifah Jasmine Kallista Remanu Alita Aura Zahir Alma Dheafany Ameilya Az-Zahra Ana Sabhana Azmy Ananda Dewi Angelica Maria D. C Anggi Alvionita Anindya Naylal Husna Annasya Regina Sitio Annisaa Dwi Astrid Apriliana, Nurul Alifah Putri Arief Fadillah Ramadhan Aryo Ronggur Samudra Atala Atala, Atala Aulia Husnafa Navila Ayunda, Najla Dara Azahra Nabila Azhar, Chantika Felicia Azi, Rifqi Bayu Balqis, Arale Bella Ola Shakira Calista Mutiara Uma Cendana Anabel Cokro, Mahdavikia Cudu, Cipta Damai Arya Danis Tri Saputra Della Agustia Disy, Canda Desita, Maria Mariska Dewi, Tias Rahma Dewinta Oktavia Dinda Rizka Maulany Kurnia EKA RAHAYU Fajri, Nadhira Nurul Fandan Prima Jaya Zai Fayza Arzmy Niafaran Feby Mawarda Fikri, Haykal Gledysta Nauli Aquinas Situmorang Gumilar Rusliwa Somantri Hafiz, Zufar Handoko, Dewa Nugraha Harywibowo, Ryan Haura, Shafa Hermina Simanihuruk Ichwanusafa, Rifki Indrawan, Jerry Indrawan, Jerry Isvandanu Wicaksono Jamalia Sumala Jerry Indrawan Jerry Indrawan Jerry Indrawan Jerry Indrawan Jerry Indrawan Jerry Indrawan, Jerry Jihan Hasnah Hamidah Jihan Nur Alifah Khalif, Syahdan Raga Khansa Nabilla Lutfiyah Khilda Fatmawati Kusumah, Fitrya Anugrah Mansur Juned Marsha Nabilla Marsya Luthfia, Haifa Mimirawati, Sekar Misbah, Revalyza Revalyza Moerdijanto, Muhammad Athallah Mohammad Rafatta Umar Muhammad Putra Tyanto Muhammad Sulthan Fatih Muhammad Syaroni Rofii Nabilah Nameera Ruzdy Najwa Adhwa Ramadhani Nasywa Nurul Aini Naura Rania Bari Nayiroh, Luluatu Nayla Febrina Nikolas Silitonga Novandra, Ardhiata Yasser Nurcahyani, Nabila Putri Nurfathiya Efsya Nurholizah, Titi Nurulita, Safrida Oktavia Anggi Ramadhani Pramessella, Mega Arinda Pramesyanti, Chifra Zeila Pratiwi, Amalia Prayitno, Khalil Albany Priageng, Silvana Putri Purwanto, Calista Sahlah Putrawan Yuliandri Putri Salsadila Putri, Almirah Ghaisani Putri, Dhiyah Akmala Rachmawaty, Artika Ridha Radifa, Hana Ragilia Dwi Pradita Rahma Nanda Azizah Rahma Syakira Ayu Rahma Titania Rahmadiany, Adisti Ramadhani, Najwa Adhwa Restu Rahmawati, Restu Rika Sartika Rizky Firmansyah Robbani, Ahmad Yasin Rochmani, Syifa Annisa Sabrina Shafa Qonita Salma Indri Yulianti Salsabila, Andzi Salwa Salsabila, Neisya Salwa Adina Zafira Sarah Diba Sembiring, Salsabilla Zahwa Silvana Putri Priageng Sinaga , Rebecca Chrisnata Siregar, Gabriella Dofani Natalia Sofia Syahrani Suandi, Azril Shiva Miraj Subakdi Subakdi Subakdi, Subakdi Sunarto, Efrida Primani Suprayitno, Dede Syahwa Fitria Kurniawan Talitha, Dhanyra Nayla Vionita Shakila Maharani viqri, Achmad Aidil Wicaksono, Ibrahim Reyhan Widodo, Aulia Rasel Wulandari, Lia Yahya, Afvel Kurnia Yudha Yulia Putri Zahra Hanifah Salma Zahwa, Kayla Aqila Zitha Yolanda Raya Zusrieka, Marsya