Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran Digitalisasi Pemasaran UMKM Toko Penampungan Kerajinan Besi dalam Rantai Distribusi Desa Tanjung Pinang 1: Penelitian Syahriati Fakhriah; Jenni Mareza; Arif Yugistian; Fikri Azhari; Dira Priska
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5486

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)omerupakan sektor yang menjadi penopang penting bagi perekonomian nasional, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Di Desa Tanjung Pinang 1, salah satu UMKM yang berkembang adalah usaha kerajinan besi yang memproduksi peralatan pertanian, perlengkapan perkebunan, serta kebutuhan rumah tangga. Namun demikian, keterbatasan dalam akses pemasaran masih menjadi tantangan utama bagi para pengrajin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran digitalisasi pemasaran pada UMKM Toko Penampungan Kerajinan Besi Hadi dalam mendukung rantai distribusi produk kerajinan besi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatanostudi kasus, sementara pengumpulan data dilakukanjmelalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran digital mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, serta memperkuat posisi toko penampungan sebagai perantara antara produsen dan konsumen. Dengan demikian, digitalisasi pemasaran menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat UMKM berbasis rantai distribusi di tingkat desa.
PELATIHAN KOMPETENSI INTERPRETER DAN TERJEMAHAN BILINGUAL BERBASIS AUDIOVISUAL UNTUK MENDUKUNG PENEGAKAN KEBIJAKAN MARITIM INDONESIA Margaret Stevani; Syahriati Fakhriah; Happy Kusuma Wardani
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 01 (2025): Juni
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v4i01.6873

Abstract

This community service analyzed the relationship between legal interpretation and translation in cases of illegal fishing in Indonesia and its impact on law enforcement. Legal translation errors hindered international cooperation and the implementation of maritime policies. Using a qualitative approach and the PACTE (Process of Acquisition of Translation Competence and Evaluation) model, the activity involved undergraduate law students from Universitas Deli Sumatera in audiovisual tasks to translate and interpret courtroom clips related to illegal fishing. The analysis revealed key challenges in translating technical terms, pragmatics, and socio-cultural relevance. The study highlighted the importance of idiomatic translation and the Skopos approach to maintain legal accuracy. Interactive courtroom simulations were suggested to enhance legal practice understanding and support Indonesia's maritime policy effectiveness.
UPAYA RENVOI TERHADAP KESALAHAN PENGETIKAN MINUTA AKTA YANG DI BUAT OLEH NOTARIS Syamsul; Fakhriah, Syahriati; Dela Rahma Zahra
Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan Vol. 14 No. 1 (2025): Repertorium
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/rpt.v14i1.4753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme dan prosedur renvoi terhadap kesalahan pengetikan pada minuta akta yang dibuat oleh Notaris. Kesalahan pengetikan dalam akta Notaris dapat mengakibatkan konsekuensi hukum yang serius, termasuk potensi sengketa antara pihak-pihak terkait dan kerugian finansial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan dukungan data empiris melalui wawancara dengan praktisi notariat serta observasi lapangan di beberapa kantor Notaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa langkah penting dalam proses renvoi, yaitu: (1) identifikasi jenis kesalahan (substansial atau non-substansial), (2) pembetulan dilakukan di hadapan para pihak terkait untuk memastikan transparansi, dan (3) pencatatan perubahan dalam berita acara pembetulan disertai tanggal dan nomor aktanya. Penelitian ini juga menemukan bahwa banyak praktisi belum sepenuhnya memahami tata cara pelaksanaan renvoi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris (UUJN), sehingga berpotensi menimbulkan masalah lebih lanjut. Lebih jauh lagi, hasil analisis menunjukkan bahwa ketidakpatuhan terhadap prosedur dapat mengubah status legalitas dokumen menjadi tidak sah secara hukum jika tidak ditangani dengan benar. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai prosedur renvoi sangat penting bagi Notaris untuk meningkatkan keakuratan dokumen dan meminimalisir risiko hukum. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teori hukum di bidang kenotariatan serta memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya keakuratan minuta akta sebagai bagian dari praktik hukum yang baik. Kata Kunci: Renvoi, Kesalahan Pengetikan, Akta Notaris, Prosedur Hukum, Kenotariatan This research aims to analyze the mechanisms and procedures for renvoi (correction) of typographical errors in notarial deeds created by notaries. Typographical errors in notarial acts can lead to serious legal consequences, including potential disputes between involved parties and financial losses. The research employs a normative legal approach supported by empirical data gathered through interviews with notarial practitioners and field observations at several notary offices. The findings indicate that there are several critical steps in the renvoi process: (1) identifying the type of error (substantial or non-substantial), (2) making corrections in the presence of relevant parties to ensure transparency, and (3) documenting changes in a correction report accompanied by date and deed number. The study also reveals that many practitioners do not fully understand how to implement renvoi procedures according to Law No. 2 of 2014 on Notary Positions (UUJN), which may lead to further complications. Furthermore, analysis shows that non-compliance with these procedures can render documents legally invalid if not addressed correctly. Therefore, a deep understanding of renvoi procedures is crucial for notaries to enhance document accuracy and minimize legal risks. Consequently, this research is expected to make significant contributions toward developing legal theory in the field of notarization as well as expanding public understanding of the importance of accurate minute deeds as part of sound legal practice. Keywords: Renvoi, Typographical Errors, Notarial Deeds, Legal Procedures, Notarial Law