Claim Missing Document
Check
Articles

Factors Related to Postpartum Mothers Knowledge of Exclusive Breastfeeding in the Tuntungan Health Center Work Area, Pancur Batu Subdistrict Edy Marjuang Purba; Anna Waris Nainggolan; Saut Purba
Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/quwell.v2i2.2058

Abstract

The 2023 Indonesian Health Survey stated that the proportion of exclusive breastfeeding in Sumatera Utara Province was quite low, namely 43.9%. The low coverage of exclusive breastfeeding is closely related to the lack of knowledge of postpartum mothers, which is a predisposing factor that encourages mothers to only give breast milk for 6 months to their babies. The purpose of this study was to determine the factors related to postpartum mothers' knowledge of exclusive breastfeeding in the Tuntungan Health Center work area, Pancur Batu Subdistrict. This study was an observational analytic study with a cross-sectional design. The sample in the study were postpartum mothers in the Tuntungan Health Center work area who met the inclusion and exclusion criteria, namely 50 people. The data collected were primary data obtained through questionnaires distributed to postpartum mothers. Bivariate analysis was carried out using the chi-square test to determine the relationship between the independent and dependent variables. Based on the study conducted, it is known that there is a relationship between age (p-value = 0.015), education (p-value = 0.026), and parity (p-value = 0.008) with postpartum mothers' knowledge of exclusive breastfeeding. There is no relationship between occupation (p-value = 0.224) and postpartum mothers' knowledge of exclusive breastfeeding. It is recommended that health workers in the Tuntungan Health Center work area, Pancur Batu Subdistrict, to improve the knowledge of postpartum mothers, especially for young mothers (<20 years) and primigravida mothers. It is also recommended that postpartum mothers improve their knowledge through various media, especially social media.
Edukasi Tentang Reproduksi Sehat Pada Remaja di Desa Ladang Peris Kabupaten Batanghari Lusiatun Lusiatun; Anna Waris Nainggolan; Imarina Tarigan
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.6234

Abstract

Abstrak. Adolescence is a transitional period from childhood to adulthood, where rapid physical growth and reproductive organ maturation occur. The purpose of this community service activity is to provide education about healthy reproduction to adolescents so that they can understand the development of adolescent reproductive organs, can prevent and protect themselves from things that will harm their reproductive health. This community service was carried out by gathering adolescents in RT10 Ladang Peris Village, Batanghari Regency. The adolescents who had attended underwent a health check-up in the form of weight and blood pressure measurements, filling out a pre-test questionnaire, followed by a presentation of material on adolescent reproductive health, participant evaluation with questions and answers and filling out a post-test questionnaire. After the healthy reproductive health education was carried out, adolescents obtained a significant increase in knowledge compared to before being given education with an average knowledge level score before the material presentation of 73,81 and after the material presentation of 93,45. Keywords: Adolescence; Healthy Reproduction; Puberty. Abstrak. Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, yang akan mengalami pertumbuhan fisik yang cepat dan akan terjadi pematangan organ reproduksinya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi tentang reproduksi sehat pada remaja sehingga dapat mengetahui tentang perkembangan organ reproduksi remaja, dapat mencegah dan melindungi diri dari hal-hal yang akan merugikan kesehatan reproduksinya. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan mengumpulkan remaja yang berada di RT10 Desa Ladang Peris Kabupaten Batanghari. Remaja yang telah hadir dilakukan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran berat badan dan tekanan darah, mengisi kuesioner pretest, dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang kesehatan reproduksi remaja, evaluasi peserta dengan tanya jawab dan pengisian kuesioner posttest. Setelah dilakukan edukasi kesehatan reproduksi sehat pada remaja didapatkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dibandingkan sebelum diberikan edukasi dengan rata-rata nilai tingkat pengetahuan sebelum pemaparan materi sebesar 73,81 dan setelah pemaparan materi sebesar 93,45. Kata Kunci: Pubertas; Remaja; Reproduksi Sehat.
Efektivitas Metode BOM (Breastcare, Oxytocin Massage, Marmet Technique) Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di RSUD Morwali Br.Manjorang, Novita Andriani; Anna Waris Nainggolan; Marta Armita Br. Silaban; Eka Purnamasari; Eva Dona Sinaga
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1397

Abstract

Salah satu penyebab utama kegagalan pemberian ASI eksklusif, yang dapat berdampak pada tumbuh kembang bayi, adalah rendahnya suplai ASI pascapersalinan. Hormon prolaktin dan oksitosin, yang penting untuk produksi dan pengeluaran ASI, distimulasi oleh kombinasi perawatan yang dikenal sebagai teknik BOM (Perawatan Payudara, Pijat Oksitosin, dan Teknik Marmet). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa besar pengaruh teknik BOM terhadap kemampuan ibu pascapersalinan untuk memproduksi ASI di Rumah Sakit Umum Morowali. Penelitian ini menggunakan metode kelompok kontrol pretes-postes dan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental. Ibu pascapersalinan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol untuk sampel. Selama jangka waktu yang telah ditentukan, teknik BOM diberikan kepada kelompok intervensi, sementara kelompok kontrol tidak diberikan terapi apa pun. Lembar observasi digunakan untuk menilai jumlah ASI yang diproduksi sebelum dan sesudah operasi. Berdasarkan hasil, kelompok intervensi menghasilkan ASI yang signifikan lebih banyak daripada kelompok kontrol (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa teknik BOM efektif untuk meningkatkan produksi ASI ibu pascapersalinan. Teknik BOM telah terbukti berhasil meningkatkan dan meningkatkan produksi ASI. Untuk mendukung pemberian ASI yang efektif, intervensi ini disarankan sebagai komponen program perawatan pascapersalinan.
Pemberdayaan Menerapkan Basic Feeding Rules pada Praktik Pemberian MP-ASI untuk Mencegah Stunting Situmorang, Tetti Seriati; Damanik, Nopalina Suyanti; Nainggolan, Anna Waris; Haslim, Syahrin Sakinah; Silalahi, Feronika; Hulzanah, Mifta; Ernamari, Ernamari
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9919

Abstract

Edukasi bagi ibu dan keluarga menjadi penting untuk mengoptimalisasi pertumbuhan anak pada 1000 HPK agar dapat mencegah stunting. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan pemberdayaan keluarga menerapkan basic feeding rules pada pemberian MP-ASI untuk mencegah stunting terhadap 32 balita usia 6-18 bulan. Tahapan metode kegatan ini sebagai berikut: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan dilakukan sesuai tahapan pada perencanaan yang telag disusun. Dari 32 balita, terdapat 10 balita yang telah mampu makan secara mandiri dan teratur, 20 balita lainnya belum menerapkan pernah makan dengan menerapkan basic feeding rules sebelumnya. Hingga kegiatan pengabdian selesai terdapat 17 balita yang makan MP-ASI sesuai basic feeding rules. Kegiatan ini berdampak bagi pencegahan stunting khususnya pada balita usia 6-18 bulan melalui upaya memnuhi asupan gizi balita pada awal fase makan-MP-ASI. Disarankan kepada para keluarga balita untuk terus mempraktikkan metode basic feeding rules pada prkatik pemberian MP-ASI.
Evaluasi Manajemen Pelayanan Test Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Di Puskesmas Pematang Kandis Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Tahun 2023 Melpa Agripa S; Anna Waris Nainggolan; Edy Marjuang Purba
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): GJIK - FEBRUARI s/d JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i1.270

Abstract

Puskemas Baloi Permai menjadi salah satu Puskesmas di Kota Kandis yang memberikan pelayanan IVA test di Kabupaten Merangin. Saat ini cakupan skrining deteksi dini kanker serviks melalui pemeiksaan IVA masih sangat rendah yaitu sekitar 5%. Penelitian ini bertujuan untuk hasil evaluasi manajemen pelayanan test inspeksi visual asam asetat (IVA) di Puskesmas Pematang Kandis Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Tahun 2023. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah: Kepala Puskemas Pematang Kandis, Dokter dan bidan yang sudah pernah mendapatkan pelatihan mengenai pemeriksaan IVA test, Pengelola program PTM di Puskemas Pematang Kandis, WUS di wilayah kerja Puskemas Pematang Kandis sebanyak 2 orang. Tenaga pelaksana IVA test ditunjuk oleh Kepala Puskesmas Pematang Kandis Kec. Bangko Kab. Merangin adalah bidan dan dokter yang sudah mendapatkan pelatihan IVA, Pendanaan didapat dari berbagai sumber, Alat dan bahan yang dimiliki Puskesmas Pematang Kandis belum memenuhi, Metode yang digunakan untuk melakukan pelayanan IVA test adalah metode aktif dan pasif. Disarankan agar penyuluhan yang dilakukan harus lebih merata lagi, agar semua masyarakat mengetahui tentang IVA dan lebih memberikan dorongan lagi kepada masyarakat agar masyarakat mau ikut berpartisipasi dalam IVA test, selanjutya diharapkan juga kepada Puskesmas untuk mempersiapkan alat yang memadai untuk pemeriksaan IVA.
Pemanfaatan Pangan Lokal Dalam Program Breastfeeding Nutrition EmpowermentU ntuk Meningkatkan Keberhasilan ASI Eksklusif di Desa Tanjung Anom Purba, Edy Marjuang; Pratiwi, Caca; Nainggolan, Anna Waris; Purba, Saut; Ginting, Laurena; Pasaribu, Karl Fritzs
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n0c8xc54

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia termasuk di Desa Tanjung Anom masih belum mencapai target nasional sebesar 80%. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya produksi ASI akibat kurangnya konsumsi makanan bergizi yang mendukung laktasi, serta minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal yang tersedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang sedang dalam masa menyusui serta mengenalkan produk pangan lokal berupa biskuit daun katuk dan crackers daun torbangun melalui program Breastfeeding Nutrition Empowerment (BNE). Program dilaksanakan pada bulan Juni 2025 di Balai Desa Tanjung Anom, dengan melibatkan 35 ibu yang sedang dalam masa menyusui menyusui. Metode kegiatan mencakup edukasi gizi, demonstrasi pengolahan produk pangan lokal, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest, posttest, dan uji hedonik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (p-value = 0,001), dengan skor rata-rata meningkat dari 10,83 menjadi 14,80. Selain itu, hasil uji hedonik menunjukkan bahwa produk biskuit dan crackers diterima dengan baik oleh peserta, dengan skor tertinggi pada atribut tekstur (4,5 ± 0,5) untuk biskuit katuk dan atribut rasa (4,2 ± 0,6) untuk crackers torbangun. Produk berbasis daun katuk dan torbangun tidak hanya meningkatkan potensi laktasi secara nutrisi, tetapi juga diterima secara organoleptik oleh ibu menyusui. Program ini berpotensi untuk dapat dilakukan dalam skala lebih luas sebagai upaya dalam pemanfaatan pangan lokal  untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif.  
The Relationship between Mother's Knowledge and Attitudes and Giving Early Complementary Breastfeeding at UPTD Boronadu Health Center South Nias Regency in 2022 Fau, Yentiria; Painem, Painem; Purba, Edy Marjuang; Sari, Febriana; Situmorang, Tetti Seriati; Nainggolan, Anna Waris; Sinaga, Rosmani
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.901 KB)

Abstract

Giving complementary breastfeeding too early is one of the inhibiting factors for exclusive breastfeeding. The results of a preliminary survey conducted at the UPTD Health center Boronadu South Nias Regency where interviews were conducted with mothers and it was found that 8 mothers did not know that babies should only be given breast milk until they were 6 months old and they agreed that babies less than 6 months old were given additional food other than breast milk such as bananas, tea, formula milk and other foods. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes of mothers regarding early complementary breastfeeding at the UPTD Health center Boronadu South Nias Regency in 2022. This study was an analytic observational study with a cross sectional design. The population is all mothers having babies more than 6 months at the UPTD Health center Boronadu South Nias Regency, namely 118. The number of samples based on the sample formula is 48 people. There is a significant relationship between the knowledge (p=0.022) and attitudes (p=0.006) of postpartum mothers and the provision of early complementary breastfeeding in the UPTD Work Area of the Boronadu Health Center in 2022. It is also hoped that health workers at the UPTD Boronadu Health Center will be able to further increase public knowledge regarding complementary breastfeeding and increasing its role in efforts to achieve exclusive breastfeeding through counseling, which can be carried out at village meetings, posyandu and counseling during pregnancy checks.
Pelatihan Kader Terpadu Untuk Meningkatkan Keterampilan Dan Pengetahuan Tentang Asi Eksklusif Di Desa Sembahe Baru Kabupaten Deli Serdang Purba, Edy Marjuang; Ginting, Laurena; Purba, Saut; Dermawan; Nainggolan, Anna Waris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/80gzw866

Abstract

Cakupan ASI eksklusif sebagai salah satu indicator Kesehatan bayi di Desa Sembahe Baru masih cukup rendah (< 70%). Tidak tercapainya cakupan pemberian ASI ekslusif dipengaruhi beberapa faktor dan salah satu yang utama adalah kurangnya dukungan yang diberikan oleh kader desa. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan diketahui kader yang tidak mau dan mampu memberikan dukungan disebabkan karena mereka belum pernah mendapatkan pelatihan tentang ASI eksklusif. Tujan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kader dalam melakukan edukasi tentang ASI eksklusif kepada ibu baru melahirkan dan ibu sedang menyusui < 6 bulan melalui pelatihan kader Terpadu. Pelatihan dilakukan sebanyak tiga kali pada bulan Juli yang bertempat di Balai Desa Sembahe Baru dan diikuti oleh sebanyak 15 orang kader. Hasil kegiatan pengadian diperoleh bahwa sebagian besar kader berusia 31 - 40 tahun yaitu sebanyak 8 orang (53,3%), sebagian besar kader memiliki tingkat pendidikan SMA yaitu sebanyak 12 orang (80,0%), sebagian besar kader mengabdi lebih >2 tahun sebagai kader yaitu sebanyak 10 orang (66,7%). Skor keterampilan kader sebelum pelatihan (4,33) meningkat setelah pelatihan (6,20). Dengan uji wilcoxon diketahui bahwa ada pengaruh pelatihan yang telah dilakukan terhadap peningkatan keterampilan kader dengan nilai p-value = 0,008. Skor pengetahuan kader sebelum pelatihan (5,93) meningkat setelah pelatihan (8,13). Dengan uji wilcoxon diketahui bahwa ada pengaruh pelatihan yang telah dilakukan terhadap peningkatan pengatahuan kader tentang ASI eksklusif dengan nilai p-value=0,004. Disarankan kepada pemerintah Desa Sembahe Baru untuk tetap memonitoring kegiatan kader dalam melakukan edukasi ASI ekslusif kepada ibu baru melahirkan dan ibu sedang menyusui <6 bulan sehingga mereka memiliki komitmen yang tinggi dalam memberikan ASI eksklusif
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe di BPM Boloni Tanaka Kec. Medan Johor Tahun 2023 Anggriani Silitonga; Khairunnisa Situmorang; Ester Simanullang; Anna Waris Nainggolan
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v2i2.123

Abstract

Insufficient knowledge about anemia has an influence on health behavior, especially when a woman is pregnant, which will result in less than optimal health behavior for pregnant women to prevent pregnancy anemia. Pregnant women who have less knowledge about anemia can result in less consumption of foods containing iron during pregnancy due to their ignorance. Objective: To determine the relationship between pregnant women's knowledge about anemia and compliance with taking Fe tablets. Research population: the population used is the population of all patients at BPM Boloni Tanaka Kec. Medan Johor in 2023 as many as 32 pregnant women. Research Type: The type of research used is an analytical survey with a cross sectional research design. Data collection uses a questionnaire. Data were processed using univariate analysis using descriptive statistics and bivariate analysis using the Chi-square test. The results of the Chi-square test analysis show that the p value = 0.000, which means less than α = 0.05, so it can be concluded that there is a significant relationship between pregnant women's knowledge about anemia and compliance with consuming Fe tablets at BPM Boloni Tanaka District. Medan Johor in 2023.
Effectiveness of Mind–Body–Based Psychoeducation in Strengthening Midwives’ Role and Enhancing Breastfeeding Self-Efficacy Among Postpartum Mothers: A Quasi-Experimental Study Manullang, Rasmi; Tarigan, Imarina; Nainggolan, Anna Waris; Aruan, Lasria Yolivia; Sianipar, Yesica Geovany; Damanik, Lira Agnes Monica; Siahaan, Sastra Amelia
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 7 No. 3 (2025): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v7i3.423

Abstract

Background: Breast milk is the best nutrition for babies and has long-term benefits for both mother and child health. A critical factor in successful breastfeeding is breastfeeding self-efficacy (BSE), a mother's confidence in her ability to breastfeed. Methods: This quasi-experimental study employed a pre-test and post-test design with a control group and purposive sampling. The sample comprised 60 postpartum mothers: 30 in the intervention group and 30 in the control group. The intervention involved using the PIANA application for four weeks. Statistical tests were performed using SPSS 26 for univariate and bivariate data analysis. Outcomes were measured using the Wilcoxon and Mann-Whitney U tests to assess whether psychoeducation could increase postpartum mothers' confidence in breastfeeding. Results: Bivariate analyses of the variables were conducted using statistical tests after the application, namely the Midwife's Role variable (p = 0.023), the Psychoeducation variable (p = 0.032), and the BSE variable (p = 0.012). The results of the bivariate analysis of the three variables showed that the Midwife's Role with BSE psychoeducation positively affected postpartum mothers' confidence in breastfeeding. Conclusion: Psychoeducational applications using a mind-body approach have been shown to improve breastfeeding self-efficacy in postpartum mothers. Optimizing the role of midwives through this medium can serve as an effective, flexible educational tool to support postpartum mothers in achieving breastfeeding success.
Co-Authors Ade Rachmat Yudiyanto Amalia Fajrika Anggriani Silitonga Aritonang, Ribur Aruan, Lasria Yolivia Astaria Br Ginting Astaria Br. Ginting Batubara, Zulkarnain Br. Hutahaean, Hanna Novelia R Br.Manjorang, Novita Andriani Damanik, Lira Agnes Monica Damanik, Nopalina Suyanti Damayanty S Deby Cyntia Yun Dermawan Dermawan Desi Yolanda Ginting Devi Erlitna Edi Subroto Efitasari, Yuni Eka Purnama Sari Eka Purnamasari Elida Berta Tarigan Erin Padilla Siregar Ernamari, Ernamari Eva Dona Sinaga Fau, Yentiria Febriana Sari, Febriana Flora Sinaga Friza N. S Situmorang ginting, laurena Habeahan, Nia Haslim, Syahrin Sakinah Hulzanah, Mifta Humaida Hanim Imarina Tarigan Imarina Tarigan Imarina Tarigan Imran Surbakti Iqra Manisah Jasica Pratini Jitasari Tarigan Sibero Juliana Munthe Kanaya Yori Damanik Khairiyah Khairiyah Khairunnisa Situmorang Kurnia, Oni Laurena Ginting Lidya Natalia Br Sinuhaji Lisa Putri Damanik Lusianti, Juana Lusiatun Lusiatun Lusiatun, Lusiatun Magdalena Barus magdalena Barus Manisah, Iqrah Manullang, Rasmi Mariatun Mariatun Melpa Agripa S Nadeak, Yasrida Nopalina Suyanti Damanik Nopalina Suyanti Damanik Nova Marianti Purba Nuraisyah Nuraisyah Oni Kurnia Painem, Painem Pardosi, Krisdayanti PARNINGOTAN SIMANJUNTAK Parningotan Simanjuntak Pasaribu, Karl Fritzs Pratini, Jasica Pratiwi, Caca Pratiwi, Mutia Purba, Edy Marjuang Rasmi Manullang Ridesman Ridesman Riezky, Muhammad Rinse Waty Haloho Ritonga, Yesika Riyanni, Vivi S, Damayanti Sarma Lumbanraja SAUT PURBA Saut Purba Sembiring, Ice Kerisdayanti Siadari, Yemima Siahaan, Sastra Amelia Sihombing, Santi Sri Nengsih Silaban, Marta Armita Silalahi, Feronika Simanjorang, Novita Adriani Simanjuntak, Lisdayanti Simanullang, Cesy Marlianata Simanullang, Ester Sinaga, Esra E SINAGA, ROSMANI Sinaga, Siti Nurmawan Siska Gustika Siti Nurmawan Sinaga Situmorang, Friza N. S Situmorang, Friza Novita Sari situmorang, tetti seriati Situngkir, Monica Sonia Novita Sari Sri Indrayani Sri Rezeki Sulistiawati sulistiawati Tarigan, Imarina tetti seriati situmorang Tuljannah, Zahara Turipah Turipah Vivi Riyanni Yasrida Nadeak Yatty Destani Sandy Yemima Siadari Yesica Geovany Sianipar Yun, Deby Cytia Zulkarnain Batubara