Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Potensi Pasir Kuarsa dalam meningkatkan Literasi Pertambangan di Desa Petudua, Tanggetada, Kabupaten Kolaka Syahrul; Rizki Kumalasari; Arif; Nurfasiha; Hasriyanti; Sahrul Poalahi Salu; Rina Rembah; Isramyano Yatjong; Musnajam; La Ode Dzakir; Rizkal
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i2.90

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi pertambangan masyarakat Desa Petudua, Kabupaten Kolaka, melalui program sosialisasi yang berfokus pada penambangan pasir kuarsa. Pasir kuarsa merupakan mineral sedimen yang didominasi oleh silika (SiO₂) dan memiliki peran penting dalam berbagai industri, seperti konstruksi, pembuatan kaca, refraktori, hingga pengecoran logam. Meskipun memiliki nilai ekonomi yang tinggi, pemahaman masyarakat mengenai keberadaan endapan pasir kuarsa, prosedur penambangan yang benar, dasar hukum pertambangan, serta potensi dampak lingkungan masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini dirancang untuk memberikan informasi ilmiah yang mudah dipahami, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mendorong pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sembilanbelas November Kolaka melalui beberapa tahapan, yaitu pengecekan potensi endapan pasir kuarsa, koordinasi dengan aparat desa, persiapan materi dan logistik, hingga penyampaian materi yang dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Peserta kegiatan meliputi aparat desa, masyarakat lokal, serta mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, yang tercermin dari banyaknya pertanyaan mengenai regulasi penambangan, potensi cadangan, serta isu lingkungan yang mungkin timbul akibat aktivitas pertambangan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat terkait sumber daya pasir kuarsa dan tata kelola penambangan. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang untuk melaksanakan program lanjutan, seperti pelatihan pemetaan geologi, analisis laboratorium terhadap karakteristik pasir kuarsa, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Program lanjutan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis dan pemahaman masyarakat dalam mengoptimalkan potensi mineral secara berkelanjutan.
Evaluasi Produktivitas Alat Gali Muat Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness pada Proses Pengupasan Overburden di PT. Berkah Bakti Guna Arif, Arif; Maulana, Muhammad Fadel; Dzakir, La Ode; Nurfasiha, Nurfasiha
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral (JENERAL) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i2.60003

Abstract

Proses pengupasan overburden bergantung pada kinerja alat gali muat untuk mencapai target produksi. Namun, kendala operasional dan penggunaan alat berat yang tidak optimal menjadi penghambat efisiensi produksi. Overall Equipment Effectiveness (OEE) menilai ketersediaan, efisiensi performa, dan tingkat kualitas peralatan, serta memberikan dasar untuk perencanaan pemeliharaan dan peningkatan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produktivitas alat gali muat guna memaksimalkan waktu kerja alat pada proses pengupasan overburden di PT. Berkah Bakti Guna. Salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE), yang dapat mengukur berbagai jenis kehilangan dan mengidentifikasi potensi perbaikan. Selain itu, metode fishbone digunakan untuk menganalisis sebab-akibat yang menyebabkan ketidakefisienan dalam produksi pengupasan overburden. Selanjutnya, upaya perbaikan dilakukan dengan menerapkan metode 5W+1H untuk mengatasi kehilangan waktu yang terjadi. Setelah dilakukan analisis dan perbaikan pada proses pengupasan overburden di PT. Berkah Bakti Guna, diperoleh hasil bahwa produktivitas alat gali muat Excavator Caterpillar 320 GX dan Excavator Kobelco SK 200 pada bulan Mei 2024 mencapai 27.059,44 bcm. Angka ini menunjukkan peningkatan produktivitas sebesar 82% dibandingkan dengan nilai sebelumnya yang hanya 14.858,14 bcm. Meskipun demikian, nilai OEE alat gali muat setelah perbaikan tercatat sebesar 43% dan 42%, yang masih lebih rendah dari standar kelas dunia yang mengharuskan nilai OEE ≥ 85%.
Analysis of Resistivity Value Distribution for Identification of Aquifer Layers in South Palangga District, South Konawe Shaddad, Aqsal Ramdhan; Dzakir, La Ode
Mining Science And Technology Journal Vol 5 No 1 (2026): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v5i1.1459

Abstract

This study aims to analyze the distribution of subsurface resistivity values ​​to identify aquifer layers in South Palangga District, South Konawe Regency. The method used was geoelectric resistivity with a Wenner–Schlumberger configuration. Data acquisition was carried out on three lines, each 200 meters long and with electrode spacing of 10 meters. The measured data, in the form of apparent resistivity, were then processed using RES2DINV software to generate a two-dimensional (2D) subsurface cross-section model. The results showed that resistivity values ​​in the study area ranged from 1.61 to 43,164 Ωm, with a penetration depth of 40–55 meters. Interpretation of the resistivity cross-section indicated the presence of two main zones: a conductive zone and a resistive zone. The conductive zone, with resistivity values ​​of 1.61–76.4 Ωm, is interpreted as a water-saturated weathering layer and functions as a shallow aquifer with a thickness of approximately 20 meters. Meanwhile, resistive zones with resistivity values ​​greater than 76.4 Ωm are interpreted as relatively compact limestone bedrock. A comparative analysis between the two tracks indicates that track 2 has the most prospective aquifer potential, characterized by lower resistivity values ​​and a wider lateral distribution. Overall, the resistivity geoelectric method has proven effective in identifying the distribution of shallow aquifers and the characteristics of subsurface lithology. The results of this study are expected to provide a basis for planning the exploration and utilization of groundwater resources in the study area.
Analisis Kebutuhan dan Nilai Keserasian Kerja Alat Muat dan Alat Angkut untuk Mencapai Target Produksi Batu Gamping pada PT Diamond Alfa Propertindo Kecamatan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara Dina Septina; Isramyano Yatjong; La Ode Dzakir
Mining Science And Technology Journal Vol 4 No 1 (2025): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v4i1.909

Abstract

P Diamond Alfa Propertindo merupakan perusahaan pertambangan yang berlokasi di Kabupaten Buton Tengah, Kecamatan Mawasangka Tengan, desa Gundu-gundu Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan di Pit Mr. Cheng. Tujuan penelitian untuk menganalisis produktivitas alat muat dan alat angkut serta nilai keserasian kerja alat dengan menggunakan metode kuantitatif. Data yang di butuhkan dalam peneltian ini adalah cycle time, efesiensi kerja, data density, jam kerja perusahaan, hambatan kerja dan match factor. Setelah melakukan analisis alat muat dan alat angkut dengan metode kuantitaif maka didapatkan hasil simulasi alat muat 40.791,45 ton/bulan dan alat angkut 40.472,03 ton/bulan serta nilai keserasian kerja antara alat muat dan alat angkut 1,26 atau faktor keserasian kerja >1 yang mengindikasikan bahwa alat angkut lebih, sementara alat muat sibuk. Dari hasil simulasi alat muat dan alat angkut disimpulkan bahwa alat muat dan alat angkut mencapai target produksi dengan mengurangi waktu hambatan kerja dan penambahan satu unit alat angkut.
Co-Authors Agry, Agry Falah Akhmad Akhmad Aksal Ramadhan Shaddad Al Tafakur La Ode Aldiyansyah Aldiyansyah Aldiyansyah Amir, Muh. Karnoha Amir, Muhamad Karnoha Andi Fahdli Heriansyah Aqsal Ramadhan S. arif Arif Arif Arif Arif Arif Arif Arman Hidayat Arya Dirgantara Bagus Eko Prasetyo Dina Septina Dullah, Nurkhalis Mahmudah Edwin, Romy Suryaningrat Eko Bambang Murdiansyah Farsan, Adwil Rilansyah Fathur Rahman Rustan Haerul Purnama Hafram, Anshariah Halir, Ahmad Hariono Hariono Hariono Hariono Hasrianto, Hasrianto Hasriyanti Hasriyanti Hasriyanti Heri Santoso Idham Idham Isram Yano Yatjong Isramyano Yatjong Isramyano Yatjong Jamal Rauf Husain Jaya, Rio Irhan Mais Cendra Jayawarsa, A.A. Ketut Kadar, Muhammad Ilham Kamaluddin, Muhammad Kumalasari, Rizki Laode, Al Tafakur M. Ikhsan Made Astawa Rai Mansyur Mansyur Mansyur Marina Marina Masgode, Muhammad Bottomi Masgode, Muhammad Buttomi Masri Masri Maulana, Muhammad Fadel Muhamad Karnoha Amir Muhammad Ilham Kadar Muhammad Ilham Kadar Mursalim Ninoy La Ola Musnajam Nuhindro Priagung Widodo Nur Asmiani Nurfasiha Nurfasiha Nurfasiha Nurfasiha, Nurfasiha Nursyafika, Nursyafika Raivel, Raivel Ramadhan Shaddad, Aqsal Renaldi, Ahmad Retno Puspaningtyas Rezki, Irka Sri Rina Rembah Riska Riska Riska Rizkal Rizki Kumalasari Sahrul Poalahi Salu Sahrul Sahrul Sarif, Sarif Septi Adnan Shaddad, Aqsal Ramdhan Simatupang, Minson Sri Widodo Sultra, Riski Salsabilah Suwarto Sunandar Suwarto Suwarto Suwarto Suwarto Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Tamburaka, Irmawatti Paula Yatjong, Isramyano Yogi La Ode Prianata Zakina, Besse Ririn