Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus : Kajian Literatur Dhuhani, Annida; Andanalusia, Mahacita; Adni, Azizatul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13470

Abstract

Diabetes adalah suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara permanen dan berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu, kejenuhan dan stres dapat terjadi selama proses pengobatan, serta komplikasi akibat ketidakpatuhan. Dukungan keluarga memainkan peran penting dalam mempertahankan kadar gula darah penderita diabetes dan memiliki pengaruh terhadap keberhasilan program pengobatan diabetes. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melakukan tinjauan literatur mengenai korelasi dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Data yang diperoleh bersumber dari database online dan didapatkan 10 artikel dengan kriteria yang sesuai untuk dianalisis. Berdasarkan tinjauan literatur tersebut, 8 artikel menunjukkan hasil bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus dan 2 artikel lainnya menunjukkan tidak ada hubungan antara keduanya.
Evaluasi Pengelolaan Obat Kadaluwarsa di Apotek Catur Warga 1 Nabila, Baiq Aisya Adinda; Andanalusia, Mahacita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13819

Abstract

Pengelolaan Sediaan Farmasi dilakukan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, pengendalian, pencatatan dan pelaporan. Obat yang telah melewati waktu kadaluwarsa harus dimusnahkan dikarenakan dapat membahayakan karena berkurangnya stabilitas obat dan dapat mengakibatkan efek toksik. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif, dimana data diperoleh dari proses wawancara dan observasi. Dari hasil wawancara yang dilakukan, pengelolaan obat kadaluarsa di Apotek Caturwarga 1 sudah terstandar. Pengelolaan dilakukan dari pemisahan hingga pemusnahan obat kadaluarsa. Obat kadaluarsa dimusnahkan berdasarkan bentuk sediaanya.
Evaluasi Sistem Penyimpanan Obat Narkotika di Apotek Catur Warga 1 Kota Mataram Suhayatman, Early; Andanalusia, Mahacita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14126

Abstract

Penyimpanan obat adalah proses penempatan dan perlindungan obat dari risiko pencurian dan kerusakan fisik yang dapat mempengaruhi kualitasnya. Obat narkotika harus disimpan terpisah di ruangan atau lemari khusus agar tidak tercampur dengan obat lain. Ini penting untuk mencegah penyalahgunaan, kesalahan penggunaan, serta mempermudah pengawasan dan pencarian obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penyimpanan obat narkotika di Apotek Catur Warga 1, Mataram, sesuai Permenkes Nomor 5 tahun 2023. Semua obat narkotika di apotek ini dijadikan sampel penelitian. Metode yang digunakan adalah deskriptif observatif dengan instrumen checklist. Hasil menunjukkan bahwa sistem penyimpanan di apotek tersebut 100% sesuai dengan standar yang ditetapkan, memenuhi semua persyaratan yang berlaku.
Studi Literatur: Intervensi Apoteker dalam Manajemen Pengobatan Pasien Hipertensi di Indonesia Nulandari, Hilma Putri; Andanalusia, Mahacita
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i10.2859

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab morbiditas terbesar di dunia dan sering disebut sebagai "silent killer" karena tidak memiliki gejala khusus. Prevalensi global diperkirakan akan terus meningkat, mencapai 1,5 miliar individu, dengan estimasi kematian sebanyak 9,4 juta pada tahun 2025. Di Indonesia, prevalensi hipertensi pada penduduk usia >18 tahun mencapai sekitar 34,11%. Kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi sangat penting untuk menurunkan prevalensi ini. Dalam hal ini, apoteker memainkan peran penting dalam menjaga dan mengontrol kepatuhan pasien selama pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran apoteker dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mencari jurnal yang berkaitan dengan intervensi apoteker terhadap pengobatan pasien hipertensi melalui database Google Scholar dengan kata kunci “Intervensi atau peranan; Apoteker; Hipertensi.” Terdapat 10 jurnal terpilih yang menunjukkan peningkatan kepatuhan dan kualitas hidup pasien hipertensi setelah intervensi oleh apoteker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi apoteker dapat secara signifikan meningkatkan kepatuhan pengobatan serta kualitas hidup pasien hipertensi.
EDUKASI PENGOLAHAN PUDING DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PENGENJEK LOMBOK TENGAH Hasina, Raisya; Aini, Siti Rahmatul; Saputra, Yoga Dwi; Andanalusia, Mahacita; Nugrahani, Baiq Dwiyan; Lestari, Dian Fathita Dwi; Arzaqi, Yazid Maula; Nurhidayah, Afifah
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1720

Abstract

The national government is still addressing stunting as a major problem, including NTB, so it is expected that the stunting problem will be resolved by 2023. But until now, problems related to stunting still occur in Indonesia, especially in NTB. Based on data obtained from the Bonjeruk Health Center, Central Lombok Regency, Pengenjek Village is a village in NTB with the highest stunting rate at 17%. Providing nutritious food is an effort to overcome the problem of stunting in children under five years of age. This activity aims to provide knowledge and skills about moringa pudding processing as an effort to prevent stunting. This activity was carried out in the Pengenjek Village office hall with lecture, discussion and demonstration methods of moringa leaf pudding processing. The targets of this activity are 50 mothers who have children under five years of age and 10 posyandu cadres. There are several stages in this activity, including: preparation stage, delivery of material on stunting and demonstration of making moringa leaf pudding. The preparation stage was carried out by discussing with the Head of Pengenjek Village regarding the place and schedule of implementation. The implementation of the activity was carried out in three sessions. In the first session, namely the delivery of material and discussion. The second session was a demonstration of moringa pudding processing. The third session was a question and answer session and the distribution of door prizes for participants who could answer questions and demonstrate moringa pudding processing.
Formulation and Evaluation of the Physical Properties of Anti-Acne Cream Containing Methanol Extract of Ashitaba Herb (Angelica keiskei) Hidayati, Agriana Rosmalina; Hidajat, Dedianto; Hajrin, Wahida; Hanifa, Nisa Isneni; Andanalusia, Mahacita; Hidayati, Regina Tria; Rizki, Alpa Alfi; Prianggawe, Prianggawe; Ramadhan, Muhammad Rafi Bintang; Rizkika, Adila
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4a (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4a.10501

Abstract

Ashitaba herb contains flavonoids, phenolics, tannins, alkaloids, and terpenoids, which are known to have antioxidant, antibacterial, and anti-inflammatory properties. Therefore, ashitaba has the potential to be developed into anti-acne preparations, one of which is cream. Creams have various advantages, namely the ability to deliver hydrophilic and hydrophobic compounds better, provide better moisture, and have emollient and occlusive properties by forming a protective layer on the skin and maintaining skin hydration longer. The purpose of this study was to determine the physical properties of methanol extract cream preparations of ashitaba herb. The research method used was laboratory experimental. Ashitaba herb was extracted using the sonication method with 80% methanol solvent to produce a solid extract. The ashitaba herb's methanol extract was combined to create a cream preparation, and its physical characteristics such as homogeneity, pH, viscosity, spreadability, adhesion, and cream type were assessed. The physical property testing revealed that the cream preparation had a unique scent, a thick consistency, and a green hue. This resulted in a homogenous oil-in-water (O/W) type cream preparation with a pH of 6.29, viscosity of 37.050 cp, spreadability of 5.23 cm, and adhesion of 4.59 seconds. Thus, it can be said that the production of the methanol extract of ashitaba herb cream satisfies the requirements and has good physical qualities.
A Systematic Review Factors Influencing Patient Utilization of Telepharmacy Services Azami S, Lalu M. Rifqi; Andanalusia, Mahacita; Arimbawa, I Wayan Agus; Mayada, Silhiyatun; Bimantika, Fara Mutia
Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine) Vol 9 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Informatics Engineering Dept., Faculty of Engineering, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcosine.v9i2.688

Abstract

The advancement of telepharmacy has significantly transformed the delivery of pharmaceutical services, particularly in regions with limited healthcare access. This systematic review aims to identify key factors influencing patients' utilization of telepharmacy services. A comprehensive literature search was conducted across PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, following PRISMA guidelines. Inclusion and exclusion criteria were applied to select relevant studies published between 2015 and 2025. Thematic synthesis of five eligible studies revealed five key factors affecting telepharmacy adoption: perceived practicality, efficiency, education level and age, knowledge, and trust. These factors align with the Technology Acceptance Model (TAM), highlighting the roles of perceived usefulness, ease of use, and psychological readiness. Strengthening digital literacy, infrastructure, and trust-building interventions is essential to enhance telepharmacy utilization, especially in developing countries like Indonesia. The findings provide valuable insights for designing patient-centered telepharmacy policies and services. Keywords: Telepharmacy, utilization factors, patient acceptance, Technology Acceptance Model, healthcare access.
Sosialisasi Pemanfaatan Telefarmasi Dan Edukasi Penyakit Menular Seksual Di Puskesmas Narmada Azami S, Lalu M. Rifqi; Mayada, Silhiyatun; Bimantika, Fara Mutia; Andanalusia, Mahacita; Saputra, Yoga Dwi; Adni, Azizatul; Arimbawa, I Wayan Agus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13820

Abstract

Sexually transmitted infections remain a major public health issue in West Nusa Tenggara, driven by limited awareness and access to accurate information. This community service program aimed to improve public understanding of telepharmacy and STI prevention through participatory education at Narmada Public Health Center. A total of 25 participants engaged in telepharmacy education, distribution of STI educational leaflets, and training on using a digital health information website. The participatory approach enhanced engagement, digital literacy, and comprehension of preventive health messages. Overall, the activities effectively strengthened community readiness to access telepharmacy services and utilize digital resources for STI prevention.
Sosialisasi Telemedicine Untuk HIV/Aids Pada Remaja Di Sekitar Cakranegara Lisnasari, Risky Wahyu; Andanalusia, Mahacita; Saputra, Yoga Dwi; Sari, Tri Purma
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): PRAXIS Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/4pd23b74

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global dengan beban yang signifikan, termasuk di Indonesia. Upaya promotif dan preventif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, mengurangi stigma, serta mendorong perilaku pencegahan dan deteksi dini. Perkembangan teknologi digital membuka peluang melalui pemanfaatan telemedicine, yang dapat menyediakan akses informasi kesehatan secara luas dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga tahap. Pertama, perbaikan website yang menyediakan fasilitas pengecekan awal risiko HIV/AIDS bagi masyarakat. Kedua, pembuatan dan publikasi video edukasi mengenai dasar informasi HIV/AIDS melalui kanal YouTube, sehingga dapat diakses tanpa batas waktu dan lokasi. Ketiga, penyuluhan tatap muka yang ditujukan kepada siswa SMP untuk memberikan pemahaman sejak dini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media digital (website dan video) mampu menjangkau audiens yang lebih luas serta memfasilitasi edukasi berkelanjutan, sementara penyuluhan langsung efektif untuk interaksi dan klarifikasi informasi. Kombinasi metode digital dan tatap muka terbukti saling melengkapi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait HIV/AIDS.
Description of Interprofessional Collaboration Between Pharmacists and Doctors in Management of TBC Patients in Community Health Lombok Island Maghfirahandini, Reivirly Khairadaty; Andanalusia, Mahacita; Adni, Azizatul; Saputra, Yoga Dwi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4a (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4a.11071

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a priority health problem in Indonesia, with West Nusa Tenggara Province reporting 11,061 cases in 2023, most of which originated from Lombok Island. TB treatment success rates in this region remain below national targets, necessitating effective interprofessional collaboration between physicians and pharmacists as key players in therapy management. This study aims to describe the interprofessional collaboration between pharmacists and physicians in TB patient management at community health centers (Puskesmas) across Lombok Island. The study used a quantitative descriptive method involving 54 pharmacists selected through purposive sampling. The instrument used was the Pharmacist–Physician Collaborative Index (PPCI), which assesses three main domains: trust, initiating relationships, and role specification, as well as one additional domain: collaborative practice. Analysis was conducted descriptively based on the categorization scores for each domain. The results showed that the level of collaboration was in the moderate category. The trust domain was in the moderate category, the initiating relationship was in the moderate category, and the role specification was in the adequate category. Overall, collaborative practices were deemed quite effective. These results indicate that although collaboration has been established, improvements in communication, role clarity, and consistent information exchange are still needed to support optimal TB management in community health centers.
Co-Authors Abdul Rahman Wahid Adira, Nindia Oktaviani Affandi, Rizal Aini, Siti Rahmatul Alfayzah, Faradillah Alvi Kusuma Wardani Anisa Anisa Anna Pradiningsih Apriliani, Baiq Dian Arif Rahman Arzaqi, Yazid Maula Azami S, Lalu M. Rifqi Azizatul Adni Baiq Leny Nopitasari Baiq Lenysia Puspita Anjani, Baiq Lenysia Puspita Baiq Nurbaety Bimantika, Fara Mutia Candra Eka Puspitasari Cyntiya Rahmawati Dalila, Virga Fathiya Deccati, Rizqa Fersiyana Dedianto Hidajat Dhuhani, Annida Fadilati, Nabila Hajrin, Wahida Hamdin, Candra Dwipayana Hapsari, Yunita Hasina, Raisya Hidayati, Agriana Rosmalina Hidayati, Regina Tria Huda, Rifky Arafahtul I Wayan Agus Arimbawa, I Wayan Agus Igayatni, Rahayu Lestari, Dian Fathita Dwi Lisnasari, Baiq Risky Wahyu Lisnasari, Risky Wahyu Maghfirahandini, Reivirly Khairadaty Maharani, Anggina Putri Nabila Mardiyah WD, Siti Mayada, Silhiyatun Maziya, Raehanul Megadendra, Arindatasya Irana Nabila, Baiq Aisya Adinda Ni Made Amelia Ratnata Dewi Nisa Isneni Hanifa Nopitasari, Baiq Leny Nugrahani, Baiq Dwiyan Nulandari, Hilma Putri Nurhidayah, Afifah Nurul Qiyaam, Nurul Ocktaviana Saputri, Legis Pradiningsih, Anna Prianggawe, Prianggawe Putri, Enda Desideria Qarina, Husnul Rahmawati, Cyntiya Ramadhan, Muhammad Rafi Bintang rizki, alpa alfi Rizkika, Adila Salsabiella, Baiq Rani Saptahadi, Lalu Iman Saputra, Yoga Dwi Sari, Tri Purma Suhayatman, Early Ulya, Tuhfatul Utari, Weny Syafitri Utari, Widi Gustita Wahid, Abdul Rahman Wardani, Alvi Kusuma Zulyadaen Zulyadaen