Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Al-Dirayah

AKTUALISASI NILAI KHALIFAH DALAM AL-QURAN Agung Kurniawan
Al-Dirayah Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses efforts to actualize the values of the Caliphate according to the Qur'an. Humans as rulers and regulators of life on earth (Al-Baqarah: 30). At least there are three elements that are interconnected between humans and the environment, first is humans as caliphs. The Caliph is a servant of Allah who obtains a mandate as implementer, regulator, policy maker and establishes laws according to the will of Allah and the aspirations of those who pledge him as caliphs, second, is the earth. Earth or regions are places to do the Caliphate. So that, a caliph must have knowledge to manage object with their power, third is the relationship between the Almighty and the territory and its relationship with the Almighty (Allah) as a mustakhlilf. Empirical experience shows that the main factors that make an important contribution in a good environmental management effort are the leadership factors inherent in their leaders. The ability to refrain from damaging the environment and realizing the sustainability of development. The role of humans is actually as a creature choosen by God not just as a ruler on earth. But also its role to prosper the earth. The contextualization of the role of the caliphate is actually the first step in maintaining the environment which is increasingly damaged, and even brings total destruction to the world.
METODELOGI TAFSIR AL-MARAGHI Agung Kurniawan; Anisah Az-zahra
Al-Dirayah Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan metodologi tafsir al-Maraghi. Ia berusaha menengahi penafsirannya agar memudahkan orang-orang awam dalam membacanya, yaitu dengan cara menafsirkan makna secara ijmali (global), menjelaskan kosa kata yang sulit agar dapat dipahami dengan mudah, menjelaskan ilmu pengetahuan (sains) karena perkembangan zaman yang begitu pesat dapat dibuktikan dengan ilmu sains maka al-Maraghi mempelajari ilmu-ilmu pengetahuan, dengan meminta pendapat para ahli di bidang sains seperti dokter, astronom, sejarawan dan para ahli lain di bidangnya. Penelitian ini menggunakan metode kajian Pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah Kitab tafsir karya Al-Maraghi ini merupakan kitab tafsir modern sebagai jawaban atas kesulitan dan keluhan masyarakat terhadap tafsir-tafsir sebelumnya yang sulit dipahami.
TAFSIR BIL-RA’YI Agung Kurniawan; Tsania Harfiah Fatihah
Al-Dirayah Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak setiap orang mempunyai kemampuan untuk menafsirkan Al-Qur’an, atau dengan kata lain, tidak semua orang bebas dalam menafsirkan Al-Qur’an. Hal itu lantaran sebagian ayatnya terdapat ayat-ayat yang sukar dimengerti. maka dari itu, dibutuhkanlah suatu perangkat ilmu pengetahuan dalam penafsiran yaitu ilmu Tafsir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode studi kepustakaan yang bersumber dari buku, jurnal, artikel, dokumen pribadi, dan sumber lainnya. Hasil dari peneltian ini yaitu tafsir Bil Ra’yi ini merupakan salah satu dari metode tafsir dengan berlandaskan akal (rasio) dimana para mufassir disini, sebelumnya sudah terlebih dahulu mengetahui ilmu bahasa Arab dan metodenya, dalil-dalil hukum yang ditunjukkan, serta problema dalam penafsiran
RESEPSI TAFSIR AL-QUR’ANUL HAKIM (AL-MANAR) RASYID RIDHO Yuni Padhila; Agung Kurniawan
Al-Dirayah Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasyid Ridha dalam tafsirnya menekankan pentingnya pemahaman rasional dan kontekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, menjadikan tafsir ini berorientasi pada pembaruan pemikiran umat Islam, jaminan dari takhayul, serta pembentukan masyarakat yang berkeadilan berdasarkan nilai-nilai Islam. Tafsir ini menggunakan pendekatan tematik dan analitis, kesesuaian ayat-ayat Al-Qur'an dengan realitas sosial, politik. Salah satu ciri utama tafsir ini adalah penggunaan metode kritik terhadap tradisi tafsir klasik yang dianggap kurang aplikatif terhadap konteks modern, serta semangat untuk menyatukan umat Islam dalam menghadapi imperialisme dan kekerasan. Meski menuai banyak pujian, tafsir ini juga tidak luput dari kritik, terutama terkait dengan metode rasionalnya yang dianggap oleh sebagian ulama.
Co-Authors A.Fatikhul Amin Abdullah, A.Fatikhul Amin Abu Zar Al Gifari Achmad Fathoni Adlan Maghfur, Adlan Maghfur Agel Bayu Pinangkis Ahmad Tohirin Alba’illahi Ma’rifatuf Fardiyah Assulton Alfiana Meyla Putri Aliman Surya Amelia Hani Saputri Andi Rahman Andini Santoso Anggarini Puspita Rarasati Anisah Az-zahra Ardan Rahmat Senogala Ardelia Vasthi Ardhita Prilly Pritacindy ARI SAPUTRA Arif Rahman Hakim Arum Puspita Putri Ary Mitha Anggrainy Ashariii Ashariii Asneli Asneli Ayu Permata Sari Azka Rifda Nabila Basa Natalia Angelia Lubis Bayu Adjie Budi Priyanto Budi Waluyo Bunga Tri Wahyuni Burhanuddin Burhanuddin Citra Aulia Sanjaya Dadan Nuh Faturahman Dara Novita Saputri Devi Yunita Dewi Lestari Dewi, Vania Puspita Dian Amelia Abdi Dina Meris Maya Sari Doni Wibisono Dwi Desi Lutfiah Dwi Tiya Juwita Dwiyana Habsary Dwiyana Hapsary Edi Suyanto Elis Puspitasari Elis Rahayu Putri Endang Sri Redjeki Enno Fitriningtyas era aryani sasiwi Erfan Septian Fani Irdina Fatimah Azzahrah Febrianto Wikan Jaya Ali Fenny Rosmiyanti Ferlita Rora Sumeta Fitri Daryanti Fitri Sawalena Fx. Wartoyo Gatra Agnesia Geby Finka Rani Ghaluh Tasya Mustika Gita Shervina Gracia Gesti Nawangsasi Haryono Haryono hasyimkan hasyimkan Helda Siregar Hidayati Nafi’ah, Hanny I Wayan Mustika Ida Nauli Nainggolan Indra Bulan Indria Agustina Inka Rizkiyani inna rahmadona intan hikmah sari Iqbal Hilal Isnaeni Setiowati Izzul Muttaqin Kahfie Nazaruddin Kaila Aleishya kristin natalia gultom Lailatul Mu'jizati, Lailatul Mu'jizati Lia Pratiwi Lidiyana Lidiyana Lora Gustia Ningsih Lusiana Lusiana M. E. Winarno Mahfud Al Hayat Marji Marji Mazarina Devi Meita Hapsari Meyche Komara Deskarita Mintarti Mira Dharma Susilawaty Mohamad Rafki Nazar Muhamad Adrian Muhammad Ali Rusdi Bedong Muhammad Fahmi Hidayatullah MUHAMMAD FUAD Muhammad Zacky Nanang Martono nengah widia sari Ni Wayan Prami Nia Daniati Nike Sri Utami Nirmala Tri Kartika Norio Sahashi Nova Delyanti Nurcahya Surya Barunawati Nurul Ahmadi Nurul ayu kartika Nurul Rumila Roem Paramita, Farah Poncowuri Handayani Puput Arie Sugiyanto Puspita Ayuningtyas Rangga Roris Rani Okta Safitri Ratih Astari Reeny Purnamasari Renda Safitri Ramadani Rhamadia Fitri Rhisma Wahyuni Rini Shofiya Tuzzahra Riska Aulia Riswanto Halim Riyan Hidayatullah Rizky Akbar Syabani Rohmah Fauzia Oktaviani Romansyah Sahabuddin Rosita Wati Rr. Tri Arum Wulandari Sayu made Leni Listya Yani Septa Katmawanti, Septa Setiadi Raharjo Shabrina Novita Maulani Shely Sukmana Putri Sin Yeng Wong Siti Azizzah Sitti Khusnul Khatima SRI RAHAYU Suarning Supriyadi Supriyadi Susi Wendhaningsih Susi Wendhaningsih Tabita Magdalena Lubis Tanjung Asmara Tati Nurmala Tiarapuspa Toga Micolasdo Sitanggang Tri Sartika Rini Tsania Harfiah Fatihah Tuntas Bagyono Ucha Nia Gusna Wafi Dhiya Ulhak Wahyu Hidayat Wahyudi Wahyudi Wayan Dewi Kamala Sari Widodo S Pranowo Widya Tri Ningrum Winda Prastika Ningrum Yasuyuki Watano Yovi Sanjaya Yudy Prasetyo Yuni Padhila Zainal Ruma Zaqi Taufikur Rahman Zaqi Taufiqurrahman