Claim Missing Document
Check
Articles

The Analysis Validity Of Self-Determination Instrument In Adolescents Using Rasch Model Ali, Enjang Yusup; Yuliani, Rahmawati; Suryana, Dodi
Psikopedagogia Vol. 12 No. 2: December 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/psikopedagogia.v12i2.25624

Abstract

This study was conducted to analyse the validity of the self determination instrument. The study used a quantitative approach with a cross-sectional survey design with a convenience sample technique of 102 people, consisting of 45 men and 57 women, in junior high schools in West Java, Indonesia. The self-determination instrument was elaborated from Ryan and Deci's Theory, with 17 items and 6 levels of answer choices. Data were analysed using the Rasch Model with the help of Winstep software version 3.73. Analysis of self-determination instrument results through the Rasch model based on aspects of unidimensionality, item analysis (item difficulty level and item suitability level), diagnostic rating scale and instrument analysis. The results of the reliability value of 0.91 so that it can be used as a consideration of measuring instruments to measure self-determination abilities in junior high school students, and the Guidance and Counselling process can be implemented in the need assessment step.
Analisis Kesulitan Guru dalam Mengembangkan CP, TP, dan ATP pada Modul Ajar di Sekolah Dasar Ali, Enjang Yusup; Susilawati, Dalia
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 1 (2025): January 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i1.1133

Abstract

The Independent Curriculum in education provides freedom for students to learn independently, but teachers have obstacles related to the lack of knowledge of the independent curriculum because they do not have experience with the concept of the Independent Curriculum. In addition, the difference from the K-13 curriculum to the independent curriculum has resulted in problems experienced by some teachers in developing learning tools, namely that teachers have not been able to develop CP, TP, and ATP properly. Thus, this study aims to analyze the difficulties experienced by teachers when developing CP which is simplified into TP and developed into an ATP. This study used qualitative methods with data collection techniques using questionnaires. The questionnaire was given to grade 1,2, and grade 4,5 teachers who have used the Merdeka Curriculum in several schools in Sumedang Regency. Then, data analysis was carried out using the Miles and Huberman model which consists of three stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the results of the analysis, it shows that the total number of teachers who experience difficulties is 76 people or around 27.6% of the total 300 teachers, so efforts are needed to overcome teachers' difficulties in developing CP, TP, and ATP.
Pengembangan Video Animasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV pada Materi Bagian-Bagian Tumbuhan Khaerunnisa, Via; Ali, Enjang Yusup; Ismail, Ali
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4073

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya masalah yang sering terjadi di dunia pendidikan yaitu media pembelajaran yang kurang bervariasi. Dari fenomena mengenai masalah media pembelajaran yang membuat motivasi belajar menurun dan mengakibatkan siswa bosan dalam proses pembelajaran, membuat siswa kesulitan dalam memahami konsep pada suatu materi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengembangan video animasi mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas IV pada materi bagian-bagian tumbuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan dengan desain yang digunakan adalah ADDIE. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Sukaraja II dan sampelnya adalah siswa kelas IV A dan IV C di SDN Sukaraja II di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Wawancara, soal pretest-posttest, dan angket respon siswa adalah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan hasil data dari penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi layak digunakan dalam pembelajaran pada materi bagian-bagian tumbuhan, kelayakan tersebut dinilai dari segi media dan materi. Pembelajaran dengan model konvensional mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa namun jika menggunakan dibantu menggunakan video animasi mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa lebih tinggi lagi.
Pengaruh Project Based Learning Terhadap Kemampuan Kognitif dan Keterampilan Kolaborasi Kelas V pada Materi Ekosistem Nasution, Qonita Nurhamidah; Ali, Enjang Yusup; Ismail, Ali
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh project based learning terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan kolaborasi siswa kelas V materi Ekosistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas tinggi SDN Cikoneng I, Kabupaten Sumedang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sampel penelitian ini adalah siswa kelas V-A dan V-B SDN Cikoneng I. Penelitian ini menggunakan instrumen tes hasil belajar, lembar observasi, serta dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan project-based learning memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan kolaborasi siswa. Dibuktikan dari uji beda rata-rata pada soal yang mengukur kemampuan kognitif dan hasil pottest yang lebih tinggi daripada pretest. Terdapat perbedaan pengaruh antara pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan kognitif, dilihat dari hasil tes kemampuan kognitif kelas eksperimen lebih unggul. Setelah pembelajaran berbasis proyek diterapkan, keterampilan kolaborasi siswa menjadi lebih aktif saat berkelompok terutama saat memecahkan masalah, menyampaikan ide dan menyelesaikan proyek kelompok. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan keterampilan kolaborasi antara project based learning dan pembelajaran konvensional, kelas eksperimen menunjukkan siswa yang lebih aktif dalam mengerjakan proyek kelompok dengan tepat waktu, menerima pendapat dan mampu menyampaikan ide dengan baik.
Pengaruh Bahan Ajar Multimedia Berbasis Google Site Terhadap Hasil Asesmen Sumatif Pada Pembelajaran Gaya di Sekitar Kita Putri, Rifa Asyifa Cahya; Sujana, Atep; Ali, Enjang Yusup
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4109

Abstract

Kurikulum merdeka mengindikasikan agar setiap peserta didik tidak hanya mendapatkan nilai tinggi pada setiap mata pelajaran yang diberikan oleh guru, tetapi memiliki keahlian yang berbeda-beda namun mampu menghadapi tantangan pendidikan di era 4.0 dengan menunjang keterampilan peserta didik dalam pemecahan masalah dan berpikir kritis. Namun fenomena yang terjadi adalah kurangnya bahan ajar yang menjadi pedoman guru dalam pembelajaran terutama pada daerah terpencil dikarenakan akses yang ditempuh cukup sulit sehingga belum meratanya pembagian bahan ajar oleh pemerintah. Sehingga, kebutuhan belajar peserta didik tidak terpenuhi sehingga akan berpengaruh pada hasil asesmen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketidaksamaan hasil asesmen sumatif peserta didik antara kelompok yang diberikan perlakuan dengan bahan ajar visual berupa buku serta kelompok yang menggunakan bahan ajar multimedia berbasis google site, dan untuk mengetahui peningkatan hasil asesmen sumatif peserta didik materi gaya di sekitar kita kelas IV SD setelah menggunakan bahan ajar multimedia berbasis google site. Metode yang digunakan sebagai pedoman dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Sodonghilir pada 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol serta kelompok eksperimen. Adapun subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas IV yang telah menggunakan kurikulum merdeka. Sampel penelitian diikuti oleh 31 peserta didik pada kelas kontrol dan 31 peserta didik pada kelas eksperimen. Hasil posttest pada kelompok eksperimen yang berjumlah 31 peserta didik (88.65) lebih tinggi dari kelompok kontrol rata-rata nilai posttest sebesar (68.34). Begitu pula dalam peningkatan hasil pretest dan posttest pada kelompok eksperimen lebih tinggi mencapai 0.7687307 daripada kelompok kontrol yang mencapai 0.4592. Adapun besaran pengaruh bahan ajar multimedia berbasis google site pada hasil asesmen sumatif lebih tinggi mencapai 62.25% daripada besaran pengaruh bahan ajar visual berupa buku teks yang mencapai 17.14%.
Peran Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V Materi Rantai Makanan Shofiyah, Nida; Ali, Enjang Yusup; Sujana, Atep
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4097

Abstract

Kreativitas memiliki dampak positif pada pembelajaran siswa dan menjadikannya menyenangkan. Kreativitas membantu meningkatkan keterampilan berpikir praktis sebagai salah satu tujuan penting dalam pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah siswa lebih kreatif memakai model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) materi rantai makanan. Subjek penelitian ini terdiri dari 14 siswa yakni 8 perempuan dan 6 laki-laki kelas V di SD Negeri Kesambi Dalam 4 Kota Cirebon. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi keterlaksanaan untuk melihat aktivitas guru dan siswa serta observasi kreativitas yang dilakukan pada keseluruhan pembelajaran. Perolehan data dianalisis melalui reduksi data, sajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) terlaksana dengan sangat baik, karena mencapai persentase sebesar 97% dan kemunculan kreativitas siswa memperoleh persentase dari masing-masing aspek yakni aspek merancang ide baru 85%. Aspek bahan mudah dijumpai 95%. Aspek kerumitan produk 70%. Aspek ketepatan tata letak produk 90%. Aspek kerapian produk 80%. Aspek usaha siswa dalam merekayasa produk 97%. Aspek daya tarik terhadap bentuk 97%. Aspek daya tarik terhadap warna 95%. Aspek tingkat kesukaan penilai terhadap produk 95%. Berdasarkan hasil observasi bahwa peran pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) cukup efektif untuk menumbuhkan kreativitas siswa kelas V materi rantai makanan dibanding pembelajaran konvensional.
Pengembangan Video Animasi Menggunakan Multimedia dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Materi Ekosistem Pakpahan, Alvin Yunus Christofer; Ali, Enjang Yusup; Ismail, Ali
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4079

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dalam dunia pendidikan masalah yang selalu muncul yaitu media pembelajaran. Selama proses pembelajaran dikelas menggunakan media yang bervariasi dan sering juga digunakan media konvensional. Penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar dikelas begitu penting digunakan dikarenakan siswa lebih cenderung merasa bosan dan jenuh dalam memahami materi pembelajaran. Dalam hal ini penelitian melakukan sebuah penemuan dan mengembangkan sebuah media pembelajaran yang mampu memberikan peningkatan pemahaman siswa dalam memahami materi yang bersifat abstrak. Pengembangan media pembelajaran adalah sebuah langkah awal dalam menciptakan produk baru. Penelitian ini menggunakan metode desain pengembangan atau Research and Development (R&D). Desain dari tahapan (R&D) menggunakan 4D dimana dalam tahapan ini ada 4 tahapan yaitu define, design, development dan dessminate. Proses desain 4D adalah proses awal peneliti melakukan analisis kebutuhan sampai menciptakan sebuah produk. Produk yang telah dikembangkan akan diuji kepada tiap para validator materi, bahasa dan media untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran produk yang diciptakan adalah video animasi. Serta hasil yang diperoleh dari uji kelayakan media maka media pembelajaran dapat diberikan pada peserta didik. Kemudian dilakukan hasil uji coba siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol untuk mengetahui seberapa penting media pembelajaran digunakan dibandingkan media konvensional dengan media video animasi. Dalam hasil penggunaan media pembelajaran video animasi mampu menghasilkan peningkatan pemahaman siswa kelas v dalam materi ekosistem.
Pengembangan Video Animasi Multimedia Bertema KATSU Untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik SD Kelas V pada Materi Tata Surya Rafli, Andi; Ali, Enjang Yusup; Sujana, Atep
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4074

Abstract

Materi IPA yang bersifat abstrak sering kali sulit dipahami oleh peserta didik, sehingga pemahaman mereka pada materi cenderung rendah jika pendidik tidak menggunakan media pembelajaran yang tepat. Di lapangan, banyak pendidik hanya menggunakan media konvensional, sehingga pembelajaran biasanya kurang efektif. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik memahami materi dengan konsep abstrak menjadi konkrit agar pembelajaran lebih efektif. Salah satu media tersebut adalah Video Animasi KATSU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas video animasi yang dikembangkan dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V SD pada tata surya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), dengan instrumen berupa wawancara, angket, dan tes. Data yang diperoleh dari instrumen dianalisis untuk menarik kesimpulan sehingga dapat menjawab tujuan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Video Animasi KATSU dinilai sangat layak oleh ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media, dan 2) Terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan Video Animasi KATSU dengan interpretasi peningkatan sedang.
UTILIZATION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TO DETECT ELEMENTS OF BULLYING IN THE SCHOOL AND CAMPUS ENVIRONMENT Yudha Munajat Saputra; Enjang Yusup Ali; Dalia Susilawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i1.11810

Abstract

Bullying is an unpleasant behavior that makes someone feel uncomfortable, hurt, and emotionally and psychologically distressed. One form of bullying that often goes undetected is verbal bullying, which is not directly visible but has a profound impact on the victim. This research aims to prevent verbal bullying by utilizing AI technology in campus and school environments. This research uses a qualitative method with a case study approach, which focuses on in-depth exploration of specific contexts and phenomena, allowing researchers to understand in detail how AI can detect verbal bullying. AI will be used to analyze conversations in the context of classes and other social interactions, with the ability to recognize language patterns containing elements of sarcasm, insults, or bullying behavior that are difficult for humans to see. While the technology is promising, a key challenge is the AI's ability to understand the nuances of human behavior, such as sarcasm or different cultural contexts, which can affect detection accuracy. In addition, the use of AI in these sensitive environments raises ethical issues related to privacy, which need to be carefully addressed. The data collection technique was conducted with a questionnaire given to 572 respondents consisting of students, teachers, lecturers, and education personnel in Sumedang Regency. The data analysis technique used the Miles and Huberman model, which includes three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the analysis show that the utilization of AI to detect verbal bullying in school and campus environments is very potential, but human supervision is still needed to verify the results of AI detection.
DEVELOPMENT OF BEJAMI (BELAJAR EKONOMI) LEARNING MEDIA BASED ON ANDROID APPLICATIONS AS AN INNOVATION IN SOCIAL STUDIES LEARNING IN GRADE V OF ELEMENTARY SCHOOL Wita Sari; Rana Gustian Nugraha; Enjang Yusup Ali
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i1.11868

Abstract

The purpose of this study was to identify the extent to which the results of the development of BEJAMI (Belajar Ekonomi) learning media on economic activity material in grade V of elementary school. BEJAMI learning media is an android application that has several features including learning materials, learning videos, educational games and learning reflections. The research method used in this material is Research and Development (RnD) and uses the ADDIE model which includes 5 stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of this study are that BEJAMI learning media is suitable for use in the learning process by obtaining an average media validation result of 91.5%, an average material validation of 94%, and an average language validation result of 98%. Media trials were carried out in three stages, namely individual trials obtaining results of 92.8%, in small groups of 91.32%, and in large groups of 89.32%. Thus, BEJAMI learning media is considered very good as a learning media used in social studies subjects on economic activity material in everyday life in grade V of elementary school.