Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Educaplay Terhadap Literasi Digital Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Pada Materi IPAS Ai Yuyun; Enjang Yusup Ali; Regina Lichteria Panjaitan
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.1884

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong integrasi media pembelajaran berbasis teknologi dalam pendidikan untuk mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21, salah satunya literasi digital. Namun, kemampuan literasi digital siswa sekolah dasar masih perlu ditingkatkan karena pemanfaatan teknologi oleh siswa cenderung lebih banyak digunakan untuk hiburan dibandingkan kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media berbasis Educaplay terhadap literasi digital siswa pada materi Bentang Alam Indonesia di kelas III sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan literasi digital yang signifikan pada kelas eksperimen setelah penggunaan Educaplay, ditunjukkan oleh nilai Asymp. Sig. sebesar 0,000 pada uji Wilcoxon. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan literasi digital antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai Mann–Whitney U sebesar 173,000 dan Asymp. Sig. sebesar 0,000. Nilai mean rank kelas eksperimen (39,73) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (21,27). Hasil observasi juga menunjukkan kemampuan literasi digital siswa berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase 91,1%. Dengan demikian, media berbasis Educaplay efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa serta mendorong partisipasi aktif dan kolaborasi selama proses pembelajaran.
Efektivitas Pocket Lab Berbasis Bahan Bekas Terhadap Penguasaan Konsep Siswa Kelas V Pada Materi Cahaya Dan Sifatnya Cherli Kusumah Dewi; Regina Lichteria Panjaitan; Enjang Yusup Ali
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Pocket Lab berbahan dasar barang bekas terhadap penguasaan konsep sifat-sifat Cahaya pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain Non-Equivalent Control Group Design dan metode kuasi eksperimental untuk menerapkan pendekatan kuantitatif. 23 siswa dari kelas eksperimen dan 25 dari kelas kontrol membentuk sampel penelitian. Tes penguasaan konsep digunakan untuk mengumpulkan data sebelum (pretest) dan setelah (posttest) proses pembelajaran. Menurut temuan, nilai rata-rata siswa meningkat dari 46,78 menjadi 59,65 di kelas eksperimen dan dari 51,20 menjadi 60,16 di kelompok kontrol. Menurut analisis N-Gain, penguasaan konsep meningkat dengan jumlah yang relatif kecil (0,24 untuk kelas eksperimen dan 0,18 untuk kelas kontrol). Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,886 (>0,05), yang menyiratkan bahwa penggunaan Pocket Lab berbasis bahan bekas tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap penguasaan konsep sifat-sifat cahaya peserta didik. Meskipun demikian, Pocket Lab berpotensi menjadi sarana belajar yang menawarkan pengalaman belajar lebih konkret dan meningkatkan keterlibatan peserta didik.
Integrasi Media Pembelajaran dalam Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Studi Kualitatif Deskriptif Anisa Nur Fitriani; Chelsea Diana Ayu; Dinda Shalsa Agistie; Nuuran Raudha Senja; Enjang Yusup Ali
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14069

Abstract

Integrasi media pembelajaran dalam modul ajar merupakan aspek penting dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Namun, pada praktiknya guru masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana dan perbedaan kompetensi dalam mengintegrasikan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses integrasi media pembelajaran dalam modul ajar, mengidentifikasi jenis media yang digunakan, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta menjelaskan dampaknya terhadap pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di SD Negeri Panyingkiran II, Kabupaten Sumedang. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran, yang dianalisis secara tematik dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengintegrasikan media pembelajaran melalui tahapan perencanaan, pemilihan media, implementasi, dan evaluasi. Media yang digunakan berupa media konvensional dan media digital sederhana berbasis offline. Integrasi media didukung oleh kolaborasi guru dan dukungan kepala sekolah, meskipun masih terkendala keterbatasan fasilitas. Temuan ini menegaskan pentingnya kreativitas guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi WAPENA pada Materi Sejarah Kerajaan Hindu-Buddha Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas IV Jastiana Anggia; Cucun Sunaengsih; Enjang Yusup Ali
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5840

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi sejarah di tingkat sekolah dasar disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih cenderung monton dan kurang menarik. Materi sejarah dianggap membosankan karena identik dengan hafalan serta minimnys media interaktif yang dapat membantu siswa memahami konsep secara kontekstual. Penelitian bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan aplikasi WAPENA sebagai media pembelajaran digital dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas IV pada materi sejarah Kerajaan Hindu-Buddha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing kelas berjumlah 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pretest dan posttest, sementara Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji N-Gain menggunakan software SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pretest dan posttest. Selain itu, hasil uji N-Gain juga menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis aplikasi masuk pada kategori cukup efektif dalam membantu siswa memahami materi. Temuan ini membuktikan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan motivasi bagi guru untuk mengintegrasikan media digital interaktif ke dalam proses pembelajaran agar menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, adaptif, dan bermakna bagi siswa.
Efektivitas Aplikasi JEKNISIA Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Mutiara Chantikania; Enjang Yusup Ali; Kusman Rukmana
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5816

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di tingkat pendidikan dasar menjadi kebutuhan yang semakin penting dalam menjawab tantangan abad ke-21. Pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan zaman menuntut adanya inovasi dalam metode penyampaian materi. Namun demikian, keterbatasan penguasaan teknologi oleh sebagian guru serta keberagaman karakteristik belajar peserta didik menjadi hambatan utama dalam penerapan teknologi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas aplikasi JEKNISIA, sebuah media pembelajaran digital berbasis pembelajaran berdiferensiasi, dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Jenis Kebutuhan Manusia pada mata pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok siswa dari sekolah yang berbeda, masing-masing sebanyak 30 peserta didik. Instrumen penelitian meliputi tes awal (pretest), tes akhir (posttest), angket respons siswa, serta lembar validasi media oleh ahli. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26, mencakup uji normalitas, uji homogenitas, uji-t (independent sample t-test), dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 63,82% dengan kategori “cukup efektif”, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 12,99% (kategori “tidak efektif”). Uji-t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa respon siswa terhadap penggunaan aplikasi JEKNISIA berada pada kategori “sangat layak” dengan skor rata-rata 92,35%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi JEKNISIA tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa, tetapi juga mampu mengakomodasi keberagaman gaya belajar dalam pembelajaran terdiferensiasi. Oleh karena itu, aplikasi ini dapat menjadi alternatif solusi inovatif dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi di tingkat sekolah dasar.
Analysis of the Implementation of Differentiated Learning in Elementary Schools: A Literature-Based Qualitative Study Ronny Mugara; Enjang Yusup Ali
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.8855

Abstract

This study aims to analyze the implementation of differentiated learning in elementary schools through a qualitative literature review approach and to offer a conceptual contribution to existing scholarship on differentiated instruction (DI) within the Indonesian educational context. Using thematic analysis, the study systematically reviewed national and international articles published between 2020 and 2025, focusing on coding, categorizing, and synthesizing recurring patterns related to content, process, and product differentiation. Synthesising the literature led to the development of a conceptual framework illustrating the interaction among teacher readiness, instructional design, school support systems, and digital resource integration as core components shaping the effective implementation of DI. The findings highlight several novel insights, including the identification of digital-supported differentiation as an emerging practice and the articulation of collaborative teacher learning communities as a structural enabler for sustainable DI practices. This study provides practical implications for educators, policymakers, and school leaders, particularly in strengthening professional development programs, designing supportive school policies, and integrating adaptive learning resources to optimise student-centred learning in the Merdeka Curriculum era. Keywords: differentiated learning, elementary school, independent curriculum, literature study, adaptive learning strategies
PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS IV MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN MELALUI PEMBELAJARAN RADEC Zahra, Amelia; Sujana, Atep; Ali, Enjang Yusup
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/gentala.v11i2.57118

Abstract

Environmental pollution is one of the science topics that requires students to possess a strong conceptual understanding to comprehend the relationships between environmental phenomena and their impacts. However, students’ conceptual understanding remains relatively low due to teacher-centered learning practices. This study aimed to determine the effectiveness of the Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) learning model in improving fourth-grade students’ conceptual understanding of environmental pollution. The study employed a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design involving 60 fourth-grade students divided into an experimental class and a control class. Data were collected through pretest and posttest instruments measuring students’ conceptual understanding. The data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, independent sample t-tests, paired sample t-tests, and N-gain analysis. The results showed a significant difference between the experimental and control classes, with a significance value of 0.008 (< 0.05). Furthermore, the paired sample t-test yielded a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant improvement in students’ conceptual understanding after the implementation of the RADEC model. The N-gain analysis revealed an average gain score of 70.00% in the experimental class, which was higher than that of the control class (40.37%). These findings indicate that the RADEC learning model is effective in enhancing fourth-grade students’ conceptual understanding of environmental pollution.
PENGARUH MEDIA AR MERGE CUBE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN DAUR AIR Siti Rahmawati, Mely; Enjang Yusup Ali; Ali Ismail
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63853

Abstract

ABSTRACT The low critical thinking skills of elementary school students are a challenge for 21st century learning, especially in abstract science materials such as water cycling. The use of Augmented Reality (AR) technology in elementary schools is still limited, especially the use of Merge Cubes which allows interactive three-dimensional visualization. This study aims to test the influence of AR Merge Cube media on students' critical thinking skills in water cycle learning. The study used a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The sample consisted of 42 students in class V (22 experiments, 20 controls) who were selected purposively. The experimental class uses Merge Cube media, while the control class uses conventional media. The instrument is in the form of a multiple-choice test and a validated description. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Levene homogeneity test, independent t-test, N-Gain, and Cohen's effect size d. Results showed that the average posttest of the experimental class (80.68) was significantly higher than that of the control class (69.75) with a sig. of 0.001 < 0.05. The increase in N-Gain in the experimental class (73.76%) was higher than that of the control class (58.03%) with a large effect size (d=1.06). AR Merge Cube media has proven to be effective in improving students' critical thinking skills and can be an innovative alternative in science learning in elementary schools. ABSTRAK Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar menjadi tantangan pembelajaran abad ke-21, terutama pada materi sains yang bersifat abstrak seperti daur air. Pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) di sekolah dasar masih terbatas, khususnya penggunaan Merge Cube yang memungkinkan visualisasi tiga dimensi interaktif. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh media AR Merge Cube terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran daur air. Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan nonequivalent control group design. Sampel terdiri dari 42 siswa kelas V (22 eksperimen, 20 kontrol) yang dipilih secara purposive. Kelas eksperimen menggunakan media Merge Cube, sedangkan kelas kontrol menggunakan media konvensional. Instrumen berupa tes pilihan ganda dan uraian yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, independent t-test, N-Gain, dan effect size Cohen's d. Hasil menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen (80,68) lebih tinggi signifikan daripada kelas kontrol (69,75) dengan sig. 0,001 < 0,05. Peningkatan N-Gain kelas eksperimen (73,76%) lebih tinggi dari kelas kontrol (58,03%) dengan effect size besar (d=1,06). Media AR Merge Cube terbukti efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran sains di sekolah dasar.
Integration of Sharia Economics in the Islamic Religious Education Curriculum in Indonesia: Urgency, Implementation, and Challenges Asep Ely Gunawan; Saeful Anwar; Asep Hamdan Munawar; Duduh Sujana; Enjang Yusup Ali
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 04 (2026): October 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i04.8526

Abstract

This study analyzes the urgency, implementation, and challenges of integrating Islamic economics into the Islamic Religious Education (IRE) curriculum in Indonesia using a qualitative library research approach. Data were collected from journal articles, academic books, and official reports, and analyzed through thematic synthesis. The findings reveal that integrating Islamic economics into the IRE curriculum is urgent to improve Islamic financial literacy among the younger generation and support Indonesia's vision as a global Islamic economic hub. Implementation can be achieved through practical programs such as school zakat initiatives, Islamic cooperatives, muamalah contract simulations, Islamic market days, and field visits to Islamic financial institutions. However, several challenges persist, including limited teacher competence, lack of contextual teaching modules, and inadequate infrastructure. To address these obstacles, policy reinforcement, teacher training, and partnerships between schools and Islamic financial institutions are essential. This integration is expected to produce a generation that is not only literate in Islamic finance but also possesses Islamic character and is ready to contribute to national economic development. The study contributes a comprehensive conceptual framework for positioning Islamic economics as an integral component of Islamic education, bridging religious values with contemporary economic realities in the Indonesian educational context. Keywords: curriculum integration, Islamic education, Islamic religious education, madrasah
AUGMENTED REALITY-ASSISTED RADEC: A LEARNING INNOVATION FOR HUMAN DIGESTIVE SYSTEM CONCEPTUAL UNDERSTANDING Muhjiliyah, Nida Mahjatul; Sujana, Atep; Ali, Enjang Yusup
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol 15 No 2 (2026): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v15i2.35164

Abstract

The low conceptual understanding of students on the human digestive system material is a problem in science learning in elementary schools. Observation results show that 23 out of 30 students () have not reached the Minimum Completion Criteria (KKM). Conventional learning is considered less able to increase student engagement and conceptual understanding. This study aims to analyze RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) learning model effectiveness assisted by Augmented Reality to improve fifth grade students' conceptual understanding on the human digestive system material. The quantitative approach with a quasi-experimental method and a nonequivalent control group design implemented. The sample consisted of 30 students in the experimental class and 32 students in the control class in elementary schools in North Sumedang. The research instruments were pretest-posttest essay tests and observation sheets for learning implementation. Data analyzed through Shapiro–Wilk, Levene, Mann–Whitney, Welch’st, N-Gain, and effect size tests. The results showed that learning implementation reached  (very good). The average experimental class () posttest higher than control class () with a significant difference (). The N-Gain value of the experimental class  (high) and the control class was  (moderate), and the effect size was  (very large). These findings indicate RADEC model through Augmented Reality is effective to improve students' conceptual understanding. Keywords: RADEC, Augmented Reality, Concept Understanding, Human Digestive System, Elementary School
Co-Authors A'fiani, Nadia Nur Adnyana, I Ketut Widhi Ai Yuyun Aida Susilawati Ainny, Tunny Nur Ali Ismail Ali Sudin Ali Sudin Alya Syifani Amelia Karlina, Dety Ani Nur Aeni Ani Nur Aeni, Ani Nur Anisa Nur Fitriani Asep Ely Gunawan Asep Hamdan Munawar Atep Sujana Bagja Nugraha Bagja Nugraha Chelsea Diana Ayu Cherli Kusumah Dewi Cucun Sunaengsih, Cucun Dadan Djuanda Dadan Djuanda, Dadan Dadan Nugraha Dadan Nugraha Dalia Susilawati Dalia Susilawati Dally Nur Arif Dechika Nuhasetia Hidayat Dede Tatang Sunarya Dede Tatang Sunarya Dety Amelia Karlina Diah Gusrayani, Diah Dila Pratiwi, Aulia Dinda Shalsa Agistie Duduh Sujana Encep Sudirjo Fahmi Fahmi Fauziah, Azkia Nurul Febby Armanda Febriyanti, Vina Fitriani, Afdila Ayu Gilang Pratama Putra Innaka Arina Haq Irawati, Riana Jastiana Anggia Karlina, Dety Amelia Khaerunnisa, Via Khoirunnisa, Risnawati Kusman Rukmana M. Maulana Maulana Maulana Meilani, Fakhira Dwi Putri Mila Merliana Ridwan Muhjiliyah, Nida Mahjatul Mutiara Chantikania Nasution, Qonita Nurhamidah Nur Afna Juanda Nur Afna Juanda Nurdinah Hanifah Nuuran Raudha Senja Oman Sukirman, Oman Pakpahan, Alvin Yunus Christofer Pradana, Fahmi Putra, Gilang Pratama Putri, Rifa Asyifa Cahya Rafli, Andi Rahmah, Nur Aulia Rahmat Fadhli Ramdhan Nugraha, Fauzan Rana Gustian Nugraha Rana Gustian Nugraha Regina Lichteria Panjaitan Riana Irawati Ridwan, Heri Rizki Sahbudin, Susan Ronny Mugara Rosalin Theophilia Tayane Saeful Anwar Saputra, Yudha Munajat Setiadi, Diding Kelana Setiowati, Aliya Putri Shofiyah, Nida Sidqia Nurfadilah Siti Rahmawati, Mely Surya, Ade Suryana, Dodi Susilawati, Dalia Syifa Fauziyah, Syifa Tirza Rema Purnamasari Ubaidiah, Luthpin Viesta Virgina Wanda Sri Andini Wicaksono, Freddy Wina Sriwahyuni Wita Sari Yuliani, Rahmawati Zahra, Amelia Zakkiyah Raudhatul Jannah