Claim Missing Document
Check
Articles

EARLY DATING IN DIGITAL NATIVE ERA: DAMPAK KONTEN DIGITAL TERHADAP FENOMENA TREN PACARAN DINI GEN ALPHA DI SEKOLAH DASAR Surya, Ade; Enjang Yusup Ali; Dety Amelia Karlina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22032

Abstract

Various challenges in character education in elementary schools come along with digitalization, including the phenomenon of early dating carried out by the alpha generation in elementary schools. They are digital natives who are inseparable from the digital content that is increasingly consumed. As a result, they have a tendency to imitate adult behavior, in this case dating. This study attempts to highlight the impact of digital content on the phenomenon of the early dating trend of the alpha generation in elementary schools. The method used is a phenomenological study with a qualitative approach, with data collection techniques in the form of interviews with 34 subjects, observation, and documentation. The data collection was carried out in three schools with their own characteristics but with one link, namely digitalized schools, whether in cities, transition areas or villages. The results show that providing access to digitalization for children also brings digital content that triggers early dating behavior at elementary school age. Including creating the content itself. Various follow-up problems also arise such as decreased focus on learning, emotionality, and even violating religious rules. In this context, character education and guidance from elementary school teachers and parents are very necessary. In conditions on the ground, several strategies and solutions have been and will be implemented, such as monitoring, digital protection, religious education, sexual education, and collaborating with external parties. In conclusion, early dating is an unavoidable phenomenon in the digital era, but schools and families can collaborate together in preventing and handling it.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI SILOKA TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI SEJARAH SISWA KELAS V Ramdhan Nugraha, Fauzan; Yusup Ali, Enjang; Amelia Karlina, Dety
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media pembelajaran aplikasi SILOKA terhadap hasil belajar siswa pada materi sejarah Mahkota Binokasih dengan menggunakan metode quasi-eksperimen desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi SILOKA dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional, masing-masing berjumlah 32 siswa. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran, dengan analisis data melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Wilcoxon, uji Mann–Whitney, dan perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelompok eksperimen sebesar 24,81 meningkat menjadi 67,72 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 26,31 menjadi 58,75. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest pada kedua kelompok (p = 0,000), dan uji Mann–Whitney menghasilkan p = 0,000 yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar kedua kelompok. Nilai rata-rata N-gain kelompok eksperimen sebesar 0,57 (57,33%) dan kelompok kontrol sebesar 0,45 (44,87%), keduanya berkategori sedang, namun kelompok eksperimen menunjukkan efektivitas lebih tinggi. Temuan ini membuktikan bahwa aplikasi SILOKA efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui penyajian materi yang interaktif, visual, dan kontekstual.
Analysis Of Lesson Planning in Developing Teaching Modules in Primary Schools Enjang Yusup Ali; Dalia Susilawati
Journal of Primary Education Vol. 13 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by learning planning using teaching modules carried out by teachers in implementing the independent curriculum in elementary schools. The purpose of this study is to explain the planning that has been implemented by elementary school teachers in Sumedang Regency. This research uses qualitative research with data collection techniques using questionnaires given to grade 1,2 and grade 4,5 teachers. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model which consists of three stages, namely data reduction, data display and conclusion drawing. The results showed that teachers have planned lessons using teaching modules that are tailored to the components but there are some teachers who experience difficulties when preparing teaching modules. Thus, additional support and training is needed for teachers to improve their skills and provide a better learning experience for students.
Desain Didaktis Bermodel RME untuk Mengatasi Hambatan Belajar Siswa Kelas IV SD M. Maulana; Febby Armanda; Riana Irawati; Dadan Nugraha; Enjang Yusup Ali
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendala dan kurangnya persiapan dalam melaksanakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 mengakibatkan hambatan belajar bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode didactical design research (DDR) dan bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar siswa serta mengembangkan dan menerapkan desain didaktis dalam mengatasi hambatan belajar siswa kelas IV pada materi berbentuk datar selama masa pandemi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hambatan belajar, angket, wawancara, observasi, dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil tes hambatan belajar, ditemukan 8 jenis hambatan belajar terkait dengan kemampuan pemahaman siswa dalam pembelajaran materi bangun datar pada masa pandemi. Desain didaktis dalam penelitian ini disusun dalam bentuk lembar kerja siswa. Rancangan didaktis disusun selama tiga kali pertemuan berdasarkan karakteristik dan prinsip model Realistic Mathematics Education (RME). Hasil implementasi desain didaktis menunjukkan bahwa sebagian besar respon yang ditunjukkan siswa adalah dengan mengikuti prediksi. Selain itu, hasil skala sikap yang menunjukkan sikap siswa terhadap proses pembelajaran termasuk dalam kategori baik.
TANTANGAN DAN STRATEGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN MODUL AJAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA: Aulia Dila Pratiwi, Vina Febriyanti, Susan Rizki Sahbudin, Enjang Yusup Ali Dila Pratiwi, Aulia; Febriyanti, Vina; Rizki Sahbudin, Susan; Yusup Ali, Enjang
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i2.23447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan strategi yang dilakukan guru sekolah dasar dalam membuat modul ajar berdasarkan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber, khususnya jurnal nasional tahun 2022 sampai 2025 tentang pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan pengembangan modul ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan utama yang dialami guru adalah kurangnya pemahaman tentang konsep Kurikulum Merdeka seperti P5 dan diferensiasi, keterbatasan sarana dan prasarana teknologi, rendahnya kemampuan digital guru, beban kerja dan waktu persiapan modul yang terbatas, serta kurangnya dukungan dan sosialisasi kebijakan dari sekolah dan pihak terkait. Strategi yang efektif adalah dengan meningkatkan kemampuan profesional guru melalui pelatihan dan workshop (IHT), bekerja sama antar guru (KKG dan komunitas belajar), menggunakan sumber belajar digital, serta menyesuaikan modul ajar secara kontekstual dan bertahap sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelatihan yang lebih intensif, pendampingan teknis, dan peningkatan infrastruktur diperlukan agar guru dapat membuat modul ajar secara efektif. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Modul Ajar, Tantangan Guru, Strategi Pembelajaran, Sekolah Dasar
Efektivitas Penggunaan Aplikasi WAPENA pada Materi Sejarah Kerajaan Hindu-Buddha Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas IV Anggia, Jastiana; Sunaengsih, Cucun; Ali, Enjang Yusup
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5840

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi sejarah di tingkat sekolah dasar disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih cenderung monton dan kurang menarik. Materi sejarah dianggap membosankan karena identik dengan hafalan serta minimnys media interaktif yang dapat membantu siswa memahami konsep secara kontekstual. Penelitian bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan aplikasi WAPENA sebagai media pembelajaran digital dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas IV pada materi sejarah Kerajaan Hindu-Buddha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing kelas berjumlah 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pretest dan posttest, sementara Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji N-Gain menggunakan software SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pretest dan posttest. Selain itu, hasil uji N-Gain juga menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis aplikasi masuk pada kategori cukup efektif dalam membantu siswa memahami materi. Temuan ini membuktikan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan motivasi bagi guru untuk mengintegrasikan media digital interaktif ke dalam proses pembelajaran agar menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, adaptif, dan bermakna bagi siswa.
Efektivitas Aplikasi JEKNISIA Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Chantikania, Mutiara; Ali, Enjang Yusup; Rukmana, Kusman
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5816

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di tingkat pendidikan dasar menjadi kebutuhan yang semakin penting dalam menjawab tantangan abad ke-21. Pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan zaman menuntut adanya inovasi dalam metode penyampaian materi. Namun demikian, keterbatasan penguasaan teknologi oleh sebagian guru serta keberagaman karakteristik belajar peserta didik menjadi hambatan utama dalam penerapan teknologi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas aplikasi JEKNISIA, sebuah media pembelajaran digital berbasis pembelajaran berdiferensiasi, dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Jenis Kebutuhan Manusia pada mata pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok siswa dari sekolah yang berbeda, masing-masing sebanyak 30 peserta didik. Instrumen penelitian meliputi tes awal (pretest), tes akhir (posttest), angket respons siswa, serta lembar validasi media oleh ahli. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26, mencakup uji normalitas, uji homogenitas, uji-t (independent sample t-test), dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 63,82% dengan kategori “cukup efektif”, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 12,99% (kategori “tidak efektif”). Uji-t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa respon siswa terhadap penggunaan aplikasi JEKNISIA berada pada kategori “sangat layak” dengan skor rata-rata 92,35%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi JEKNISIA tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa, tetapi juga mampu mengakomodasi keberagaman gaya belajar dalam pembelajaran terdiferensiasi. Oleh karena itu, aplikasi ini dapat menjadi alternatif solusi inovatif dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi di tingkat sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran PAI Berupa Video Animasi untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai Karakter Alim Faqih Kelas III di Sekolah Dasar Fitriani, Afdila Ayu; Aeni, Ani Nur; Ali, Enjang Yusup
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video animasi guna meningkatkan pemahaman nilai karakter alim faqih pada siswa kelas III sekolah dasar. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III di salah satu sekolah dasar di Kota Bandung. Instrumen penelitian terdiri dari tes hasil belajar, lembar observasi, angket respon siswa, dan lembar validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi layak digunakan berdasarkan validasi ahli media (91,2%) dan ahli materi (83,3%). Uji statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa pada kelas eksperimen (N-Gain 64,21%) dibandingkan dengan kelas kontrol (N-Gain 37,71%). Respon siswa terhadap media sangat positif dengan persentase 94,78%. Media ini efektif dalam pembelajaran PAI dan dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran karakter di sekolah dasar.
Pengembangan Ebook BERJAYA Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi Jenis Warisan Budaya IPAS Kelas V Rosanti, Endah Dwi; Ali, Enjang Yusup; Karlina, Dety Amelia
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran berupa e-book interaktif yaitu ebook BERJAYA yang artinya Belajar Jenis Warisan Budaya dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V Sekolah Dasar. E-Book BERJAYA dijadikan sebagai media dalam belajar untuk membantu para siswa memahami suatu materi. Pada penelitian ini, permasalahan yang diangkat yaitu rendahnya pemahaman siswa yang diakibatkan karena minimnya penggunaan media pembelajaran yang memenuhi gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan bantuan desian yaitu Non-Equivalent Control Grup Design, yang didalamnya melibatkan dua kelompok diantaranya kelompok eksperimen dan kelompok kontrrol. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengetahui seberapa besar peningkatan pemahaman siswa yang menggunakan media dan yang tidak menggunakan media. Hasil analisis yang didapatkan menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas control. Dengan begitu kelas eksperimen mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap jenis -jenis warisan budaya dan layak digunakan.
Analysis of the Implementation of Differentiated Learning in Elementary Schools: A Literature-Based Qualitative Study Mugara, Ronny; Ali, Enjang Yusup
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.8855

Abstract

This study aims to analyze the implementation of differentiated learning in elementary schools through a qualitative literature review approach and to offer a conceptual contribution to existing scholarship on differentiated instruction (DI) within the Indonesian educational context. Using thematic analysis, the study systematically reviewed national and international articles published between 2020 and 2025, focusing on coding, categorizing, and synthesizing recurring patterns related to content, process, and product differentiation. Synthesising the literature led to the development of a conceptual framework illustrating the interaction among teacher readiness, instructional design, school support systems, and digital resource integration as core components shaping the effective implementation of DI. The findings highlight several novel insights, including the identification of digital-supported differentiation as an emerging practice and the articulation of collaborative teacher learning communities as a structural enabler for sustainable DI practices. This study provides practical implications for educators, policymakers, and school leaders, particularly in strengthening professional development programs, designing supportive school policies, and integrating adaptive learning resources to optimise student-centred learning in the Merdeka Curriculum era. Keywords: differentiated learning, elementary school, independent curriculum, literature study, adaptive learning strategies