Claim Missing Document
Check
Articles

RETRIBUSI PASAR DAN COVID-19 (Strategi Manajemen Krisis Pandemi Covid-19 Pemerintah Kota Semarang Dalam Mengatasi Penurunan Pendapatan Retribusi Pasar Tahun 2020-2021) Joelianto, Najma Maharani Putri; Adnan, Muhammad -; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melonjaknya angka kasus Covid-19 di Kota Semarang pada tahun 2020-2021 cukup meningkatkan kekhawatiran masyarakat. Pemerintah Kota Semarang melalui walikota menetapkan peraturan pembatasan kegiatan masyarakat, memberikan dampak penurunan omset bagi pedagang pasar tradisional, yang kemudian muncul keluhan membayarkan tarif retribusi pasar. Dampaknya, pada awal tahun 2020 pendapatan retribusi pasar Kota Semarang mengalami penurunan sebesar 47,6%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen krisis pandemi Covid-19 dalam mengatasi penurunan pendapatan retribusi pasar tahun 2020-2021. Untuk menjawab permasalahan dan tujuan penelitian, menggunakan teori manajemen krisis menururt Rhenald Kasali dan Theory of Planned Behavior menurut Icek Ajzen. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan hasil wawancara sebagai sumber data dengan Dinas Perdagangan, Kepala Pasar Pedurungan dan pedagang Pasar Pedurungan, pedagang pasar Kedung Mundu, dan pedagang pasar Karangayu.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Kota Semarang merumuskan 2 strategi pemulihan yaitu menetapkan 2 Surat Keputusan Walikota Semarang terkait pengurangan 50% dan pembebasan retribusi bagi pedagang yang tidak berjualan serta perubahan target pendapatan retribusi pasar yang diturunkan sebesar 80% pada tahun 2020 dan 73% pada tahun 2021. Berdasarkan pemilihan strategi tersebut dapat diketahui bahwa pedagang pasar merespon dengan baik yang dibuktikan dengan tetap bersedia membayar retribusi pasar yang hanya 50%, sedangkan yang tidak berjualan tidak ada tunggakan tagihan. Untuk target pendapatan di tahun 2020 yang sudah diturunkan tercapai sebesar Rp 6.880.340.532,00. Target pendapatan di tahun 2021 juga diturunkan dan tercapai sebesar Rp 5.358.135.760,00. Secara realisasi, pendapatan retribusi pasar tahun 2020-2021 dapat diketahui mengalami penurunan 24% atau sebesar Rp 1.640.431.282,00 dikarenakan pada tahun 2021 angka kasus Covid-19 yang masih tinggi. Capaian target 2020-2021 sebenarnya bisa melampaui target, jika petugas pemungut disiplin melaksanakan tugasnya setiap hari dan pedagang pasar yang patuh membayarkan retribusi pasar setiap hari
TATA KELOLA KESELAMATAN DAN KEAMANAN PADA SEKTOR PARIWISATA: STUDI WISATA DIENG Fitriani, Valeriana Aldiva; -, Fitriyah -; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan keamanana wisata merupakan hak yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan pemerintah daerah. Pada umumnya, wisata yang memiliki risiko tinggi memiliki daya tarik lebih bagi wisatawan. Wisata Dieng yang berada di dataran tinggi dan daerah gunung api memerlukan manajemen risiko terstruktur. Manajemen risiko bertujuan untuk meminimalisir dampak buruk yang mungkin muncul dari segala potensi risiko. Oleh karena itu, penelitian ini akan mendalami tata kelola dalam keselamatan dan keamanan destinasi Wisata Dieng. Hal ini tidak hanya merujuk pada keselamatan wisatawan, tapi memandang lebih jauh dari perspektif pengelola hingga pengendali kebijakan. Setiap perspektif mesti dianalisis lebih dalam untuk melihat seberapa bekerjanya tolak ukur hingga legal standing yang dipakai dalam tata kelola keselamatan dan keamanan Wisata Dieng. Data diperoleh dari wawancara mendalam untuk mengumpulkan informasi utuh, jelas dan lengkap kepada aktor-aktor pengelola Wisata Dieng. Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan keselamatan dan keamanan Wisata Dieng diselenggarakan dengan mengidentifikasi risiko, menyusun prosedur, menciptakan respon tanggap darurat dalam penangan kecelakaan, memberlakukan aturan, menggandeng media untuk menyebarluaskan informasi aktual, dan menyusun pemulihan pasca terjadinya bencana atau kecelakaan.
PENGARUH KEBIJAKAN PENYAMPAIAN SPPT PBB SECARA ELEKTRONIK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK PBB DI KOTA SEMARANG (Studi Kasus Pembayaran PBB Di Kecamatan Semarang Barat) Sahi, Nada Rafa’; Adnan, Muhammad -; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan penyampaian SPPT PBB secara elektronik merupakan salah satu proyek EGovernment yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Semarang sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kebijakan penyampaian SPPT PBB secara elektronik terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Untuk menjawab permasalahan dan tujuan penelitian, mengadopsi teori E-Service Quality menurut Valarie A. Zeithaml, Mary Jo Bitner, Dwayne D. Gremler dan juga teori kepatuhan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggabungkan data berdasarkan kuesioner yang disebarkan kepada 394 responden di Kecamatan Semarang Barat dan hasil wawancara dengan Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang. Hasil penelitian berdasarkan uji regresi linear sederhana, variabel penyampaian SPPT PBB secara elektronik (X) mengalami nilai regresi sebesar 1,104. Hal tersebut menunjukkan apabila nilai variabel penyampaian SPPT PBB secara elektronik (X) meningkat sebesar 1%, maka nilai variabel kepatuhan wajib pajak PBB (Y) akan meningkat sebesar 1,104. Dalam arti lain yaitu penyampaian SPPT PBB secara elektronik dan kepatuhan wajib pajak PBB memiliki sifat hubungan positif karena nilai koefisien positif. Apabila penyampaian SPPT PBB secara elektronik meningkat maka kepatuhan wajib pajak PBB akan meningkat pula dan begitupun sebaliknya. Uji hipotesis dalam penelitian ini ada dua yaitu, uji t dan uji koefisien determinasi (R2 ). Hasil dari uji t dapat dilihat dari nilai signifikansi 0.00 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh antar variabel X terhadap variabel Y, yakni terdapat pengaruh yang signifikan terkait kebijakan penyampaian SPPT PBB secara elektronik terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak PBB. Hal ini dapat dilihat juga berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2 ), menunjukkan bahwasannya nilai Adjusted R Square sebesar 0,937 yang artinya pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel (Y) sebesar 93,7% dan sisanya sebesar 6,3% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Disarankan untuk penelitian selanjutnya sampel yang digunakan dapat lebih luas lagi tidak hanya tingkat kecamatan tetapi se-Kota Semarang dengan menggunakan penelitian kualitatif untuk menyertakan alasan-alasan yang lebih mendalam terhadap kepatuhan wajib pajak PBB
PARTISIPASI REMAJA DALAM PENCEGAHAN KASUS HIV/AIDS MELALUI POSYANDU REMAJA DI KOTA SEMARANG Sekarsari, Ajeng Ayu; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu masalah yang timbul akibat perilaku seks bebas, yang saat ini sering dianggap remeh. Perilaku ini termasuk tindakan yang tidak bertanggung jawab dan bertentangan dengan nilai-nilai moral serta agama, sehingga mengkhawatirkan masyarakat. Remaja masa kini tidak lagi menganggap seks bebas sebagai hal yang tabu karena berbagai bentuk pergaulan bebas yang muncul seperti fenomena yang disebut Friends With Benefits (FWB). Partisipasi remaja sangat penting dalam penanggulangan HIV/AIDS karena mereka merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit ini. Dengan berpartisipasi dalam program-program tersebut, remaja dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mereka tentang HIV/AIDS, serta cara pencegahan dan pengobatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif. Metode kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengkaji secara rinci bagaimana partisipasi remaja di Posyandu Remaja dapat membantu pencegahan kasus HIV/AIDS di Kota Semarang secara detail dan mendalam. Metode kualitatif ini juga sebagai pembanding antara Posyandu Remaja yang ada di Kota Semarang. Peneliti mengambil narasumber pengelola Posyandu Remaja, remaja yang telah mengikuti program Posyandu Remaja, dan pengelola yang terlibat dengan Posyandu Remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya pada Kelurahan Lamper Tengah remaja aktif mengikuti program Posyandu Remaja terkait edukasi HIV/AIDS dan pendidikan seksualitas. Namun, masih terdapat kendala dalam pemahaman dan stigma terkait HIV/AIDS. Puskesmas setempat telah melakukan langkah-langkah untuk mengurangi stigma dengan penyebaran kuesioner anti-stigma. Sedangkan pada Kelurahan Tlogosari Kulon partisipasi remaja dalam pencegahan HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi masih terbatas karena belum ada program yang berjalan terkait pencegahan HIV/AIDS maupun kesehatan reproduksi pada Posyandu Remaja Tlogosari Kulon
FACTOR INFLUENCING FIRST TIME VOTERS PARTICIPATION IN 2024 PRESIDENTIAL ELECTION: A STUDY IN SEMARANG CITY Siregar, Theresia Nadya Regina Winarno; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2024 Presidential Election which will be faced in the near future is a big topic of conversation among the general public. Not to mention, the General Election Commission predicts that there will be a surge in first time voters. First time voters are citizens who are registered as voters with the election organizers and are voting for the first time in an election in Indonesia between the ages of 17 and 21 years. The group that has just used its right to vote is known as first time voters in the political category. The political orientation of first time voters is always changing and will change according to the situation and variables that influence it. In Semarang itself, there are 26.031 first time voters who have been registered as permanent voters for the 2024 Presidential Election. This research aims to determine the enthusiasm of first time voters in Semarang City in the 2024 Presidential Election and what factors can influence them. This research was conducted using quantitative methods with descriptive and inferential approaches. Data collection was carried out by distributing questionnaires to various districts in Semarang City. The sample size for this research was 205 respondents. The research results show that the enthusiasm of first time voters in Semarang City in the 2024 Presidential Election is in very good level. This is proven by their interest in participating in the campaign, using their right to vote, and their criticality in assessing the candidates. This is certainly a breath of fresh air because based on several previous studies, first time voters in several regions in Indonesia are not very interested in participating in the 2024 Presidential Election and previous periods
Membuka Jalan Baru: Jaringan Kotak Kosong (JKK) dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Balikpapan Imam Syahid; Adnan, Muhammad; Alfirdaus, Laila Kholid
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gerakan Politik Jaringan Kotak Kosong (JKK) dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Balikpapan Tahun 2020 dengan menggunakan teori Gerakan Sosial dari Doug McAdam & Sidney Tarrow melalui pendekatan political opportunities, resource mobilization, dan framing processes. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JKK berusaha memaksimalkan 3 (tiga) indikator tersebut untuk memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kotak kosong sebagai pilihan politik alternatif yang bermakna dan efektif. JKK dianggap sebagai bentuk protes dan perlawanan dari masyarakat untuk menghukum partai dan para elite politik yang mendukung calon tunggal. Gerakan ini memiliki tujuan yang bervariatif, salah satunya adalah untuk memengaruhi masyarakat agar dapat ikut berpartisipasi dan memilih kotak kosong. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika politik lokal dan peran gerakan kotak kosong dalam memengaruhi sistem politik di Indonesia
TANTANGAN DAN HAMBATAN COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN KEBUMEN (STUDI KAWASAN GEOPARK KEBUMEN) Riyanto, Diva Nadilla Arya Ramadhan; Alfirdaus, Laila Kholid; setiyono, budi -
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan hambatan dalam penerapan collaborative governance pada pengembangan kawasan wisata Geopark Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam proses pengembangan Geopark Kebumen untuk mencapai status UNESCO Global Geopark. Konsep Pentahelix ABCGM yang mencakup peran akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media, bertujuan untuk memahami sinergi antarstakeholder dalam pengelolaan pariwisata berbasis konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai pihak berperan penting dalam menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, perbedaan tujuan, serta regulasi yang kaku, yang mempengaruhi proses akselerasi pengembangan Geopark Kebumen. Kendala-kendala dalam collaborative governance di Geopark Kebumen mencakup masalah komunikasi, kepercayaan, dan koordinasi antar-stakeholder. Pendekatan yang digunakan menunjukkan pentingnya penguatan kapasistas sumber daya manusia, inetgrasi strategi, dan peran kepemimpinan fasilitatif. Selain itu, penelitian ini memberikan rekomendasi agar pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal dapat terus memaksimalkan potensi kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Kebumen
E-GOVERNMENT DAN AKUNTABILITAS SOSIAL Studi Kasus Website “Laporgub!” Siahaan, Audrey Loemongga Shaloom; Alfirdaus, Laila Kholid; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LaporGub! is a digital platform that functions as a public complaint channel, designed to provide access to the public in reporting various problems related to public services directly to the local government. This platform is present as part of the e-government initiative to increase public involvement in government and public services. This study aims to analyze in depth how the quality of e-government services provided through the LaporGub! website can affect public involvement in monitoring and evaluating services provided by the government. The quality of service in question includes several aspects, namely efficiency, transparency, and responsibility for services received by the public. Using quantitative descriptive methods, the results of the study show that openness of access to information through the LaporGub! Platform plays a very important role in increasing social accountability. The faster and more responsive the government is in responding to reports given, the higher the public’s trust in the success of e-government in creating good governance. The use of digital technology to bridge interactions between the government and the public as done through LaporGub! Is expected to be a model for similar development platforms in other regions. In other words, LaporGub! Not only functions as a reporting tool, but also as a data source that can provide valuable insights for more responsive decision-making that is oriented towards community needs. This shows that when local governments are able to provide efficient, transparent, and responsive services, community participation will also increase, and public trust in the government will be stronger. These findings are expected to be a reference for local governments in improving and developing more effective e-government platforms for supporting the creation of accountable and participatory governance.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN KELURAHAN PARTISIPATIF DI KELURAHAN SIDOREJO KIDUL, KECAMATAN TINGKIR, KOTA SALATIGA Kania Rizky, Tara Qis-Hayya; Adnan, Muhammad -; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan dana kelurahan serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam mencapai tujuan pembangunan. Penelitian menggunakan teori Partisipasi Arnstein, yang membagi tingkatan partisipasi masyarakat menjadi delapan tingkatan melalui tahapan Musrenbang Kelurahan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang diperoleh dari observasi, interaksi dengan informan, serta data empiris baik secara lisan maupun tertulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat pada tiap tahapanan Musrenbangkel bervariasi dari parsial hingga penuh, dengan usulan yang sudah mencerminkan kebutuhan keinginan masyarakat. Namun, masih ditemui beberapa faktor penghambat seperti tidak terakomodasinya database usulan, fokus sektoral OPD, intervensi politik, antrean realisasi usulan yang cenderung lama, dan kurangnya kapasitas perwakilan masyarakat dalam menyampaikan rencana pembangunan
KOLABORASI PEMERINTAH, SWASTA DAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING: STUDI KASUS PROGRAM RUMAH SIGAP (SIAPKAN GENERASI ANAK BERPRESTASI) DI KELURAHAN BANDARHARJO KECAMATAN SEMARANG UTARA Septiani, Dhuhika Nikmah; Alfirdaus, Laila Kholid; Yuwono, Teguh -
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain collaboration in the stunting prevention program at Rumah SIGAP in Bandarharjo Village, North Semarang District involving the government, private sector, and community. Stunting is a serious health problem that impacts the growth and development of children and the stunting rate in North Semarang District shows a serious number. The theory used is by implementing the Collaborative Governance theory according to Ansel & Gash and the role of collaboration according to Donahue & Zeckhauser. In this context, researcher identified five main indicators of the Collaborative Governance process. They are face-to-face dialogue, building trust, commitment to the process, shared understanding, and intermediate outcomes. In addition, the role of each actor in the collaboration is also described using 4 indicators; productivity collaboration, information collaboration, legitimacy collaboration, and resource collaboration. It was used qualitative approach, with a purposive sampling informant collection technique. The types of data used are primary data from informants directly and secondary data from library references; with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results of the study showed that close collaboration between parties is very important to increase public awareness of nutrition and good parenting. This program has succeeded in reducing stunting rates from 1,416 people at the end of 2022 to 872 people at the end of 2023, and 801 people in October 2024. Although there were some challenges, such as lack of public awareness and economic problems still exist, commitment and regular evaluation from all parties involved are the keys to the success of the program. Thus, it can be seen that effective cross-sector collaboration can have a positive impact on preventing stunting, and is expected to continue to achieve the ultimate goal of zero stunting in the future
Co-Authors -, Fitriyah - -, Wijayanto - Adnan, Muhammad - Aifa Dafa Assyifa Akbar, Rahmat - Akhmad, Bachruddin Ali Al Farisi, Muhammad Salman Al Faruq, Abdurahman Aldona Ainur Rohma Anbiya, Hafiizh Sufi Aninditya - Normalitasari Anisa Maulina Rahma Aprilianto, Panca Prasetio Arif Budiman Arifin Setyan Cahyanto Arina Diah Al Hamid Arzaqi, Nila Ashila, Miralda Farah Azahra, Jihan Marsya Bachruddin Ali Akhmad Badsty, Monica Budi Setiyono Cantona, Septian Reva Christiana Cristin Gauru Danny Widodo Uji Prakoso Deki Itje Dewi Ayu Wulandari Didik Try Putra Dinda Ayu Arrafi’u Nilna Munaa Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwwanus Ghulam Manar Elizabeth Anggit Sekar Citra T Eric Hiariej Eric Hiariej Erowati, Dewi - Fairuz Thifal Nabila Farhan Riski Tricahyo Farsijana Adeney Risakotta Farsijana Adeney-Risakotta Fitriah Fitriah Fitriani, Kirana - Fitriani, Valeriana Aldiva Fitriyah - - Fitriyah Fitriyah Fitriyah Fitriyah Gai, Apolonaris Hafifah Bella Nugraheni Hanifa Maylasari Hasna Nur Rachmawati Hayuningtyas, Anggita Sekar Hendra Ardianto Hendra Try Ardianto Hendra Try Ardianto Hendratman, Bevan Pramudito Henry Sofyan Rois Henry Wahyono Holyness Nurdin Singadimedja Imam Syahid Indrakusuma, Galton Dwita Ita - Noviani Jamaluddin, Sholeh - Joelianto, Najma Maharani Putri Kania Rizky, Tara Qis-Hayya Khanifatul Mukaromah Khasanah, Siti Uswatun KHOLQI, AHSANUL Kushandajani Kushandajani . Lelly Nuraviva Liona - - Lupyta Agra Divina M Septian Budiman M, Yesie Cindra M. Adnan Arsyad Manar, Dzunuwwanus Ghulam Mangkunegara, RM Ahmada - Maria Lidwina Resti Martini, Rina - Maulidya, Nur Mahya Mbiri, Adeo Melly Rahmadan Ningsih Mohamad Ulil Amri Muhammad - Adnan Muhammad Adnan Muhammad Alfatih Akbar Pahlevi Nabella, Monica Amy Nabilah, Siti Maharani Nafirotul Karima Najich Alfayn, Mukhammad Akhmad Neny - Marlina Nindy Ajeng Maharani Novitasari, Aldian - Nunik Retno Herawati Nur Hidayat Sardini Nurhidayat Nurhidayat Oktavia, Fitka Dwi Permatasari, Sinta Dewi Prasetyo Sitowin Priyatno Harsasto Puger Abdul Khaliq Purwanti, Uci Dewi Qhuraydillah, Muhammad Octavian Raden Muhammad iqbal Rahayu, Ananda Ajeng Rahdeana Almeyna Kurnia Ramadhan, Aditya Rifqi Reditania, Zilda Clarita Retna Arista Kesi Wijayanti Rina Martini Rina Martini Riyanto, Diva Nadilla Arya Ramadhan Rizki Amalia Yanuartha Rosihan Widi Nugroho Rosihan Widi Nugroho S. Rouli Manalu Safitri, Nur Faiza Sahi, Nada Rafa’ Salsya Billa Annisa Samuel, Bob Sardini, Nur Hidayat - Sekarsari, Ajeng Ayu Selsie Anggela Putri Septiani, Dhuhika Nikmah Setiyono, Budi - Shafira Putri Vanessa Shinta Milania Rohmany Siahaan, Audrey Loemongga Shaloom Siregar, Theresia Nadya Regina Winarno Sri Astuty Sri Astuty Sugiarto S Supratiwi . Suwanto Adhi Syahrur Ramadhi Syifana Awan Ardhini Syofii, Muhammad Teguh Yuwono Theresia Rosari Sekar Cakraningtyas Turtiantoro Turtiantoro Wahid Abdulrahman Wahyu Hanie Pratiwi Wibawa, Aditya Dwi Prasetya Wijayanto - - Wijayanto Wijayanto Wijayanto Wijayanto Wiryawan, Bangkit Aditya Yusyifa, Zafira Zahra Yuwanto Yuwanto Yuwanto Yuwanto