Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan IPTEKS Tentang Gunanya Sertifikat Hak Atas Tanah Untuk Menjamin Kepastian Hukum Bagi Masyarakat Di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Johan Rongalaha; James Yoseph Palenewen; Daniel Tanati; Yustus Pondayar; Marthinus Solossa; Frans Reumi; Onesimus Sahuleka; Supriyanto Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 7 (2023): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i7.353

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan judul Penerapan IPTEKS tentang gunanya sertifikat hak atas tanah untuk menjamin kepastian hukum bagi masyarakat di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura, kegiatan yang dilakukan kepada mitra dikarenakan adanya kasus dari mitra tentang ketidakpahaman mengenai prosedur pembuatan sertifikat hak milik atas tanah sehingga dengan keahlian yang dimiliki pengabdi dapat melakukan penerapan IPTEKS tersebut guna agar mitra dapat mengetahui status kepemilikan tanah mereka dan cara pengurusan sertifikat hak milik atas tanah pada Kantor Pertanahan Kota Jayapura untuk menjamin kepastian hukum. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara penerapan IPTEKS melalui ceramah dan diskusi yang dilaksanakan pada hari rabu, tanggal 26 juli 2023 yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Koya Barat. Kegiatan ini di awali dengan persiapan dan koordinasi, kemudian pemaparan materi dengan memberikan pengetahuan kepada mitra mengenai prosedur pengurusan sertifikat hak milik atas tanah. Adapun luaran dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada mitra tentang status kepemilikan hak-hak atas tanah, pendaftaran tanah, prosedur pengurusan sertifikat hak milik atas tanah dan juga memberikan pendampingan hukum pra ajudikasi dalam proses pengurusan sertifikat pada Kantor Pertanahan Kota Jayapura. Selain itu juga target luaran berikutnya pengabdi akan publikasikan kegiatan ini kedalam jurnal nasional pengabdian masyarakat.
Legal Counseling Law Number 30 of 1999 About Arbitration And Alternative Dispute Resolution In Nendali Village, East Sentani District Jayapura Regency Daniel Tanati; James Yoseph Palenewen; Yustus Pondayar; Elias Hence Thesia; Marthinus Solossa; Johan Rongalaha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 8 (2023): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i8.355

Abstract

This service was carried out under the title Legal Counseling Law Number 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative Dispute Resolution in Nendali Village, East Sentani District, Jayapura Regency, activities carried out for partners due to cases from partners regarding misunderstanding regarding the resolution of customary land disputes based on statutory regulations. the invitation is valid and where the parties to the dispute do not want to give in or want to win on their own so that with the expertise they have, the service can carry out legal counseling so that the parties in the dispute can know about the existence of laws and regulations that regulate non-violent dispute resolution. litigation/outside of court. The method of implementing this service is carried out by applying science and technology through lectures and discussions held on Saturday 29 July 2023, at the Nendali Village Hall as well as providing assistance to partners in providing knowledge about Alternative Dispute Resolution (ADR) based on Law Number 30 of 1999 The output of this service is to provide partners with an understanding of the things that cause customary land disputes between one village and another and to provide legal assistance to partners to resolve customary land boundary disputes within customary law communities based on existing laws and regulations. applies.
Penyuluhan Hukum Terhadap Peraturan Menteri Agraria Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Pedoman Penyelesaian Masalah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Di Kampung Nendali Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Victor Th Manengkey; Daniel Tanati; James Yoseph Palenewen; Yustus Pondayar; Marthinus Solossa; Johan Rongalaha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 8 (2023): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i8.356

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan judul Penyuluhan Hukum Terhadap Peraturan Menteri Agraria/KBPN Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Pedoman Penyelesaian Masalah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Di Kampung Nendali Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, kegiatan ini dilakukan kepada mitra dikarenakan adanya kasus dari mitra tentang ketidakpahaman mengenai penyelesaian sengketa tanah ulayat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dimana para pihak yang bersengketa tidak ada yang mau mengalah atau mau menang sendiri sehingga dengan keahlian yang dimiliki pengabdi dapat melakukan penyuluhan hukum tersebut guna agar para pihak yang bersengketa dapat mengetahui tentang adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur dalam penyelesaian masalah hak ulayat masyarakat hukum adat. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara penerapan IPTEKS melalui ceramah dan diskusi yang dilaksanakan pada hari sabtu, tanggal 22 juli 2023 yang dilaksanakan di Balai Kampung Nendali dengan memberikan pengetahuan kepada mitra tentang pedoman penyelesaian masalah hak ulayat masyarakat hukum adat. Adapun luaran dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada mitra tentang hal-hal yang menyebabkan sengketa tanah ulayat antar kampung yang satu dengan kampung yang lain dan melakukan pendampingan hukum kepada mitra untuk penyelesaian sengketa batas tanah ulayat didalam masyarakat hukum adat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu juga target luaran berikutnya pengabdi akan publikasikan kegiatan ini kedalam jurnal nasional pengabdian masyarakat
Sosialisasi Hukum Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 di Kampung Asei Besar Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura James Yoseph Palenewen; Daniel Tanati; Supriyanto Hadi; Onesimus Sahuleka; Marthinus Solossa
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 8 (2023): November (In Progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10071257

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan judul Sosialisasi Hukum Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Di Kampung Asei Besar Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, kegiatan yang dilakukan kepada mitra dikarenakan adanya kasus dari mitra tentang ketidakpahaman mengenai penyelesaian sengketa tanah ulayat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dimana para pihak yang bersengketa tidak ada yang mau mengalah atau mau menang sendiri sehingga dengan keahlian yang dimiliki pengabdi dapat melakukan sosialisasi hukum tersebut guna agar para pihak yang bersengketa dapat mengetahui tentang adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur dalam penyelesaian sengketa secara non litigasi/di luar pengadilan. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara penerapan IPTEKS melalui ceramah dan diskusi yang dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 30 September 2023, di Balai Kampung Asei Besar serta melakukan pendampingan kepada mitra dalam memberikan pengetahuan tentang Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR) berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999. Adapun luaran dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada mitra tentang hal-hal yang menyebabkan sengketa tanah ulayat antar kampung yang satu dengan kampung yang lain dan melakukan pendampingan hukum kepada mitra untuk penyelesaian sengketa batas tanah ulayat didalam masyarakat hukum adat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Psikoedukasi Literasi Kesehatan Mental: Gangguan Psikologis Pada Mahasiswa LAILATUL IZZAH; Silawati; Raspan Hamdi; Eva Yuliza; Sepna Fanny
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.2848

Abstract

Lack of knowledge about Mental Health, Psychological Disorders, can lead to a lack of ability to identify specific mental health problems, the emergence of misconceptions and attitudes about mental health issues, and the lack of proper behavior when dancing abntuation. The dedication to the psychoeducational literacy theme Mental Health: Psychological Disorder aims to enable students to understand mental health issues: psychological disorders, have the right beliefs and perceptions about mental health problems: psychologic disorder, and change the way they seek help for mental health problem: psychical disorder. At UIN Suska Riau, our process consists of pre-tests, lectures on mental health (affective disorders), discussions and psychological consultations for students, and then post-test. Average pretest score of 1130 and an average posttest score of 1330 indicates that psycho-educational activities aimed at improving mental health literacy: Psychological disorders in students are achieved. An increase in the posttest value compared to the pretest value shows this.
Indigenous Land Boundary Dispute between Awi Clan and Afar Clan in the Abepura District, Jayapura City Palenewen, James Yoseph; Solossa, Marthinus
Journal of Progressive Law and Legal Studies Том 1 № 02 (2023): Journal of Progressive Law and Legal Studies
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jplls.v1i02.126

Abstract

Land border disputes often arise both in rural and urban areas with various problems related to customary land boundaries which can trigger clashes or conflicts between groups. Knowing the things that cause disputes in customary land boundary rights between the Awi and Afar clans and to find out the obstacles and obstacles faced in resolving customary land border disputes between the two groups. The approach used in research is empirical method, namely through field research or direct observation at research locations in order to obtain clarity about the object under study. The results of this research show that the dispute between the Awi clan (in Nafri village) and the Afar clan (in Enggros-Tobati village) occurred because the Afar clan put up a land claim flag on one of the red bridge road axles, but the Awi clan disagreed because they thought the land belonged to their group. Barriers and obstacles in resolving customary land border disputes between the Awi and Afar clans are only two factors, namely internal and external.
Implementation of the Principle of Accountability in the name Transfer Procedure of Property Rights Certificate at the Land Office Jayapura District Solossa, Marthinus; Pondayar, Yustus; Tanati, Daniel; Palenewen, James Yoseph
Journal of Progressive Law and Legal Studies Том 1 № 03 (2023): Journal of Progressive Law and Legal Studies
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jplls.v1i03.356

Abstract

To ensure legal certainty, it is important to fulfill obligations during the process of changing the name on the title certificate at the Jayapura Regency Land Office. The aim of this research is to determine the application of the principle of Accountability in the process of changing the name of a property rights certificate at the Jayapura Regency Land Office and to identify the variables that cause this process to encounter obstacles. The research approach used is normative, meaning it refers to secondary legal materials such as books, articles, written regulations and other legal documents. The findings of this research indicate that the Jayapura Regency Land Office, in accordance with the Republic of Indonesia PERKABAN, has implemented the principle of accountability fully and correctly in the process of submitting title transfers for land ownership certificates. There are 2 (two) obstacles, both internal and external, in implementing land ownership rights at the Jayapura Regency Land Office. Internal obstacles include a lack of human resources and the large volume of applications that have been submitted to the Jayapura Regency Land Office. Meanwhile there are external challenges, such as the large number of heirs and tax arrears.
Penyuluhan Hukum Tentang Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Pendaftaran Hak Milik Atas Tanah Untuk Menjamin Kepastian Hukum di Kampung Nendali Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Pelupessy, Eddy; Irianti, Y.D.W Susi; Ketaren, Dahliana; Tanati, Daniel; Palenewen, James Yoseph
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 12 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10800609

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan judul Penyuluhan Hukum Tentang Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Pendaftaran Hak Milik Atas Tanah Untuk Menjamin Kepastian Hukum Di Kampung Nendali Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, kegiatan yang dilakukan kepada mitra dikarenakan adanya kasus dari mitra tentang ketidakpahaman mengenai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam hal pendaftaran hak milik atas tanah untuk menjamin kepastian hukum, sehingga dengan keahlian yang dimiliki pengabdi dapat melakukan penyuluhan hukum tersebut dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada mitra atas peran PPAT dalam pendaftaran hak milik atas tanah untuk menjamin kepastian hukum serta memberikan pendampingan hukum kepada mitra dalam hal pendaftaran hak milik atas tanah. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara penyuluhan hukum melalui ceramah dan diskusi yang dilaksanakan pada hari sabtu, tanggal 27 januari 2024 yang dilaksanakan di Balai Kampung Nendali. Kegiatan ini di awali dengan persiapan dan koordinasi, kemudian pemaparan materi dengan memberikan pengetahuan kepada mitra mengenai peran PPAT dalam pendaftaran hak milik atas tanah. Adapun luaran dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada mitra tentang peranan PPAT dalam pendaftaran hak milik atas tanah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan faktor-faktor yang dialami oleh PPAT sehingga mengalami keterlambatan dalam pendaftaran hak milik atas tanah.
Sosialisasi Hukum Terhadap Peraturan Menteri Agraria/KBPN Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Pedoman Penyelesaian Masalah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Hadi, Supriyanto; Tanati, Daniel; Palenewen, James Yoseph; Bauw, Lily; Solossa, Marthinus; Rongalaha, Johan
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 3 (2024): June
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12820693

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan judul Sosialisasi Hukum Terhadap Peraturan Menteri Agraria/KBPN Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Pedoman Penyelesaian Masalah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura, kegiatan ini dilakukan kepada mitra dikarenakan adanya kasus dari mitra tentang ketidakpahaman mengenai penyelesaian sengketa tanah ulayat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dimana para pihak yang bersengketa tidak ada yang mau mengalah atau mau menang sendiri sehingga dengan keahlian yang dimiliki pengabdi dapat melakukan penyuluhan hukum tersebut guna agar para pihak yang bersengketa dapat mengetahui tentang adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur dalam penyelesaian masalah hak ulayat masyarakat hukum adat. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara ceramah dan diskusi yang dilaksanakan pada hari sabtu, tanggal 20 april 2024 yang dilaksanakan di Kelurahan Koya Barat dengan memberikan pengetahuan kepada mitra tentang pedoman penyelesaian masalah hak ulayat masyarakat hukum adat. Adapun luaran dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada mitra tentang hal-hal yang menyebabkan sengketa tanah ulayat antar kampung yang satu dengan kampung yang lain dan melakukan pendampingan hukum kepada mitra untuk penyelesaian sengketa batas tanah ulayat didalam masyarakat hukum adat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu juga target luaran berikutnya pengabdi akan publikasikan kegiatan ini kedalam jurnal nasional pengabdian masyarakat.
Excusing child offenders: a victim justice perspective Aprilianda, Nurini; Ansori, Ansori; Maharani, Febrianika
Legality : Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 32 No. 2 (2024): September
Publisher : Faculty of Law, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/ljih.v32i2.33937

Abstract

This paper aims to explore the essence of the excuse defense for child offenders and justice for victims. In uncovering its meaning, doctrinal research is conducted with a legislative and conceptual approach, accompanied by a teleological interpretation of legal materials. The research findings indicate that the excuse defense is granted to children under the age of 12 who commit criminal offenses not because their actions are forgiven but due to their inability to form intent or comprehend the consequences of their actions. On the other hand, victims, as the injured party, must also receive justice. The author believes that the government should reconsider the application of the excuse defense for children. The government must also be more selective in determining appropriate sanctions for children based on the nature of the crime committed. If the child's actions result in significant material or immaterial harm, restorative justice may serve as a viable option to balance the interests of both parties, restore the victim's situation, and divert the child from judicial proceedings, thereby achieving a win-win solution.
Co-Authors AGUS AGUS Alias, Nizamuddin Andrian Yogaparanatha, Andrian Yogaparanatha Aswanto, Aswanto Bagus Sarnawa BUDIYANTO Catharina Dewi Wulansari Daniel Tanati Daniel Tanati Daniel Tanati David Cahyadi, David Cahyadi Decky D. A. Wospakrik Dian Rahadian Doni Hanafi, Doni Hanafi Eddy - Pelupessy Eddy PELUPESSY, Eddy Edy Santoso, Edy Santoso Elias Hence Thesia Enijaya, Enijaya Eva Yuliza Farida Kaplele, Farida Febrianika Maharani Frans Reumi Frans Reumi, Frans G. M. I. Mamoribo, Margaretha Gintings, Irto Petrus Herry M. Polontoh Hetharia, Melkias Hilda M. Y. Krey, Thresia Hotlan Samosir Hotlarisda Girsang Ida Magdalena Awi, Sara Irianti, Y.D.W Susi Ivone Maryke Thesia Johan Rongalaha Johan Rongalaha Johan Rongalaha Juajir Sumardi Kadir Katjong Ketaren, Dahliana Krey, Thresia Hilda M.Y. Kristina Sawen Lambooy, Tineke Lily Bauw M. Polontoh, Herry M. Yusuf Maheswara, Mohamad Yuflih Huda Maman Sudirman Mamoribo, Margaretha G.M.I Manengkey, Victor Th. Marlissa, Elsyan R. Marthinus Mambaya Marthinus Solossa Maskun Moses Nathanael Muannif Ridwan Muhammad Fauzan, Muhammad Fauzan Nur Asmarani Nur Asmarani, Nur Nurini Aprilianda Onesimus Sahuleka Onesimus Sahuleka Pelupessy, Berd Elkiopas Pelupessy, Sella Petrix Pondayar, Yustus pondayar, yustus Puspitasari, Dessy Rahelia, Rahelia Raspan Hamdi Reba, William H. Reumy, Ludia Jemima I.R. Ringgi, Deppa Rongalaha, Johan Sahlan Sahril, Iran Sahuleka, Onesimus Samosir , Rendra Christian Samosir, Rendra Christian Sepna Fanny Silawati Silvester Magnus Loogman Palit Simanjuntak, Ayub Jose Luhut Parulian Sobardo Hamonangan Solossa, Marthinus Sudirman Sudirman Supriyanto Hadi Supriyanto Hadi Supriyanto Hadi, Supriyanto Susi Irianti, Y.D.W Susi Susilawati Tanati, Daniel Tanggahma, Biloka Tom Alfa Samuel Reumi Usman Jayadi V. H. Baransano, Karel Victor Th Manengkey Victor Th. Manengkey Wahyudi Umar Wulandari S, Lestari Yafeth Bano Yayan Sopyan Yeti Kurniati Yusak Elisa Reba Yustus Pondayar