Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

WAGAS ANEMIA: Inovasi Berbasis Komunitas & Teknologi untuk Remaja Putri Bebas Anemia di Desa Sungai Durait Hulu: WAGAS ANEMIA: Community-Based Innovation & Technology for Anemia-Free Adolescent Girls in Sungai Durait Hulu Village Putri, Andini Octaviana; Erlyani, Neka; Wulandari, Anggun; Rahman, Fauzie; Laily, Nur; Anggraini, Lia; Hadiannor, Hadiannor; Agusetiawan, Muhammad Andrian; Navijay, Ahmad; Billa, Lisa Salsa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1021

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat menurunkan fungsi kognitif, produktivitas, serta meningkatkan risiko komplikasi reproduksi. Remaja putri rentan terhadap anemia akibat kehilangan zat besi selama menstruasi dan rendahnya pengetahuan tentang pentingnya zat besi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program WAGAS ANEMIA, inovasi berbasis komunitas dan teknologi, dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri di Desa Sungai Durait Hulu, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan adalah program pengabdian masyarakat dengan pendekatan interaktif meliputi penyuluhan, video edukasi, diskusi kelompok, serta pendampingan sebaya (peer educator) untuk mendampingi konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Sebanyak 49 remaja putri mengikuti kegiatan ini. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dan dianalisis dengan uji Wilcoxon serta korelasi Spearman untuk variabel demografis usia dan pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan, dari 65,3% menjadi 93,9% kategori baik, dengan nilai Z = -3,455 dan p = 0,001 (p < 0,05). Analisis korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara perubahan pengetahuan dengan usia (ρ = -0,043; p = 0,768) maupun pendidikan (ρ = -0,055; p = 0,701). Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas penyuluhan lebih ditentukan oleh kualitas materi, metode penyampaian, dan keterlibatan peserta daripada faktor demografis. Program WAGAS ANEMIA efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Strategi edukatif berbasis komunitas dan teknologi, disertai peer educator dan monitoring, menjadi pendekatan yang dapat direplikasi untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri di wilayah pedesaan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Gizi, PHBS, dan Pemanfaatan Rempah Lokal di Desa Rantau Bujur Wulandari, Anggun; Erlyani, Neka; Zwagery, Rika Vira; Rahman, Fauzie; Laily, Nur; Anggraini, Lia; Putri, Aura Salsabila Yunizar; Arifin, Muhammad; Wibowo, Yoga Putra; Navijay, Ahmad; Billa, Lisa Salsa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1028

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan pendekatan multi-intervensi, termasuk edukasi gizi, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pemanfaatan pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita melalui edukasi gizi dan PHBS, demonstrasi memasak Soto Banjar berbasis rempah lokal, serta pembentukan Pokja sebagai upaya keberlanjutan program. Kegiatan melibatkan 32 ibu yang memiliki balita stunting dan berisiko stunting. Desain menggunakan one group pre-test and post-test dengan instrumen berisi 10 pertanyaan yang mencakup aspek stunting dan PHBS. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Spearman’s rho. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 93,8% menjadi 96,9% (p=0,002) dengan hubungan signifikan antara usia dan peningkatan pengetahuan (p=0,041), sedangkan pendidikan tidak berhubungan signifikan (p=0,311). Temuan kualitatif menunjukkan seluruh peserta aktif mengikuti demonstrasi masak dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat gizi rempah lokal dan praktik PHBS seperti cuci tangan dan sanitasi. Pembentukan Pokja Kampung Rempah Bebas Stunting memperkuat keberlanjutan program melalui pendampingan kader dan pemantauan praktik keluarga. Intervensi ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi dan PHBS serta mengoptimalkan pemanfaatan rempah lokal sebagai menu bergizi, meskipun peningkatan pengetahuan kuantitatif dipengaruhi oleh ceiling effect. Dukungan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku berjalan konsisten.
The Relationship Between Immunization, Health Insurance, Family Support, and Health Workers with Stunting Incidence Fauzie Rahman; Anggun Wulandari; Nur Laily; Muhammad Ali Faisal; Rizqi Rifani; Intan Yustikasari; Andini Octaviana Putri; Lia Anggraini; Muhamad Azmiyannoor; Muhammad Zainal Khadafi; Ahmad Navijay
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v5i1.985

Abstract

Stunting remains a critical public health concern in Indonesia, with the Banjar Regency—specifically the Aluh-Aluh Public Health Center working area—reporting a persistently high prevalence. Beyond direct nutritional factors, stunting is influenced by underlying determinants such as access to health services and the quality of household caregiving. This study aimed to analyze the associations between immunization status, health insurance ownership, family support, and health worker support with the incidence of stunting among children under five. Methods: A quantitative case-control study was conducted involving 144 children (72 stunted cases and 72 non-stunted controls). Participants were selected through a two-stage sampling process: purposive selection of high-risk villages followed by random selection of eligible children, matched by sex. Data were collected via structured questionnaires and secondary anthropometric data from the e-PPGBM system. Statistical analysis was performed using univariate and bivariate chi-square tests to determine odds ratios (OR) and 95% confidence intervals (CI). The findings indicated no significant associations between stunting and immunization status (p = 1.000), health insurance ownership (p = 0.717), or health worker support (p = 0.074). However, family support was significantly associated with stunting incidence (p = 0.040). Children receiving poor family support had 2.385 times higher odds of being stunted compared to those receiving good support (OR = 2.385; 95% CI = 1.026–5.545). While access to health services is an important framework, household-level caregiving practices—manifested through family support—play a decisive role in stunting prevention in this setting
Co-Authors Abbas, Dirvi Surya ACENG RUYANI Adila, Nor Azizah Agus Muhammad Ridwan Agusetiawan, Muhammad Andrian Ahmad Navijay Alwiz Nazir Andini Octaviana Putri Andini Octaviana Putri, Andini Octaviana Anggraini, Irika Devi Anggun Wulandari Anggun Wulandari Anggun Wulandari Anik Suwarni Arik Prasetya Atikah Rahayu Ayu Riana Sari Azmiyannoor, Muhammad Billa, Lisa Salsa Cahyani, Sulis Enda Kartika Sari, Enda Kartika Endang Siti Astuti Fadhilla Syafria Farid Ilham Muddin Fauzie Rahman Fauzie Rahman Filsahani, Nuraida Keisya Firani, Dewi Fradana, Farrel Hansa Gusti, Widia Hadiannor, Hadiannor Henny Johan Hutari, Andri Idris Yani Pamungkas Intan Yustikasari Islah, Anida Jannah, Alya Miftahul Jasmi Jasmi Johan , Henny M Anshori Rahman Marno, Septhian Mayub, Afrizal Meilani, Elma Minasari, Minasari Moh Khoirul Anam Mohammad Bakhriansyah Muddin, Farid Ilham Muhamad Azmiyannoor Muhammad Ali Faisal Muhammad Arifin Muhammad Azmiyannoor Muhammad Zainal Khadafi Navijay, Ahmad Neka Erlyani Nita Pujianti Noni Noviana Novita, Nesi Nur Laily Nur Laily Nur Laily Nuryasari, Fazhar Paramitha N, Destin Ayu Parida Rahmi Pazli, Pazli Podojoyo, Podojoyo Pradipta , Andika Prasetio, Diki Bima Putrawansyah, M. Putri, Aura Salsabila Yunizar Rahma, Amelia Rahman, M. Anshori Rahmi, Parida Raisya, Raisya Riana Sari, Ayu Ridhani, Gusti Al Azmi Akhmad Ridwan, Agus Muhammad Rizqi Rifani RR. Ella Evrita Hestiandari Saatirah, Farras Sari A, Ayu Riana Sari, Ayu Riana Sartika, Rita Seambaga, Alvian Aditya Shafarina, Helmaria Suhendra Suhendra Suwanto Sanjaya Syamsul Arifin Undang Rosidin Vina Yulia Anhar Viyanti - Wardana, Rendy Wikrama Wibowo, Yoga Putra Zwagery, Rika Vira