Ida Bagus Komang Ardana
Laboratorium Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Univesitas Udayana, Jl. Raya Sesetan, Gg. Markisa No. 6. Denpasar Bali

Published : 51 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberian Tambahan Tepung Belatung atau Maggot Lalat Hermetia illucens Dalam Pakan Broiler Meningkatkan Aspartate Aminotransferase dan Menurunkan Alanine Aminotransferase Qutrotu'ain, Salsabila; Ardana, Ida Bagus Komang; Siswanto, Siswanto
Indonesia Medicus Veterinus Vol 11 (1) 2022
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2022.11.1.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung maggot BSF terhadap AST dan ALT broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 24 ekor ayam pedaging (broiler) jantan, dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah (P0) 100% pakan komersial, (P1) pakan komersial ditambahkan 1% tepung belatung/maggot BSF, (P2) pakan komersial ditambahkan 2% tepung belatung/maggot BSF, dan (P3) pakan komersial ditambahkan 3% tepung belatung/maggot BSF. Pengambilan sampel darah melalui vena brachialis. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan uji sidik Ragam. Pada penelitian ini nilai AST P0, P1, P2 dan P3 masing-masing adalah 249,17 U/L; 341,17 U/L; 307,83 U/L; 340,17 U/L. Sedangkan nilai ALT P0, P1, P2 dan P3 masing-masing adalah 70,83 U/L; 46,17 U/L; 43,67 U/L; 44,33 U/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung maggot BSF berpengaruh secara signifikan terhadap AST dan ALT broiler. Kesimpulan yang diperoleh yaitu pemberian tepung maggot BSF dapat meningkatkan kadar AST dan menurunkan kadar ALT namun masih dalam kadar yang normal.
Total Leukosit dan Diferensial Leukosit Ayam Pedaging yang diberi Tepung Belatung sebagai Pakan Tambahan Ransum Lubis, Barata Sultan; Ardana, Ida Bagus Komang; Siswanto, Siswanto
Indonesia Medicus Veterinus Vol 10 (6) 2021
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2021.10.6.877

Abstract

Tepung belatung Hermetia illucens memiliki kandungan protein 37,31% dan lemak 39,05%, sehingga dapat digunakan sebagai pakan tambahan dalam ransum. Sebagai bahan yang kaya dengan protein dan lemak, belatung black soldier fly (BSF) baik pula hubungannya dengan pembentukan sel darah putih (leukosit). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total leukosit dan diferensial leukosit ayam pedaging yang diberi tepung belatung sebagai pakan tambahan dalam ransum. Sebanyak 24 ekor ayam pedaging jantan digunakan dalam penelitian ini. Ayam pedaging dikelompokkan menjadi empat sesuai dengan perlakuan: perlakuan P0 (kontrol), perlakuan P1 (1% dari pakan komersial), perlakuan P2 (2% dari pakan komersial), dan perlakuan P3 (3% dari pakan komersial). Perlakuan diberikan mulai hari ke-14 sampai hari ke-35. Sampel darah diambil dari vena pectoralis sebanyak 3 mL pada hari ke-36. Jumlah leukosit dan diferensial leukosit dihitung menggunakan auto hematology analyzer. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam satu arah. Hasil penelitian menunjukkan total leukosit 81,92-97,98×103/µL, persentase heterofil 28,50-37,50%, persentase eosinofil 0%, persentase basofil 0%, persentase limfosit 51,67-64,17%, dan persentase monosit 7,33-10,83%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung belatung ke dalam pakan komersial meningkatkan total leukosit, persentase limfosit, dan menekan persentase heterofil ayam pedaging.
Total Eritrosit, Kadar Hemoglobin, dan Nilai Packed Cell Volume Broiler Setelah Penambahan Acidifier Asam Organik dan Anorganik dalam Pakan Sidabutar, Febyana; Ardana, Ida Bagus Komang; Suada, I Ketut
Indonesia Medicus Veterinus Vol 11 (2) 2022
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2022.11.2.187

Abstract

Penggunaan asam organik sebagai pengganti antibiotik sangat efektif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efek pemberian kombinasi asam organik dan anorganik terhadap total eritrosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit broiler. Perlakuan yang diberikan adalah P0 adalah broiler yang mendapat pakan tanpa kombinasi asam organik dan anorganik, P1 adalah broiler yang diberi pakan ditambah asam organik dan anorganik 1 g/kg pakan, P2 adalah broiler yang diberi pakan ditambah asam organik dan anorganik 2 g/kg pakan dan P3 adalah broiler yang diberi pakan ditambah asam organik dan anorganik 3 g/kg pakan. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan hematology analyser, pemeriksaan sampel dilakukan di Balai Besar Veteriner Denpasar. Sampel yang digunakan adalah sampel darah dari 24 ekor broiler yang diberi perlakuan berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji sidik ragam. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa penambahan kombinasi asam organik dan anorganik asam organik dan anorganik tidak berpengaruh nyata terhadap total eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai packed cell volume atau hematokrit (P>0,05). Dapat disimpulkan bahwa pemberian asam organik dan anorganik tidak memengaruhi (mempertahankan) total eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai packed cell volume broiler. Dapat disimpulkan bahwa pemberian tidak memengaruhi (mempertahankan) total eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai packed cell volume broiler.
PELAYANAN KESEHATAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT TERNAK SAPI BALI DALAM MENDUKUNG PROGRAM SWASEMBADA DAGING SAPI DI DESA BURUAN BLAHBATUH GIANYAR A.A. G. O. Dharmayudha; Made Suma Anthara; I M. Sukada; I B. Komang Ardana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.042 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i01.p19

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar ini pada intinya bertujuan untuk menekan angka kerugian ekonomi yang disebabkan oleh masalah kesehatan sapi bali. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dalam bentuk pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah berupa pemberian vitamin, obat cacing terhadap ternak yang sehat dan melakukan pengobatan terhadap ternak yang sakit, serta diskusi dengan peternak dalam hal ini manjemen pemeliharaan ternak (khususnya sapi bali), serta masalah lainnya seperti penyakit yang umum pada sapi bali dan masalah reproduksi sapi bali. Hasil yang didapat yaitu 22 ekor sapi (20 betina, 2 jantan). Diharapkan melalui pengabdian ini, pada ternak sapi yang sakit akan terjadi peningkatan kesehatan sapi dan menekan angka kejadian penyakit, serta meningkatkan produksi dan kualitas daging sapi secara optimal sehingga program pemerintah yaitu swasembada daging sapi dapat terus terlaksana. Kata kunci : obat cacing, sapi bali, vitamin.
SOSIALISASI PENYAKIT RABIES PADA SISWA SLTA DI DESA BEBANDEM KARANGASEM Dharmawan. N. S.; I M. Damriyasa; I. B. K. Ardana; A. A. S. Kendran; K. K. Agustina
Buletin Udayana Mengabdi Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.682 KB)

Abstract

This Community Service was conducted on October 23rd. 2010 in Bebandem village, Karangasem regency in the form of socialization of rabies on senior high school students. The aim of this program was to give knowledge, clinical symptoms, transmission, and prevention of the rabies diseases. There were 50 participants who came from representatives of each class. Twenty-eight (56%) participants reported that at their house, they have dogs and cats, mostly (50%) have not been vaccinated. The activity runs smoothly and as planned. Socialization of rabies diseases has improved the understanding of all participants. At the end of the event, most of them (90%) reported that they were satisfied and there are 48 (96%) participants are interested in becoming a volunteer to join to inform rabies to other school children.
The Role of Cowmilk’s Colostrum as the Source of Passive Immunity and Growth Factor for Improving the Haematological Status and Titre of Antibody against Hog Cholera in Pre-Weaning Piglets Ida Bagus Komang Ardana
Journal of Global Pharma Technology Volume 11 Issue 08 (2019) Aug. 2019
Publisher : Journal of Global Pharma Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: pre-weaning piglets often suffer from anemia, and infected with the bacteria so as growth slows even death. Aim: The purpose of this study was to determine the effect of cow colostrum administration on hematology profile and anti-body titers as an immunomodulatory effect to prevent germ infection. Methods: Seventy two piglets were divided in 4 groups in this research. Group who were not given bovine colostrum as a control, group who were given cow colostrum dose of 3 ml per animal, groups of piglet given bovine colostrum dose of 6 ml per animal, and a group of bovine colostrum piglet given a dose of 9 ml per animal. At the age of 7 days vaccinated against Hog Cholera and repeated at 14 days. Besides, at the period of 20 days all the piglets to have blood drawn and then accommodated in a vacuum tube which already contains anticoagulant (EDTA) for examination hematological profile is checked with Automated Manual VET ABC Blood Counter, made in Germany. Finally at the age of 30 days all piglet blood drawn and then accommodated in the tube for examination Hog Cholera antibody titer by ELISA. The data were analyzed with statistical test. Result: The results showed bovine colostrum supplementation at a dose of 1-5 days of age piglet 3-9 ml/piglet can raise the profile hematology and Hog cholera antibody titer. Conclusion: Addition of cowmilk’s colostrum in pre-weaning for the first five days of life could improve both the hematological profile and immunomodulatory set.Keywords: Piglet, Bovine colostrum, Hematology.
The Vermicidal Effectivity of Wudani Leaf Extract (Quisqualis indica Linn) in Treating Infection caused by Gastrointestinal Worms in Cattle Ida Bagus Komang Ardana; Made Suma Anthara; Dan Anak Agung Gde Oka Dharmayudha; DK Harya Putra
Journal of Global Pharma Technology .
Publisher : Journal of Global Pharma Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present study was aimed to study whether application of 100% extract of wudani leaf (Quisqualis indica Linn) was able to kill gastrointestinal worms Strongylus Sp. (vermicidal effect). In order to make comparation with commercial drug commonly used, one group was treated with Rheindazol (100 ml of Rheindazol contain 10 gram of albendazol) at a single dose of 10 mg/kg of body weight (BW). The other 3 groups were subjected to a single treatment with 100% wudani leaf extract at 10 mg, 15 mg, and 20 mg/kg of BW, respectively. Assessment on its vermicidal effect was carried out by conducting fecal egg count reduction (FECR). The results showed that the vermicidal property of 100% wudani leaf extract given at 10mg/kg BW was 100% and this was significantly (P < 0.01) higher than that of dose of 15 kg/kg BW (92.4%), 20 mg/kg BW (96%) and even compared to that of albendazol treatment (96%). Thus, from the present in vivo study, it can be concluded that 100% wudani leaf extract due to its vermicidal property can be effectively used to cure gastrointestinal worm infection and, therefore, can be subsequently applied to overcome worm infection in cattle. Keywords: Gastrointestinal worm, Wudani leaf extract, Vermicidal property.
PERAN OVISIDAL HERBAL SERBUK BIJI PEPAYA MATANG DAN ALBENDAZOL TERHADAP DAYA BEREMBRIO TELUR CACING Ascaris suum SECARA IN VIVO Ida Bagus Komang Ardana; I Made Bakta; I Made Damriyasa
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 6, No 1 (2012): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.967 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v6i1.353

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pemberian herbal serbuk biji pepaya matang secara oral pada babi ascariasis terhadap daya berembrio telur cacing pada tinja dan pada uterus cacing yang keluar dari babi yang diobati tersebut. Pada percobaan ini sebanyak 24 ekor babi Landrace betina dengan bobot badan ± 10-15 kg, umur ± 15 minggu yang terinfeksi cacing Ascaris suum (A. suum) secara alami, dengan egg per gram (EPG) berkisar 250-2500 butir. Babi tersebut dibagi menjadi empat kelompok perlakuan (P0, P1, P2, dan P3) masing-masing terdiri dari 6 ekor. Kelompok P1 dan kelompok P2 mendapat perlakuan dengan herbal serbuk biji pepaya matang per oral dengan dosis masing-masing 1 dan 3 g/kg bobot badan (P2) selama 3 hari berturut-turut. Kelompok P3 mendapat perlakuan dengan albendazol dosis 0,5 mg/kg bobot badan (Zodalben 0,04 ml/kg bobot badan) sedangkan kelompok P0 bertindak sebagai kontrol tanpa pengobatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan dengan herbal serbuk biji pepaya matang pada babi ascariasis ternyata mampu menurunkan daya berembrio telur cacing dalam tinja babi dan dalam uterus cacing secara efektif sehingga dapat digunakan untuk pengendalian askariasis pada babi.
PERAN OVISIDAL HERBAL SERBUK BIJI PEPAYA MATANG DAN ALBENDAZOL TERHADAP DAYA BEREMBRIO TELUR CACING Ascaris suum SECARA IN VIVO Ardana, Ida Bagus Komang; Bakta, I Made; Damriyasa, I Made
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 6, No 1 (2012): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v6i1.353

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pemberian herbal serbuk biji pepaya matang secara oral pada babi ascariasis terhadap dayaberembrio telur cacing pada tinja dan pada uterus cacing yang keluar dari babi yang diobati tersebut. Pada percobaan ini sebanyak 24 ekor babi Landrace betina dengan bobot badan 10-15 kg, umur 15 minggu yang terinfeksi cacing Ascaris suum (A. suum) secara alami, dengan egg per gram (EPG) berkisar 250-2500 butir. Babi tersebut dibagi menjadi empat kelompok perlakuan (P0, P1, P2, dan P3) masing-masing terdiri dari 6 ekor. Kelompok P1 dan kelompok P2 mendapat perlakuan dengan herbal serbuk biji pepaya matang per oral dengan dosis masing-masing 1 dan 3 g/kg bobot badan (P2) selama 3 hari berturut-turut. Kelompok P3 mendapat perlakuan dengan albendazol dosis 0,5 mg/kg bobot badan (Zodalben 0,04 ml/kg bobot badan) sedangkan kelompok P0 bertindak sebagai kontrol tanpa pengobatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan dengan herbal serbuk biji pepaya matang pada babi ascariasis ternyata mampu menurunkan daya berembrio telur cacing dalam tinja babi dan dalam uterus cacing secara efektif sehingga dapat digunakan untuk pengendalian askariasis pada babi.
PERCENTAGE OF ELIGIBILITY OF BALI CATTLE LIVER (BOS SONDAICUS) DURING THE 2025 EID AL-ADHA THROUGH POSTMORTEM EXAMINATION IN DANGIN PURI KELOD VILLAGE, DENPASAR CITY Irmawan, Adi; Mufa, Romy Muhammad Dary; Ardana, Ida Bagus Komang
Buletin Veteriner Udayana Bul. Vet. Udayana. February 2026 Vol. 18 No. 1
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/bulvet.2026.v18.i01.p23

Abstract

The celebration of Eid al-Adha as sacrificial worship is closely related to aspects of animal health and the safety of animal-derived food, as its implementation requires compliance with animal health and welfare principles, as well as assurance of meat suitability for public consumption. The increasing number of sacrificial animals each year necessitates greater attention to animal health to ensure food safety for the community. The liver of Bali cattle (Bos sondaicus) is an important indicator of the overall health of the body. This study aimed to determine the percentage of suitability of Bali cattle livers from sacrificial animals during Eid al-Adha through postmortem examination in Dangin Puri Kelod Village, East Denpasar District, Denpasar City, Indonesia. The study employed an observational method with a cross-sectional study design, involving 28 Bali cattle liver samples (total sampling). Examinations were conducted using inspection, palpation, and incision methods, with assessment parameters including color, shape, consistency, odor, and lesions. The results showed that 27 samples (96%) were normal and suitable for consumption, while one sample (4%) was abnormal and deemed unfit for consumption. These findings indicate that the majority of sacrificial Bali cattle livers in Dangin Puri Kelod Village met the ASUH standards (Safe, Healthy, Wholesome, and Halal). Continuous post-mortem examinations are necessary to ensure food safety and protect public health.
Co-Authors . Suriansyah Achoiro Wati Rasid Adiari, Komang Sri Akbar, Saiful Anak Agung Ayu Mirah Adi Anak Agung Gde Oka Darmayudha Anak Agung Gde Oka Dharmayudha Anak Agung Ngurah Subawa Anak Agung Sagung Kendran Andi Azhary Azmy, Andi Azhary Anjuman Zukhri Apsari, Ni Wayan Diah Aryitahlia, Ninis Astawa, I Ketut Astuti, Komang Regi Kusuma Astuti, Komang Tri Cahyanti, Putu Yunika Damara, Doni Djara, Devita Vanessa Sukmawati Domingas Pereira Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd . DWI SURYANTO Gede Ari Krisna Gunawan, I Wayan Nico Fajar Gusti Ayu Yuniati Kencana Handayani, Ida Ayu Lidya HILDA PRASETYO I Dewa Ketut Harya Putra I Gede Gilang Ikra Raditya I Gede Made Sunu Satwika Nur Agung I Gede Soma I Gusti Agung Gede Putra Pemayun I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Gusti Ngurah Sudisma I Ketut Berata I Ketut Suada I Made Bakta I Made Damriyasa I Made Dwinata I Made Kerta Pratama I Made Merdana I Made Sukada I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Suarsana I Nyoman Suartha I Nyoman Sulabda I Putu Cahyadi Putra, I Putu Cahyadi I Putu Sampurna I Wayan Masa Tenaya, I Wayan Masa I Wayan Sudira Ida Ayu Pasti Apsari Ida Bagus Dimas Kusumadarma Ida Bagus Kade Suardana Ida Bagus Oka Winaya Irmawan, Adi Ita Octarina Purba Iwan Harjono Utama Jamhari Jamhari Jayanata, I Made Jayantara, I Kadek Eka K. K. Agustina Kadek Karang Agustina Ketut Budiasa Ketut ELI Supartika KETUT SUADA Ketut Tono Pasek Gelgel Kiki Lulu Maduma Simanungkalit Kusamadarma, Ida Bagus Agung Dimas Lubis, Barata Sultan Luh Dewi Anggreni Luh Made Sudimartini LULUK WULANDARI Made Damriyasa, Made MADE KOTA BUDIASA Made Suma Anthara Made Suma Anthara Mahendra, I Putu Gede Marshanindya, Andra Meidianthi, Kadek Putri Mufa, Romy Muhammad Dary Muhammad Ainun Najib Ni Ketut Suwiti Ni Luh Eka Setiasih Ni Luh Kartini Ni Made Dwi Adnyana Pertiwi NUR KOMALASARI Nyoman Suartha Pio, Paulus Oktavianus Pradnyani, Gusti Ayu Putu Indira PRATIWI DEVI GM Pratiwi, Ni Made Diah Kusuma Putu Diah Puspa Adhi Putu Suastika Qutrotu'ain, Salsabila Robby Deddy Septianto Roby Rohmandhani Rosni Lumban Gaol S Siswanto Santoso, Sri Wahyuningsih Heri SARI PUTRIANI Septiyan, Fayyadh Syafiq Sidabutar, Febyana Sri Kayati Widyastuti Sri Rezeki Tampubolon Suharsono, Hamong Sukada, Made Sunusi, Sulham TRI KOMALA SARI Tyas Pandieka Yoga Wibawa, I Gede Pratama Candra WIDHI YANUNGRAH Widihantoro Gunawan Putra Wirata, Ketut Yoga Pratama Nuradi Yustika, I Made Aris