Ida Bagus Komang Ardana
Laboratorium Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Univesitas Udayana, Jl. Raya Sesetan, Gg. Markisa No. 6. Denpasar Bali

Published : 68 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Kombinasi Tylosin dan Enrofloxacin dalam Ransum terhadap Total Leukosit dan Diferensial Leukosit Babi Landrace Pascasapih Meidianthi, Kadek Putri; Ardana, Ida Bagus Komang; Budiasa, Ketut
Indonesia Medicus Veterinus Vol 7 (5) 2018
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.938 KB) | DOI: 10.19087/imv.2018.7.5.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tylosin dan enrofloxacin pada ransum terhadap total dan diferensial leukosit babi Landrace pascasapih umur 35-42 hari. Sampel yang digunakan adalah darah dari 24 ekor babi Landrace pascasapih. Perlakuan yang diberikan terdiri dari 4 kelompok, yakni babi yang diberi ransum tanpa kombinasi tylosin dan enrofloxacin (P0) dan babi yang mendapat ransum dengan kombinasi tylosin dan enrofloxacin masing-masing 1000 ppm (P1), 2000 ppm (P2), dan 4000 ppm (P3). Pemberian perlakuan diberikan selama satu kali dalam sehari selama 7 hari. Hasil penelitian yang didapat berurutan dari P0, P1, P2, P3, jumlah rerata total leukosit (103/µl) sebesar (25,40; 26,54; 28,47; 29,40), rerata diferensial leukosit (103/µl) neutrofil (8,04; 9,11; 10,76; 12,65), eosinofil (1,02; 1,55; 1,88; 2,09), basofil (0,19; 0,28; 0,35; 0,39), limfosit (9,68; 10,68; 12,34; 13,59) dan monosit (1,02; 1,24; 2,00; 2,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi tylosin dan enrofloxacin pada ransum meningkatkan total dan diferensial leukosit babi Landrace pascasapih, namun peningkatan yang ditunjukkan tidak melebihi dari rentang nilai normal.
Pemberian Tylosin Tartrate dan Fosfomycin Sodium dalam Air Minum Meningkatkan Jumlah Eosinofil dan Basofil Ayam Broiler Astawa, I Ketut; Ardana, Ida Bagus Komang; Kendran, Anak Agung Sagung
Indonesia Medicus Veterinus Vol 9 (1) 2020
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.752 KB) | DOI: 10.19087/imv.2020.9.1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi antibiotik tylosin tartrate dan fosfomycin sodium yang dicampur dengan air minum terhadap total leukosit dan diferensial leukosit broiler. Penelitian ini menggunakan 24 ekor ayam pedaging/broiler jantan umur 17 hari yang dibagi atas empat perlakuan yaitu diberi kombinasi tylosin tartrate dan fosfomycin sodium 1 g/L air minum (P1), diberi 2 g/L air minum (P2), diberi 3 g/L air minum (P3) dan tanpa diberi tylosin tartrate dan fosfomycin sodium (P0). Perlakuan dilakukan pada ayam broiler umur 17-20 hari dan sampel darah diambil pada umur 21 hari.Darah yang diperoleh ditampung dalam tabung yang berisi antikoagulan ethylene diamine tetra acid (EDTA). Total leukosit dan diferensial leukosit dihitung menggunakan alat uji otomatis (Automatic Blood Counter). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total leukosit kelompok P0(44,74± 11,49 x 103 µl) dan P1(46,77± 6,89 x 103 µl) lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok P3(35,34± 2,41 x 103 µl), diferensial leukosit menunjukkan bahwa penambahan kombinasi antibiotik tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah heterofil, limfosit, dan monosit. Akan tetapi berpengaruh nyata meningkatkan jumlah eosinofil dan basofil. Pemberian kombinasi antibiotik tylosin tartrate dan fosfomycin sodiumyang dicampur dengan air minum dapat meningkatkan jumlah eosinofil dan basofil pada ayam broiler.
Pemberian 10% Susu Afkir dalam Pakan Dapat Menurunkan Pertambahan Bobot Badan, dan Meningkatkan Feed Convertion Ratio Anak Babi Wibawa, I Gede Pratama Candra; Ardana, Ida Bagus Komang; Sampurna, I Putu
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (6) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.458 KB)

Abstract

Babi merupakan salah satu ternak yang sangat penting dalam penyediaan protein hewani bagi masyarakat non muslim Indonesia. Peternak babi kerap memberikan susu afkir sebagi feed supplement untuk meningkatkan pertumbuhan ternak. Susu afkir yaitu susu sapi dalam kemasan yang telah ditolak/reject namun, kondisi fisik dan nutrisi susu afkir masih baik dan sering digunakan peternak babi untuk menekan biaya produksi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu afkir pada konsentrasi 5% dan 10% dalam campuran pakan babi terhadap konsumsi pakan pertambahan bobot badan dan nilai Feed Convertion Ratio (FCR) pada anak babi persilangan/crossbreed jantan lepas sapih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Legkap (RAL) terdiri dari tiga perlakuan dan sembiang ulangan, dengan total 27 ekor anak babi yang diberi pakan standar (CP-550) dikombinasikan dengan susu afkir 5% (P1), dan kelompok ternak babi yang diberi pakan standar (CP-550) dikombinasikan dengan susu afkir 10% (P2). Data hasil pemeriksaan dianalisis menggunakan uji sidik ragam. Pengaruh antar perlakuan dapat dilihat dan dilanjutkan dengan ujii jarak berganda Duncan. Pemberian susu afkir dengan konsentrasi 5% maupun 10% dalam pakan dapat meningkatkan jumlah konsumsi pakan secara nyata pada anak babi crossbreed jantan lepas sapih. Pemberian susu afkir dengan konsentrasi 5% dalam pakan tidak mempengaruhi pertambahan berat badan dan nilai FCR secara nyata akan tetapi bila ditingkatkan 10% dapat menurunkan pertambahan besar badan dan memperbesar nilai FCR anak babi crossbreed jantan lepas sapih.
Perubahan Patologik Sekum Ayam Pedaging (Gallus gallus) yang Terinfeksi Koksidiosis di Kabupaten Tabanan, Bali Djara, Devita Vanessa Sukmawati; Ardana, Ida Bagus Komang; Winaya, Ida Bagus Oka
Indonesia Medicus Veterinus Vol 9 (2) 2020
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.472 KB) | DOI: 10.19087/imv.2020.9.2.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan patologik pada sekum ayam pedaging (Gallus gallus) yang terinfeksi koksidiosis di Kabupaten Tabanan, Bali. Ayam yang digunakan sebagai penelitian adalah ayam broiler berumur 23 hari berjenis kelamin jantan dan betina secara acak. Sebanyak 30 sampel sekum ayam pedaging yang terinfeksi koksidiosis diperiksa secara patologi anatomi dan histopatologi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Patologi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana dengan metode penelitian observasi. Hasil penelitian didapatkan secara patologi anatomi berupa pembengkakan dan perdarahan mukosa sekum, sedangkan secara histopatologi berupa infiltrasi makrofag, ookista, mikrogametosit, makrogametosit, nekrosis, peradangan dan perdarahan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada peternak untuk memperbaiki manajemen sistem pemeliharaan ayam pedaging.
Prevalensi Colibacillosis pada Broiler yang diberi Pakan Tanpa Antibiotic Growth Promoters Santoso, Sri Wahyuningsih Heri; Ardana, Ida Bagus Komang; Gelgel, Ketut Tono Pasek
Indonesia Medicus Veterinus Vol 9 (2) 2020
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.76 KB) | DOI: 10.19087/imv.2020.9.2.197

Abstract

Ayam pedaging (broiler) merupakan jenis ternak yang banyak dikembangkan sebagai sumber pemenuhan kebutuhan protein hewani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi colibacillosis pada ayam broiler yang diberi pakan tanpa Antibiotic Growth Promoters (AGP), dan mengetahui angka morbiditas dan mortalitas penyakit colibacillosis pada ayam broiler yang umur di bawah tiga minggu dan di atas tiga minggu. Penelitian ini dilakukan pada salah satu peternakan di Banjar Baleagung, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan- Bali. Sebanyak 30 sampel ayam broiler sakit digunakan, ayam sampel menunjukkan gejala klinis sesak nafas atau gangguan pernafasan, adanya distensi usus, dan feses yang berwarna putih. Ayam terduga penderita colibacillosis tersebut selanjutnya di-nekropsi, organ yang diambil adalah jantung, hati dan paru. Kemudian bakteri diisolasi pada media eosin methylene blue agar (EMBA), koloni yang tumbuh berwarna hijau metalik yang menandakan adanya bakteri E.coli. Selanjutnya dilakukan pewarnaan Gram. Hasil pewarnaan Gram menunjukkan bakteri yang tumbuh adalah bakteri Gram negatif, berbentuk batang pendek. Hasil penelitian menunjukan prevalensi infeksi colibacillosios pada broiler di lokasi peternakan di tempat penelitian dilakukan adalah 5%. dengan morbiditas sebesar 5 %, mortalitas 1,25 % dan case fatality rate 33,3%. Infeksi colibacillosis 100% terjadi pada umur dibawah tiga minggu, sedangkan infeksi colibacillosis 60% terjadi pada umur diatas tiga minggu. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan bahwa colibacillosis pada broiler umur di bawah dan di atas tiga minggu kejadiannya berbeda secara nyata.
Pemberian Susu Afkir dalam Pakan terhadap Total dan Diferensial Leukosit pada Anak Babi Crossbreed Jantan Lepas Sapih Septiyan, Fayyadh Syafiq; Ardana, Ida Bagus Komang; Kendran, Anak Agung Sagung
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (6) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.808 KB)

Abstract

Ternak babi merupakan salah satu komoditi yang mempunyai peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani bagi masyarakat. Pemanfaatan susu afkir merupakan salah satu alternatif untuk menekan biaya pakan pada ternak babi. Susu afkir yaitu susu sapi dalam kemasan yang ditolak oleh pabrik dengan kondisi fisik dan nutrisi yang masih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu afkir pada konsentrasi 5% dan 10% dalam campuran pakan terhadap total dan diferensial leukosit anak babi crossbreed jantan lepas sapih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 9 ulangan, dengan total 27 sampel darah dari 27 babi. Kelompok ternak babi sebagai kontrol yang diberi pakan standar (CP-550) (P0), kelompok ternak babi yang diberi pakan standar (CP-550) dikombinasikan dengan susu afkir 5% (P1), dan kelompok ternak babi yang diberi pakan standar (CP-550) dikombinasikan dengan susu afkir 10% (P2). Data hasil pemeriksaan dianalisis menggunakan uji sidik ragam atau Two Way Analysise of Variance (ANOVA). Untuk melihat pengaruh antar perlakuan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil hari ke-15 dan ke-30 perlakuan menunjukan bahwa pemberian susu afkir berpengaruh sangat nyata terhadap total leukosit dan tidak berpengaruh nyata terhadap diferensial leukosit. Pemberian susu afkir dengan konsentrasi 5% dalam pakan dapat meningkatkan jumlah leukosit secara nyata dan tidak berpengaruh nyata terhadap diferensial leukosit anak babi crossbreed jantan lepas sapih. Pemberian susu afkir dengan konsentrasi 10% tidak berpengaruh nyata terhadap total leukosit dan diferensial leukosit anak babi croosbreed jantan lepas sapih.
PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN PATUNG PADA UD. TAKSU BALI DIDESA PANJI PERIODE TAHUN 2012 - 2014 ., Ida Bagus Komang Ary Wardana; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.; ., Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.6404

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Promosi yang dilakukan UD Taksu Bali dalam upaya meningkatkan volume penjualan, dan (2) pengaruh Biaya Promosi terhadap Volume Penjualan. Subjek penelitian adalah UD.Taksu Bali dan obyeknya adalah Biaya Promosi dan Volume Penjualan. Jenis data adalah data kualitatif dan kuantitatif desain kausal. Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi data periode tahun 2012 – 2014 serta dianalisis dengan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan (1) Promosi yang digunakan UD taksu bali adalah brosur dan potongan harga, dan (2) ada pengaruh secara signifikan dari Biaya Promosi terhadap Volume Penjualan.Kata Kunci : Kata-kata kunci: biaya promosi dan volume penjualan This research aims (1) Promotion is done UD Taksu Bali in an effort to increase sales volume, and (2) determine the effect of cost of promotion on sales volume. The subject of this study is UD. Taksu Bali and the object of this study are cost of promotion and sales volume. the type of data is qualitative and quantitative design causal. Data collection method used in this study using interview and documentation periode 2012 - 2014 and analyzed using simple linear regression analysis.The results showed is (1) promotional use on UD Taksu Bali is making brochures and discounts, and (2) signifikans effect of Cost Volume of Sales Promotion. keyword : Keyword: cost of promotion and sales volume
Profil Lipid Serum Anak Babi Jantan Lepas Sapih yang diberi Tambahan Susu Afkir dalam Pakan Najib, Muhammad Ainun; Ardana, Ida Bagus Komang; Kendran, Anak Agung Sagung
Indonesia Medicus Veterinus Vol 9 (4) 2020
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2020.9.4.575

Abstract

Pemanfaatan susu afkir sebagai makanan tambahan dalam pakan dipercaya dapat menambah bobot badan dibandingkan dengan tanpa tambahan susu afkir. Susu afkir merupakan susu sapi dalam kemasan yang direjek oleh pabrik dengan kondisi fisik dan nutrisi yang masih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu afkir dalam pakan standar CP-550 selama 30 hari terhadap kadar Kolesterol total, High Density Lipoprotein (HDL), Low Density Lipoprotein (LDL) dan Trigeliserida (TG) anak babi persilangan (Duroc-Pietrain) jantan lepas sapih umur 30 hari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari tiga perlakuan dan sembilan ulangan, dengan total 27 sampel babi. Kelompok babi sebagai kontrol diberi pakan standar (P0), kelompok babi yang diberi pakan standar dengan penambahan susu afkir 5% (P1), dan kelompok babi yang diberi pakan standar dengan penambahan susu afkir 10% (P2). Data hasil pemeriksaan dianalisis menggunakan uji Two Way ANOVA, untuk melihat pengaruh antar perlakuan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis baik pada hari ke-15 dan ke-30 perlakuan menunjukan bahwa pemberian susu afkir 5% tidak berpengaruh nyata terhadap kadar kolesterol total, HDL, dan LDL, sedangkan pada trigeliserida terjadi penurunan secara nyata. Pemberian 10% tidak berpengaruh nyata terhadap kadar kolesterol total, HDL, dan LDL, sedangkan pada trigliserida terjadi peningkatan secara nyata. Waktu atau lama pemberian susu afkir berpengaruh sangat nyata terhadap kadar kolesterol, HDL, dan Trigliserida, sedangkan terhadap LDL tidak berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan susu afkir dalam pakan 5% dapat digunakan tanpa meningkatkan profil lipid babi secara nyata, namun bila konsentrasi diberikan 10% dapat meningkatkan trigeliserida secara nyata.
Hubungan Berat Badan dengan Berat Hati serta Gambaran Histologi Hati Broiler yang Diberikan Tepung Maggot Damara, Doni; Berata, I Ketut; Ardana, Ida Bagus Komang; Setiasih, Ni Luh Eka; Sulabda, I Nyoman
Indonesia Medicus Veterinus Vol 10 (5) 2021
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2021.10.5.714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) sebagai pakan tambahan pada broiler (Gallus domesticus) terhadap berat badan, berat dan struktur histologi hati. Broiler yang digunakan sebanyak 24 ekor dibagi ke dalam empat kelompok perlakuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) masing-masing P0=0%, P1=1%, P2=2% dan P3=3% tepung maggot dalam pakan. Penelitian dilakukan selama 21 hari, broiler berumur 14- 35 hari. Parameter yang diteliti meliputi berat badan, berat dan struktur histologi hati yang diambil pada akhir penelitian. Analisis data untuk berat badan dan berat hati dilakukan dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Untuk mengetahui hubungan antara keduanya dilakukan uii regresi. Analisis terhadap struktur histologi hati dilakukan dengan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung maggot 1%, 2%, dan 3% menyebabkan berat badan dan berat hati broiler lebih rendah dibandingkan kontrol. Hasil uji regresi.menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara berat badan dengan berat hati. Pada pemeriksaan histologi hati menunjukkan terjadi degenerasi melemak pada hepatosit baik pada kelompok kontrol maupun perlakuan, serta tidak terjadi perbedaan nyata antara kelompok perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung maggot dalam pakan dapat menurunkan berat badan dan hati broiler. Ada hubungan kuat antara berat badan dengan berat hati. Tidak ada perbedaan gambaran histologi hati broiler antara perlakuan dengan kontrol.
Total Eritrosit, Kadar Hemoglobin dan Nilai Hematokrit Broiler yang Diimbuhi Tepung Belatung Lalat Black Soldier dalam Ransumnya Cahyanti, Putu Yunika; Ardana, Ida Bagus Komang; Siswanto, Siswanto
Indonesia Medicus Veterinus Vol 11 (1) 2022
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2022.11.1.11

Abstract

Belatung Black Soldier Fly (BSF) merupakan bahan pakan yang mudah diperoleh sebagai sumber protein yang baik untuk pertumbuhan ternak. Pertumbuhan yang baik menandakan gambaran darah sebagai bagian dari fungsinya untuk mendistribusikan nutrisi juga baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran total eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit broiler yang diberikan tepung belatung BSF ke dalam pakan komersial sebagai pakan tambahan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 24 ekor broiler jantan yang diberikan perlakuan dari umur 14-35 hari dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah (P0) 100% pakan komersial sebagai kontrol, (P1) pakan komersial ditambahkan 1% tepung belatung BSF, (P2) pakan komersial ditambahkan 2% tepung belatung BSF, dan (P3) pakan komersial ditambahkan 3% tepung belatung BSF. Pengambilan sampel darah melalui vena Pectoralis. Data dianalisis dengan Uji Sidik Ragam. Hasil analisis data menunjukkan total eritrosit tertinggi terdapat pada perlakuan P2 dengan rata-rata 2,30±0,21 x106/µL dan terendah ditunjukkan oleh perlakuan P1 dengan rata-rata 2,15±0,28 x106/µL. Kadar hemoglobin tertinggi ditunjukkan oleh perlakuan P2 dengan rata-rata 10,42±3,29 g/dL dan kadar hemoglobin terendah oleh perlakuan P1 dengan rata-rata 8,62±1,07 g/dL. Nilai hematokrit tertinggi ditunjukkan oleh perlakuan P2 dengan rata-rata 26,83±1,33% dan nilai terendah pada perlakuan P0 dengan rata-rata 24,33±1,63%. Berdasarkan statistika pemberian tepung belatung BSF sebagai pakan tambahan tidak berpengaruh nyata terhadap total eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit broiler jantan. Seluruh perlakuan menunjukkan range normal, dengan nilai terbaik pada perlakuan P2. Simpulannya adalah tepung belatung BSF aman digunakan sebagai pakan tambahan.
Co-Authors . Suriansyah Achoiro Wati Rasid Adiari, Komang Sri Akbar, Saiful Anak Agung Ayu Mirah Adi Anak Agung Gde Oka Darmayudha Anak Agung Gde Oka Dharmayudha Anak Agung Ngurah Subawa Anak Agung Sagung Kendran Andi Azhary Azmy, Andi Azhary Anjuman Zukhri Apsari, Ni Wayan Diah Aryitahlia, Ninis Astawa, I Ketut Astuti, Komang Regi Kusuma Astuti, Komang Tri Cahyanti, Putu Yunika Damara, Doni Djara, Devita Vanessa Sukmawati Domingas Pereira Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd . DWI SURYANTO Gede Ari Krisna Gunawan, I Wayan Nico Fajar Gusti Ayu Yuniati Kencana Handayani, Ida Ayu Lidya HILDA PRASETYO I Dewa Ketut Harya Putra I Gede Gilang Ikra Raditya I Gede Made Sunu Satwika Nur Agung I Gede Soma I Gusti Agung Gede Putra Pemayun I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Gusti Ngurah Sudisma I Ketut Berata I Ketut Suada I Made Bakta I Made Damriyasa I Made Kerta Pratama I Made Merdana I Made Sukada I Nyoman Suartha I Nyoman Sulabda I Putu Cahyadi Putra, I Putu Cahyadi I Putu Sampurna I Wayan Sudira Ida Ayu Pasti Apsari Ida Bagus Dimas Kusumadarma Ida Bagus Kade Suardana Ida Bagus Oka Winaya Ita Octarina Purba Iwan Harjono Utama Jamhari Jamhari Jayanata, I Made Jayantara, I Kadek Eka K. K. Agustina Kadek Karang Agustina Ketut Budiasa Ketut Tono Pasek Gelgel Kiki Lulu Maduma Simanungkalit Kusamadarma, Ida Bagus Agung Dimas Lubis, Barata Sultan Luh Dewi Anggreni Luh Made Sudimartini LULUK WULANDARI MADE KOTA BUDIASA Made Suma Anthara Made Suma Anthara Mahendra, I Putu Gede Marshanindya, Andra Meidianthi, Kadek Putri Muhammad Ainun Najib, Muhammad Ainun Ni Ketut Suwiti Ni Luh Eka Setiasih Ni Luh Kartini Ni Made Dwi Adnyana Pertiwi NUR KOMALASARI Pio, Paulus Oktavianus Pradnyani, Gusti Ayu Putu Indira PRATIWI DEVI GM Pratiwi, Ni Made Diah Kusuma Putu Diah Puspa Adhi Putu Suastika Qutrotu'ain, Salsabila Robby Deddy Septianto Roby Rohmandhani Rosni Lumban Gaol S Siswanto Santoso, Sri Wahyuningsih Heri SARI PUTRIANI Septiyan, Fayyadh Syafiq Sidabutar, Febyana Sri Kayati Widyastuti Sri Rezeki Tampubolon Suharsono, Hamong Sunusi, Sulham Tyas Pandieka Yoga Wibawa, I Gede Pratama Candra WIDHI YANUNGRAH Widihantoro Gunawan Putra Yoga Pratama Nuradi Yustika, I Made Aris