p-Index From 2021 - 2026
6.766
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Katalogis Foristek Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis Jurnal Hukum Progresif Jurnal Sosiologi Reflektif Jurnal Ekonomika PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Al-Qisth Law Review RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban JURNAL AGRIBISAINS YUME : Journal of Management Veritas: Jurnal Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Islam As-Syafiiyah JAS (Jurnal Agri Sains) Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Unri Conference Series: Community Engagement DEDIKASI PKM Journal of Environmental Science Sustainable Kirana: Jurnal Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian Jurnal Ilmiah Bisnis dan Perpajakan (Bijak) Jurnal Manajemen Perbankan Keuangan Nitro Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah NOSI Al-Mu'arrib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Indonesia Journal of Social Responsibility Review (IJSRR) Legacy: Jurnal Hukum dan Perundang-undangan Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah NOSI Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah Journal Economic Excellence Ibnu Sina Anggaran: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Moneter : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Menawan : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Science, Technology, and Communication Journal Armala : Jurnal Pendidikan dan Sastra Bahasa Arab JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Agrinus: Jurnal Agro Marin Nusantara The Digest: Journal of Jurisprudence and legisprudence The Impact : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan karakter melalui karang taruna untuk membangun karakter sosial pada generasi digital native Widiatmaka, Pipit; Mujahidah, Nelly; Rahmap, Rahmap; Arifudin, Arifudin
Jurnal Pendidikan Karakter VOL 14, NO 1 (2023)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v14i1.57036

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan yang dilakukan di karang taruna yang berperan dalam membangun karakter sosial pada generasi digital native dan menganalisis kendala yang dihadapi karang taruna dalam membangun karakter sosial pada generasi digital native. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui studi dokumen dan analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat diimplementasikan di karang taruna, yang merupakan wadah berkumpulnya generasi digital native untuk mengembangkan bakat dan keterampilannya.  Peran karang taruna dalam membangun karakter sosial melalui berbagai kegitan seperti, gotong royong, kegiatan kerohanian, pembinaan dari pengurus, membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan dan lain sebagainya. Kendala yang dihadapi oleh karang taruna dalam membangun karakter sosial generasi digital native yaitu partisipasi generasi ini mulai menurun karena teknologi internet, intervensi oknum yang memiliki kepentingan politik, dan kurangnya dukungan dari pemerintah khususnya pemerintah desa terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh karang taruna.The purpose of this study is to describe the implementation of character education through activities carried out in Karang Taruna (youth organization), that play a role in building social character in the digital native generation, and to analyze the obstacles faced by Karang Taruna in building social character in the digital native generation. This study uses a qualitative approach with a case study method. The data collection in this study is through document study and the data analysis used is descriptive qualitative analysis. The results of the study show that character education can be implemented in Karang Taruna, which is a gathering place for the digital native generation to develop their talents and skills. The role of Karang Taruna in building social character is through various activities such as mutual cooperation, spiritual activities, coaching from administrators, helping people experiencing difficulties, and so on. The obstacles faced by Karang Taruna in building the social character of the digital native generation is that the participation of this generation has begun to decline due to internet technology, the intervention of individuals with political interests, and the lack of support from the government, especially the village government, for activities organized by Karang Taruna in building social character is very effective through several activities
Penentuan Komoditas dan Kawasan Unggulan Subsektor Perkebunan Ridanil Hanif; Restuhadi, Fajar; Arifudin, Arifudin
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v9i1.7416

Abstract

In the context of regional development, regional development directions are needed based on the availability of resources, so that regional development directions can be directed and run well. In general, the goals of regional development are equity, economic growth, and sustainability so that the region can develop to the desired level. The ability to take advantage of the potential planning resources available in the region is a way of developing a region based on regional potential. One of the solutions in regional development is the development of superior commodities, with the intention that these commodities can support regional economic growth and people's welfare. The purpose of this study was to identify and determine the superior commodities of the plantation sub-sector in Rokan Hulu Regency and to determine the location of the superior production of the plantation sub-sector in Rokan Hulu Regency. Leading commodities are determined based on analysis of Sectoral Contribution Index (SCI), Growth Ratio Model (GRM), Dynamic Location Quotient (DLQ), Location Quotient (LQ) and Composite Indeks (CI). Meanwhile, plantations in plantation sub-sector superior production areas are carried out using a Geographic Information System with Hot Spot analysis Getis-Ord Gi*. Based on the results of the analysis, it is known that the leading commodities in the plantation sector in Rokan Hulu Regency are rubber and palm oil. Hot Spot analysis shows the location of the leading area, namely in North Tambusai District. The results of this study are expected to be input in determining the superior commodities of plantation estates and the development of agropolitan areas in Rokan Hulu Regency.
PERANAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENINDAKAN GANGGUAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTARAM MASYARAKAT DI KAWASAN TEROWONGAN NUR MENTAYA Arifudin, Arifudin; Bangas, Karlinae D; Januardy, Ivans
Legacy: Jurnal Hukum dan Perundang-Undangan Vol 5 No 2 (2025): Legacy Jurnal Hukum dan Perundang-undangan
Publisher : Departement of Constitutional Law UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the role of the Regional Government in handling disturbances of public order and community tranquility, focusing on the implementation of Regional Regulation Number 10 of 2021 of Kotawaringin Timur Regency in the strategic area of the Nur Mentaya Tunnel. The context of regional autonomy demands local governments to realize a safe and orderly community life, with the Public Order Agency (Satpol PP) as the frontline enforcement of regional regulations. The Nur Mentaya Tunnel area, as a vital public space, requires strict supervision to prevent disturbing behaviors. Therefore, this research aims to analyze the legal basis of Regional Regulation Number 10 of 2021, the role of local law enforcement actors (including the Integrated Team), as well as the legal challenges in enforcing public order disturbances. This research analyzes the role of the Regional Government in handling disturbances of public order and community tranquility, focusing on the implementation of Regional Regulation Number 10 of 2021 of Kotawaringin Timur Regency in the strategic area of the Nur Mentaya Tunnel. The context of regional autonomy demands local governments to realize a safe and orderly community life, with the Public Order Agency (Satpol PP) as the frontline enforcement of regional regulations. The Nur Mentaya Tunnel area, as a vital public space, requires strict supervision to prevent disturbing behaviors. Therefore, this research aims to analyze the legal basis of Regional Regulation Number 10 of 2021, the role of local law enforcement actors (including the Integrated Team), as well as the legal challenges in enforcing public order disturbances.
PARTISIPASI GENDER DITINJAU DARI KEGIATAN REPRODUKTIF (REPRODUCTIVE ROLES), KEGIATAN PRODUKTIF (PRODUCTIVE ROLES) DAN KEGIATAN SOSIAL (COMMUNITY ROLES) DALAM AGROINDUSTRI MIE SAGU DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Risnawati, Devi; Rosnita, Rosnita; Arifudin, Arifudin
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i1.1525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi gender ditinjau dari kegiatan reproduktif  (reproductive roles), kegiatan produktif(productive roles) dan kegiatan sosial(community roles)dalam agroindustri mie sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakanteknik cluster sampling. Peneliti memilih Cluster Sampling adalah teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel bila objek yang diteliti atau sumber data sangat luas. Penelitian ini diambil satu kecamatan di Kepulauan Meranti yang memiliki populasi pelaku usaha mie sagu terbanyak. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi gender yang dilakukan pada pelaku usaha agroindustri mie sagu ditemukan bahwa pada reproductive roles atau kegiatan rumah tangga sebagian besar dilakukan secara bersama-sama, dalam analisis curahan waktu kerja diketahui bahwa pada kegiatan ini lebih dominan dilakukan oleh istri dengan curahan waktu sebesar 52,95 persen/bulan sedangkan suami hanya 25,54 persen/bulan. Productive roles atau kegiatan agroindustri sebagian besar dilakukan oleh suami, dengan curahan waktu sebesar 57,50 persen/bulan, sedangkan istri hanya 33,08 persen/bulan. Community role atau kegiatan sosial lebih besar dilakukan suami dengan hasil curahan waktu pada kegiatan sosial sebesar 16,96 persen, sedangkan istri hanya 13,97 persen/bulan.
MITIGASI RESIKO PADA AKTIVITAS RANTAI PASOK PUPUK ORGANIK (Studi Kasus pada PT. Agro Subur Anugerah) Sihombing, Arthur; Dewi, Novia; Arifudin, Arifudin
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i1.1378

Abstract

Dalam aktivitas rantai pasok (supply chain) selalu berpotensi timbulnya resiko, sehingga manajemen resiko sangat dibutuhkan untuk menangani penyebab resiko. PT. Agro Subur Anugerah adalah salah satu produsen pupuk organik yang dalam aktivitas rantai pasoknya memiliki peluang timbulnya resiko. Oleh sebab itu, perlu dilakukan analisis resiko, evaluasi resiko dan mitigasi resiko untuk menangani penyebab resiko yang timbul pada aktivitas rantai pasoknya. Pemetaan aktivitas supply chain pada penelitian ini menggunakan model SCOR (supply chain operation reference) yang terdiri dari plan, source, make, deliver dan return. Analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan model HOR (House of risk) yang terdiri dari 2 fase. Fase pertama, yaitu mengidentifikasi kejadian resiko (risk event) dan penyebab resiko (risk agent) yang kemudian dilakukan pengukuran tingkat severity dan occurance serta perhitungan nilai Aggregate Risk Priority (ARP) untuk menentukan prioritas penyebab resiko. Fase kedua, yaitu merancang aksi mitigasi dan menentukan prioritas aksi mitigasi.Dari hasil pemetaan aktivitas rantai pasok menggunakan model SCOR, teridentifikasi 25 risk event dan 22 risk agent. Hasil analisis HOR fase 1, didapatkan empat penyebab resiko (risk agent) prioritas untuk dilakukan aksi mitigasi, yaitu pasokan bahan bakar terganggu, terjadinya kerusakan mesin, penerapan kriteria supplier tidak akurat, dan pengecekan kualitas bahan baku yang tidak teliti. Terdapat enam aksi mitigasi yang dapat diterapkan untuk menangani risk agent prioritas pada aktivitas rantai pasok pupuk organik berdasarkan perhitungan pada HOR fase 2, yaitumelakukan stock opname secara berkala, melakukan maintenance secara berkala, menetapkan kriteria supplier, menerapkan quality control incoming, melakukan pengelolaan suku cadang, dan melakukan forecasting.
MISREPRESENTATION OF THE INDONESIAN ULEMA COUNCIL IN FATWAS ON SHI'A: NORMAN FAIRCLOUGH MODEL OF CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS Ridwan, Muhammad; Arifudin, Arifudin; Varhah, Eva; Anis, Muhammad Yunus; Arummi, Afnan; Hidayati, Tri Yanti Nurul; Nugraha, Reza Sukma; Luthfi, Khabibi Muhammad
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 17, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v17i2.63062

Abstract

This writing aims to synthesize the misrepresentation strategy presented by the MUI in its fatwa on Shia. This writing is a descriptive qualitative type with a critical paradigm approach. The data sources for this writing are the Central Indonesian Ulema Council's 1984 Fatwa on Shia Beliefs and the 2012 East Java Provincial Indonesian Ulema Council's Fatwa on the Deviance of Shia Teachings. The research data consists of the vocabulary and grammar utilized and selected by the MUI in the fatwa on Shia. This issue is examined through Norman Fairclough's critical discourse analysis, including the experiential value and relational value of vocabulary and grammar. The results of this research show that the MUI, in its fatwa on Shia, displays and orchestrates with an excommunication approach. The fatwa succeeds in expressing the practice of domination by the fatwa producers over the followers of Shia beliefs. The fatwa successfully becomes a discourse that holds power. This is represented through linguistic units referenced to Shia beliefs. The MUI chooses and supports Sunni beliefs while marginalizing Shia beliefs. The representation of the linguistic units utilized by the MUI presents Shia beliefs as incorrect while portraying Sunni beliefs as correct. This shows the presence of misrepresentation or incorrect depiction by the text producers. This strategy is called a misrepresentation strategy. The model of misrepresentation employed by the MUI includes marginalization, delegitimization, and exclusivity.MISREPRESENTATION OF THE INDONESIAN ULEMA COUNCILIN FATWAS ON SHI'A: NORMAN FAIRCLOUGH MODEL OF CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pemasaran Kue Tradisional Gapit Sebagai Potensi Membangun Peradaban di Desa Setu Wetan Arifudin, Arifudin
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 1 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v5i1.36137

Abstract

ertumbuhan industri kecil di Kabupaten Cirebon sangat pesat, khususnya dibidang industri makanan. Adanya strategi usaha yang sesuai akan menimbulkan dampak peningkatan modal, tenaga kerja, bahan baku, mesin dan lahan usaha, sehingga pelaku usaha mampu untuk mengembangkan usaha yang lebih maju sehingga dapat menembus pasar yang lebih luas. Pada Desa Setu Wetan, yang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, terdapat banyak pelaku usaha kue tradisional Gapit. Namun, permasalahan yang kerap timbul disebabkan karena kurangnya memaksimalkan promosi penjualan sehingga berdampak pada jumlah produksinya yang semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi analisis pengembangan usaha kue tradisional kue Gapit dengan menggunakan analisis SWOT serta untuk menganalisis berapa keuntungan dari pengolahan Gapit dalam satu kali produksi. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan melakukan observasi langsung pada aktivitas lapangan, kemudian melakukan wawancara dengan informan dalam hal ini yaitu pelaku usaha gapit di Desa Setu Wetan Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, analisis jumlah penerimaan dapat dilihat dari jumlah produksi, jumlah hari kerja, total produksi selama satu bulan dan nilai produksi tiap barang. Dengan menggunakan analisis R/C Ratio diperoleh hasil bahwa setiap biaya yang dikeluarkan pelaku usaha menghasilkan pendapatan sebesar Rp. 2,3. Sedangkan untuk strategi pengembangan, digunakan analisis matriks SWOT untuk mengukur faktor internal dan eksternal strategi perusahaan. Strategi tersebut akan dievaluasi kembali untuk menentukan prioritas dengan mempertimbangkan aspek kesesuaian, kelayakan dan penerimaan.
Pola Hubungan (Patron-Client) Pada Pekebun Kelapa Sawit Swadaya Dengan Tauke Di Desa Pengalihan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Suriadi, Irsan; Arifudin, Arifudin; Andriani, Yulia
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/61kg7j55

Abstract

Kabupaten Indragiri Hilir merupakan kabupaten yang memiliki strategi sektor pertanian khususnya perkebunan kelapa sawit. Desa Pengalihan diketahui merupakan salah satu desa yang berada di kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki jumlah produksi kelapa sawit yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola hubungan pola hubungan patron klien yang terjadi pada pekebun kelapa sawit swadaya di Desa Pengalihan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan pendekatan kualitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan snowball sampling dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pola hubungan yang terjadi pada pekebun dengan tauke terjalin dengan baik karena tauke maupun pekebun saling membutuhkan.  
Perencanaan Komunikasi Lingkungan Dalam Penanggulangan Abrasi di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Elsarena, Mai Sela Rosa; Yasir, Yasir; Arifudin, Arifudin
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 1 (2024): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i1.22706

Abstract

The aim of this research is to analyze how environmental communication works in preventing abrasion in the coastal area of ??Bantan sub-district, Bengkalis Regency. Abrasion caused damage to at least 40% of Indonesia's 81,000 km of coast. Most of the soil types on Bengkalis Island are organosol soils, namely soil types that contain a lot of organic matter. The beach on Bengkalis Island is a beach that is very prone to abrasion, because it is directly facing the open ocean. This research uses a qualitative descriptive research type. The research was conducted in Bantan District, Bengkalis Regency, Riau Province. In this research the technique used was a purposive technique. Data collection methods use observation, interviews and documentation methods. In this research, researchers used Huberman and Miles' interactive model in analyzing research data. The results of this research show that the government has carried out environmental communication planning in 3 stages, namely situation analysis and problem identification, analysis of participants involved, and development of communication strategies.
Evaluasi Komunikasi Lingkungan Dalam Pengelolaan Ekosistem Gambut di Kelurahan Teluk Meranti, Pelalawan Pratiwi, Rosi; Firdaus, Muhammad; Arifudin, Arifudin
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 4 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i4.22763

Abstract

This research was motivated by the large number of forest and peatland fires that occurred in 2019 in Teluk Meranti District. One of the causes of the Hitan and peatland fires is human factors. Lack of understanding of humans working around peatlands. This research aims to analyze the evaluation of environmental communication in managing the peat ecosystem in Meranti Bay. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques are carried out through interviews, observation and documentation. Data analysis techniques begin with data collection, data reduction, data presentation, ending with drawing conclusions. The results of this research indicate that the Evaluation of Environmental Communication in the management of the Peat Ecosystem in Meranti Bay has gone well. Evaluation includes research carried out, then evaluation which includes communication development, namely Focus Group Discussions, Community Responses.
Co-Authors Adlin, Fortuna Agus Siswanto Ahmad Rifai ahmad yani Aini Nurul Ainur Rofieq Ali Avvienceena Al Attqia Alwi Alwi Amaliah Amaliah Andrina, Hanifaturrahmi Anggun Pagestu Anisa Fatmauli Arif Naofal Nabih Aris Munandar Armansyah, Vava Arummi, Afnan Avira Clairine Zahra Baehaqi Baiq Emy Nurmalisa Bangas, Karlinae D Baso Mukhlis Budijono, Budijono Cepriadi Dani Danii Delina Delina Dicky Andi Saputra Dinda Aulia Karenina Dinda Ayu Oktaviona Diyach Rachmawati Djaimi Bakce Dwi Sri Tiara Dwi Surya Atmaja Elsarena, Mai Sela Rosa Evy Maharani FAHRUDDIN, MUHAMMAD Fajar Restuhadi Faradilah, Deviyanti Fitri, Fiona Aprilyeni Hakim, Muhammad Luthfie Hamdan Zoelva Hazimah, Selwa Nur Hendro Ekwarso Humam, Ihsan Ika Josi Fiana Ilyasa Ilyasa Intihani, Siti Nur Ivans Januardy Jessica Rahman Juandi Juandi KEMAL KEMAL Khansa Firzana Busana Khumaerahtuz Zahro Kristian, Budi Larasati, Gumelar Dewi Lasya Safara Nabilla Lulu Lusy Irawati Luthfi, Muhammad M. Sulthan Mahanum, Wan Syahnaz Mukhnisa Mangunsong, Muhammad Alvin Syahri Marcella Pinasti Markhamah, Fiina Ulya Himmatil Mawardi, Habloel Mia Auliah Mislaini Mislaini Moh. Haikal Jamaludin Mohamad Andri, Mohamad Mozza Juliani Mubarak Mubarak Mudofar Baehaqi Muhamad Sidqi Mauludin Muhammad Firdaus Muhammad Khairul Nizam Muhammad Ridwan Muhammad Rifqi Hidayat Muhammad Sahid Muhammad Sarjan Muhammad Syahrul Rizqi Muhammad Yunus Anis Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nadya Lailatunnajwa nando, fikri Neli Anjani Nelly Mujahidah Neneng Serliana Nida, Qotrun Nisak, Ananda Khoirun Novia Dewi Novianti Novianti Nur Azmi, Ashfya Dhilla Nur Fadhila Maulana Akhyar Nurjannatul Hasanah Nurlita, Eka Nurrahmawati, Yulia Nurwidyanto . Ompu sunggu, Esterida Br Pangaribuan, Helena Panjaitan, Suci Hayati Pipit Widiatmaka, Pipit Prabowo, Joedy Prasetiyo Yulianto Pratiwi, Rosi Putri Novita Sari Putri Ramadhan Lestari Qilya Alrizis, Muhamad Omar Rahma Khoerunnisa Rahmap Rahmap Rahmap Rahmap, Rahmap Rany, Novita Reza Sukma Nugraha, Reza Sukma Ridanil Hanif Risanto, Joko Risnawati, Devi Rizki Bayhaqi Rofi Uddarojat Romadhani, Zakaria Ronald, Faiz Ihsananda Rosnita Rosnita Rulaa, Layya Sahrani Sahrani Sakti Hutabarat Salma Nabila Salsa Nurhidayah SATRIYAS ILYAS Sefri Barkah, Sefri Setiyono Setiyono Shorea Khaswarina Sihombing, Arthur Sintiya Sintiya Soewita, Samuel Sudirman Sudirman Sugeng Suprijadi Suhendar Suhendar, Suhendar Sukhma, Dyra Mayang Sulis Aspiyani Suriadi, Irsan Susanto Susanto Susi Dian Rahayu Syafitri, Fatika Syah, Erzan Syaiful Hadi Tegar Fiki Haikal Tengku Emrinaldi Tribianto Tribianto Triyanti Nurul Hidayati Varhah, Eva Volyn Visya Handini Wafa Marwa Hanifah Wijaya, Alwa Wini Arsih Wulan Dri Puspita Yaselina, Dhinda Yasir Yasir Yulia Andriani, Yulia Yusmini, Yusmini Yusri Yusri Zulhamid Ridho