Claim Missing Document
Check
Articles

Development e-module on genetic materials to enhance student’s critical thinking skills Anjani, Fullaikhah; Fatmawati, Umi; Ariyanto, Joko
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 17 No. 1 (2024): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.29539

Abstract

Genetic material is classified as material that is difficult for students to understand because the material is abstract, there are many foreign terms, and there are many complex molecular reactions, so students have difficulty developing critical thinking skills. Therefore, developing a good, suitable, effective, and attractive media is necessary. . This study aims to develop an e-module on the topic of genetic substance, to test the feasibility of the e-module, and to determine the differences in critical thinking skills before and after the implementation of the e-module. This type of research is research and development research with a 4D Thiagarajan model consisting of define, design, development,and disseminate. . This research was conducted without the dissemination stage. The results of the validation of media experts are 81.7% (fair enough) and material experts are 85.5% (very feasible). The results of the trial were limited to 10 students, namely 92.1% (very decent) and 80.4% biology teachers (quite decent). The results of field trials are 90.2% (very feasible). The results of the t-test indicate that there are differences in critical thinking skills before and after the implementation of the e-module. This study implicate that e-modules on the topic of genetic substances are feasible to use and to empower students’s critical thinking skills.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN PANTUN BERKARAKTER RELIGIUS UNTUK PELAJAR SMA CENDANA PEKANBARU Roziah, Roziah; Ariyanto, Joko; Hermaliza, Hermaliza; Piliang, Wilda Srihastuty Handayani; Lestari, Diyah Ayu; Nurisra, Hafara
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41350

Abstract

PkM ini bertujuan melatih kemampuan pelajar SMA Cendana Pekanbaru dalam menulis pantun berkarakter religius. Selain itu, pelatihan dan pendampingan ini sebagai dasar dalam mengembangkan ide-ide kreatif pelajar serta menumbuhkan kepedulian terhadap Tuhan, dirinya sendiri, orang tua, guru dan lingkungan. Dengan memiliki kemahiran menulis pantun berbasis karakter religius yang merupakan khazanah masyarakat Melayu menjadikan mereka generasi muda atau gen Z yang berkarakter. Metode pendekatan pelatihan dan pendampingan atau mentorship secara interaktif dengan menghadirkan seorang pakar penulis pantun. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan memanfaatkan gambar yang telah disediakan sebagai pemantik pelajar untuk menulis pantun. Sasaran kegiatan ini adalah pelajar. Karakter religius yang dibahas meliputi keimanan terhadap Tuhan, taat pada orang tua, patuh pada guru teguh pendirian, percaya diri, jujur, cinta damai, disiplin, kerja sama, dan cinta lingkungan. Hasil pelatihan dan pendampingan 15 peserta mampu menulis 165 pantun sesuai bermuatan karakter religius. Hal ini membuktikan bahwa 83.33% pelajar SMA cendana mampu menulis pantun berkarakter religius. 1 (5.56%) peserta berhasil menulis 8 pantun berkarakter religius. Selain itu, terdapat satu (5.56%) peserta menulis empat pantun berkarakter religius. Hanya satu (5.56%) peserta yang menulis tiga pantun berkarakter religius. Hal ini membuktikan bahwa penulisan pantun menggunakan media gambar dapat meningkatan imajinasi peserta dalam menulis pantun berkarakter religius.
Teknik Instruksional Concept Map di Tahap Deciding - Project Based Learning terhadap Keterampilan Argumentasi Siswa Rakhmatdi, Rakhmatdi; Widoretno, Sri; Ariyanto, Joko; Sugiharto, Bowo; Dwiastuti, Sri; Prabowo, Chandra Adi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.3157

Abstract

Argumentation is an assessment that identifies HOTs through collaborative learning activities. Learning that supports collaboration through project design is found in project-based learning at the deciding stage. Decisions in planning investigations tend to be less than optimal and the presentation of data at the deciding stage is incomplete so that it is optimized using the instructional concept map technique. The use of concept maps as an instructional technique guides students to find and relate concepts logically so as to stimulate argumentation skills because it explores critical thinking skills through activities of organizing, categorizing, analyzing, and reasoning. The research aims to analyze differences in students' argumentation skills from the use of concept map instructional techniques at the deciding stage – project-based learning. The research design was quasi-experimental. Determination of the sample using cluster random sampling of 70 students who are determined based on the paired F test. The research instrument consisted of an expert concept map and a matter of argumentation. Data on students' argumentation skills were obtained from an assessment that was arranged according to the argumentation component according to Toulmin (2003) is evidence, warrants, backing, qualifier, rebuttal, and claim a total of 11 questions. The data analysis technique used the t-test. The results of the hypothesis test show that the significance value is 0.001 (<0.05), so there are differences in students' argumentation skills from the use of the instructional concept map technique in the deciding – project-based learning stage. The argumentation skills of the students in the experimental class were better than the control class in argumentation components is evidence, rebuttal, and claim. The concept map instructional technique has aspects that can improve students' argumentation skill scores because it helps students focus on finding and connecting concepts based on evidence and data as a result of investigations
Molecular Docking of Gamma Amino Butyric Acid GABA on Rattus Norvegicus B-receptor as Antidiabetic Indrowati, Meti; Harlita; Fatmawati, Umi; Ariyanto, Joko; Retnaningtyas, Estu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.8044

Abstract

Earlier research reported that GABA had a correlation with diabetes in processes of glucose homeostasis. This study aims to identify the validity of B-receptor Rattus norvegicus as GABA protein target, modeling the structure and knowing the binding affinity between GABA and B-receptor Rattus norvegicus through molecular docking.   The research was carried out using in-silico method.  The interaction of GABA with the target protein was determined using SuperPred, followed by modeling the protein target using SwissadMe. Ramachandran Plot and Errat Procheck are used to determine the validity of the protein target. Molecular docking was determined using Pyrx and PyMol. The results showed that GABA binding to the B- receptor Rattus norvegicus has biological activity as glucose oxidase inhibitor and antidiabetic.  The conclusion are: B-receptor Rattus norvegicus is a valid protein target for binding to GABA; there are four 3-dimensional models of B-receptor Rattus norvegicus and the best model has 98.43% sequence identity; the binding affinity of GABA (ligand) on B-receptor Rattus norvegicus from the best model is -3.4 kcal/mol energy, 1.773 RMSD lower bound, and 1.81 RMSD upper bound. It is suggested that this research might be used as an empirical basis to further investigate GABA as antidiabetic.
Pelatihan TOEFL Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Siswa SMA Cendana Pekanbaru Ariyanto, Joko; Roziah, Roziah; Shalawati, Shalawati; Irenta, Astrid; Agnesia Dewi, Dwita
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v6i1.26614

Abstract

Bahasa Inggris merupakan keterampilan yang penting dalam dunia akademik dan profesional. Ujian Test of English as a Foreign Language (TOEFL) digunakan sebagai tolak ukur kemampuan berbahasa Inggris. Namun, banyak siswa yang menghadapi kesulitan dalam memahami format dan strategi menjawab soal TOEFL. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan TOEFL yang dilakukan di SMA Cendana Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menghadapi TOEFL melalui pelatihan yang mencakup Listening, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pembelajaran strategi, latihan soal, simulasi TOEFL, dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor TOEFL siswa sebesar 95 poin, dengan peningkatan terbesar pada aspek Structure and Written Expression. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan TOEFL berbasis strategi dan latihan intensif dapat membantu meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami dan menjawab soal dengan lebih efektif. Oleh karena itu, program pelatihan ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian TOEFL.
Kesopanan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Pengenalan Pragmatik pada Kelas EFL SMA Imam Syafi’i 2 Pekanbaru Ariyanto, Joko; Roziah, Roziah; Rugaiyah, Rugaiyah; Irenta, Astrid; Agnesia Dewi, Dwita
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v6i2.29738

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pragmatik sebagai dasar pembelajaran kesopanan berbahasa Inggris bagi peserta didik kelas EFL (English as a Foreign Language) di SMA Imam Syafi’i 2 Pekanbaru. Latar belakang kegiatan ini adalah pentingnya kemampuan berkomunikasi yang tidak hanya mengacu pada tata bahasa dan kosakata, tetapi juga pada pemahaman konteks sosial-budaya agar tercipta interaksi yang sopan dan efektif. Metode pelaksanaan meliputi workshop interaktif, simulasi percakapan, dan diskusi kelompok, yang dirancang untuk menanamkan prinsip-prinsip tindak tutur (speech acts), strategi kesantunan (politeness strategies), dan pemahaman konteks ujaran dalam bahasa Inggris. Peserta terdiri atas 20 siswa kelas XI program bahasa, dengan keterlibatan aktif guru bahasa Inggris sebagai pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran pragmatik siswa, terlihat dari kemampuan mereka menyesuaikan pilihan kata dan ekspresi sesuai situasi, serta meningkatnya sikap positif terhadap pentingnya kesopanan dalam komunikasi lintas budaya. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembelajaran yang dapat diadaptasi di sekolah lain guna mengintegrasikan pendidikan karakter dan kecakapan komunikasi global dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Optimalisasi Peran Mahasiswa KKN XI STIM Surakarta Dalam Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Masjid di Desa Demakan, Mojolaban, Sukoharjo Azka, Taib; Rohman, Jundi Fathur; Ariyanto, Joko; Nur Hamidi, Asila Annida; Hamidi, Azila Anida Nur; Karimah, Mufidah Nur; Abidin, Royan Nur; Haqi, Shaila Radhiyya; Aini, Zaidatul Hidayah Nur
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.990

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) XI STIM Surakarta dilaksanakan di Desa Demakan, Mojolaban, Sukoharjo sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis masjid. Pemilihan topik ini didasari oleh pentingnya optimalisasi peran masjid sebagai pusat pembinaan spiritual, sosial, dan pendidikan umat. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan masyarakat, perencanaan program kerja, pelaksanaan kegiatan secara partisipatif, serta evaluasi hasil secara deskriptif. Program yang dijalankan meliputi Kelas Seru Bahasa Arab, Bimbingan Belajar, Kajian Remaja, Donor Darah, MABIT, Bersih-Bersih Masjid, dan Jum’at Berkah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, terbukti dari realisasi MABIT yang mencapai 158% (63 peserta), realisasi partisipasi Outbond TPQ yang mencapai 102,5% (205 peserta), dan tingkat keberhasilan donasi pada program Donor Darah sebesar 87,5% (35 kantong), Secara kualitatif, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan masjid, tumbuhnya kepedulian sosial, serta penguatan nilai religius di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, masjid, dan masyarakat mampu menciptakan pemberdayaan yang berkelanjutan dan bernilai keislaman.
Implikasi Percakapan dalam Film James Bond: Skyfall Ariyanto, Joko; Yulianto, Yulianto; Roziah, Roziah; Agnesia, Dwita; Irenta, Astrid
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 10, No 2 (2025): Metalingua, Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v10i2.33087

Abstract

This study examines the use of conversational implications in Skyfall (2012) through pragmatic analysis based on Grice's Principle of Cooperation. This study aims to identify how maximal violations contribute to implicit meaning and character development in cinematic dialogue. A qualitative descriptive method was used, focusing on 25 dialogue snippets selected through targeted sampling based on their relevance to the implications. The data was collected by watching the movie repeatedly, transcribing key interactions, and encoding each utterance according to the four conversation maxims Quantity, Quality, Relationship, and How. Analytical procedures involve (1) identifying potential implications, (2) determining the maxims that are being violated or adhered to, (3) interpreting the implied meanings using contextual and theoretical cues, and (4) categorizing the communicative functions of each implication. The findings show that the Maxim of Relations is most often violated, followed by Quantity, Quality, and Manner, which shows the dominance of impurity, sarcasm, and relevance-based inference. Such implications have a variety of pragmatic functions, including sarcasm, emotional concealment, seduction, power negotiation, and indirect threats. These patterns highlight how Skyfall builds James Bond's communicative persona strategic, emotionally controlled, and dependent on implications rather than explicit. The study concludes that implication is a central feature of film discourse, which enriches the depth of narrative and character interaction, while demonstrating the value of pragmatic analysis in understanding cinematic storytelling.
Descriptive GC–MS Profiling of Volatile Compounds in Cendana (Santalum album L.) Wood from Three Gunungkidul Sites: Silvicultural Implications for Site Matching Joko; Ariyanto, Joko; Sugiyarto; Solichatun; Marliyana, Soerya Dewi
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.16.1.90

Abstract

Cendana (Santalum album L.) mengandung berbagai senyawa volatil, tumbuh di beberapa wilayah di Gunungkidul, Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan profil kimia senyawa volatil Santalum album L. dari Nglanggeran, Wanagama, dan Petir; (2) membandingkan senyawa volatil cendana di ketiga lokasi tersebut; dan (3) merekomendasikan praktik silvikultur untuk Santalum album L. di masing-masing lokasi berdasarkan profil kimia volatilnya. Minyak atsiri diekstraksi dari sampel kayu tiga pohon yang dipilih secara acak di setiap lokasi menggunakan n-heksana dan dianalisis dengan GC-MS menggunakan kolom HP-5MS UI (30 m × 0,25 mm × 0,25 µm) dengan program suhu oven dari 50 °C hingga 280 °C selama 53 menit. Dari sembilan kromatogram ditemukan empat belas senyawa volatil valid, termasuk hidrokarbon alifatik (undekana, pentadekana, isomer trimetil dodekana) dan alkohol seskuiterpena (α-santalol, β-santalol). Profil kimia bervariasi antar lokasi tumbuh yang berbeda: sampel dari Petir menunjukkan kadar α-santalol tertinggi (9,25%) dan β-santalol (11,38%), yang memenuhi standar kualitas internasional, sementara Nglanggeran dan Wanagama didominasi oleh alkana (5,76–8,45%). Temuan ini konsisten dengan pengamatan global mengenai pengaruh asal benih (provenance) terhadap komposisi minyak Santalum album. Statistik deskriptif (rata-rata, rentang, koefisien variasi) digunakan untuk perbandingan lokasi, memberikan alternatif praktis untuk skrining silvikultur tahap awal. Protokol yang sederhana dan hemat biaya ini memungkinkan praktisi mengidentifikasi lokasi optimal untuk produksi minyak bernilai tinggi. Penelitian ini merekomendasikan Petir sebagai lokasi unggulan untuk hasil minyak premium dan menyarankan penerapan perlakuan stres terkendali di lokasi lain guna meningkatkan sintesis santalol. Secara keseluruhan, penelitian ini menyediakan kerangka kerja praktis untuk mengintegrasikan profil kimia GC-MS dalam pengambilan keputusan silvikultur dan mendukung verifikasi forensik asal Santalum album L. di masa depan. Kata kunci: Cendana (Santalum album L.); Profiling GC-MS; Gunungkidul; implikasi silvikultur; senyawa volatil kayu.
Ethnobotany of Natural Dye Plants of Godhongkoe and Cindelaras for Eco-Friendly Ecoprint Batik in Surakarta Putri, Devi Septiana; Prasetyo, Siswo Aji; Nurmiyati, Nurmiyati; Ariyanto, Joko
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11168

Abstract

The demand for environmentally friendly textiles has driven the increasing use of plant-based natural dyes, particularly in ecoprint batik products. However, local knowledge regarding dye plant species, utilized plant parts, and dyeing techniques has not been systematically documented. This study aims to examine the utilization of natural dye plants in ecoprint batik fabric production within the GodhongKoe and Cindelaras communities in Surakarta City, Central Java. The research employed a descriptive method using primary data obtained through observations, questionnaires, and interviews with artisans selected through purposive sampling. Data were analyzed qualitatively and quantitatively by calculating the percentage of plant organ usage. The results showed that both communities utilized 10 plant species each. Leaves were the most dominantly used plant organ, accounting for 60% of total usage, due to their easy availability and effectiveness in producing natural patterns and colors. In addition, stems and bark were utilized as sources of strong pigments and natural fixatives. This study concludes that ecoprint practices reflect the utilization of local plant diversity based on ethnobotanical knowledge. These findings contribute to the preservation of local knowledge on the use of natural dye plants while supporting the development of environmentally friendly creative industries based on local biological resources.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abidin, Royan Nur Agnesia Dewi, Dwita Agnesia, Dwita Agung Jatmiko Aini, Zaidatul Hidayah Nur Alanindra Saputra Alisadikin, Muhammad Alvi Puspita, Alvi Alyuni Wulantika Amalia Chasanah Anggrahini, Mardiayu Anjani, Fullaikhah ATIKA GURITNA AYU, ATIKA GURITNA Aurlena, Weny Puput Azka, Taib Baskoro Adi Prayitno Bowo Sugiharto Chandra Adi Prabowo, Chandra Adi Chrisnia Octovi Christine Noverima Prasasti Hujianti Chusnunia, Chusnunia Danik Wahyuningsih Dewanto Harjunowibowo Diharjo, Dewi Diyah Ayu Lestari, Diyah Ayu Dupri dwi ayu lestari, dwi ayu Dyah Erlina Sulistyaningrum Eko Setyaningsih, Eko Elia, Fitra ESTU RETNANINGTYAS N Evin Yofitawulansari Evita Rosilia Dewi Feriana Solikati MP Hamidi, Azila Anida Nur Haqi, Shaila Radhiyya Harlita Harlita Harlita Hermaliza, Hermaliza Hermanysah, Hermanysah Irenta, Astrid Ita Widya Yanti Joko Juswandi Juswandi Karimah, Mufidah Nur Maridi Maridi Meti Indrowati Murni Ramli Muzayyinah Muzayyinah Nur Hamidi, Asila Annida Nurhidayah Nurhidayah Nurisra, Hafara Nurmiyati Nurmiyati Oki Candra, Oki Parulian, Toktong Piliang, Wilda Srihastuty Handayani Prasetya, Fajar Prasetyo, Siswo Aji Pratama, Dwi Noviasih PUGUH KARYANTO Putri, Devi Septiana Raja Syamsidar, Raja Rakhmatdi, Rakhmatdi Rinanto, Yudhi Ririk Kusuma Handari Rofa Nurochma Rohman, Jundi Fathur Roziah, Roziah Rugaiyah Sabila, Wahdania Nuris Sajidan Sajidan Saparina, Riska Sapartiwi, Sapartiwi Sari, Mutiara Arum Shalawati, Shalawati Slamet Santosa Soerya Dewi Marliyana SOLICHATUN Sri Dwiastuti Sri Widoretno Suciati Suciati Suciati Sudarisman Sugiyarto SUKAMTI . Sum, T.M. Susilaningrum, Dian Fajarwati Swastika, Brilian Tengku Riza Zarzani N UMI FATMAWATI Umi Nurhayati, Umi Umi Nurjannah Widura, Hakim Surya Yesie Erma Yunita Yudi Rinanto Yulianto Yulianto Zul Herman