Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Implementation of Character Education in Teaching English as a Foreign Language in SMA Cendana Pekanbaru Ariyanto, Joko; Rugaiyah, Rugaiyah; Roziah, Roziah; Yulianto, Yulianto; Irenta, Astrid
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/72z04b03

Abstract

Character education has been widely promoted in Indonesian education policy; however, empirical studies examining how it is enacted in EFL classrooms at the senior high school level remain limited, particularly in terms of classroom-level practices and teacher interpretation. This qualitative case study investigates the implementation of character education in EFL teaching at SMA Cendana Pekanbaru, focusing on how values are enacted in practice. Data were collected from two English teachers through lesson plan analysis (n=12), classroom observations (n=6 sessions), and semi-structured interviews. The findings reveal that character education is primarily integrated through (1) routine-based classroom management practices that reinforce discipline and responsibility, (2) teacher modelling and interactional feedback that promote respect and honesty, and (3) task-based activities that implicitly embed cooperation and perseverance. However, implementation remains surface-level, as teachers prioritize linguistic targets and rarely engage students in critical moral reflection. Given the small-scale, bounded nature of the study, the findings highlight how policy-level expectations are selectively enacted in classroom practice rather than fully realized. The study underscores the need for pedagogical support that moves beyond implicit integration toward more reflective and explicit character education in EFL contexts.
Pengenalan Konsep Borrowing dalam Bahasa Inggris Berbasis Aplikasi sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Linguistik di Kalangan Siswa SMA _IT Imam Syafi’I 2 Cendikia Pekanbaru Rugaiyah, Rugaiyah; Ariyanto, Joko
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.27565

Abstract

Latar Belakang: Sebagai lingua franca global, bahasa Inggris memiliki peran penting dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Dalam pembelajaran bahasa, selain keterampilan komunikatif, literasi linguistik juga menjadi aspek penting untuk dipahami. Salah satu fenomena linguistik yang relevan namun jarang diperkenalkan dalam pembelajaran adalah borrowing, yaitu proses peminjaman kosakata dari satu bahasa ke bahasa lain. Tujuan: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi linguistik siswa melalui pengenalan konsep borrowing words dalam bahasa Inggris berbasis aplikasi. Kegiatan dilaksanakan di SMA IT Imam Syafii 2 Pekanbaru dengan melibatkan 19 siswa sebagai peserta. Metode: Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis intervensi edukatif dengan desain pre-test dan post-test yang dipadukan dengan penggunaan aplikasi kuis interaktif kahoot sebagai media evaluasi dan penguatan materi. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui empat pertemuan yang mencakup pengenalan konsep dasar borrowing, jenis-jenis borrowing words seperti loanwords, loan translation, dan loan blends, serta latihan aplikatif dalam konteks kalimat. Hasil: Hasil program PkM menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 5,03 pada pre-test menjadi 7,16 pada post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis aplikasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep borrowing sekaligus memperkuat literasi linguistik mereka. Program ini juga meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Kesimpulan: Oleh sebab itu, pendekatan pembelajaran berbasis aplikasi ini berpotensi untuk dikembangkan dan diterapkan pada sekolah lain dengan karakteristik yang serupa.
Molecular Docking of Gamma Amino Butyric Acid GABA on Rattus Norvegicus B-receptor as Antidiabetic Meti Indrowati; Harlita; Umi Fatmawati; Joko Ariyanto; Estu Retnaningtyas
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.8044

Abstract

Earlier research reported that GABA had a correlation with diabetes in processes of glucose homeostasis. This study aims to identify the validity of B-receptor Rattus norvegicus as GABA protein target, modeling the structure and knowing the binding affinity between GABA and B-receptor Rattus norvegicus through molecular docking.   The research was carried out using in-silico method.  The interaction of GABA with the target protein was determined using SuperPred, followed by modeling the protein target using SwissadMe. Ramachandran Plot and Errat Procheck are used to determine the validity of the protein target. Molecular docking was determined using Pyrx and PyMol. The results showed that GABA binding to the B- receptor Rattus norvegicus has biological activity as glucose oxidase inhibitor and antidiabetic.  The conclusion are: B-receptor Rattus norvegicus is a valid protein target for binding to GABA; there are four 3-dimensional models of B-receptor Rattus norvegicus and the best model has 98.43% sequence identity; the binding affinity of GABA (ligand) on B-receptor Rattus norvegicus from the best model is -3.4 kcal/mol energy, 1.773 RMSD lower bound, and 1.81 RMSD upper bound. It is suggested that this research might be used as an empirical basis to further investigate GABA as antidiabetic.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X MIA Pada Materi Pencemaran Lingkungan di Surakarta Masitoh, Ikhlasun Dwi; Marjono, Marjono; Ariyanto, Joko
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 1 (2017): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v10i1.11276

Abstract

ABSTRAK-Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MIA pada materi pencemaran lingkungan di SMA A Surakarta.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental research) dengan desain penelitian posttest only nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA A Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah cluster sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan non tes. Metode tes meliputi soal uraian kemampuan berpikir kritis sedangkan metode non tes meliputi observasi dan dokumentasi. Uji hipotesis dengan menggunakan uji-t (t-test) dibantu SPSS versi 16.Hasil uji hipotesis pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai sig.<a yaitu 0,013 < 0,05 dan nilai thitung>ttabel(a,df) yaitu 2,563 > 1,670 sehingga H0 ditolak. Hal ini berarti perolehan rata-rata kemampuan berpikir kritis antara eksperimen kelas dan kelas kontrol berbeda nyata. Perbedaan tersebut juga didukung secara deskriptif yaitu dari nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen (81,44) lebih tinggi dari kelas kontrol (75,97). Hasil capaian aspek berpikir kritis pada kelas eksperimen yaitu interpretation 90 %, analysis 53 %, inference 76 %, explanation 95 %, evaluation 82% dan self-regulation 93 %, sedangkan pada kelas kontrol yaitu interpretation 84 %, analysis 45 %, inference 84 %, explanation 91 %, evaluation 61 % dan self-regulation 91 %. Capaian tiap aspek berpikir kritis pada kelas ekperimen lebih tinggi dari kelas kontrol pada semua aspek kemampuan berpikir kritis kecuali aspek inference.Berdasarkan hasil uji hipotesis dan analisis data dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran biologi pada aspek interpretation, analysis, explanation, evaluation, dan self-regulation namun tidak signifikan pada aspek inference. Kata kunci: Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Kemampuan Berpikir KritisABSTRACT- The objective of this research was to find out the influence of guided inquiry learning toward the critical thinking skills of X MIA students on environmental pollution material in SMA A Surakarta. This research was a quasi experimental research with posttest only nonequivalent control group design. The population of the research is all of the X MIA students of SMA A Surakarta in the academic year of 2013/2014. The sample was selected through cluster sampling. The data were collected using test and non-test method. The test applied test method is critical thinking essay, while the applied non-test method is observation and documentation. The hypothesis testing is done by applying t-test with SPSS version 16. From the hypothesis result of the influence of guided inquiry learning toward critical thinking skill, the obtained result of the significance value is 0.013 (a< 0.05) and t = 2.563 > ttable(a,df) = 1.670. There is a significant difference in the mean score of critical thinking skill between experimental group and control group. The mean score of experimental group (81.44) is higher than control group (75.97). The achievement of each critical thinking skills aspects of experimental group on interpretation is 90 %, analysis is 53 %, inference is 76 %, explanation is 95 %, evaluation is 82% dan self-regulation is 93 %, while the achievement of each critical thinking skills aspects of control group on interpretation is 84 %, analysis is 45 %, inference is 84 %, explanation is 91 %, evaluation is 61 % dan self-regulation is 91 %. The achievement of each critical thinking skills aspects of experimental group is higher than control group in all of critical thinking skills aspects except inference. Based on hypothesis testing and data analysis it can be concluded that guided inquiry learning gives significant effect toward the critical thinking skill in biology learning on interpretation, analysis, explanation, evaluation, and self-regulation aspect but not significant on inference aspect.
Bentuk Kehidupan (Life Form) Tumbuhan Penyusun Vegetasi Di Kotamadya Surakarta Ariyanto, Joko; Widoretno, Sri; Nurmiyati, Nurmiyati; Agustina, Putri
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7, No 2 (2014): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v7i2.2928

Abstract

Surakarta memiliki luas wilayah 44 km2, terletak di dataran rendah dengan ketinggian 105 m dpl dan di pusat kota 95 m dpl dan memiliki iklim muson tropis. Tidak semua wilayah Surakarta ditempati penduduk. Ruang terbuka di Surakarta  ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan dengan berbagai bentuk kehidupan (life form). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui berbagai tipe life form penyusun vegetasi dan mengetahui tipe life form yang paling melimpah dan dominan di Kotamadya Surakarta. Sampling dilakukan pada 1% luas free area (area terbuka hijau) di setiap kecamatan. Ukuran Plot yang digunakan adalah (10x10) m kemudian pada plot tersebut dilakukan pengamatan untuk diidentifikasi jenis tumbuhan yang ada dan ditentukan tipe bentuk kehidupan (life form) dari setiap tumbuhan yang ditemukan. Cover dari setiap bentuk kehidupan (life form) diukur dengan skala Braun-Blanquet kemudian dibandingkan dengan bentuk kehidupan (life form) standar Raunkiaer. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa bentuk kehidupan (life form) yang paling mendominasi vegetasi di Surakarta adalah Phanerophyte dengan persentase cover tertinggi (104%). Dengan membandingkan bentuk kehidupan (life form) standar Raunkiaer diketahui Cryptophyte memiliki persentase di bawah persentase Cryptophyte bentuk kehidupan (life form) standar Raunchier.
Penguasaan Fakta, konsep, Prosedur dan Metakognisi melalui Pertanyaan di Pembelajaran Problem Based Learning Biologi WIDORETNO, SRI; SAJIDAN, SAJIDAN; RAMLI, MURNI; ARIYANTO, JOKO; SANTOSA, SLAMET; AYU, ATIKA GURITNA
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2016): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v9i1.2626

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran problem based learning terhadap penguasan fakta, konsep, prosedur dan metakognisi pada pembelajaran problem based learning pada pelajaran biologi. Penelitian merupakan quasi eksperiment dengan populasi penelitian adalah peserta didik kelas 10 SMAN 4 Surakarta, dengan 2 kelas sebagai sampel penelitian kontrol dan perlakuan. Penentuan sampel menggunakan purposive random sampling untuk dua kelas yang mempunyai kesamaan kemampuan dengan uji F(32;0,05)=3,998. Analisis pertanyaan peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan pembelajaran problem based learning menggunakan kualifikasi pertanyaan berdasarkan Taksonomi Bloom. Data dianalisis dengan anacova. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran problem based learning mempengaruhi penguasaan pertanyaan ditinjou dari jumlah pertanyaan pada pengetahuan fakta, konsep, prosedur namun tidak untuk metakognisi. 
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Model Discovery Learning Berbantuan Think–Pair–Share pada Materi Tumbuh Kembang Makhluk Hidup Asyiyah Hasna Hidayati; Meti Indrowati; Joko Ariyanto
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i3.110194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara pembelajaran Discovery Learning berbantuan Think–Pair–Share dan pembelajaran Discovery Learning dengan ceramah variatif pada materi tumbuh kembang makhluk hidup kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas XI IPA SMA Islam 1 Surakarta yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis. Data dianalisis menggunakan uji Analysis of Covariance (ANCOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kedua kelompok mengalami peningkatan setelah pembelajaran. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Meskipun demikian, kelas yang menerapkan Discovery Learning berbantuan Think–Pair–Share menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi strategi Think–Pair–Share dalam Discovery Learning dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran biologi untuk memfasilitasi pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa.
Ethnobotany of Natural Dye Plants of Godhongkoe and Cindelaras for Eco-Friendly Ecoprint Batik in Surakarta Devi Septiana Putri; Siswo Aji Prasetyo; Nurmiyati Nurmiyati; Joko Ariyanto
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11168

Abstract

The demand for environmentally friendly textiles has driven the increasing use of plant-based natural dyes, particularly in ecoprint batik products. However, local knowledge regarding dye plant species, utilized plant parts, and dyeing techniques has not been systematically documented. This study aims to examine the utilization of natural dye plants in ecoprint batik fabric production within the GodhongKoe and Cindelaras communities in Surakarta City, Central Java. The research employed a descriptive method using primary data obtained through observations, questionnaires, and interviews with artisans selected through purposive sampling. Data were analyzed qualitatively and quantitatively by calculating the percentage of plant organ usage. The results showed that both communities utilized 10 plant species each. Leaves were the most dominantly used plant organ, accounting for 60% of total usage, due to their easy availability and effectiveness in producing natural patterns and colors. In addition, stems and bark were utilized as sources of strong pigments and natural fixatives. This study concludes that ecoprint practices reflect the utilization of local plant diversity based on ethnobotanical knowledge. These findings contribute to the preservation of local knowledge on the use of natural dye plants while supporting the development of environmentally friendly creative industries based on local biological resources.
Digital Bilingual Integration: Structural and Syntactic Patterns of Intra-Sentential Code-Switching in Indonesian–English Twitter Discourse Rugaiyah, Rugaiyah; Ariyanto, Joko
J-SHMIC : Journal of English for Academic Vol. 13 No. 2 (2026): J-SHMIC: Journal of English for Academic
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jshmic.2026.vol13(2).29169

Abstract

This study examines the structural and syntactic patterns of intra-sentential code-switching in Indonesian–English bilingual discourse on Twitter within the framework of digital multilingualism. Adopting a qualitative research design, the study employs qualitative content analysis to investigate naturally occurring language use in online communication. A total of 100 bilingual utterances were purposively selected based on the presence of intra-sentential code-switching. The analysis focuses on three interconnected dimensions: the types of switching structures, the positional distribution within sentences, and the syntactic categories involved. The findings reveal that insertion-based switching at the phrase level is the most dominant pattern, particularly in the form of adjective, verb, and noun phrase insertions, indicating that bilingual speakers tend to embed English elements within Indonesian grammatical structures rather than switching across larger syntactic units. In terms of positional distribution, code-switching occurs predominantly in the middle of sentences, reflecting a high degree of syntactic integration and fluency in bilingual language use. Furthermore, the distribution of syntactic categories shows that adjective phrases are the most frequent, followed by verb phrases and noun phrases, highlighting the role of English as an expressive and functional linguistic resource in digital discourse. Overall, the findings demonstrate that intra-sentential code-switching is not random but represents a systematic and structured linguistic practice. This study introduces the concept of Digital Bilingual Integration to explain how Indonesian functions as the matrix language while English elements are strategically embedded to enhance communicative effectiveness, stylistic expression, and identity construction in online interaction.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agnesia Dewi, Dwita Agnesia, Dwita Agung Jatmiko Alanindra Saputra Alisadikin, Muhammad Alvi Puspita, Alvi Alvi Rosyidi Alyuni Wulantika Amalia Chasanah Anggrahini, Mardiayu Anjani, Fullaikhah Annisa Aul Aeni Assabai Nizar Urwani Asyiyah Hasna Hidayati Atika Guritna Ayu Atika Guritna Ayu ATIKA GURITNA AYU, ATIKA GURITNA Aurlena, Weny Puput Bambang Riyanto Baskoro Adi Prayitno Baskoro Adi Prayitno Baskoro Adi Prayitno Bowo Sugiharto Candra Adi Prabowo Chaerul Novitasari Chrisnia Octovi Christine Noverima Prasasti Hujianti Chusnunia, Chusnunia Danik Wahyuningsih Denny Muhammad Fajar Devi Septiana Putri Dewanto Harjunowibowo Dewi Ekaputri Pitorini Dewi Puspita Sari Diharjo, Dewi Dupri Dwi Ayu Lestari Dwi Ayu Lestari dwi ayu lestari, dwi ayu Dyah Erlina Sulistyaningrum Eko Setyaningsih, Eko Elia, Fitra Endang Sri Darmiyati Erwin Sulistianti Estu Retnaningtyas Evin Yofitawulansari Evita Rosilia Dewi Fadhilla Cahya Alifa Feriana Solikati MP Galuh Yuli Nurastuti Gilang Akbar Nugroho Hanifah Nur Diana Harlita Harlita Harlita Hermaliza, Hermaliza Hermanysah, Hermanysah Ika Setyanti Irenta, Astrid Ita Widya Yanti Joko Juswandi Juswandi Maridi Maridi Maridi Maridi Marjono Marjono Masitoh, Ikhlasun Dwi Meti Indrowati Muhammad Ircham Wildan Sholihan Muhtar Sanusi Muhtar Sanusi Murni Ramli Murni Ramli Murni Ramli Murni Ramli Murni Ramli Murni Ramli Murni Ramli Muzayyinah Muzayyinah Nabela Fungky Nur Fauziah Nanik Murti Prasetyanti Ninik Ambarini Nurhidayah Nurhidayah Nurmiyati Nurmiyati Nurmiyati Nurmiyati Nurmiyati Nurmiyati Nurul Qomariyah Oki Candra, Oki Parulian, Toktong Prasetya, Fajar Pratama, Dwi Noviasih PUGUH KARYANTO Putri Agustina Raja Syamsidar, Raja RIEZKY MAYA PROBOSARI Rinanto, Yudhi Ririk Kusuma Handari Rofa Nurochma Roziah, Roziah RR. PUTRI GELAR NAGRINI Rugaiyah Sabila, Wahdania Nuris Sajidan Saparina, Riska Sapartiwi, Sapartiwi Sari, Mutiara Arum Shalawati, Shalawati Siswo Aji Prasetyo Slamet Santosa Slamet Santosa Slamet Santosa Slamet Santoso Soerya Dewi Marliyana SOLICHATUN Sri Dwiastuti Sri Widoretno Sri Widoretno Sri Widoretno Sri Widoretno Sri Widoretno Sri Widoretno Sri Widoretno Sri Widoretno Suciati Suciati Suciati Suciati Suciati Sudarisman Sugiyarto SUKAMTI . Sum, T.M. Susilaningrum, Dian Fajarwati Swastika, Brilian Tengku Riza Zarzani N Tri Utami Widayati Tyas Nyonita Umi Fatmawati UMI FATMAWATI Umi Nurjannah Widura, Hakim Surya Wiji Setyo Utami Yeni Puspitasari Yesie Erma Yunita Yudi Rinanto Yulianto Yulianto Yunita Nur Anggraeni Zul Herman