p-Index From 2021 - 2026
10.903
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Management of urogenital hygiene health education to improve knowledge and prevent urinary tract infection in patient with chronic kidney disease Allyarista, Dhea Firnanda Airin; Asmaningrum, Nurfika; Ardiana, Anisah; Darmawan , I Kade Iman
Majalah Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 2: October 2024
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/makein.2024207

Abstract

Urinary Tract Infections (UTIs) are a prevalent form of Healthcare-Associated Infections (HAIs) in patients with chronic kidney disease (CKD), especially those undergoing urinary catheterization. It is estimated that UTIs affect up to 25% of catheterized patients, significantly impacting morbidity and healthcare costs (World Health Organization, 2021). This study aims to determine how health education regarding urogenital hygiene can increase knowledge and prevent infection for patients undergoing urinary catheterization. This research is quantitative descriptive using a case study approach. A one-group pre-test post-test design was employed to collect data through the administration of pre-test and post-test knowledge assessments before and after health education. The results demonstrated a significant increase in knowledge scores from 67 to 93, indicating the effectiveness of health education in enhancing knowledge about urogenital hygiene. Furthermore, observation of signs and symptoms of UTIs showed a decrease in symptoms during the patient's treatment, highlighting the positive impact of health education. Providing urogenital hygiene education effectively increases knowledge and mitigates the risk of UTIs during patient care.
Penerapan Metode Tradisional Purifikasi untuk Mengantisipasi Terjadinya Gangguan Kesehatan Akibat Penurunan Kualitas Air Permukaan Tanah di Desa Mojoparon Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan Zuhroidah, Ida; Toha, Mukhammad; Sujarwadi, Mokh.; Asmaningrum, Nurfika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17730

Abstract

ABSTRAK Terdapat home industri, rumah kost, usaha laundry dan pondok pesantren dengan kapasitas penghuni yang besar di wilayah mojoparon. Berdasarkan analisis situasi dijumpai permasalahan sanitasi lingkungan berupa  keterbatasan sarana pengolahan air limbah rumah tangga, belum tersedianya saluran pembuangan air limbah yang memadai, keterbatasan fasilitas saluran air minum. Kebutuhan air bersih sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat dalam memelihara kesehatannya. Masalah kesehatan masyarakat yang diakibatkan oleh pencemaran air meliputi diare, typus abdominalis, disentri, dan penyakit kulit lainnya. Hingga saat ini masalah sanitasi lingkungan tersebut belum ada solusi. Kegiatan program desa binaan tahun ke-1 berfokus pada upaya perbaikan lingkungan melalui peningkatan kualitas air permukaan dengan metode tradisional purifikasi. Hasil yang telah dicapai kualitas air permukaan tanah sudah memenuhi syarat fisik dan bakteriologi untuk dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan mandi, cuci, kakus (MCK). Masyarakat merasakan manfaat dari program desa binaan dan terjadi transfer ilmu pengetahuan dalam memahami masalah sanitasi lingkungan dan mampu bertindak dengan benar secara mandiri. Kata Kunci: Purifikasi, Pencemaran Air, Penyakit Infeksi  ABSTRACT Home Industries, boarding houses, laundry businesses, and Islamic boarding schools have large occupant capacities in the Mojoparon area. Based on the situation analysis, environmental sanitation problems were found in limited household wastewater treatment facilities, the unavailability of adequate wastewater drainage channels, and limited drinking water channel facilities. Clean water is essential to support community activities and maintain their health. Public health problems caused by water pollution include diarrhea, typhoid abdominals, dysentery, and other skin diseases. Until now, there has been no solution to the environmental sanitation problem. The activities of the 1st year of the fostered village program focus on efforts to improve the environment by improving the quality of surface water using traditional purification methods. The results that have been achieved show that the quality of groundwater has met the physical and bacteriological requirements to be used by the community for bathing, washing, and toilet  activities. The community feels the benefits of the fostered village program, and there is a transfer of knowledge in understanding environmental sanitation problems and being able to act correctly and independently. Keywords: Purification, Water Pollution, Infectious Diseases
Developing A Workplace Violence Prevention Model to Improve Nurses' Professional Quality of Life: A Structural Equation Modeling Analysis Wijaya, Dodi; Asmaningrum, Nurfika; Nur, Kholid Rosyidi Muhammad; Kurniawati, Yulia; Nguyen, Tuan Van
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 20 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2025.20.1.11115

Abstract

Nurses’ Professional Quality of Life (Pro-QOL) scores are important because they influence health service quality. Thus, assessing the nurses’ quality of professional life is essential to identify the organization’s strengths and weaknesses. This research aims to develop a Workplace Violence prevention model to improve nurses’ professional quality of life. This is an analytical observational study with a cross-sectional research design. The sample comprised 178 nurses working in private hospitals in Jember Regency, East Java Province. The determinants of workplace violence are directly influenced by nurse factors at 34.6% and patient factors at 46.1%. The factor influencing workplace violence the most is the patient factor, reflected by the patient's knowledge indicators. Coping is a mediating variable between workplace violence and professional quality of life. Positive coping strategies have a direct influence of 72.8% on nurses’ professional quality of life. This study concludes that patient factors influence the workplace violence prevention model, and patient knowledge can prevent workplace violence toward nurses. Additionally, positive coping strategies can help nurses to improve their professional quality of life.
Pengembangan Health Self-Empowerment: Analisis Indeks Massa Tubuh dan Gaya Hidup Masyarakat Agrikultural Fibriansari, Rizeki Dwi; Asmaningrum, Nurfika; Astuti, Anggia
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 10, No 1 (2025): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.103402

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan merupakan aspek vital dalam kehidupan manusia dan erat kaitannya dengan indeks massa tubuh (IMT) dan gaya hidup. Konsep self-empowerment atau pemberdayaan diri semakin berkembang dalam dunia kesehatan, dengan fokus pada upaya individu untuk mengambil peran aktif dalam pemeliharaan dan peningkatan kesehatan mereka sendiri.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mengukur distribusi IMT dan gaya hidup sehat berbasis pengembangan Model Health Self-Empowerment.Metode: Rancangan penelitian menggunakan desain diskriptif analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 269 responden di area agrikultural. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, mengukur IMT dan kuesioner tentang perilaku gaya hidup sehat. Analisis data menggunakan statistik diskriptif.Hasil: Mayoritas responden adalah laki-laki (88%) dalam kelompok usia <40 tahun (48%). Kategori IMT overweight 55 responden (20,4%) dan obesitas sejumlah 27 responden (10%). Aktivitas gaya hidup sehat yang dominan dilakukan adalah perilaku hidup bersih (67%) dan yang jarang dilakukan makan teratur dan bergizi (54%).Kesimpulan: Usia produktif dengan prevalensi overweight dan obesitas pada kelompok agrikultural masih cukup tinggi. Perlunya perhatian terhadap perilaku makan dan manajemen berat badan sebagai bagian dari promosi gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat masyarakat agrikultural perlu ditingkatkan terutama dalam aspek manajemen stres, pola makan, dan pemantauan kesehatan.
Prediktor Perilaku Menjaga Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus: Persepsi Sehat Berbasis Health Belief Model Nuzula , Indana Firdausi; Asmaningrum, Nurfika; Afandi, Alfid Tri
Bali Medika Jurnal Vol 10 No 2 (2023): Bali Medika Jurnal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v10i2.265

Abstract

Persepsi sehat adalah suatu proses seseorang dalam menginterpretasikan stimulus yang diterima oleh alat indra yang berkaitan dengan keadaan sehat seseorang sehingga perilakunya disesuaikan dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi sehat berdasarkan teori health belief model sebagai prediktor perilaku mempertahankan kadar glukosa darah normal pada pasien diabetes tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 112 responden dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner health belief model dan perilaku menjaga kadar glukosa darah. Spearman rank test digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian diperoleh nilai modus persepsi sehat adalah 108 dan nilai median 106,5 dengan nilai minimum 86 dan nilai maksimum 119, sedangkan nilai modus perilaku menjaga kadar glukosa darah adalah 27 dan nilai median 27,5 dengan nilai minimum 23 dan nilai maksimum 33. Ada hubungan yang signifikan antara perilaku persepsi sehat mempertahankan kadar glukosa darah (p = <0,011 dan r = 0,239). Terdapat korelasi positif yang berarti semakin tinggi persepsi kesehatan, semakin tinggi perilaku mempertahankan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Perawat dapat menggunakan teori health belief model untuk memperjelas persepsi pasien DM tipe 2 sehingga dapat mempengaruhi pasien untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat.   Healthy perception is an individual process to interprete the stimulus received by the sense organs, which related to a healthy state that stimulated individuals to adjust behavior as expectation. This study aimed to analyze the relationship between healthy perceptions based on the theory of health belief models and behavior to maintain normal blood glucose levels in type 2 diabetes patients. A cross-sectional design was performed 112 respondents using the purposive sampling. The data was collected using the health belief model and the behavior to maintain blood glucose levels questionnaire. Spearman rank test was used to analyse the objective the study. The results showed that the mode value of healthy perception was 108 and median value was 106,5 , with a minimum value of 86 and a maximum value of 119. While the mode value of behavior maintaining blood glucose levels was 27 and median value was 27,5 with a minimum value of 23 and a maximum value of 33. There was a significant correlation between healthy perception behavior of maintaining blood glucose levels (p = <0.011 and r = 0.239) with a low positive correlation between the two variables. It shows that the higher the perception of health, the higher the behavior of maintaining blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus. Nurses suggested to use the health belief model theory to clarify the perception of type 2 diabetes patients that can influence patients to adopt a healthier lifestyle.
Edukasi Berbasis Video Melalui Barcode (EVIBAR) Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Keluarga Pasien di Paviliun Melati RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso Maria, Kiki; Asmaningrum, Nurfika; Fauziah, Wahyuni
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i2.324

Abstract

Paviliun Melati merupakan ruang rawat inap khusus untuk perawatan anak yang dilengkapi dengan fasilitas perawatan kelas 1, 2, 3, PICU, HCU, dan ruang isolasi yang terdiri dari 2 gedung A dan B serta terdiri dari lantai 1 dan lantai 2. Pada tahun 2023, prevalensi tertinggi kasus penyakit diare, dan menjadi salah satu penyebab utama kematian. Edukasi berbasis video melalui barcode kepada keluarga pasien sangat penting sebagai upaya peningkatan pengetahuan. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan  keluarga pasien di Paviliun Melati. Pengabdian ini menggunakan edukasi berbasis video melalui barcode. Dari 10 peserta yang mengikuti  Pre-Tes dan Post-Tes, usia 19-59 sebanyak 10 arang (90%) dan usia >60 tahun sebanyak 1 orang (10%) dan hasil pre-tes 5 peserta (50%) memiliki nilai baik sedangkan hasil post-tes 8 orang (80%) memiliki nilai yang baik. Berdasarkan hasil Pre-Test dan Post-Tes dari 10 orang peserta edukasi berbasis video melalui barcode, mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 30% dan inovasi ini dapat dipergunakan secara rutin sebagai upaya peningkatan pengetahuan keluarga pasien dan guna untuk meningkatkan mutu pelayanan di Paviliun Melati.
A Systematic Review of Factors Influencing Nurses Clinical Risk Identification Skills: Implications for Patients Safety Chandra, Eka Yufi Septriana; Wijaya, Dodi; Asmaningrum, Nurfika
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i11.15761

Abstract

ABSTRACT Patient safety is considered an important part of healthcare and also plays an important role in preventing and reducing harm, errors, and injuries that can occur during the care cycle. One way to address this challenge is to develop systematic clinical risk management. This study aims to determine the ability of nurses to identify clinical risks through risk management. The research used was a systematic review using the PRISMA protocol in selecting articles. The results showed 10 articles were identified and published in 2014-2024. All articles studied were indexed by Scopus. The study found two main factors that can affect nurses' ability to identify clinical risks, namely intrinsic and extrinsic factors. The largest factor was found in extrinsic factors which found that effective communication is the main factor that can affect nurses' ability to identify clinical risks in patients in hospitals. Keywords: Nurses, Nursing abilities, Identification Skills, Clinical Risk, Patient Safety
HUBUNGAN EFIKASI DIRI PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN RISIKO RAWAT ULANG DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. HARJONO KABUPATEN PONOROGO Anandarma, Sustyarko Onny; Asmaningrum, Nurfika; Nur, Kholid Rosyidi Muhammad
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 8 No. 2 (2021): Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.V8i2.15301

Abstract

Tujuan: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Dalam proses perawatan mandiri pasien diabetes di rumah, efikasi diri merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi diri dan dapat meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kekambuhan penyakit, sehingga dapat menurunkan risiko rawat ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan risiko rawat ulang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan desain penelitian observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 69 responden melalui perhitungan G*Power. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner DMSES dan LACE Index, dengan hasil uji validitas 0,658 untuk kuesioner DMSES dan 0,895 untuk kueisoner LACE Index. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Spearman rank. Lokasi penelitian ini dilakukan di RSUD Dr. Harjono Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini dimulai dari bulan November 2020 sampai dengan bulan Desember 2020. Hasil: Hasil penelitian ini terdapat nilai korelasi signifikan antara efikasi diri dengan risiko rawat ulang dengan nilai p value < 0,001 dan r = -0,411 yang menunjukkan keeratan korelasi sedang dengan nilai negatif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri pasien sehingga mampu memanajemen perawatan dirinya, berdampak terhadap risiko rawat ulang yang rendah. Simpulan: Diharapkan perawat dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai langkah untuk meminimalisir kejadian rawat ulang pada pasien diabetes mellitus tipe 2.
HUBUNGAN TINGKAT LITERASI KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS KABUPATEN PONOROGO Edyawati, Eka; Asmaningrum, Nurfika; Nur, Kholid Rosyidi Muhammad
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 8 No. 2 (2021): Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.V8i2.15302

Abstract

Tujuan: Tuberkulosis paru tetap menjadi penyebab utama penyakit dan termasuk di antara 10 penyebab kematian teratas di seluruh dunia. Kepatuhan pasien terhadap terapi merupakan salah satu penentu keberhasilan penatalaksanaan terapi tuberkulosis, yang mana salah satu faktor penentu kepatuhan dipengaruhi oleh tingkat literasi kesehatan pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 49 sampel penelitian dilibatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan total sampling. Kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan HLS-EU-Q16. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tingkat literasi kesehatan yang tinggi sebanyak (81.4%) dan mayoritas memiliki kepatuhan pengobatan TB paru yang tinggi dengan jumlah 40 responden (81.4%). Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat literasi kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru (p-value = 0,0001), CI= 95%; OR= 11,250. Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa tingkat literasi kesehatan berbanding lurus dengan kepatuhan minum obat pasien Tuberkulosis. Sebagai perawat, kita harus memberikan intervensi psikoedusatif kepada keluarga atau orang yang dicintai untuk meningkatkan dukungan efektif bagi individu yang membutuhkan.
Exploring the levels of work fatigue among rice farmers: A Cross-sectional study in an agricultural area Asmaningrum, Nurfika; Angelina Paramitha Astuti Dos Santos; Dodi Wijaya; Retno Purwandari; Rosyidi Muhammad Nur, Kholid
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Vol. 5 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : KHD-Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/nhsj.v5i1.493

Abstract

The agriculture sector plays an important role in a country's economy, and one of the important sectors is food crops such as rice. Agricultural activities can put farm workers at risk of work-related accidents, and one of the factors that influences this is work fatigue. Work fatigue is the body's defense mechanism to reduce more severe damage when someone does excessive activity. This research analyzed work fatigue among farmers in Antirogo village, Sumbersari District, Jember Regency. This research was quantitative descriptive research using a sampling method on 290 respondents. This research was conducted using univariate analysis with frequency distribution. This research collected data using the Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) questionnaire. Data collection results showed that the highest result of assessment indicators in the medium category for lack of energy was 68.3%. Exertion of physical exertion was 62.4%, and physical discomfort was 46.6%; the lowest results were found in a mild category: motivation at 89.7% and sleepiness at 60%. The overall results of work fatigue among rice farmers in Antirogo Village are in the medium category of 60%. The bivariate analysis showed a meaningful relationship between the characteristics of the respondents, gender, and working period to the occurrence of work fatigue among rice farmers in Antirogo Village. This research showed that rice farmers experience fatigue influenced by the work environment and having good motivation can reduce fatigue.
Co-Authors Ahmad Rifai Alfid Tri Afandi Allyarista, Dhea Firnanda Airin Aluh Eka Novianty Anandarma, Sustyarko Onny Angelina Paramitha Astuti Dos Santos Anisah Ardiana Anisah Ardiana ardiani, Dewi Ulfah Ardiani Arifatunnahriyah, Octavia Astuti, Anggia Ayu Rahmawati AYU RAHMAWATI Azizah Abdullah, Syamsiah Nur Baehaqi Baiq Trisna Satriana Budi Anna Keliat Chandra Aji Wijaya Chandra Aji Wijaya, Chandra Aji Chandra, Eka Yufi Septriana Dani Saputra Darmawan , I Kade Iman Denny Rifki Devi Chintya Ayu Palupi Dewi, Sonia Mila Dodi Wijaya Dwi Nuria Arifin Dwifarin, Septa Edyawati, Eka Eka Edyawati Eka Yufi Septriana Candra Eko Prasetyo Endrian Kurniawan, Dicky Ermayuningsih, Baiq Reny Erti Ikhtiarini Dewi Faradisa, Elok Fatimah Fauzatul Walidanik Fauziah, Nur Hasanatil Fauziah, Wahyuni Firman Ramadhan Framudella, Azarine Dwinta Gesit Wira Mustapa Handoko, Yudho Tri Hartini Mansyur Heri Siswanto Heri Siswanto Huriah, Luluk Ida Ayu Manik Fitriani Utami Intan Ayu Nur Aini Isdayana, Mulenda Jihadiah Nur Ikromah Kholid Rosyidi Muhammad5 Kiki Maria Lantin Sulistiyorini, Lantin Leersia Yusi Ratnawati Lumprom, Orachorn Lutfian, Lutfian Maman Suparman Mardiati Mardiati Marsya Nurrahmawati Maula, Muthiatul Moh Taufiqurrahman Muhamad Zulfatul A’la Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Mukhammad Toha Mulenda Isdayana Mustapa, Gesit Wira Nabawi, Darodjadien Naofal Naela Farah Anisa Nanda, R.A Arsyifa Nguyen, Tuan Van Novi Putri Cahyanti Novi Putri Cahyanti Nur Jannah Nur, Kholid Rosyidi M Nurrahmawati, Marsya Nuzula , Indana Firdausi Pujiyono, Aldi Rahardian Puthro, Gede Darmawan Putrha, Gede Dharmawan R.A Arsyifa Nanda Rahmawati, Iis ramadhan, firman Restanto, Didik Pudji Retno Purwandari Retno Purwandari Retno Purwandari Retno Wardani, Hamidah Rifatul Ula, Shobrina Rizeki Dwi Fibriansari Rizka Maulida Rizka Maulida Rizky Amalia, Dinda Rondhianto Rondhianto Rosyidi Muhammad Nur, Kholid Saktiningtiyas, Devi Ruchama’ Salsabilla, Ridha Nilna Saputra, Dani Sarah Wulan Putrianti Sari Dewi Karuaniawathy Septiani Wahdaniyah, Mellinia Sholihah, Firdha Amaliatus Sholihah, Mar'atus Sofyan Nurdiansyah Sonia Mila Dewi Sri Wahyuni Suciati Suciati Suciati Suciati Sugiyanta Sugiyanta Suhari Suhari Suhari Sujarwadi, Mokhammad SUJARWANTO Supiah Farida Sustyarko Onny Anandarma Sutanto Priyo Hastono Suyanti Suyanti syamsidar syamsidar Sya’roni, Sya’roni Syifa Hajarul Istiqomah Tantut Susanto Tantut Susanto Tanwirullaily Tikfi Andriani Tsai, Yun Fang Ulfah, Choiria Firdatul Ulfiatun Hasanah Umi Latifah Vindika Winda Ancarani Perijingga Wanda, Ira Purba Wijaya, Alwan Yeni Pusparini Yiyi Adelia Yudho Tri Handoko Yulia Kurniawati Zuhroidah, Ida Zuhrotul Rofiqoh