Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN PERSIMPANGAN JALAN DI KOTA SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Rusjuniati, Rista; Juniardi, Ferry; Azwansyah, Heri
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v13i2.2678

Abstract

Seiring denganpertumbuhan daerah, sistem prasarana transportasi jalan di Kota Sukadana diselenggarakan dengantujuan untuk mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, cepat,lancar, tertib, teratur, nyaman dan efisien. Selain itu, diharapkan sistemtransportasi terpadu mencapai seluruh pelosok wilayah daratan untuk menunjangpemerataan, pertumbuhan dan stabilitas sebagai pendorong, penggerak danpenunjang pembangunan daerah. Oleh karena itu, diperlukan suatu studipenanganan persimpangan pada jalan kota yang diharapkan dapat melihatpermasalahan secara nyata dan dapat digunakan untuk membandingkan permasalahanyang terjadi. Untuk menentukan penanganan persimpangan jalan digunakan metode AHP(Analytical Hierarchy Process). Pada penelitian ini, para PemangkuKepentingan/pengambil keputusan (stakeholder) merupakan nara sumber. Langkah yang diambil yaitu dengan caramelakukan penyebaran kuisioner, kemudian menentukan bobot masing-masingkriteria dan subkriteria permasalahan. Kriteria-kriteria permasalahan yangdiambil yaitu kinerja persimpangan, hirarki persimpangan jalan, akses ke modatransportasi lain, akses ke pusat kota dan kapasitas persimpangan. Hasilakhirnya adalah penyusunan ranking prioritas kriteria permasalahan danprioritas persimpangan yang perlu dilakukan penanganan di Kota Sukadana sebagai daerah kasus. Berdasarkan analisistingkat kinerja persimpangan jalan di KotaSukadana, pada persimpangan jalan di KotaSukadana mempunyai nilai DS (Derajat Kejenuhan) dari tahun 2010 s.d. 2030kurang dari 0,85. Sedangkan berdasarkan analisis tingkat pelayanan, limasimpang jalan yang ada di Kota Sukadanadari tahun 2010 s.d. 2030 berada pada tingkat pelayanan A dan B. Selain itu,berdasarkan persepsi para responden (stakeholder) dan hasil perhitungan, diperoleh bobot masing-masing kriteriapermasalahan sebesar 31,4% untuk kriteria kinerja persimpangan, selanjutnya akseske moda transportasi lain 22,4%; keterpaduan hirarki persimpangan 20,3%; kapasitaspersimpangan 14,5% dan akses ke pusat kota 11,4%. Untuk penangananpersimpangan, simpang tiga Tugu Durian menjadi prioritas utama dengan bobot4,146.Kata-kata kunci:         AHP,tingkat kinerja, tingkat pelayanan
Performance Evaluation of Signalized Intersections Using MKJI 1997, PKJI 2023, and PTV VISSIM Software (Case Study: Jl. Perintis Kemerdekaan-Jl. Tritura-Jl. Sultan Hamid II-Jl. Ya"™ M. Sabran) Putriningtiazti, Anissa; Azwansyah, Heri; Mayuni, Siti
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 4 (2024): Vol 24, No 4 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i4.87046

Abstract

The intersection of Jl. Perintis Kemerdekaan - Jl. Tritura - Jl. Sultan Hamid II - Jl. Ya' M. Sabran is a signalized intersection that often occurs irregularities and long queues so it needs to be evaluated to determine the characteristics of the intersection, intersection performance in existing conditions, intersection performance in the next 5 and 10 years, and alternative treatments that can be done at the intersection. The performance evaluation of the signalized intersection was conducted using the 1997 Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) method, the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI), and traffic simulation using PTV VISSIM software. In the existing conditions of 2024, the recommended alternative 7 is geometric changes on the north (U), west (B), and east (T) arms accompanied by a ban on right turns on the north approach (U), resetting cycle times, and enforcing direct left turns on the north (U) and west (B) approaches.. In the 2029 projection conditions, the recommended alternative 10 is geometric changes on each arm accompanied by a ban on right turns on the north approach (U), setting cycle times, and enforcing direct left turns on the north (U) and west (B) approaches. In the 2034 projection conditions, the recommended alternative is alternative 14, which is a geometric change on each arm accompanied by a ban on right turns on the north approach (U), setting cycle times, and enforcing direct left turns on the north (U) and west (B) approaches.
Analysis of Accident-Prone Areas in The Alianyang-Pangeran Natakusuma-Danau Sentarum Road Corridor, Pontianak Ayunda, Nurul Alya; Kadarini, S. Nurlaily; Azwansyah, Heri
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 3 (2024): Vol 24, No 3 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i3.82761

Abstract

Accidents are often caused by poor road equipment, such as damaged signs and markings, poor road conditions, and substandard road geometry. This study aims to identify traffic accident characteristics, determine accident-prone areas, and recommend safety improvements along the Jalan Alianyang-Jalan Pangeran Natakusuma-Jalan Danau Sentarum corridor in Pontianak. It utilizes secondary data from the Pontianak Police (2018-2023) and primary data from field surveys. Accident characteristics were analyzed to calculate accident-prone areas (black sites) using the Equivalent Accident Number (EAN) and Upper Control Limit (UCL) methods. The study found a black site in Segment 5 (intersection of Jalan Dr. Sutomo and Jalan Pak Benceng) with an EAN value of 66, exceeding the UCL of 62. Minor injuries were the most common, with 52 victims, and accidents frequently occurred on Saturdays, especially between 12:00-17:59. Most accidents involved males (29 people), with front-side collisions being the most common type (9 events). Recommendations include installing crossing warning signs and maintaining road markings.Keywords: Accident-Prone Area, Black site, Equivalent Accident Number, Upper Control Limit. Poor Road Condition
Comparison Analysis of Road Performance Method Between MKJI 1997 and PKJI 2023 using Case Study at Jalan Jendral Ahmad Yani Azimah, Nur Huwaida; Azwansyah, Heri; Kadarini, S. Nurlaily
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 4 (2024): Vol 24, No 4 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i4.86401

Abstract

Road is critical part in transportation system. The existence of road can provide convenient and safe passage for various types of vehicles, including cars, buses, motorcycles and bicycles. The use of road can give impact like performance degradation over time, so there has to be some examinations for road performance. Based on aforementioned fact, this research will conduct road performance analysis using MKJI 1997 and PKJI 2023 method. The degree of saturation and road capacity are the comparison parameter for assessment. The objective of this research will compare the results from both method. Jalan Jendral Ahmad Yani will be the research object. On this road, all requirement data was collected to accommodate the analysis. The data collected was employed to calculate road performance for existing condition. From data of existing condition, Both method was implemented for 5-year projection. The projection was conducted to predict road performance considering the increase of population. The results from both method showed that the existing condition and 5-year projection were not qualified, because the level of service was very low. PKJI 2023 method resulted the higher number than MKJI 1997. This is because the parameter value from both method was stated differently. Considering bad performance of the road, the improvement step was taken to increase all parameters involved in the road performance. The improvement, Like enhancement on road geometric, effectively worked to increase the road performance.
EVALUASI SARANA PENYEBRANGANAN SUNGAI (PENJAJAP "“ SUNGAI BATANG) KABUPATEN SAMBAS Francisko, Christianus; Azwansyah, Heri; Sumiyattinah2, Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53759

Abstract

Jumlah pertumbuhan penduduk di wilayah Kabupaten Sambas menyebabkan aktivitas dan mobilitas masyarakat relatif meningkat setiap tahunnya. Untuk mendukung hal tersebut dibutuhkan sarana transportasi yang memadai untuk masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kebutuhan armada dan menganalisis tingkat kepuasan penumpang terhadap kinerja angkutan sungai di perlintasan Penjajap "“ Sungai Batang Kabupaten Sambas. Penelitian ini dilakukan dengan cara survei langsung kelapangan dengan mewawancarai penumpang dan pihak pengelola jasa angkutan penyeberangan guna mendapatkan data seperti karakteristik penumpang, kemampuan membayar, rata-rata jumlah penumpang per hari, biaya penyeberangan, dan mengetahui kapasitas angkutan yang beroperasi. Berdasarkan responden, segi keselamatan di lokasi penelitian, pihak pengelola tidak menyiapkan pelampung sebagai alat bantu ketika ada kecelakaan pada motor air, sedangkan ketersediaan unit motor air sudah cukup, untuk keselamatan dan manfaat ekonomi. Hasil analisis untuk 5 tahun mendatang (2025) dengan persentase perkembangan penumpang sebesar 5,1 % per tahun dan analisa jumlah rata-rata tahun 2025 sehingga didapat jumlah muatan rata- rata per hari angkutan sungai di tahun 2025 adalah sebanyak 1.738 penumpang, dengan load faktor rata-rata sebesar 0,8. Perlu dilakukan penambahan 2 armada motor air menjadi 14 motor air yang beroperasi dengan jumlah rit 3 rit/hari, sehingga penyeberangan angkutan sungai (Penjajap - Sungai Batang) Kabupaten Sambas bisa beroperasi dengan maksimal.  Kata kunci: Angkutan Penyeberangan Sungai, Kabupaten Sambas.
ANALISIS PERENCANAAN PERKERASAN KAKU JALAN KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2017 DAN METODE AASHTO 1993 Herliana, Rika; Azwansyah, Heri; Said, Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52343

Abstract

Kegiatan manusia yang berupa kegiatan perdagangan dan pariwisata menimbulkan pergerakan lalu lintas barang maupun jasa. Jalan Khatulistiwa, Kota Pontianak merupakan bagian dari Jalan Nasional yang merupakan salah satu akses utama untuk melayani lalu lintas dalam dan luar kota. Volume kendaran yang terus meningkat membuat meningkatnya beban yang diterima oleh suatu perkerasan dan memicu terjadinya kerusakan. Untuk itu diperlukan peningkatan di ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan kebutuhan tebal perkerasan kaku dan memandingkan parameter input antara metode Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993. Digunakan perkerasan kaku karena Jalan Khatulistiwa merupakan ruas jalan dengan volume lalu lintas tinggi. Data sekunder yang diperlukan yaitu data curah hujan. Data primer yang didapat yaitu volume lalu lintas dan daya dukung tanah dasar. Hasil perhitungan pada Jalan Khatulistiwa Pontianak metode Bina Marga 2017 dengan umur rencana 40 tahun diperoleh tebal pelat 30,5 cm, perencanaan sambungan melintang menggunakan dowel. Perancangan menggunakan metode AASHTO 1993 diperoleh tebal pelat 36 cm, perencanaan sambungan melintang menggunakan dowel. Terdapat perbedaan metode perancangan dan parameter input antara kedua metode yaitu pada beban lalu lintas, perencanaan drainase dan CBR. Selain itu AASHTO 1993 memiliki lebih banyak parameter seperti reliability dan serviceability yang tidak diperhitungkan pada metode Bina Marga 2017.  Kata Kunci: AASHTO 1993, Bina Marga 2017, Perkersan Kaku, Tebal Pelat Beton.
Impact of Sambas Besar Bridge on Tebas Intersection Performance, West Kalimantan Sarah, Siti; Azwansyah, Heri; Kadarini, Siti Nurlayli
Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 1 (2026): Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 1
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2026.020.01.3

Abstract

The operation of the Sambas Besar Bridge (JSSB) significantly alters traffic patterns around Tebas District, particularly at the unsignalized Tebas three-way intersection, which serves both residential and commercial activities. This study applies the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI, 2023) and microscopic simulation using VISSIM. Data collection included traffic volume surveys, geometric measurements, and vehicle counts using CCTV-based technology. Simulation parameters were validated against field conditions to ensure reliability. In 2025, the intersection was categorized as LOS B (delay = 9.4 seconds). Projections indicate declining performance, with LOS C expected to be reached by 2040 if no intervention is applied. Among the three evaluated improvement scenarios, the combined solution of road widening and median addition reduced the average delay to 10.86 seconds (LOS B). The research highlights how newly commissioned infrastructure influences secondary intersections. The proposed integrated solution demonstrates a sustainable strategy to maintain intersection service quality up to 2040, offering insights for other rapidly growing semi-urban regions.
Co-Authors .T, Supriadi Adariu, - Adi Sulistiyono Akhmadali . Akhmadali, - Akhmadali, Akhmadali Ali Djamhuri Alqadri, Istiqomah Alwi, Bhasori Amanda, Sherin Ammar, Nur Ananda, Rita Andrijani, Nabila Annastasya, Aulia Anwar, Marsianus Topik Apriani, Rianti Apriansyah, Dani Arfando, Gio Arifi, Chairul As, Syafarudin Aubiansyah, Muhammad Naufal Aulia, Nurul Rahmi Aulia, Rhabia Vindi Ayunda, Nurul Alya Azimah, Nur Huwaida Budiarti, Ade Tia Cantika, Diva Naomira Despriadi, Syahwal Dewi Kania, Dewi Duani, Akhmad Fadil Eliza, Elenne Mardatry Elsa Tri Mukti Ferry Juniardi Fikriyah, Naimatul Fitriansyah, Fahrul Francisko, Christianus Ghurran, Sabiq Arbianto Gst. Arista Kusuma Yudha Handarto, Robby Haridan, - Herliana, Rika Hernovianty, Firsta Rekayasa Hidayatullah, Dimas Pandu Hidayatullah, Evi Huda, Ummi Yatul Iftitah, Nadhifa Nur Inshianeri Sarfin Irdasyah, Naufal Fadlurahman Japutra, Felix Jayasena, Sena Juanda, Rizky Hendarta Junita, Nita Kadarini, S. Nurlaily Kadarini, Siti Nurlayli Komala Erwan Komalasari, Yeni Kurniawan, Andi Rizky Kurniawan, Ardian Leonardus . Lesyani, Agustinus Hendy Marselawati, Ike Marsudi . Mega Chandra, Mega Meta Indah Fitriani Minardi, - Muhammad Ferdiansyah, Muhammad Muhammad Hafidz, Muhammad Muhammad Riski, Muhammad Nody, Rian Nugraha, Muhammad Afif Nugroho, Muhammad Fadil Nusantara, Satria Okta, Bella Maulidya Parhadi, - Pranata, Yudha Pratama, Dicky Adi Pratama, Tegar Wahyu Putriningtiazti, Anissa Rasyidah, Retnoayu Choir Ratih, Ade Richesa, Enrico Rista Rusjuniati Rizqullah, Muhammad Taufiq Rumondang, Sara Paskaria S Nurlaily Kadarini Said Basalim Said Said, Said Saputra, Fiqri Sarfin, Anggie Anjani Sari, Emyrita Randi Sarjono Sarjono, Sarjono Satya Hardiyanto Septianingsih, Dwi Anggun Simanjuntak, Bontor Siti Mayuni Siti Nurlaily Kadarini, Siti Nurlaily Siti Sarah, Siti Slamet Widodo Stefanus, Stefanus Suci Amaliyah, Suci Sugiarti, Cahya Sumiyattinah2, Sumiyattinah Suyono, Rudi S. Syabirin, Syabirin Syafaruddin AS, Syafaruddin Theovani, Gabriel Julio Tomi, Oktavianus Umar Umar Wicaksana, Bagia Widowati, Vanni Retno Wikayanti, Novia Wulandari, Risky Yamsasmi, - Yanti, Selvi YM, Sutartio YM, Sutarto Yosomulyono, Sutarto Zaki, Sheva Naufal